Lion Air Tidak Ada Rasa Perikemanusiaan

Saya beli tiket dari trip 1 paket tujuan Malaysia ke Manado. Berangkat dari Malaysia pagi dengan harapan sore sampai di Manado bisa istirahat di rumah. Karena saya baru selesai operasi jantung di Malaysia.

Pesawat AirAsia on time. Pesawat lanjutan Lion Air delay 1 jam. Saya pikir akan tepat waktu setelah delay 1 jam. Ternyata delay bersambung dengan total hampir 4 jam.

Saya datang ke konter sekitar pukul 17, dilayani oleh Pak Ard***. Lalu saya minta refund secepatnya agar bisa beli tiket lain karena saat saya beli tiket tidak hutang di Lion. Tapi oleh Lion harus menunggu 7 hari kerja.

Saya katakan ke petugas bahwa saya butuh istirahat. Petugas konter menawarkan hotel dan diberangkatkan besok. Setelah petugas konter telepon ke kantor, pihak kantor tidak menyetujui dan memaksakan berangkat dengan kondisi delay.

Saya sudah katakan dada saya nyeri karena capai. Tapi Lion Air memang kejam.

Bunarto
Manado, Sulawesi Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

32 komentar untuk “Lion Air Tidak Ada Rasa Perikemanusiaan

  • 27 Juli 2025 - (20:02 WIB)
    Permalink

    Terakhir saya pakai Lion Air udah 7-8 tahun yang lalu, itupun karena kantor dulu cuma izinin pake maskapai itu buat ke Banjarmasin. Sejak pindah, hingga sekarang, hanya percaya sama Air Asia untuk yang harganya murah.

    • 27 Juli 2025 - (21:13 WIB)
      Permalink

      Tgl 13 Juli Saya naik Super Jet (Lion Grup) jadwal jam 17.15 Wib, baru berangkat jam 22 Wib 😁😁😁, semoga semakin banyak maskapai baru…

        • 28 Juli 2025 - (05:02 WIB)
          Permalink

          Sudah menjadi rahasia umum kalau Lion Air jagonya NGARET alias delay. Saya menggunakan Lion Air dari Cengkareng ke Jambi tgl 02 Juli 2025 delay-nya lama banget, dari jam 17:30 hingga bisa terbang hampir jam 24:00. Fenomena delay yang begitu panjang semestinya jangan di lihat hanya kerugian masalah waktu saja karena efek dari delay yang begitu lama bagi sebagian orang, besar sekali akibatnya, bisa batal bisnis, ada biaya tambahan, tertinggal pesawat (bagi yg transit beda maskapai) dll. Jadi masalah delay yg panjang harusnya jadi perhatian yang serius bagi maskapai dan pembuat regulator.

    • 27 Juli 2025 - (22:17 WIB)
      Permalink

      Jaman Orba bisnis penerbangan hanya dikuasai dua group perusahaan, Garuda dgn anak usaha Merpati dan yg lain Sempati Air. Sekarang terulang lagi bisnis penerbangan dikuasai Lion Group dgn Wing, Batik, Super Jet dan perusahaan lainnya Garuda beserta anak usahanya Citi Link. Yg salah regulator tdk menciptakan persaingan yg sehat. Akibatnya perusahaan penerbangan seenaknya sendiri menentukan harga tiket atau kualitas pelayanan. Mereka berprinsip “take it or leave it..Klo mau tunggu ya silahkan klo tdk mau ya sana ke Menado berenang atau naik kapal..

    • 28 Juli 2025 - (11:08 WIB)
      Permalink

      Mereka merasa hegemoni, apalagi saat ini terjun dikancah dewan… Semi monopoli, attitude borjuis terhadap proletar begini. .. Yg satu mereka lupakan ada hukum alam

    • 29 Juli 2025 - (03:05 WIB)
      Permalink

      Uda ga aneh group Lion sering delay .. Mereka nunggu penumpang penuh dulu setelah penuh barulah pesawatnya diservis sebelum berangkat .. 😆 maka ga heran sering delay dg alasan ada pemeriksaan tekhnis!! Maklum ga ada cerita biaya murah pelayanan Prima apalagi ontime! 😂,. Ibarat angkutan darat group Lion adalah Angkot sedangkan garuda adalah Taxi Argo.. Kalo maskapai luar negeri Taxi Gelap! .. 🤣

  • 27 Juli 2025 - (20:06 WIB)
    Permalink

    Saya merasa ini jadi pengalaman buruk saya selama menggunakan maskapai penerbangan. Kedepannya saya melihat kita harus bijak dalam memilih maskapai berdasarkan rasa kemanusian ( terutama untuk pasien sedang sakit atau pasca operasi ) bukan hanya maskapai yg mencari keuntungan semata tanpa peduli dengan penumpang

    • 28 Juli 2025 - (06:37 WIB)
      Permalink

      Standar pelayanan Lion Air masih di bawah Garuda jika anda mau penerbangan on time sebaiknnya memakai Garuda Saja ,memang mahal tapi anda terjamin dan profesional

      • 28 Juli 2025 - (11:07 WIB)
        Permalink

        Tergantung pesawat & staffnya bung..pernah Sebelum Era Covid sy bawa expatriat dari Sby JKT dan selanjutnya akan ke Germany via Singapore..kita sdh di ruang tunggu bandara Juanda sore itu & chck in tentunya…eeeh Jadwal GIA delay & parahnya petugas tidak pengumuman sampai teman terheran² setelah sy coba yakinkan agar menunggu 1/2 jam.. akhirnya beliau kejar ke Staff carrier nya …nah baru minta maaf²berkali² tidak pengumuman..bisa bgitu kinerjanya BUMN kebanggaan bangsa, malu sy & bilang delay 1 jam lbh tentunya teman sy gak mau terima & minta mereka harus atur jadwalnya lgsung ke Lufthansa fixed ke Jerman agar menunggu & pastikan mmg jadwal terbang tetap malam itu walau delay dari Juanda. Syukurnya walau dag dig dug , delayny msh terkontrol & bisa kejar jadwalnya pulang, dan kami jg terpaksa dilayani Dinner di lounge carrier …Standard Kerjanya Icik² (SII)😆🤣😀

  • 27 Juli 2025 - (20:40 WIB)
    Permalink

    satu bulan lalu saya perjalanan dari timika menuju jkt. transit di UPG. saya tidak tau klo sudah boarding. akhirnya saya mendapatkan panggilan lewat pengeras suara… saya baru mendapatkan panggilan 1X. begitu menuju meja boarding dinyatakan terlambat….. padahal waktu boarding masih sisa 15 mnt….. apa gunanya ada pemberitahuan panggilan….

    3
    1
    • 28 Juli 2025 - (21:08 WIB)
      Permalink

      Maaf 15 menit emang lama sih.kalau aku kurang stgh jam udah di ruang tunggu .takut ny asik main hp kuping jd ngak peka
      Kasihan penumpang lain yg udah stenbay disiplin…aku sering ngalami udah duduk 15 menit di bangku pesawat .eh masih masuk.cuma 1 orang 🤯🥵…mgkn dia ke asikan…main hp
      Aku pernah ngalami main hp sampai seakan suasana sepi .untung dah di ruang tunggu
      Panik lari soal nya tahu 2x cuma sendiri yg masih duduk..😅

  • 27 Juli 2025 - (23:34 WIB)
    Permalink

    Super air jet juga selalu DELAY 1 jam. Tolonglah di perhatikan lagi servicenya. Padahal kita beli tiket mahal Lo dibandingkan air asia yg cuma 300 an super airjet 1 jutaan lho.

  • 28 Juli 2025 - (05:08 WIB)
    Permalink

    Saya sdh mencoret Lion dari daftar penerbangan saya sejak 2018. Waktu check.Ini masih panjang tp saya dan bbrp orang tdk bisa check In. Komplain, malah dimarahi dan dimaki-maki 2 anak muda yg jadi petugas. Alasan mereka, saya tdk ada di daftar penumpang. Tapi menjelang penerbangan, nama saya dipanggil dan 2 petugas itu bilang, orang lain dg nama sama padahal nama saya bukan nama yg umum.

    Tiket hangus. Hari itu saya dalam perjalanan tugas. Untung pihak di Kaltim memahami kendala ini.

    Lion tdk manusiawi? Sangat.
    Sbg konsumen, saya hanya bisa menangis ketika tiket saya dibuat hangus krn dihalangi check in, dimaki-maki petugas, dan di pimpong sana-sini. Tapi saya yakin, ada hari akhir yg akan jadi pengadilan Mahaadil yg akan membalaskan semuanya. Saya pastikan, saya akan berdiri paling depan di saat itu, menuntut semuanya, termasuk 2 anak muka yg memaki saya di sangat kurang ajar hingga konsumen lain hampir memukul mereka.

    Bagi saya, sakit hati, pelayanan yg buruk, petugas yg brengsek, delay yg keterlaluan, perubahan jadwal seenaknya adalah identitas utama Lion.
    Sejak 2018 saya beralih ke maskapai lain yg bukan grup Lion, kecuali dibayari kantor atau pihak yg mengundang saya.

  • 28 Juli 2025 - (06:33 WIB)
    Permalink

    Sy sudah kapok pakai lion air karena itu maskapai sampah buat sy karena pengalaman buruk pernah sy alami delay berjam jam tanpa ada kompensasi dan dalih atau alasan bermacam macam dan itu sering terjadi. Maka dari itu sy sarankan jng menggunakan laion air lg lklo mau murah lebih baik gunakan air asia lebi bagus dan tepat waktu dan pelayanannya mantap

  • 28 Juli 2025 - (07:27 WIB)
    Permalink

    Maskapai berlambangkan lion air yang artinya raja udara…tetapi dalam kenyataanya bukan raja udara t3tapi raja delay.

  • 28 Juli 2025 - (08:32 WIB)
    Permalink

    Saya sudah 20 tahun gak terbang pake Lion dkk. ada 2 alasan : perawatan pesawat tidak prima, pelayanan penumpang buruk … efek domino low cost carrier. Sejak saat itu saya selalu terbang bersama Garuda Indonesia … the 5 star airline by Skytrax ☝🏻

    • 28 Juli 2025 - (11:28 WIB)
      Permalink

      Sy prnh mengalami mereka yg dari delay 3 jam kemudian cancel utk brgkt besok paginya jd sy brgkt menggunakan transportasi lain krn situasinya yg mendesak hrs brgkt saat itu jg tp refund yg sy ajukan tdk ditanggapi tak apa makanlah uang haram itu

  • 28 Juli 2025 - (12:47 WIB)
    Permalink

    Sudah waktunya Lion Air Dan anak2 perusahaannnya dibekukan. Sejak dia mulai beroperasi sampai skarang tidak pérnah tidak delay. Pérnah saya Dan teman delay 2 jam, biar air minum tidak diberikan. Trus ketika tiba dí Makassar, kami disuruh nginap dí ruangan Lion dí Bandara, tapi semua penumpang menolak Dan harus dí hotel, karena pesawat lanjutan ke Bau2 dah take off… Bekukan aja lagi…

  • 28 Juli 2025 - (12:54 WIB)
    Permalink

    Punya orang kuat jadi menhub takut, walau sudah berulang kli terjadi pemerintah cuma jadi patung

  • 28 Juli 2025 - (19:00 WIB)
    Permalink

    Pengalaman saya pada 14 Juli lalu pake Lion Air, beda gate, berbeda dengan tiket, pas ditanya petugas standby di gate, jawabnya, udah sesuai dengan tiket, ehh gak taunya pesawat udah berangkat dari gate yang berbeda, pas di complain malah menyalahkan konsumen, hanguslah tiket, dan mereka gak mau bertanggungjawab sedikit pun alias lepas tangan, mana petugas cs nya jutek, memang kelewatan Lion Air, setuju banget kalok dibilang gak ada punya perikemanusiaan, kapok dehhh… Harga nya juga gak murah2 bangeth

  • 29 Juli 2025 - (00:04 WIB)
    Permalink

    Udah pernah pengalaman mau naik lion, pas mau chek in ada 4 orang antri termasuk saya yg terakhir, nah yg 3 bisa chek in, begitu giliran saya mau chek in langsung di close nggak di bolehin chek in, dia uruh beli tiket baru,
    makan duit haram kalian tiket nggak bisa di refund, giliran delay seenaknya sendiri nggak ada kompensasi.

 Apa Komentar Anda?

Ada 32 komentar sampai saat ini..

Lion Air Tidak Ada Rasa Perikemanusiaan

oleh bunarto dibaca dalam: 1 menit
32