Ilustrasi via Gemini AI Keluhan Surat Pembaca Barang Rusak Karena Pengiriman Awal, Seller yang Dirugikan. Pihak Ekspedisi dan Tokopedia Menolak Klaim 22 Oktober 2025 studio 12 Komentar Customer complaint handling, Customer Service, e-Commerce, JNE Express, Jualan Online, kerusakan barang, Klaim kerugian, Kurir, Layanan kurir, Marketplace, Status kiriman paket kurir, Tokopedia Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Kronologi Kasus Retur dan Komplain Barang di Tokopedia Studio Ponsel Store Nama Toko: Tokopedia Studio Ponsel Store Kode Toko: IDLCJTLLF3 ID Tiket: 2025091602152200013 ID Pesanan Bermasalah: 580040738752922997 Nomor Resi Awal: TG7007558603 Kurir: JNE Kronologi: Pada 18 Agustus 2025 pukul 18.08.46, pembeli atas nama Fa*** Ap*** melakukan pembelian produk Apple MacBook Pro M4 Pro Max 14-Inch (varian M4 Pro 24/512GB, warna Space Black). Barang diproses dan dikirim pada 19 Agustus 2025. Video proses pengemasan dapat dilihat di tautan berikut: https://youtu.be/qv59D80pPyI Pesanan dinyatakan telah diterima pembeli pada 22 Agustus 2025 pukul 13.46 WIB di alamat Pontianak. Status pengiriman menunjukkan: DELIVERED TO FAR**** | 22-08-2025 13.46 | PONTIANAK. Pada hari yang sama (22 Agustus 2025), pembeli mengajukan komplain karena mengklaim bahwa barang yang diterima mengalami penyok pada bagian bodi. Bukti unboxing dari pihak pembeli dapat dilihat pada tautan berikut: https://drive.google.com/file/d/1fUKa1474uwWzS5Ebah9LnCZe_3lSwu5l/view https://drive.google.com/file/d/12mnGTbqGDBWe91ZH4VT345boorkJ-Cts/view Komplain tersebut kami tolak karena kondisi barang sebelum dikirim sudah dalam keadaan baik dan aman. Proses sengketa berlangsung hampir satu bulan penuh. Pada 22 September 2025, pihak Tokopedia memutuskan bahwa barang harus diretur ke pihak kami sebagai seller. Pembeli kemudian mengirimkan barang retur menggunakan resi TG3532332352. Barang retur diterima oleh pihak kami pada 25 September 2025. Setelah dilakukan pemeriksaan, kami menolak retur tersebut karena kerusakan yang dialami barang memang terjadi saat pengiriman awal, bukan karena kesalahan dari pihak kami (sesuai dengan video packing kami di awal). Proses sengketa dan investigasi berlangsung sangat lama dan tidak transparan. Hingga akhirnya, pada 9 Oktober 2025 pihak JNE menerbitkan surat klaim tidak bisa diproses dan Tokopedia memutuskan untuk mengembalikan dana kepada pihak pembeli karena sengketa atau klaim kami ditolak dengan alasan packing tidak sesuai standar. Pernyataan Pihak Seller Kami dari Tokopedia Studio Ponsel Store merasa dirugikan atas keputusan ini karena: Barang dikirim dalam kondisi sangat baik dan telah melalui proses pengecekan serta pengemasan dengan hati-hati. Kerusakan terjadi pada saat pengiriman awal oleh pihak ekspedisi, yang seharusnya menjadi klaim asuransi pihak ekspedisi, bukan tanggung jawab seller. Proses investigasi dari pihak Tokopedia dan ekspedisi sangat lama dan tidak transparan, menyebabkan kerugian bagi kami sebagai penjual. Kami berharap Tokopedia dan pihak ekspedisi dapat meninjau kembali kasus ini secara objektif serta membuka proses klaim asuransi agar tidak ada pihak yang dirugikan, terutama bagi penjual yang telah menjalankan kewajibannya dengan baik. Hafizh Biswana Jakarta Barat Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
tobias_boon22 Oktober 2025 - (16:04 WIB)Permalink Kalau dari page pembayarannya, bukankah sudah ada tambahan bubble wrapnya ya? gimana ini JNE apa karena nominal gede langsung ditolak aja claimnya? 8 Login untuk Membalas
Tjahya22 Oktober 2025 - (16:22 WIB)Permalink Kalo info agen JNE mewajibkan paking kayu utk produk elektronik apalagi yg besar macam laptop/tv kalo rusak tdk ditanggung asuransi 2 7 Login untuk Membalas
Shin Chan22 Oktober 2025 - (17:56 WIB)Permalink Ga ada dus luar warna coklatnya? 1 8 Login untuk Membalas
johan26 Oktober 2025 - (09:05 WIB)Permalink Gue juga pernah ngalamin, jualan kabel di toped, kabel gue bungkus karung lakban keliling full, nyampe di pembeli kabelnya rusak terkelupas, terlihat terkelupas akibat gesekan dengan aspal jalanan. toped ga mau tanggungjawab, alasanya paket ga di bungkus bubble wrap berlapis. kulit kabel yg keras aja rusak, apalagi bubble wrap. Logika mereka bubble wrap bisa melindungi kabel, sama aja mereka mengaku klo SDM toped ga ada otaknya, ga waras semua. Toped sejak gabung ke tiktok memang jadi bangsat, jadi setan rakus duit! Login untuk Membalas
metal_detector_dki23 Oktober 2025 - (09:22 WIB)Permalink Packing bubble wrap doang ya, ketindih paket saya mah ancur itu 😂 Login untuk Membalas
poer26 Oktober 2025 - (00:02 WIB)Permalink Elektronik jenis tab, laptop itu STANDAR PAKING KAYU klo cuma buble plastik yah salah 2pihak seller + buyer harusnya WAJIB PAKING KAYU sendiri dr pihak SELLER EXPEDISI Mana mw ambil pusing Login untuk Membalas
Rahmadini23 Oktober 2025 - (13:12 WIB)Permalink ini saya cek youtubenya udah bener deh, fragile dimana mana dan tebal packingnya. kenapa bisa penyok gitu kl ga ditumpuk2 sm barang yang berat mah 1 Login untuk Membalas
Zacki23 Oktober 2025 - (13:16 WIB)Permalink Mau bagaimanapun packing nya, tetap aja tandanya JNE tidak bisa handle barang dengan aman. Barang kiriman saya aja yg ga lebih dari 100rb bisa rusak. Pernah juga packing kayu tapi tetep rusak malah hancur karena kayu nya sendiri. Seharusnya JNE bisa terima claim ini karena bagaimanapun barang harus di handle dengan aman meski barang cuma 100 perak. Login untuk Membalas
Akun23 Oktober 2025 - (13:16 WIB)Permalink parah banget jne, padahal itu harusnya udah tanggung jawab ekspedisi 1 Login untuk Membalas
Vika23 Oktober 2025 - (20:06 WIB)Permalink barang-barang elektronik dg harga semahal itu lebih baik packingannya pakai packing kayu. Walaupun biaya packingnya lebih mahal tp bisa meminimalisir kerusakan seperti ini. bisa juga packingnya disesuaikan dg standar masing-masing marketplace. buat sendernya semoga segera ada titik terang. 1 Login untuk Membalas
SALMAN FARISSY25 Oktober 2025 - (05:30 WIB)Permalink Coba main main ke gudang ekspedisi, bgmna perlakuan ketika penurunan barang dari angkutan, lalu pemilahan barang sesuai wilayah. Ada yang perlakuannya sesuai SOP ada yg main lempar. Tanpa melihat keterangan barang Login untuk Membalas
Oklah26 Oktober 2025 - (09:12 WIB)Permalink Dari video yg dikirim penerima packing barang kurang, liat saat proses packing dari pengirim , seenaknya packing seperti itu maen puter puter, didlm box barang tidak dikasih bubble wrap, kedua tidak ada lapisan pelindung untuk box kardus, ketiga jenis bubble wrap yg digunakan adalah jenis kualitas rendah. Jadi ga salah packing penerima seperti itu. Karena dia menerima nya sepertinya itu juga Login untuk Membalas