Nomor Telkomsel Dibombardir Spam dan Telemarketing

Saya adalah pengguna kartu Simpati dari Telkomsel selama sekitar 10 tahun. Namun, belakangan ini saya sangat kecewa dengan beberapa hal. Salah satu hal utama yang menjadi perhatian saya adalah kurangnya perlindungan terhadap hak dan data pribadi pengguna.

Setiap hari, saya menerima pesan singkat dan telepon dari nomor yang tidak dikenal. Pesan singkat yang saya terima sebagian besar berasal dari dua jenis pengirim, yaitu “Bonus Koin” dan “Platform Paylater”.

Pengirim pertama, “Bonus Koin”, selalu menawarkan hadiah dan memberi tahu bahwa nomor saya memenangkan undian yang dapat diakses melalui nomor bintang pagar singkat. Pesan ini terus-menerus masuk setiap hari meskipun saya tidak pernah berlangganan atau mengikuti undian apapun.

Pengirim kedua, “Platform Paylater”, selalu mengajak saya untuk menjadi nasabah mereka dengan janji akan mendapatkan limit puluhan juta rupiah. Saya ingin menegaskan di sini, saya tidak pernah memberikan nomor saya, apalagi membagikan identitas pribadi saya ke platform Paylater manapun. Namun, entah bagaimana, platform-platform ini mengetahui nama dan nomor pribadi saya.

Yang terakhir, saya ingin menekankan bahwa saya selalu, saya ulangi, “SELALU” menerima panggilan dari nomor yang tidak dikenal. Ketika saya mencoba mengangkat dan menanyakan tujuan mereka, ternyata mereka adalah pihak bank yang menawarkan KTA atau Kredit Tanpa Agunan. Awalnya hanya satu panggilan, tetapi seiring waktu, jumlah nomor yang menghubungi saya semakin banyak, semakin bervariasi, dan tidak berhenti menghubungi saya sampai saya menjawab panggilan tersebut.

Sebagai seorang pelanggan, saya merasa sangat kecewa. Jika nomor pribadi saya ini bukan untuk kepentingan bisnis dan perusahaan, mungkin saya sudah berhenti menjadi pelanggan Telkomsel. Saya sangat berharap, semoga surat ini sampai kepada pihak yang berwenang dan segera memberikan solusi atas apa yang saya alami.

Dengan ini, saya menyusun surat ini dengan sebenar-benarnya agar dapat dipertanggungjawabkan di kemudian hari. Terima kasih.

Aries Nugroho
Sidoarjo, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tanggapan perihal “Nomor Telkomsel Dibombardir Spam dan Telemarketing”

Merujuk pada surat pembaca di Media Konsumen pada tanggal 26 November 2025 oleh Bapak Aries Nugroho perihal produk dan layanan...
Baca Selengkapnya

25 komentar untuk “Nomor Telkomsel Dibombardir Spam dan Telemarketing

  • 26 November 2025 - (13:21 WIB)
    Permalink

    Sama, saya juga mengalami. Nomer telkomsel saya usianya sudah 15 tahun. Cuma saya sedikit smart, saya filter semua panggilan dan sms agar terblokir otomatis. Dan aplikasinya sudah di hp, tinggal di setting saja selesai. Biasanya ada di bagian security. Jika anda punya kk atau terdaftar di bank dan pernah daftar paylater dengan nomer telkomsel anda, disitulah mereka tau nomer anda.

    • 26 November 2025 - (13:38 WIB)
      Permalink

      Nmr sy tidak pernah terdaftar di paylater maupun pinjol manapun, sempat sy filter tp akhirnya beberapa nomor baru dari konsumen yg menghubungi saya juga ikut terblokir. Akhirnya sy buka kembali filternya. Benar2 bikin repot

    • 26 November 2025 - (18:10 WIB)
      Permalink

      Saya juga mengalaminya.ditelpon terus seharian.Akhirnya saya memutuskan mengaktifkan blokir semua nomor tidak dikenal.

    • 27 November 2025 - (09:03 WIB)
      Permalink

      Lah q pikir q doang sehari bisa 10 x pangilan, SMS pinjol sllu q block tapi ada aja yg brbeda2, malah kmrn q dapet SMS dr Indhimo,
      Dear pelanggan IndiHome 121711235418, Saksikan Persija vs PSIM Live di Vidio, Jumat! tsel.id/ihstreaming atau via Grapari terdekat!
      Bukan sekali 2 x kmrn q coba cek no pelngan trdafatr nama orang lain, q reflek dong q pikir nomer q didaftarkan orang buat daftar indhimo tlp call center Telkomsel lah, nah siitu q jelaskan prmslhnya data aman tdk ada kebocoran sistem, tapi dr sistem tellkomsel nya lagi eror jdi sistem slh krm SMS, kan lucu, slah 1 x oke lah ini ada 10x lucu

    • 27 November 2025 - (09:04 WIB)
      Permalink

      Lah q pikir q doang sehari bisa 10 x pangilan, SMS pinjol sllu q block tapi ada aja yg brbeda2, malah kmrn q dapet SMS dr Indhimo,
      Bukan sekali 2 x kmrn q coba cek no pelngan trdafatr nama orang lain, q reflek dong q pikir nomer q didaftarkan orang buat daftar indhimo tlp call center Telkomsel lah, nah siitu q jelaskan prmslhnya data aman tdk ada kebocoran sistem, tapi dr sistem tellkomsel nya lagi eror jdi sistem slh krm SMS, kan lucu, slah 1 x oke lah ini ada 10x lucu

    • 27 November 2025 - (11:53 WIB)
      Permalink

      Saya jg begitu, indosat sama. Suatu saat jika kita lengah, kita klik karena salah pencet / lagi gak fokus, duit kita hilang, bank akan salah kita ” kelalaian nasabah ” haha

  • 26 November 2025 - (17:15 WIB)
    Permalink

    Di hp biasanya ada fitur block spam. Atau instal aplikasi aja yang bisa block telp spam.

  • 27 November 2025 - (00:01 WIB)
    Permalink

    Operator apapun tidak punya komitmen nyata untuk perlindungan privasi pelanggan. Daftarkan saja nomor anda yang sudah kadung populer ini ke layanan telepon premium. Setiap pihak yang menghubungi anda harus bayar collect call 250 rupiah per menit dan 1000 rupiah per SMS. Selalu ada cuan untuk setiap masalah, hehehe.

  • 27 November 2025 - (09:25 WIB)
    Permalink

    Telkom menerima keuntungan dengan menyebar SPAM SMS dgn alasan membantu industri kreatif 🤣 alasan membantu tapi merugikan nasabah anda 😤

  • 27 November 2025 - (15:10 WIB)
    Permalink

    Iya sama. Telkomsel emang makin buruk. Spam SMS Advertising yang sangat mengganggu dan aplikasi MyTelkomsel yang lama-kelamaan mirip marketplace kolaborasi apk streaming. Mana harga kuotanya mahal wkwkw😤

  • 27 November 2025 - (15:11 WIB)
    Permalink

    Iya sama. Telkomsel emang makin buruk. Spam SMS Advertising yang sangat mengganggu dan aplikasi MyTelkomsel yang lama-kelamaan mirip marketplace kolaborasi apk streaming. Mana harga kuotanya mahal wkwkw

  • 27 November 2025 - (19:08 WIB)
    Permalink

    Taukah km telkomsel tu jual nomor kita.. dia ada iklan berbasir nomor telkomsel dari situlah nomor kita di jual belikan untuk.. cek aja di situs telkomsel..
    Saya sendiri penguna simpati udah 15thn tiap hari ada telfon dan sms, ahirnya saya pakai trucaller udah gedek

  • 27 November 2025 - (19:08 WIB)
    Permalink

    Taukah km telkomsel tu jual nomor kita.. dia ada iklan berbasir nomor telkomsel dari situlah nomor kita di jual belikan untuk.. cek aja di situs telkomsel..
    Saya sendiri penguna simpati udah 15thn tiap hari ada telfon dan sms, ahirnya saya pakai trucaller

  • 27 November 2025 - (20:13 WIB)
    Permalink

    Simpel saja gk usah kbnykan ngelu kya anak TK. Buang kartunya pake yg bru dri oprator lain. Gampang kan.???

    1
    1
    • 2 Desember 2025 - (04:03 WIB)
      Permalink

      Ya gini ini makanya Indo ga pernah bs maju. Masalah konsumen komplain ke badan usaha masih ada aja yg victim blaming. Ini soal perlindungan data konsumen. Harusnya operator berbenah soal ini.

      Lagian coba elu baca lagi, nomor dia itu nomor utama yg sdh dipakai buat bisnis dan perusahaan, dan kemungkinan besar nomor utama yg udah terdaftar di data perbankan jg. Mau ganti nomor ya repot.

      Elu mgkn pengangguran yg ga ngerti soal bisnis atau perusahaan, biasanya pengangguran hobinya ya gonta ganti nomor beli nomor paketan murah begitu kuota habis ganti nomor lagi wkwk

  • 28 November 2025 - (07:55 WIB)
    Permalink

    Tidak hanya Telkomsel, semua operator juga sama, semakin banyak aplikasi yg kita daftarkan dg nomor tsb, semakin cepet menyebar nomor kita. Apalagi nomor dicantumkan di medsos atau utk keperluan bisnis.
    Mungkin ide paling bagus dengan mendaftarkan sebagai nomor premium seperti saran @madman

  • 28 November 2025 - (08:01 WIB)
    Permalink

    saya sudah pake nomor saya selama 26 tahun aman-aman aja tuh…
    mungkin TS pernah punya cicilan kredit, entah rumah/kendaraan atau apapun. itu yang dijual sama marketing mereka ke darkweb.

  • 28 November 2025 - (10:51 WIB)
    Permalink

    Yup begitu juga saya. Dan saking kecewa dengan segudang keburukan yg dilakukan telkomsel selalu provider plat merah. Bukan hanya dari faktor keamanan data konsumen tapi juga program Telkomsel yg bersifat maling contoh sisa quota yg hilang, atau pulsa yh tersedot saat paket data habis. Sementara tetangga sebelah pulsa tetap aman walaupun paket data habis.

  • 28 November 2025 - (19:03 WIB)
    Permalink

    Semua orang mengalami hal yang sama… Cara saya untuk mengatasinya khusus sms itu, saya nonaktifkan notifikasinya (sms sdh tdk berguna menurut saya,Sdh digeser sama whatsapp.) jadi misalnya saya buka sms sekali sebulan lsg tandai semua trus hapus…
    Klo masalah panggilan… Saya angkat saja klo spam, matikan, blokir done

  • 29 November 2025 - (22:03 WIB)
    Permalink

    anda pake my telkomsel atau sejenisnya kan? di situ udah ada aturan persyaratan dan kebijakan privasinya, selagi anda pake aplikasi itu, otomatis anda setujui aturannya, termasuk data anda akan digunakan pihak tersebut untuk kepentingan marketing, di awal daftar/login udah dijelaskan. tapi beberapa aplikasi ada yg memisahkan antara persyaratan kebijakan privasi dan penggunaan data untuk marketing, jadi untuk yg marketing bisa tidak dicentang.

  • 1 Desember 2025 - (17:16 WIB)
    Permalink

    Nah… ada lagi yang paling gila.
    Saya baru beli nomor indosat dan beli dari galery indosat, tak berselang 5 menit dari aktivasi udah ada telp dari pinjol untuk penagihan & sampai sekarang masih aja terus di hubungin si dc.

    Ternyata nomor recycle dijual kembali oleh provider.

  • 3 Desember 2025 - (07:35 WIB)
    Permalink

    Nomer saya juga pernah ngalamin hal aneh
    Jadi nomer saya lama gak saya isi pulsa ada hampir 60 hari selama itu gak ada sms atau panggilan masuk nmr asing karna hanya nomer utk cari diskon paket data.Nah karna 2 hari lagi mau hangus saya isilah pulsa Rp 5rb lewat Aplikasi,tau gak apa yg terjadi kemudian?3 hari setelah isi pulsa itu nmr saya di telponin nmr² penipu sehari ada 2 kaki panggilan nmr penipu.Krna nmr saya konek di GC jadi ada notifnya.Solusi saya blokir panggilan nmr asing.Saya msh berpikir2 apa bnar nmr hp kita di perjual belikan ke pihak penipu²?

 Apa Komentar Anda?

Ada 25 komentar sampai saat ini..

Nomor Telkomsel Dibombardir Spam dan Telemarketing

oleh Aris dibaca dalam: 1 menit
25