Hati-Hati Keluhan Surat Pembaca Kartu Kredit BRI Tokopedia Card Saya Dibobol 27 Juta Rupiah 9 Januari 202614 Januari 2026 Agung 13 Komentar Bank BRI, BRI Credit Card Mobile, BRI Tokopedia Card, Call Center, Customer complaint handling, Customer Service, Fraud, Fraud Kartu Kredit, Investigasi transaksi, Kartu Kredit Bank BRI, Kartu Kredit BRI, Keamanan kartu kredit, Notifikasi transaksi, One Time Password, OTP, Pemblokiran kartu kredit, pembobolan kartu kredit, sanggahan transaksi, Sanggahan Transaksi Kartu Kredit, Tagihan kartu kredit, Tokopedia Card, Transaksi di luar negeri, Validasi Pembayaran, Validasi Transaksi, Verifikasi Pembayaran Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Media Konsumen, yang telah membantu menerbitkan surat ini. Dengan ini, saya menyatakan bahwa apa yang saya tulis adalah benar adanya. Pada hari Jumat, 26 Desember 2025, pukul 14.10 WIB, saya bermaksud melakukan pembayaran tagihan Tokopedia Card. Saya membuka aplikasi BRI Credit Card dan mengecek tagihan yang akan saya bayar. Namun, setelah saya cek, terdapat transaksi sejumlah Rp27.091.810 pada hari Selasa, 16 Desember 2025. Saya merasa bingung karena ada transaksi tersebut, padahal saya tidak pernah melakukan transaksi itu. Saya juga tidak menerima pemberitahuan atau notifikasi melalui email maupun SMS OTP untuk transaksi tersebut. Kemudian, pukul 14.40 WIB, saya melakukan konfirmasi ke call center Bank BRI di 1500 017 untuk menanyakan transaksi tersebut. Selanjutnya, saya diarahkan untuk melakukan pemblokiran kartu kredit secara permanen dan membuat laporan pengaduan dengan nomor tiket TTB000092001548, serta diarahkan untuk membuat laporan Sanggahan Transaksi Kartu Kredit BRI di merchant bank lain, dengan nomor tiket: TTB000092001807. Lalu, pihak Bank BRI mengirimkan email laporan Sanggahan Transaksi Kartu Kredit BRI untuk dibalas dengan mencantumkan: Form sanggahan. KTP. Kartu kredit. Bukti informasi transaksi berupa capture notifikasi BRI atau email notifikasi yang disanggah. Pada pukul 16.58 WIB, saya membalas email tersebut dengan melampirkan seluruh dokumen yang diminta oleh pihak Bank BRI. Saya berharap Bank BRI dapat segera memproses dan menindaklanjuti keluhan saya dengan cepat, serta memberikan keadilan dan mengembalikan dana saya yang telah dibobol, karena nilainya sangat besar bagi saya. Saya bersumpah bahwa saya tidak pernah melakukan transaksi tersebut karena transaksi dilakukan di luar negeri dan saya tidak pernah memberikan informasi kartu kredit saya kepada orang lain. Terima kasih. Agung S. Bogor, Jawa Barat Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
john9 Januari 2026 - (10:14 WIB)Permalink langkahnya sudah benar buat blokir cc dulu, ajuin sanggahan trus save bukti kronologi, kalopun ditelusuri memang fraud ada kemungkinan bisa klaim Login untuk Membalas
Dunia Gozali9 Januari 2026 - (10:24 WIB)Permalink Aneh juga ya gak ada OTP untuk transaksi apa dari settingan tokped nya ya om? tp klo ini emang gak ada OTP sebagai validasi seharusnya gak ada kewajiban buat bayar sih semoga lekas kelar case nya ya om Login untuk Membalas
Arief9 Januari 2026 - (10:58 WIB)Permalink Tip saya saja kalau pemegang kartu kredit bank manapun..itu di belakang kartu kredit ada nomor 3 angka itu nomor CVC..itu harus di tutup pakai selotif atau apa biar nomornya tidak di tampilkan.. karena orang bisa menggunakan kartu kredit orang hanya dengan nomor CVC, nomor kartu dan tanggal kadaluarsa kartu..kalau orang dapat mengingat 3 nomor itu ..ya bisa berbelanja dengan kartu kredit..tanpa harus minta kode OTP dll… Kalau berbelanja tuh spt yogya atau supermarket besar kalau kasirnya lihat lihat belakang kartu..dah cepat tarik kartunya..lgs blokir kartunya.. 1 Login untuk Membalas
madman9 Januari 2026 - (17:58 WIB)Permalink @Arief Bukan CVC tapi CVV (Card Verification Value) yang terdiri 3 atau 4 digit tergantung bandar kartu. Transaksi kartu kredit DENGAN menyertakan nomor CVV biasanya tidak membutuhkan OTP (atau otorisasi langsung sejenis) karena dianggap pemegang kartu sudah dianggap memasukkan nomor CVV saat transaksi. Celakanya sebagian merchant (baik di dalam maupun luar negeri) menyimpan nomor CVV ini saat pendaftaran kartu atau transaksi awal padahal seharusnya ada di prompt terpisah dan tidak boleh disimpan ke dalam database. Saya pikir TS pernah melakukan transaksi dimana nomor CVV ikut disimpan oleh merchant yang database-nya bobol, atau bisa juga dari aktivitas phising. Secara tidak langsung ada unsur kelalaian di pihak TS, karena sejatinya pemegang kartu kredit seharusnya TIDAK melanjutkan transaksi apabila pada form isian ada kolom pengisian CVV (dimana seharusnya dimasukkan di halaman terpisah yang lebih terlindung saat last-time final checkout). 1 Login untuk Membalas
Andra9 Januari 2026 - (20:41 WIB)Permalink nah ini yg agak susah sih..kebanyakan pas kita belanja/transaksi online, sewaktu isi data2 kartu kredit utk pembayaran nya, ya biasanya nomer kartu, expired date dan CVV dalam satu halaman langsung sih… belom pernah nemuin yg masukin CVV nya terpisah… bulan lalu juga kartu kredit sy (bank lain sih…) hampir dibobol juga, ada request OTP utk belanja di supermarket di Philipine, pake PHP..buru2 lgsg sy blok kartunya via aplikasi.. Login untuk Membalas
Pendi9 Januari 2026 - (20:45 WIB)Permalink CVC dan CVV pada praktiknya sama. CVV (Card Verification Value) istilah yang digunakan oleh Visa sedangkan CVC (Card Verification Code) istilah yang digunakan oleh Mastercard. 2 Login untuk Membalas
Arief12 Januari 2026 - (13:03 WIB)Permalink Saya pernah kejadian..brlanja di yogya..biasnaya kasir ketik hanya 4 nomor depan/ belakang ke komp..kalau ini si kasir lama banget..sy juga bingung..terus dia lihat belakang kartu..sy jadi curiga..ngapain lihat belakng kartu segala..terus sy sewaktu disitu juga saya tes pakai hape istri suruh pembelian ke google play..berhasil hanya menyertakan nomor kartu, nomor cvv dan tanggal kadaluarsa.. saya blok aja langsung kartunya.. seminggu kemudian ada notifikasi ke email saya ada pembelian tapi tidak berhasil..wah sudah jelas ini sih.. terbukti…ya pengalaman saja.. 1 Login untuk Membalas
Andra5 Februari 2026 - (07:19 WIB)Permalink coba ya ada fitur di aplikasi nya, bisa block kartu kredit sampai kita unblock lagi tanpa dibatasi periode waktu.. yg sy punya dibatasi sampai bbrp hari, kalo gak di unblock, jadi di block permanen dan ganti kartu baru, itu yg agak repot sih… Login untuk Membalas
Betsy10 Januari 2026 - (07:49 WIB)Permalink Tinggal tunggu saja. Dari pengalaman pribadi dan pemegang kartu lainnya yang pernah mengalami kebobolan di kartu kredit BRI toped, proses sanggahan kurang lebih sebulan, biasanya tidak sampai. Yang penting tagihan transaksi fraud tidak perlu dibayar 1 Login untuk Membalas
Leo10 Januari 2026 - (17:04 WIB)Permalink Semoga cepet kelar masalahnya dan dapat terselesaikan dengan baik! Login untuk Membalas
Setiawan4 Februari 2026 - (17:52 WIB)Permalink Eh buset ada lagi juga yang kena di Cebu Air Philipines. Saya tidak sendirian, tadi baca ada yang kebobol belasan juta, ini malah lebih gede lagi. Semoga segera terselesaikan dengan baik, kalau saya nilai transaksi sekitar 2 jt-an dan sudah berhasil disanggah. Sumber bocor di Tokopedia apa di BRI sih ini? Tanpa OTP tanpa notifikasi. Login untuk Membalas
Andra5 Februari 2026 - (07:17 WIB)Permalink btw, itu bank yg nasabah kartu kredit nya kena fraud, dan sudah berhasil di sanggah/di claim, lanjutan nya gimana ya, kan udah dipakai sama orang utk transaksi tuh duit nya si bank… penasaran..😅 Login untuk Membalas
Budi27 Februari 2026 - (12:30 WIB)Permalink Klo menurut saya ini sumber bocornya karena kartu tersimpan di aplikasi ijo itu, soalnya kasusnya hanya tokopedia card, dan transaksinya semua cebu air, ada puluhan keluhan yg sama ini. Jd antara si ijo bocor data atau apalah, hati2 simpen kartu di pembayaran onlinesope dll. Login untuk Membalas