Cicilan Pertama Pinjaman Rp40 Juta Hampir Setara Pokok, Pengajuan Restrukturisasi Ditolak PinjamDuit

Melalui Media Konsumen ini, saya ingin menyampaikan kekecewaan saya terhadap aplikasi PinjamDuit yang mempersulit niat baik saya untuk tetap melunasi pinjaman meskipun omzet usaha saya sedang menurun. Sebelumnya saya selalu membayar tepat waktu. Namun karena usaha saya mengalami penurunan, saya ingin mengajukan perubahan cicilan menjadi cicilan tetap per bulan.

Kronologinya, saya melakukan peminjaman melalui aplikasi PinjamDuit pada tanggal 13 Februari 2026, sebesar Rp40 juta selama 150 hari dengan rincian yang tertera pada foto yang saya kirim. Durasi cicilan adalah sebagai berikut:

  • Cicilan 1, setelah 15 hari dari peminjaman.
  • Cicilan 2, setelah 15 hari dari cicilan 1.
  • Cicilan 3, setelah 1 bulan dari cicilan ke-2.
  • Cicilan 4, setelah 3 bulan dari cicilan ke-3.

Skema pembayaran cicilannya menggunakan skema tadpole, di mana cicilan pertama hampir setara dengan pokok pinjaman. Sedangkan cicilan berikutnya adalah bunga. Untuk perpanjangan tenor 7 hari dikenakan biaya senilai Rp7 juta, dan untuk perpanjangan tenor 14 hari biayanya senilai Rp11 juta.

Yang ingin saya ajukan adalah perubahan nominal cicilan menjadi cicilan tetap per bulan, disebabkan oleh penurunan omzet usaha akibat situasi ekonomi saat ini. Ini menunjukkan niat baik saya untuk bertanggung jawab atas pinjaman saya.

Saya sudah melakukan perpanjangan sekali sebelum pengajuan karena takut dikenakan denda. Namun, pihak customer service PinjamDuit mengatakan bahwa saya tidak bisa meminta keringanan sebelum jatuh tempo.

Jadi, pada saat jatuh tempo yang kedua pada tanggal 7 Maret 2026, saya mengajukan keringanan, tetapi pihak customer service PinjamDuit mempersulit dengan berbagai syarat. Saya hanya bisa mengajukan keringanan jika mengalami sakit berat, meninggal, atau terkena musibah. Pihak PinjamDuit sama sekali tidak mau membantu nasabah. Apakah begini perilaku pindar yang berlogo OJK?

Liesye
Makassar, Sulawesi Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

21 komentar untuk “Cicilan Pertama Pinjaman Rp40 Juta Hampir Setara Pokok, Pengajuan Restrukturisasi Ditolak PinjamDuit

  • 10 Maret 2026 - (16:59 WIB)
    Permalink

    Itu sudah resiko kk, maka sebelum pengajuan dan ttd pencairan di perhatikan dulu. PINJOL udah bantu memberikan pinjaman dangan resiko yg sudah di jelaskan. Maka baiknya kalau gak mau pinjol, coba pergi ke Bank aja langsung manual pinjam nya.🙏

    1
    1
  • 10 Maret 2026 - (17:29 WIB)
    Permalink

    Jangan pernah sekali sekali pinjam modal usaha lewat fintech atau pinjol, walaupun syaratnya gampang banget. Karena telornya singkat banget dan bunganya yg gede. Lebih bagus KUR ke BRI

    1
    0
  • 10 Maret 2026 - (18:54 WIB)
    Permalink

    Sebelum pinjam bukankah ada syarat dan ketentuan, apa ga di baca?? Saran saya KLO sudah ga mampu galbay saja semuanya, trus mulai belajar hidup tanpa hutang, KLO DC datang hadapi dengan tenang trus intinya bilang KLO ada uang saya bayar, KLO ga ada uang mau gmn lgi, KLO DC nya maen kasar ato nyita barang lapor polisi

    • 11 Maret 2026 - (08:57 WIB)
      Permalink

      lapor polisi kan bayar, kalau g bayar ya polisi g bakalan gerak.
      daripada buat bayar polisi mending buat bayar cicilay

  • 10 Maret 2026 - (19:54 WIB)
    Permalink

    HATI-HATI…
    PINJOL TIDAK TRANSPARAN.

    PINJAMAN, ANGSURAN & BUNGA.

    KITA DAPAT PINJAMAN KADANG TIDAK SESUAI YG DI SEPAKATI DARI AWAL, BEGITU JUGA SETELAH DAPAT PINJAMAN…

    SEMUA ANGSURAN, BUNGA DLL BARU DI TUNJUKKAN..

    PINJOL PENUH TRIK JEBAKAN PADA KONSUMEN.

  • 10 Maret 2026 - (20:45 WIB)
    Permalink

    Daripada pusing dengan bunga mencekik sedangkan tidak diberikan solusi mudah oleh pihak pinjol, lebih baik galbaykan saja, kalo datang dan neror anggap aja resiko. Teror sama dengan lunas. Jgn sekali2 galob tulob krn itu bukan solusi melainkan menciptakan masalah baru.

    • 11 Maret 2026 - (08:11 WIB)
      Permalink

      Sama .. ini juga saya pernah ajukan pembayaran pinjam duit PT stanford menggunakan skema TADPOLE … dimana 15 hari pengembaliam uang hampir mencapai 90% dari hutang.. saya sudah email bberapa kali meminta restruk dan mengirimkan bukti screenshot 1 tahun terakhir pembayran saya yg tidak oernah telat namun 2026 ini tahun yg membuat saya bangkrut dan meminta restruk namun tidak digubris.. padahal saya beritikat baik namun seakan akan uanh puluhan juta untuk bunga yg saya bayarkan selama 1 tahun terakhir mereka tutup mata… OJK juga seakan akan tidak bisa berbuat apa apa dan menyarankan saya harus membayar hutang ( gimana mau bayar kalo pemasukan aja ga stabil ) .. gara gara pinjol pinjam duit ini saya gali lubang tutup lubang dan berakhir bangkrut… jika tidak ada pemecahan permasalahan maka mungkin akan saya bawa ke jalur hukum saja

      • 11 Maret 2026 - (14:44 WIB)
        Permalink

        Saya sengaja pinjol, terus dari nol gak mau bayar saya sekali. Soalnya ktp alamatnya numpang 😄

  • 11 Maret 2026 - (06:51 WIB)
    Permalink

    Ini pinjol illegal, sudah melanggar aturan bunga harian maksimal. Laporkan saja. Bunga harian maksimal 0.3% dari sisa pokok hutang. Jika dihitung selama 15 hari, bunga pinjaman 40 juta cuma 1.8 juta. Setelah pembayaran pertama 35 juta, sisa pokok hutang cuma 6.8 juta. 15 hari selanjutnya bunga seharusnya cuma 306 ribu. Kalau untuk modal usaha lebih baik pinjam ke bank digital. Di bank jago misalnya bisa dapat pinjaman sampai 100 juta bunga cuma 1.39% perbulan dengan cicilan tetap perbulan. Sudah bebas biaya layanan. Pinjaman 40 juta cicilan 5 bulan cuma sekitar 8.6 juta perbulan.

  • 11 Maret 2026 - (08:48 WIB)
    Permalink

    Setahu sy skema tadpole uda disetujui sama OJK untuk meminimalkan galbay.. Kalau mmg gak sanggup bayar, y dari pada gali lobang tutup jurang, mendingan stabilkan keuangan dl nanti baru bayar kalau mmg uda sanggup dan ada niat baik utk kembalikan..

    Pinjol2 gitu semua uda diasuransikan, jd kalau ada galbay ya mrk akan kordinasi dengan pihak asuransi utk klaim balik meskipun prosesnya gak sesederhana itu..

    Galbay gak ada hukum pidana.. Cuma perdaya yang gk mgk dibawa keranah hukum karena biaya yang dikeluarkan pihak pinjol akan jauh lebih besar..

    Makanya kalau mau ngambil modal usaha ya dipikir.. Malah ngambil dr Pinjol yang notabenenya bunganya, sop nya dll nya uda terkenal bar bar..

    Heran aja kenapa gak ambil kredit usaha dr Bank? Bukannya lebih aman dan lebih transparan..

    • 12 Maret 2026 - (04:21 WIB)
      Permalink

      Saya sering rutin di telpon PINJOL untuk penawaran pinjaman. Tetapi saya sudah banyak baca kasus PINJOL.
      ngeRIBAnget….
      Saya seorang muslim, dalam Islam RIBA (pinjam berbunga) DILARANG oleh Tuhan (Allah SWT). Meskipun tujuannya baik untuk modal usaha, tetapi saya percaya perbuatan yang MELAWAN LARANGAN TUHAN, usaha tidak akan maju malah bangkrut. Kok bisa ? Keuntungan yang fluktuatif tetapi BUNGA CICILAN STABIL BAHKAN SEMAKIN NAIK.

  • 11 Maret 2026 - (17:08 WIB)
    Permalink

    SATU SATUNYA SOLUSI PINJOL ADALAH GA USAH DIBAYAR. KALO ADA PENAGIHAN KE RUMAH, HADAPI DENGAN TENANG, DC YA BERANI APA APA. KALO HUBUNGI KONTAK, SURUH DIABAIKAN SAJA. PINJOL ITU TIDAK BAKAL LUNAS, YG ADA TAMBAH BESAR. BANYAK TEMAN YG GALBAY, TERNYATA GA SEMENAKUTKAN BAYANGANNYA.

  • 12 Maret 2026 - (17:11 WIB)
    Permalink

    Pinjol apapun buat ribed saja…jadi janganlah sesekali pinjam pinjol,pinjol itu tidak manusiawi mereka pengguna sistem…kalo bisa pemerintah hapus pinjol di indonesia

 Apa Komentar Anda?

Ada 21 komentar sampai saat ini..

Cicilan Pertama Pinjaman Rp40 Juta Hampir Setara Pokok, Pengajuan Rest…

oleh Liana dibaca dalam: 1 menit
21