Keluhan Permohonan Surat Pembaca Cicilan Pertama Pinjaman Rp40 Juta Hampir Setara Pokok, Pengajuan Restrukturisasi Ditolak PinjamDuit 10 Maret 202610 Maret 2026 Liana 21 Komentar Biaya Administrasi, Biaya Lain-lain, Biaya perpanjangan, Bunga berjalan, Bunga Pinjaman, Cicilan pelunasan kredit, Cicilan pelunasan tagihan, Customer complaint handling, Customer Service, Fintech, keringanan pembayaran, Nominal cicilan, Pembayaran cicilan, Pembayaran tagihan, pindar, Pindar (pinjaman daring), Pinjaman Online, PinjamDuit, restrukturisasi kredit, Skema cicilan tadpole, Syarat dan Ketentuan, Tagihan, Tenor Cicilan, Tenor Pinjaman Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Melalui Media Konsumen ini, saya ingin menyampaikan kekecewaan saya terhadap aplikasi PinjamDuit yang mempersulit niat baik saya untuk tetap melunasi pinjaman meskipun omzet usaha saya sedang menurun. Sebelumnya saya selalu membayar tepat waktu. Namun karena usaha saya mengalami penurunan, saya ingin mengajukan perubahan cicilan menjadi cicilan tetap per bulan. Kronologinya, saya melakukan peminjaman melalui aplikasi PinjamDuit pada tanggal 13 Februari 2026, sebesar Rp40 juta selama 150 hari dengan rincian yang tertera pada foto yang saya kirim. Durasi cicilan adalah sebagai berikut: Cicilan 1, setelah 15 hari dari peminjaman. Cicilan 2, setelah 15 hari dari cicilan 1. Cicilan 3, setelah 1 bulan dari cicilan ke-2. Cicilan 4, setelah 3 bulan dari cicilan ke-3. Skema pembayaran cicilannya menggunakan skema tadpole, di mana cicilan pertama hampir setara dengan pokok pinjaman. Sedangkan cicilan berikutnya adalah bunga. Untuk perpanjangan tenor 7 hari dikenakan biaya senilai Rp7 juta, dan untuk perpanjangan tenor 14 hari biayanya senilai Rp11 juta. Yang ingin saya ajukan adalah perubahan nominal cicilan menjadi cicilan tetap per bulan, disebabkan oleh penurunan omzet usaha akibat situasi ekonomi saat ini. Ini menunjukkan niat baik saya untuk bertanggung jawab atas pinjaman saya. Saya sudah melakukan perpanjangan sekali sebelum pengajuan karena takut dikenakan denda. Namun, pihak customer service PinjamDuit mengatakan bahwa saya tidak bisa meminta keringanan sebelum jatuh tempo. Jadi, pada saat jatuh tempo yang kedua pada tanggal 7 Maret 2026, saya mengajukan keringanan, tetapi pihak customer service PinjamDuit mempersulit dengan berbagai syarat. Saya hanya bisa mengajukan keringanan jika mengalami sakit berat, meninggal, atau terkena musibah. Pihak PinjamDuit sama sekali tidak mau membantu nasabah. Apakah begini perilaku pindar yang berlogo OJK? Liesye Makassar, Sulawesi Selatan Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Eko10 Maret 2026 - (12:39 WIB)Permalink Pinjaman 40 juta, cair Bersihnya berapa juta kak? Login untuk Membalas
Romi11 Maret 2026 - (11:14 WIB)Permalink Bapak/Ibu Liesye.. boleh liat link fb ini dulu, kalau tak bisa dibuka, bisa dicopas. https://www.facebook.com/share/p/1Ae7x929gu/ Login untuk Membalas
Noprianto10 Maret 2026 - (16:59 WIB)Permalink Itu sudah resiko kk, maka sebelum pengajuan dan ttd pencairan di perhatikan dulu. PINJOL udah bantu memberikan pinjaman dangan resiko yg sudah di jelaskan. Maka baiknya kalau gak mau pinjol, coba pergi ke Bank aja langsung manual pinjam nya.🙏 1 1 Login untuk Membalas
Ravhi11 Maret 2026 - (04:03 WIB)Permalink Ga kaget sih kalau semi ilegal mah bang, next pinjam yang terpercaya aja Login untuk Membalas
Siregar10 Maret 2026 - (17:29 WIB)Permalink Jangan pernah sekali sekali pinjam modal usaha lewat fintech atau pinjol, walaupun syaratnya gampang banget. Karena telornya singkat banget dan bunganya yg gede. Lebih bagus KUR ke BRI 1 0 Login untuk Membalas
Rama10 Maret 2026 - (18:54 WIB)Permalink Sebelum pinjam bukankah ada syarat dan ketentuan, apa ga di baca?? Saran saya KLO sudah ga mampu galbay saja semuanya, trus mulai belajar hidup tanpa hutang, KLO DC datang hadapi dengan tenang trus intinya bilang KLO ada uang saya bayar, KLO ga ada uang mau gmn lgi, KLO DC nya maen kasar ato nyita barang lapor polisi Login untuk Membalas
Abdullah11 Maret 2026 - (08:57 WIB)Permalink lapor polisi kan bayar, kalau g bayar ya polisi g bakalan gerak. daripada buat bayar polisi mending buat bayar cicilay Login untuk Membalas
Edy10 Maret 2026 - (19:54 WIB)Permalink HATI-HATI… PINJOL TIDAK TRANSPARAN. PINJAMAN, ANGSURAN & BUNGA. KITA DAPAT PINJAMAN KADANG TIDAK SESUAI YG DI SEPAKATI DARI AWAL, BEGITU JUGA SETELAH DAPAT PINJAMAN… SEMUA ANGSURAN, BUNGA DLL BARU DI TUNJUKKAN.. PINJOL PENUH TRIK JEBAKAN PADA KONSUMEN. Login untuk Membalas
Vivo10 Maret 2026 - (20:45 WIB)Permalink Daripada pusing dengan bunga mencekik sedangkan tidak diberikan solusi mudah oleh pihak pinjol, lebih baik galbaykan saja, kalo datang dan neror anggap aja resiko. Teror sama dengan lunas. Jgn sekali2 galob tulob krn itu bukan solusi melainkan menciptakan masalah baru. Login untuk Membalas
Soebiantoro11 Maret 2026 - (08:11 WIB)Permalink Sama .. ini juga saya pernah ajukan pembayaran pinjam duit PT stanford menggunakan skema TADPOLE … dimana 15 hari pengembaliam uang hampir mencapai 90% dari hutang.. saya sudah email bberapa kali meminta restruk dan mengirimkan bukti screenshot 1 tahun terakhir pembayran saya yg tidak oernah telat namun 2026 ini tahun yg membuat saya bangkrut dan meminta restruk namun tidak digubris.. padahal saya beritikat baik namun seakan akan uanh puluhan juta untuk bunga yg saya bayarkan selama 1 tahun terakhir mereka tutup mata… OJK juga seakan akan tidak bisa berbuat apa apa dan menyarankan saya harus membayar hutang ( gimana mau bayar kalo pemasukan aja ga stabil ) .. gara gara pinjol pinjam duit ini saya gali lubang tutup lubang dan berakhir bangkrut… jika tidak ada pemecahan permasalahan maka mungkin akan saya bawa ke jalur hukum saja Login untuk Membalas
Zulkarnaini11 Maret 2026 - (14:44 WIB)Permalink Saya sengaja pinjol, terus dari nol gak mau bayar saya sekali. Soalnya ktp alamatnya numpang 😄 Login untuk Membalas
rohidin11 Maret 2026 - (12:52 WIB)Permalink Cocok mas,,✌️,, hadapi semua resiko,, Login untuk Membalas
Gojek11 Maret 2026 - (11:14 WIB)Permalink Uda tau pinjol itu rentenir online masih aja percaya embel embel resmi ojk Login untuk Membalas
Suhendy11 Maret 2026 - (06:51 WIB)Permalink Ini pinjol illegal, sudah melanggar aturan bunga harian maksimal. Laporkan saja. Bunga harian maksimal 0.3% dari sisa pokok hutang. Jika dihitung selama 15 hari, bunga pinjaman 40 juta cuma 1.8 juta. Setelah pembayaran pertama 35 juta, sisa pokok hutang cuma 6.8 juta. 15 hari selanjutnya bunga seharusnya cuma 306 ribu. Kalau untuk modal usaha lebih baik pinjam ke bank digital. Di bank jago misalnya bisa dapat pinjaman sampai 100 juta bunga cuma 1.39% perbulan dengan cicilan tetap perbulan. Sudah bebas biaya layanan. Pinjaman 40 juta cicilan 5 bulan cuma sekitar 8.6 juta perbulan. Login untuk Membalas
Sinz11 Maret 2026 - (08:48 WIB)Permalink Setahu sy skema tadpole uda disetujui sama OJK untuk meminimalkan galbay.. Kalau mmg gak sanggup bayar, y dari pada gali lobang tutup jurang, mendingan stabilkan keuangan dl nanti baru bayar kalau mmg uda sanggup dan ada niat baik utk kembalikan.. Pinjol2 gitu semua uda diasuransikan, jd kalau ada galbay ya mrk akan kordinasi dengan pihak asuransi utk klaim balik meskipun prosesnya gak sesederhana itu.. Galbay gak ada hukum pidana.. Cuma perdaya yang gk mgk dibawa keranah hukum karena biaya yang dikeluarkan pihak pinjol akan jauh lebih besar.. Makanya kalau mau ngambil modal usaha ya dipikir.. Malah ngambil dr Pinjol yang notabenenya bunganya, sop nya dll nya uda terkenal bar bar.. Heran aja kenapa gak ambil kredit usaha dr Bank? Bukannya lebih aman dan lebih transparan.. Login untuk Membalas
Eko8 April 2026 - (12:24 WIB)Permalink Udah pasti karena skor kreditnya sudah hancur lebur Login untuk Membalas
Firman11 Maret 2026 - (10:32 WIB)Permalink Skema cicilan macam apa pula ini? Serem bgt Login untuk Membalas
Agus Setiawan Natapraja12 Maret 2026 - (04:21 WIB)Permalink Saya sering rutin di telpon PINJOL untuk penawaran pinjaman. Tetapi saya sudah banyak baca kasus PINJOL. ngeRIBAnget…. Saya seorang muslim, dalam Islam RIBA (pinjam berbunga) DILARANG oleh Tuhan (Allah SWT). Meskipun tujuannya baik untuk modal usaha, tetapi saya percaya perbuatan yang MELAWAN LARANGAN TUHAN, usaha tidak akan maju malah bangkrut. Kok bisa ? Keuntungan yang fluktuatif tetapi BUNGA CICILAN STABIL BAHKAN SEMAKIN NAIK. 1 Login untuk Membalas
Gu Well11 Maret 2026 - (17:08 WIB)Permalink SATU SATUNYA SOLUSI PINJOL ADALAH GA USAH DIBAYAR. KALO ADA PENAGIHAN KE RUMAH, HADAPI DENGAN TENANG, DC YA BERANI APA APA. KALO HUBUNGI KONTAK, SURUH DIABAIKAN SAJA. PINJOL ITU TIDAK BAKAL LUNAS, YG ADA TAMBAH BESAR. BANYAK TEMAN YG GALBAY, TERNYATA GA SEMENAKUTKAN BAYANGANNYA. Login untuk Membalas
Maman12 Maret 2026 - (17:11 WIB)Permalink Pinjol apapun buat ribed saja…jadi janganlah sesekali pinjam pinjol,pinjol itu tidak manusiawi mereka pengguna sistem…kalo bisa pemerintah hapus pinjol di indonesia Login untuk Membalas