Ilustrasi Keluhan Surat Pembaca Toko Shopee Pernah Ditutup, Banding Disetujui dan Dibuka Kembali, tetapi Penalti Terus Muncul hingga Terancam Ditutup Lagi 21 Oktober 2026 Ricky Beri komentar Akun Pengguna, Alasan pembatasan, Customer complaint handling, Customer Service, e-Commerce, Jualan Online, Marketplace, pembatasan akun, Penalti, Penalti Penjual, Penalti toko, Pengajuan banding, Penutupan rekening, penutupan toko Shopee, poin penalti, poin penalti Shopee, Pusat Resolusi Shopee, Rating penjual, Reputasi penjual, reputasi toko, Seller Shopee, Shopee, Sistem bermasalah, SOP, Standard Operating Procedures, Syarat dan Ketentuan, Transparansi Informasi, Ulasan pembeli Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Melalui Media Konsumen, kami ingin menyampaikan kekecewaan atas sistem pemberian poin penalti serta proses penanganan pengaduan seller Shopee yang kami alami. Kami merupakan pelaku usaha yang telah menjalankan toko fisik selama lebih dari 25 tahun dan telah menjadi seller di Shopee selama lebih dari 5 tahun. Selama menjalankan usaha, kami selalu berupaya menjaga kepercayaan pelanggan melalui pelayanan yang baik, ketersediaan stok barang, dan transaksi yang dapat dipertanggungjawabkan. Namun, belakangan ini kami menghadapi permasalahan pemberian poin penalti berulang yang menurut kami tidak mendapatkan penjelasan dan penyelesaian yang memadai. Bahkan, toko kami sebelumnya sudah pernah ditutup oleh Shopee akibat permasalahan penalti tersebut. Setelah pengajuan banding disetujui, toko dibuka kembali. Namun, saat ini penalti kembali muncul dan toko kembali terancam ditutup untuk kedua kalinya. 1. Profil dan Rekam Jejak Usaha Kami Kami ingin menegaskan bahwa toko kami merupakan usaha yang benar-benar beroperasi, bukan toko yang dibuat hanya untuk melakukan transaksi sesaat. Berikut profil usaha kami: Nama toko: Sinar Maju Palembang Lama berjualan di Shopee: Lebih dari 5 tahun Lama menjalankan usaha offline: Lebih dari 25 tahun Bidang usaha: Perdagangan bahan bangunan dan perlengkapan rumah Produk yang dijual: Keramik, granit, pintu, cat, perlengkapan sanitasi, dan berbagai kebutuhan bahan bangunan lainnya Jumlah produk terjual: 100.000++ Jumlah ulasan pelanggan: 4,9 bintang (15.000++ ulasan) Link toko Shopee: https://shopee.co.id/sinarmajupalembang Selama berjualan di Shopee, kami telah menerima berbagai pesanan dari konsumen, termasuk ulasan dan dokumentasi foto produk yang diunggah langsung oleh pembeli. Kami juga memiliki toko fisik dan persediaan barang yang dapat dibuktikan melalui dokumentasi. Bukti pendukung: bukti Shopee https://shopee.co.id/Tangki-Air-Toren-Air-Tandon-Air-Penguin-Total-Drain-TD-110-150-200-1050-1500-2000-L-kaki-Tedmond-i.46951051.17783165912?extraParams=%7B%22display_model_id%22%3A252920441751%2C%22model_selection_logic%22%3A3%7D bukti review Bisa dilihat review yang lumayan banyak dan beberapa menampilkan foto barang yang nyata (torennya). 2. Kronologi 4 Transaksi yang Dipermasalahkan Permasalahan ini berkaitan dengan empat transaksi yang menjadi bagian dari penanganan dan pemberian penalti Shopee. Sebagai bentuk transparansi, kami menyertakan bukti transaksi agar permasalahan dapat diperiksa secara objektif. Pengiriman paket kosong/tidak lengkap: Transaksi Nomor Pesanan Tanggal Permasalahan 1 261001GGJ854U8 1 Oktober 2026 Pengiriman paket kosong/tidak lengkap 2 260930E18FWEAX 30 September 2026 Pengiriman paket kosong/tidak lengkap 3 261005T72A87EX 5 Oktober 2026 Pengiriman paket kosong/tidak lengkap 4 261005T84NV54Q 5 Oktober 2026 Pengiriman paket kosong/tidak lengkap Bukti pendukung: Kami berharap seluruh transaksi tersebut dapat diperiksa secara menyeluruh bersama bukti komunikasi, status pesanan, serta hasil penanganan yang sebelumnya telah kami sampaikan kepada pihak Shopee. 3. Banding Sudah Disetujui dan Penalti Menjadi 0 Pada awalnya, toko kami mendapatkan poin penalti dari Shopee. Kami kemudian mengikuti prosedur resmi dengan mengajukan banding serta menyertakan penjelasan dan bukti pendukung. Hasilnya, pengajuan banding kami disetujui oleh pihak Shopee dan poin penalti toko dikembalikan menjadi 0. Kami tentu menganggap bahwa keputusan tersebut merupakan hasil peninjauan resmi Shopee atas permasalahan yang kami laporkan. Namun, tidak lama setelahnya, toko kami kembali mendapatkan poin penalti atas permasalahan yang menurut pemahaman kami sebelumnya telah diselesaikan. Situasi ini terjadi berulang kali dan menimbulkan ketidakpastian mengenai keputusan banding yang sebelumnya telah diberikan. Kami mempertanyakan bagaimana sebuah permasalahan yang sudah melalui proses peninjauan dan dinyatakan selesai melalui persetujuan banding dapat kembali menimbulkan poin penalti. Jika memang terdapat alasan baru atau dasar pemberian penalti yang berbeda, kami berharap Shopee dapat memberikan penjelasan secara tertulis dan transparan. 4. Toko Pernah Ditutup dan Dibuka Kembali Setelah Banding Berhasil Hal yang sangat kami sayangkan adalah bahwa toko kami sebelumnya sudah pernah mengalami penutupan oleh Shopee akibat akumulasi poin penalti yang dipermasalahkan ini. Kami kemudian berusaha menyelesaikan masalah melalui prosedur yang disediakan, termasuk pengajuan banding. Setelah banding disetujui, poin penalti dikembalikan menjadi 0 dan toko akhirnya dapat kembali beroperasi. Kami sempat menganggap bahwa permasalahan tersebut telah selesai. Namun, kenyataannya, poin penalti kembali muncul. Saat ini toko kami memang masih aktif, tetapi apabila mendapatkan tambahan poin penalti, toko kembali berisiko mengalami penutupan untuk kedua kalinya. Kami sangat menyayangkan kondisi ini. Bagaimana mungkin sebuah toko yang sudah pernah ditutup, kemudian dipulihkan setelah banding disetujui, kembali menghadapi risiko penutupan akibat permasalahan yang menurut pemahaman kami telah diselesaikan? Penutupan toko bukan sekadar perubahan status pada sistem. Hal ini berdampak pada aktivitas penjualan, hubungan dengan pelanggan, serta keberlangsungan usaha kami. Kami tidak ingin terus berada dalam kondisi ketidakpastian, di mana setiap saat toko kembali berisiko ditutup meskipun sebelumnya telah memenangkan proses banding. Apakah seller harus terus mengajukan banding, menunggu toko ditutup, kemudian mengajukan banding kembali untuk permasalahan yang sebelumnya sudah dinyatakan selesai? Bukti pendukung poin 3–4: 5. Sulitnya Mendapatkan Penjelasan dan Laporan Ditutup Tanpa Penyelesaian Kami telah berulang kali berusaha menghubungi pihak Shopee untuk mendapatkan penjelasan dan kesempatan berdiskusi dengan tim yang menangani kasus kami. Kami bahkan telah menunggu sepanjang hari dengan iktikad baik dan harapan agar permasalahan ini dapat diselesaikan melalui komunikasi langsung. Namun, untuk mendapatkan kesempatan berdiskusi dengan tim yang secara langsung meninjau maupun mengambil keputusan atas kasus kami ternyata sangat sulit. Yang lebih mengecewakan, laporan pengaduan kami justru ditutup dengan status selesai, tanpa bisa melanjutkan chat, padahal menurut kami substansi permasalahan belum mendapatkan penyelesaian ataupun penjelasan yang memadai. Selama lebih dari lima tahun menjadi seller Shopee, baru kali ini kami mengalami penanganan laporan seperti ini. Kami mempertanyakan bagaimana sebuah laporan dapat dinyatakan selesai ketika pihak yang mengajukan laporan masih belum mendapatkan jawaban atas permasalahan utamanya. Kami bukan sekadar meminta pembatalan poin penalti tanpa dasar. Kami meminta kesempatan untuk berdiskusi dan mendapatkan penjelasan mengenai keputusan yang diambil oleh Shopee. Sayangnya, hingga pengaduan ini dibuat, komunikasi yang kami harapkan belum terwujud. 6. Dampak terhadap Keberlangsungan Usaha Bagi kami, poin penalti bukan sekadar angka dalam sistem Shopee. Poin tersebut dapat berdampak langsung pada keberlangsungan toko dan aktivitas penjualan yang telah kami bangun selama bertahun-tahun. Toko kami sudah pernah mengalami penutupan akibat permasalahan ini. Kini, setelah toko berhasil dibuka kembali, kami kembali menghadapi kekhawatiran akan penutupan berikutnya. Kami memiliki usaha fisik yang telah berjalan lebih dari 20 tahun, persediaan produk nyata, pelanggan, dan rekam jejak penjualan selama lebih dari 5 tahun melalui Shopee. Kami memahami bahwa setiap marketplace memiliki peraturan yang harus ditaati seluruh seller. Kami tidak meminta perlakuan khusus, tidak meminta pengecualian dari aturan, dan tidak menolak adanya pengawasan terhadap seller. Yang kami harapkan adalah penerapan peraturan secara konsisten, transparan, dan adil. Apabila sebuah banding telah disetujui, seharusnya terdapat kepastian atas hasil penanganannya. Jika kemudian muncul penalti baru yang berkaitan dengan permasalahan yang sama, kami berharap terdapat penjelasan mengenai dasar keputusan tersebut. Kami tidak ingin menunggu sampai toko benar-benar ditutup untuk kedua kalinya hanya agar permasalahan ini mendapatkan perhatian yang layak. 7. Permintaan Kami kepada Shopee Indonesia Melalui pengaduan terbuka ini, kami meminta pihak Shopee untuk: Meninjau kembali keempat transaksi yang dipermasalahkan berdasarkan bukti-bukti yang telah kami lampirkan. Memeriksa kembali seluruh riwayat pengajuan banding yang telah disetujui oleh pihak Shopee. Memberikan penjelasan tertulis mengenai alasan poin penalti kembali muncul setelah banding sebelumnya dinyatakan berhasil. Menjelaskan mengapa laporan pengaduan dapat ditutup dengan status selesai ketika substansi permasalahan belum mendapatkan penyelesaian. Memberikan kesempatan untuk berdiskusi secara langsung dengan tim yang memiliki kewenangan dalam penanganan dan pengambilan keputusan. Mengevaluasi poin penalti yang masih berlaku serta memperbaikinya apabila ditemukan kekeliruan. Memberikan kepastian mengenai status toko agar tidak kembali mengalami penutupan akibat permasalahan yang sebelumnya telah diselesaikan melalui proses banding. 8. Penutup Kami telah berusaha menyelesaikan permasalahan ini melalui jalur internal dengan iktikad baik. Harapan kami sebenarnya sangat sederhana, yaitu mendapatkan penjelasan yang jelas, kesempatan untuk berdiskusi, dan penyelesaian yang dapat dipertanggungjawabkan. Namun, setelah berbagai upaya komunikasi dilakukan dan laporan justru ditutup tanpa penyelesaian yang menurut kami memadai, kami merasa perlu menyampaikan pengalaman ini secara terbuka melalui Media Konsumen. Kami berharap pengaduan ini dapat menjadi perhatian pihak Shopee, bukan hanya untuk menyelesaikan permasalahan toko kami, tetapi juga sebagai bahan evaluasi mengenai transparansi sistem penalti dan penanganan pengaduan seller. Toko kami sudah pernah ditutup, banding kami sudah disetujui, penalti sudah dikembalikan menjadi 0, dan toko sudah dibuka kembali. Namun, kini penalti muncul lagi dan toko terancam ditutup untuk kedua kalinya. Jika sebuah banding yang telah disetujui tidak memberikan kepastian bagi seller, lalu apa sebenarnya fungsi dan jaminan dari proses banding tersebut? Kami berharap Shopee dapat memberikan tanggapan resmi yang substantif dan membantu menyelesaikan permasalahan ini sebelum kembali menimbulkan kerugian terhadap usaha kami. Terima kasih kepada Media Konsumen yang telah menyediakan ruang bagi kami untuk menyampaikan pengalaman dan keluhan ini. Hormat kami, Ricky Septiawan Palembang, Sumatera Selatan Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.