Internet Rakyat Tidak Bisa Dipasang, tetapi Refund Juga Tidak Kunjung Diproses

Saya mau berbagi pengalaman saya saat daftar Internet Rakyat yang sampai sekarang malah berujung muter-muter mengurus refund. Awalnya, saya sudah pernah pre-registration Internet Rakyat sejak tahun lalu. Masalahnya, titik lokasi yang tersimpan di aplikasi ternyata masih mengarah ke alamat lama saya. Rumah saya yang sekarang sebenarnya cuma berjarak sekitar 350 meter dari titik tersebut.

Pada 16 Oktober 2026, saya melakukan pembayaran untuk pendaftaran Internet Rakyat. Pembayaran berhasil dan di aplikasi Internet Rakyat sendiri tagihannya juga sudah berubah menjadi “Lunas” dengan keterangan dibayar 16 Oktober 2026. Namun, saat proses pemasangan, petugas menghubungi saya karena titik pemasangan CPE tidak sesuai. Karena pemasangan tidak bisa dilanjutkan, petugas menyarankan saya untuk mengajukan refund.

Akhirnya, pada 20 Oktober 2026, saya menghubungi customer support Internet Rakyat melalui email untuk mengajukan refund. CS meminta bukti pembayaran, lalu pada tanggal 21 Oktober saya kirim bukti pembayaran beserta invoice. Setelah itu, saya juga diminta melengkapi berbagai data untuk proses refund. Saya ikuti dan kirim data yang diminta.

Masalah mulai terasa muter-muter setelah itu. Sempat ada jawaban CS yang mengatakan lokasi saya sudah masuk antrean pemasangan dan saya diminta menunggu sampai layanan tersedia. Saya kemudian menanyakan lagi bagaimana status refund saya. CS kembali meminta bukti pembayaran melalui transfer bank. Padahal, sebelumnya bukti pembayaran dan invoice sudah saya kirim.

Setelah beberapa kali bertukar email dan mengirim bukti transaksi, saya kemudian diminta menunjukkan kode RRN. Saya bahkan mendapatkan contoh bukti transaksi yang terdapat informasi QRIS RRN, Merchant PAN, Terminal ID, dan Acquirer Name. Masalahnya, detail transaksi yang saya miliki tidak menampilkan informasi RRN seperti contoh yang diberikan tersebut. Contoh yang sama juga sempat dikirimkan kepada saya lebih dari sekali.

Karena diminta menghubungi GoPay untuk menanyakan RRN, saya ikuti lagi arahan tersebut. Saya menghubungi customer care GoPay dan menjelaskan masalahnya. Dari jawaban GoPay, transaksi saya sudah dikonfirmasi berhasil, tetapi mereka tidak dapat melakukan pengecekan lebih lanjut terkait kode RRN dan saya diarahkan kembali untuk melakukan konfirmasi kepada pihak merchant. Jawaban tersebut kemudian saya sampaikan lagi kepada customer support Internet Rakyat.

Pada 26 Oktober 2026, saya kembali mendapat jawaban dari CS Internet Rakyat bahwa berdasarkan prosedur mereka, setiap bukti pembayaran memerlukan RRN sebagai acuan pengecekan keberhasilan transaksi. Kalau saya tidak bisa menampilkan RRN tersebut, refund tidak dapat diproses.

Di sinilah saya bingung. GoPay sudah mengonfirmasi transaksi berhasil, bukti transaksi dan invoice sudah saya kirim, dan yang paling membingungkan, aplikasi Internet Rakyat sendiri sudah mencatat tagihan saya sebagai “Lunas” dan dibayar pada 16 Oktober 2026.

Jadi, sejak pertama kali menghubungi CS pada 20 Oktober sampai 26 Oktober, saya masih belum mendapatkan jalan keluar. Pemasangan tidak bisa dilanjutkan, sementara dana yang sudah saya bayarkan juga belum bisa dikembalikan karena masalah RRN.

Saya cuma berharap pihak Internet Rakyat bisa mengecek kembali transaksi saya berdasarkan bukti-bukti yang sudah saya berikan dan memberikan solusi agar refund dapat diproses. Saya sebenarnya hanya ingin masalah ini selesai dengan baik dan dana saya bisa dikembalikan karena layanan memang tidak jadi dipasang.

Fadhil Ghifari
Kota Bekasi, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

 Apa Komentar Anda?

Belum ada komentar.. Jadilah yang pertama!

Internet Rakyat Tidak Bisa Dipasang, tetapi Refund Juga Tidak Kunjung …

oleh Ghifari ⏱ waktu baca: 2 menit
0