OVO Belum Siap Go Nasional, Sistem Upgrade Premier pun Masih Sangat Kacau

Saya menyampaikan keluhan saya mengenai proses upgrade ke OVO Premier, dari sudut pandang orang IT, atau lebih tepatnya Software Engineer. Karena profesi saya memang mengembangkan perangkat lunak skala besar, salah satunya E-Commerce. Jadi sedikit banyak saya paham betul proses teknis yang diaplikasikan oleh pelaku E-Commerce yang berkaitan dengan alur dan pengolahan data.

Singkat cerita, saya sudah daftar OVO Club setahun lebih karena ada kerja sama dengan Matahari Dept Store. Awal bulan ini (November 2018), Tokopedia mewajibkan untuk migrasi TokoCash ke OVO. Karena sebelumnya sudah punya, jadi tak ada salahnya mengaktifkan akun OVO di Tokopedia. Setelah mempelajari lebih lanjut, untuk mencairkan saldo OVO Cash, akun OVO Club harus upgrade ke OVO Premier. Lantas saya melakukan proses upgrade via aplikasi OVO (sebelum aplikasi OVO Android ada update versi 2.4.0). Setelah proses upload KTP beres, saya diharuskan datang ke booth OVO.

Setelah ada waktu luang, saya menyempatkan jauh-jauh datang ke booth OVO di Lobby Lippo Plaza Yogyakarta pada hari Sabtu tanggal 10 November 2018. Di sana saya mengisi formulir dan tanda tangan, dan ada petugas yang memfoto KTP saya, meminta kode verifikasi yang dikirim ke nomor ponsel yang terdaftar di akun. Ringkasnya, petugas bilang akun saya sudah akan upgrade ke OVO Premier, maksimal dalam kurun waktu 1 x 24 jam. Namun, saya disarankan untuk logout dan login kembali pada aplikasi OVO saya (posisi sudah upgrade ke versi 2.4.0).

Hari Senin, tanggal 12 November 2018, saya mencoba login kembali di aplikasi OVO, dan bingung, karena status saya masih sebagai OVO Club. Karena bingung, saya menghubungi nomor Call Center OVO di 1500696. Setelah dicek, katanya memang belum upgrade dan disarankan untuk upgrade manual melalui aplikasi (sudah tidak ada opsi untuk upgrade manual di aplikasi saya karena proses sebelumnya), atau upgrade online melalui email.

Yang saya sesalkan, untuk apa saya jauh-jauh datang ke booth OVO di gedung yang notabene milik Lippo Group sendiri, yang bisa dibilang harusnya pelayanannya pasti, untuk upgrade ke Premier, tapi hasilnya nihil. Saya sendiri memutuskan untuk tidak melanjutkan proses upgrade baik melalui email atau media apapun. Karena OVO sendiri tidak bisa menjamin apapun untuk keamanan data saya.

Perlu diingat, bahwa ketika proses upgrade melalui booth OVO di Lobby Lippo Plaza Yogyakarta, saya menandatangani formulir permohonan upgrade, yang ternyata hasilnya nihil. Saya rasa, pengalaman negatif yang saya alami cukup membuktikan kapasitas OVO dan segala proses baik teknis maupun non teknis, bahwa OVO, belum siap ‘memaksa’ go nasional di mata saya pribadi.

Segala bentuk tindak lanjut atas surat saya, akan saya terima, demi OVO yang lebih baik.

Dionisius Wahyu Adi Saputra
Sleman, Yogyakarta

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai OVO:
[Total:27    Rata-Rata: 2.1/5]
Tanggapan OVO atas Surat Bapak Dionisus

Dengan hormat, Berikut kami sampaikan informasi terkait surat pembaca yang dikirimkan Bapak Dionisus dan dimuat di MediaKonsumen.com pada Senin, 12...
Baca Selengkapnya

5 komentar untuk “OVO Belum Siap Go Nasional, Sistem Upgrade Premier pun Masih Sangat Kacau

  • 13 November 2018 - (14:27 WIB)
    Permalink

    Akhirnya surat saya mendapat titik terang. Tadi pagi, Selasa 13 November 2018 (1 hari setelah saya membuat keluhan melalui mediakonsumen.com) CS OVO menelepon, yang bersangkutan akan mengupgrade akun saya ke OVO Premier, hanya dengan mengkonfirmasi data saya sesuai KTP. Dan akhirnya, saat ini, akun saya sudah berubah menjadi OVO Premier. Terima kasih kepada tim CSR OVO atas tindak lanjutnya, dan terima kasih kepada mediakonsumen.com, sehingga keluhan saya didengar dan mendapat resolusi. Semoga OVO senantiasa dapat memberikan hak yang harus didapat oleh pengguna OVO, dan semakin berkembang ke arah yang lebih baik. Sekian, terima kasih.

  • 30 April 2020 - (12:31 WIB)
    Permalink

    Sya juga pemakai ovo sudah 3 hari ini saya update juga belum selesai katanya seruh nunghub1x24 jam

  • 9 Mei 2020 - (18:02 WIB)
    Permalink

    Ak iya dion, padahal lolos prakerja,,sudah hampir seminggu gk diproses2_padahal sertifikat di dashboard sudah keluar,,tinggal nunggu upgrade premier saja

  • 17 Mei 2020 - (03:49 WIB)
    Permalink

    Gw heran deh ama ovo..
    Berbelit belit untuk upgrade premier.
    Bayangin ini sebelum ada prakerja loh bergulir udah 2 bulan.
    Dan yang ke 4x ditolak.
    Padahal gw udah nanya apa kendalanya by email.
    Itu itu itu aja jawabannya
    Karena yang respon ganti ganti.
    Baru 1 mgg dapet pencerahan bahwa nomor yg lama masih aktif dan meminta untuk ko firmasi mengenali nomer.
    Telp CS ampun dah ampe abis PULSA GW.lupikir pake daon beli pulsa..
    Nyesel gw menautkan OVO DI PRAKERJA.
    Kita nanya LEWAT MANA.
    YA SUDAHLAH cape berurusan dengan DIVISI APALAH ITU DI OVO.
    BENER MEMANG BELUM BISA UNTUK SKALA NASIONAL
    pada ga jelas.

    CS PRAKERJA JUGA AMPUN DAH ITU CS NYA PADA GAGU JANGAN PASANG NOMER CS KALAU PADA BUDEG.
    BY EMAIL…. HADDEH NIH INI NIH SAMAPAI JARI KERITING JUGA SLOW RESPON.
    GA TAU DAH ITU pada sibuk ngapain…
    Kesel udah gw biarin deh ga dapet insentif ga masalah.
    Berbelit belit

  • 19 Mei 2020 - (06:19 WIB)
    Permalink

    Jadi tanda tanya besar , ada apa dibalik semua ini , kenapa semua penanganan e wallet , dan penanganan program kartu prakerja semuanya berbelit belit dan amburadul..,kemana larinya dana insentif uang sudah dicairkan menteri keuangan intuk gelombang 1 dan 2 program kartu prakerja.., mohon pemerintah segera buat tim khusus untuk menyelidiki dan menindak semua permasalahan di program kartu prakerja ini , baik di management kartu prakerja , mitra e wallet dan platform pelatihan biar jelas semuanya..

 Apa Komentar Anda mengenai OVO?

Ada 5 komentar sampai saat ini..

OVO Belum Siap Go Nasional, Sistem Upgrade Premier pun Masih Sangat Ka…

oleh Dionisius Wahyu Adi Saputra dibaca dalam: 2 menit
5