LinkAja Menyebalkan, Top-up E-Money Pending dan Gagal Dipakai di KA Bandara

Kepada Yth. LinkAja,

Saya Indra, saya adalah pengguna aplikasi e-wallet LinkAja. Saya mempunyai pengalaman yang buruk dengan LinkAja.

Pertama, saya mengeluhkan mengenai transaksi pengisian e-money Mandiri di aplikasi LinkAja. Transaksi ini saya lakukan pada hari Jumat, 11 Oktober 2019 pukul 23.38:22. Namun transaksi tersebut dinyatakan pending sejak transaksi saya lakukan. Saya sudah menghubungi LinkAja lewat live chat di website pada hari Sabtu (12/10), dan saya diminta menunggu 1×24 jam. Saya kemudian menunggu sesuai waktu yang diberikan. Hasilnya? Nihil, transaksi tetap berstatus pending.

Kemudian di tanggal 14 Oktober, saya mengeluhkan masalah ini melalui e-mail. Sampai saat ini tidak ada respon apapun. Selama beberapa hari yakni di tanggal 15, 17 dan 18 Oktober, saya mengirimkan tweet keluhan dengan me-mention LinkAja di akun Twitter saya, yang sangat saya sesalkan adalah tidak ada respon apapun. Saya kemudian kembali menghubungi LinkAja lewat live chat pada 15 Oktober dan karena diminta nomor tiket keluhan, maka saya serahkan nomor tiket yang telah dikirim LinkAja tersebut dan diminta untuk menunggu balasannya.

Karena kemudian tidak ada respon apapun dari LinkAja, saya akhirnya menghubungi LinkAja pada Senin, 21 Oktober sebanyak 2x. Pada telepon yang pertama, pihak customer service mengatakan bahwa transaksi saya sudah dinyatakan berhasil dengan nomor referensi 6GB3HZ5LMD, dan diminta melakukan pengecekan. Telepon saya tutup dan saya kemudian melakukan pengecekan, status transaksi tetap pending dan saya lakukan update saldo kartu e-money melalui ponsel saya yang ber-NFC, dan saldo saya tetap tidak berubah. Lalu saya menghubungi kembali dan dibuatkan laporan serta dijanjikan dalam 3×24 jam sudah selesai.

Tapi hingga saat ini, sudah lebih dari 3×24 jam, tidak ada respon lagi ataupun penyelesaian dari masalah saya. Status transaksi saya tetap pending di aplikasi, meskipun dinyatakan berhasil oleh LinkAja. Saya coba melakukan update saldo kartu e-money kembali, dan saldo saya masih tidak bertambah. Dengan demikian, sudah 13 hari kalender masalah ini tak kunjung selesai.

Di saat masalah ini terjadi, saya mengalami keluhan kedua yakni transaksi LinkAja yang selalu gagal saat saya membeli tiket KA Bandara Soekarno-Hatta. Saya ingin memakai LinkAja dengan metode Tap NFC (bukan stiker) di ponsel saya pada hari Sabtu (12/10) di Stasiun KA Bandara Manggarai sekitar pukul 13.30, namun gagal. Saya kembali mencoba di hari Minggu (13/10) sekitar pukul 11.15 di Stasiun Batuceper, dan juga gagal dengan keterangan “Nomor tidak terdaftar” pada mesin EDC.

Saya merasa heran dengan keterangan tersebut, pasalnya sebelum-sebelumnya pada era T-Cash, transaksi lancar-lancar saja dan tidak ada masalah, apalagi akun saya adalah akun full service.

Karena itu, besar harapan saya kepada LinkAja untuk menginvestigasi kedua masalah saya ini secepatnya. Saya sangat menyesalkan LinkAja tak kunjung menyelesaikan masalah ini dan respon yang sangat lambat. Masalah seperti ini mungkin tidak terjadi pada saya saja, namun juga orang lain. Saya bangga LinkAja merupakan produk uang elektronik yang sepenuhnya dilahirkan dan dibuat oleh anak bangsa, namun jika banyak masalah seperti ini tentu akan membuat beberapa orang kecewa meskipun ini adalah produk anak bangsa sendiri.

Terima kasih.

Yohanes Indra Krisnadi
Bekasi, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai LinkAja:
[Total:6    Rata-Rata: 2.5/5]
Tanggapan LinkAja atas Surat Pembaca Yohanes Indra Krisnadi

Sebelumnya kami memohon maaf atas ketidaknyamanannya. Mengenai kendala yang dialami oleh Bapak Yohanes Indra Krisnadi saat bertransaksi dengan aplikasi LinkAja,...
Baca Selengkapnya

Loading...

2 komentar untuk “LinkAja Menyebalkan, Top-up E-Money Pending dan Gagal Dipakai di KA Bandara

  • 28 Oktober 2019 - (12:10 WIB)
    Permalink

    Sekedar sharing, istri saya adalah pelanggan kartuHalo yang sempat mencoba T-Cash, di mana SEUMUR HIDUP tidak pernah bisa dipakai karena selalu muncul error “pin salah.”
    Sudah lapor berkali-kali by phone, ke Grapari, reset pin, coba merchant lain, bahkan ganti stiker, semuanya nihil. Petugas CS juga gak bisa ngasih solusi kenapa kok bisa begini, cuma bisa menampung & ngasih nomor laporan tanpa pernah bisa menyelesaikan permasalahan.

    Solusi akhir nya adalah tutup akun T-Cash, karena kelihatannya yang error di sistem mereka adalah berkaitan dengan nomor kartuHalo nya yang nampaknya tidak kompatibel dengan T-Cash (padahal selain itu sama sekali tidak ada masalah dalam telepon SMS dll)…

    Jadi saya beranggapan bahwa kadang2 ada hal2 tertentu yang memang para ahli IT di sono gak mampu membetulkan. Mengherankan memang, tapi kenyataan berbicara.

 Apa Komentar Anda mengenai LinkAja?

Ada 2 komentar sampai saat ini..

LinkAja Menyebalkan, Top-up E-Money Pending dan Gagal Dipakai di KA Ba…

oleh Yohanes Indra Krisnadi dibaca dalam: 2 min
2