Tidak Pernah Pakai PayLater Gojek, tapi Dapat Tagihan

Sejak tanggal 29 November 2019, saya mendapat tagihan PayLater via SMS ke nomor saya yang terkoneksi dengan akun Gojek. Nomor saya 082226927*** atas nama Anggi. Saya berkali-kali mendapat SMS penagihan. Karena merasa tidak pernah menggunakan PayLater, SMS tersebut saya abaikan. Namun saya tetap melakukan pengaduan terkait hal tersebut ke pihak Customer Service Findaya via email di support@findaya.com.

tagihan melalui sms

Lalu mulai Desember 2019, saya mendapat telepon dari nomor asing yang mengaku dari pihak Findaya yang menagih saya untuk membayar tagihan PayLater. Findaya adalah pihak yang menangani masalah PayLater Gojek. Saya sampai ditelepon berkali-kali dan diancam oleh pihak Findaya diminta segera melunasi. Padahal saya tidak pernah menggunakan fitur PayLater, dan akun Gojek saya tidak terhubung dengan fitur PayLater. Untuk dapat terhubung dengan PayLater, kita harus memfoto KTP kita dan melakukan selfie dengan KTP. Padahal saya tidak pernah melakukan keduanya. Kok bisa-bisanya saya mendapat tagihan?

jumlah tagihan Paylater

Saya sudah berkali-kali melakukan pengaduan ke pihak Gojek dan Findaya. Via telepon dan juga email. Pihak Gojek menyarankan saya untuk mengadukan keluhan saya ke pihak Findaya. Lalu saya kirim email pengaduan lagi ke Findaya. Pihak Findaya membalas email saya bahwa akun saya disalahkangunakan oleh pihak lain dan saya tetap diminta membayar tagihan. Kok bisa seperti itu penyelesaiannya? Saat saya ditagih via telepon, saya jelaskan kronologinya dan diminta tetap membayar.

Lalu saya kirim email lagi. Tetap disuruh membayar dan menjaga keamanan akun saya sendiri. Padahal akun saya tidak pernah digunakan pihak lain dan saya tidak pernah memberikan kode OTP ke pihak lain. Sangat disayangkan.

Apakah sebegitu mudahnya akun Gojek saya diretas dan disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab? Padahal akun tersebut berisi informasi pribadi pengguna. Apakah tidak ada proteksi terhadap informasi pribadi pengguna? Bagaimana tanggung jawab dari pihak Gojek? Saya merasa dirugikan. Saya tidak menggunakan Paylater tetapi tetap diminta membayar. Apalagi dengan diteror telepon berkali-kali dari nomor asing pihak Findaya.

Akun saya yang tidak terhubung dengan Paylater

Saya hanya ingin minta tolong dengan sangat dan segala hormat untuk pihak Gojek segera menangani keluhan saya, karena sepengetahuan saya bahwa Gojek adalah perusahaan besar dan ternama di Indonesia, jadi saya mohon pihak Gojek untuk peduli terhadap keluhan dari pengguna Gojek.

Begitupun dengan pihak Findaya, saya sudah email dan dan menjelaskan via telepon tetapi keluhan saya tidak diurus juga. Sedangkan dari pihak Findaya sendiri selalu menagih saya melalui telepon dan berulang kali pula saya jelaskan kronologi, secara lengkap dan mengirimkan bukti melalui email, tetapi sampai sekarang masih ditagih juga.

Saya mohon dengan sangat untuk pihak Gojek dan Findaya segera mengurus keluhan saya dan bertanggung jawab atas kinerjanya.

Terima kasih banyak!

Annastasia Lita Anggi Utami
Semarang

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Gojek Paylater:
[Total:53    Rata-Rata: 2/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

62 komentar untuk “Tidak Pernah Pakai PayLater Gojek, tapi Dapat Tagihan

  • 14 Januari 2020 - (11:08 WIB)
    Permalink

    Kok bisa di akun mbak gak aktif PayLaternya? Trus itu transaksi PayLaternya dari akun siapa? 🤔 Kalo seperti ini sih, ada celah keamanan yg serius di sistem Gojek. 😈

  • 14 Januari 2020 - (11:11 WIB)
    Permalink

    Iya makanya saya juga bingung. Pihak gojek dan findaya saya hubungi dan belum ada solusi sejauh ini. Kecewa sekali

    • 20 Januari 2020 - (20:33 WIB)
      Permalink

      Mba,saya juga persis mengalami kejadian seperti mba anggi,boleh minta no wa nya buat sedikit sharing,gimana kelanjutannya kejadiannya itu,saya sampe sekarang masih di tagih aja oleh oihak findaya lewat sms.randy

        • 10 Maret 2020 - (14:35 WIB)
          Permalink

          Gimana cerita nya tagiahan nya di hapus? Saya mengalami juga hingga 700k tagihannya. Lagian saya mahasiswa yg hidup di rantau orang mana ada uang sebanyak itu

          • 17 April 2020 - (09:08 WIB)
            Permalink

            saya jugak dapat kejadian yg sama. dan saya jugak masih mahasiswa, disini jugak agak memberatkan saya. itu gimana ya supaya paylaternya di hapus kan? di app gojek saya gak ada fitur paylaternya karna belum saya update. tapi saya dapat tagihan, membuat saya bingung sendiri. cek transaksi gak bisa, bahkan untuk proses pembayaran jugak gak bisa. itu gimana ya?

        • 12 Maret 2020 - (11:54 WIB)
          Permalink

          Mba Anggi, boleh minta kontak mba anggi via email?
          Saudara saya juga punya masalah yg sama dan ingin berkonsultasi bagaimana caranya agar tagihan Payletter tersebut dihapuskan oleh pihak findaya, sejauh ini respon dari pihak findaya harus bayar.
          Mohon infonya secepatnya, terimakasih.

        • 4 Mei 2020 - (19:08 WIB)
          Permalink

          Mbak Anggi pengalaman nya persis kaya sya.itu gmn mbak cara nya supaya penagihan nya di hapuskan…mohon pe jelasan nya.

        • 4 Mei 2020 - (19:23 WIB)
          Permalink

          Mbak boleh minta kontak nya via email…untuk sekedar share .saya jg sekarg sedang di tagih sama Findaya.gmn cara nya agar tagihan nya di hapuskan?

        • 10 Mei 2020 - (12:20 WIB)
          Permalink

          Mba anggi akhirnya bagaimana biar tagihan itu dihapuskan…
          Ga pake paylater eh dapat tagihan kirim email ke findaya tetep aja suruh bayar,saya biarkan kok tagihan trus membengkak..
          Bantu saya mba gimana nyelesain penghapusan tagihan…

      • 11 Maret 2020 - (12:26 WIB)
        Permalink

        Saya juga mengalami hal yg sama,mendapat tagihan dari paylater pdahal tdk pernah ngutang sellau byr cash saat order,tlp ke cs gojek diauruh email ke findaya,kira2 bisa diselesaikan tidak masalah spt ini,lengkap tagihan dg denda

        • 6 April 2020 - (00:09 WIB)
          Permalink

          Saya juga hari ini dapat email dari findaya, katanya saya telat 3 hari, padahal saya tidak pernah pakai aplikasi Gojek ( hanya pakai grab )

    • 15 Februari 2020 - (14:29 WIB)
      Permalink

      Saya juga kena kejadian seperti itu, solusinya gmna agar tidak di kejar2 untuk membayar, karna saya juga tidak bpernah melakukan transaksi

      • 21 April 2020 - (14:36 WIB)
        Permalink

        Kalo saya, baru” ini di tagih lebih at telfon, karna saya menggunakan paylater, padahal saya sendiri blom aktif paylater nya, sblumnya saya beli pulsa di fb dgn harga miring, pulsa 100 saya beli 70,okey….sebulan kemudian saya di telfon penagihan paylater padahal saya ga punya paylater, kemungkinan orang yg jual pulsa tersebut make paylater nya tpi ko yg di tagih saya…. Huft

  • 14 Januari 2020 - (11:53 WIB)
    Permalink

    seharusnya pihak gojek bisa dengan mudah melacak transaksi yg terjadi, karena itu kan transaksi terjadi dalam aplikasi milik mereka sendiri ya.

  • 14 Januari 2020 - (11:54 WIB)
    Permalink

    Parah banget, harus extra hati2 yang punya akun gojek. Semoga pihak gojek & findaya segera memberikan solusi yang terbaik bagi kenyaman customernya.

  • 14 Januari 2020 - (12:09 WIB)
    Permalink

    Harus ada perhatian dan solusi dari Gojek supaya tidak ada korban lain yg menyusul. Mengingat sudah banyak pengguna Gojek. Jujur saya juga merasa kuwatir nih … Ayoo Gojek segera beri solusi ….

  • 14 Januari 2020 - (12:55 WIB)
    Permalink

    wah sangat merugikan donk, apakah sistem findaya semudah itu untuk diretas? harusnya segera ada penanganan dari findaya krn ini merugikan konsumen, orang tidak memakai paylater bs dapat tagihan. harusnya paylater bs dicek ktp dan foto penggunanya. bagaimana tindak lanjut dr findaya atau gojek?

    • 16 Januari 2020 - (08:31 WIB)
      Permalink

      iya setuju, harusnya dicek dulu sebelum ada penagihan, apa KTP sama dengan yang mengajukan paylater

      • 26 Maret 2020 - (19:08 WIB)
        Permalink

        Kasus saya juga sama kak. apakah Kita kumpulin orang yang sudah dirugikan dengan kasus ini dan melaporkan ke pihak berwajib melalui proses hukum. Karna jujur saya sangat-sangat dirugikan. Saya kena Bi checking di OJK dan saya diteror sama dabt kolertor. Padahal saya tidak merasa mengaktifkan dan menggunakan layanan payleter gojek.

  • 14 Januari 2020 - (13:11 WIB)
    Permalink

    Ini kasus kok ajaib bener yah. Akun gojek yang paylater nya gak aktif, tapi ternyata bisa punya tagihan.
    Terus apa sudah pernah ngasih screenshot yang berisi bahwa paylater gak aktif? Lalu apa tanggapan mereka? Bilang kalau itu edit an gitu kah?

    Kelihatannya nomor HP tersebut digandakan… hebat juga yah, kayak di film2…

    • 16 Januari 2020 - (08:32 WIB)
      Permalink

      mereka mengakui kalau akun saya disalahgunakan karena ada perubahan akun, tapu tetep tagihannya ditagih ke saya

      • 16 Januari 2020 - (11:27 WIB)
        Permalink

        Lah, jadi mereka mengakui bahwa yang bobol itu sistem mereka sendiri toh, karena app di HP mbak nya normal & paylater nonaktif.
        Emang bisa mbak nya pake paylater & kemudian setelah itu keluar (out) dari paylater sehingga status paylater di HP dari aktif jadi nonaktif? Gak mungkin kan? Berarti si pemilik HP gak salah dong.

        Terus itu paylater kok bisa diaktifkan dengan nomor HP yang sama, padahal di HP tersebut (yang di tangan mbak) sudah diakui oleh mereka bahwa paylater non aktif?

        Sudah jelas ada ketidak-beresan di sistem mereka, kok pemilik HP (dengan status paylater non aktif) tetap aja diminta bayar…

        • 16 Januari 2020 - (11:33 WIB)
          Permalink

          Iya betul bgt. Tapi penagihannya itu atas nomor dan email yang berbeda. Bukan email dan nomor saya di akun gojek. Tapi karena ada perubahan data(diretas) maka ditagihnya ke saya. Saya rugi dong. Padahal saya tahu kalau akun saya diretas, dari pihak gojeknya. Kalau saya tahu akun saya diretas lebih awal, pasti sudah saya laporkan. Masa saya tau akun saya sendiri diretas, tapi saya diam saja. Kan aneh ya.

          • 16 Januari 2020 - (11:44 WIB)
            Permalink

            O, awalnya nomor & e-mail berbeda, tapi kemudian dilakukan pergantian data.
            Lah, tapi dilakukan penggantian data dengan nomor yang sebetulnya sudah terdaftar & paylater-nya non aktif, begitu kan?
            Ya berarti sistemnya yang kurang sempurna kan.
            Ck ck ck, memang hebat para maling ini.
            Ya sepantasnya memang mbak sebagai korban dari ketidak-mantapan sistem mereka tidak dipersalahkan.
            Semoga segera ada jalan keluar.
            “Masih untung” tagihannya tidak sampe jutaan, karena paylater-nya limitnya kecil. Bisa lebih gede lho max limitnya paylater hehehe.

          • 30 Mei 2020 - (15:05 WIB)
            Permalink

            Mbak mohon infonya bagaimana agar tagihannya dihentikan. Krn pihak findaya tetap meneror saya dan mengatakan bahwa denda tetap berjalan sejak jatuh tempo jika saya tidak melakukan pelunasan tagihan

  • 14 Januari 2020 - (16:47 WIB)
    Permalink

    Gojek harus bertanggung jawab!!!

    Yang kerjasama dengan findaya kan gojek, kenapa saat diminta pertanggungjawaban ke gojek malah dilempar ke findaya???

    Findaya juga susah untuk dihubungi & diminta pertanggungjawaban, gimana ini???

    Sementara korban di kejar2 terus disuruh bayar, padahal gak pernah pakai paylatter.

    Gak Mutu

  • 14 Januari 2020 - (17:57 WIB)
    Permalink

    Untuk mengaktifkan Paylater Gojek harus melalui proses verifikasi data, kemudian setelah Paylater disetujui ada perjanjian pemberian fasilitas pinjaman antara nasabah dengan pihak Findaya (PT. MGR).

    Jika tidak pernah mengajukan Paylater dengan mengirimkan data, KTP, email, dll, bagaimana mungkin Paylater bisa aktif? Pengajuan Paylater itu sendiri melalui Gopay, tidak mungkin pihak lain mengajukan Paylater kecuali akun Gopay dibajak. Apakah akun Gopay dibajak orang lain? Jika akun Gopay dibajak, pada saat mengajukan fasilitas Paylater juga harus melampirkan data-data yang dibutuhkan.

    Yang pernah terjadi, akun Paylater digunakan pihak lain setelah penjahat membajak akun Gopay. Sedangkan dalam case ini terbalik, akun Gopay tidak diretas dan Paylater tidak diaktifkan tapi Paylater bisa digunakan orang lain, ini agak aneh!

    Coba check di menu “pesanan” Gopay, Paylater digunakan untuk transaksi apa saja? Dari sana bisa dilacak Paylater digunakan untuk transaksi apa? Tanggal berapa?

    Sebenarnya akun digital termasuk Gopay aman selama pengguna bisa menjaga akunnya dengan baik, tidak memberikan otp kepada pihak lain, tidak meng klik link phishing atau pengalihan panggilan / SMS seperti yang pernah terjadi.

    • 16 Januari 2020 - (08:37 WIB)
      Permalink

      sudah saya cek, dan tidak ada pesanan yang tidak saya ketahui. tapi yang ditagihkan ke saya di luar itu. saya ceknya di menu pesanan. karena akun gojek saya belum terhubung dengan paylater, saya tidak bisa dong cek di menu pesanan paylater. saya tidak pernah kirim kode otp dan klik link phishing. saya juga tidak pernah mengajukan paylater. pihak gojek dan findaya sendiri mengakui adanya perubahan informasi pribadi pada akun saya (yang tidak saya ketahui, saya baru sadar setelah diberi tahu dari pihak gojek dan findaya), tetapi tagihan paylater tetap ditagihkan ke saya

      • 15 Maret 2020 - (13:26 WIB)
        Permalink

        dear mbak Anggi,
        .
        Saya mengalami hal yang sama persis seperti anda. persis.
        .
        bagaimana solusinya ya mbak? kalo emang saya sudah aktifkatn paylater, saya harusnya sudah melampirkan ktp dan foto selfie. sejauh waktu si findaya neror saya, saya suruh nglampirin data pribadi aaya berupa ktp sama foto selfie saya. kalo saya pernah ngaktifin paylater gojek. Mohon bantuannya mbak, tapi findaya masih terus saja meneror saya.

        • 5 April 2020 - (21:36 WIB)
          Permalink

          Buat teman-teman yang sudah sangat dirugikan atas kasus jebolnya payleter gojek.solusinya bisa melaporkan perusahaan findaya selaku pemberi pinjaman.ke layanan konsumen OJK.www.ojk.go.id

  • 15 Januari 2020 - (00:55 WIB)
    Permalink

    Halo, saya jg pernah bermasalah dengan gojek dan paylater, namun dengan masalah yg sedikit berbeda, kasus seperti ini memang sulit bila hanya komunikasi via email. Pihak findaya akan tetap bersikeras untuk membuat anda membayar, dan pihak gojek akan tetap tidak akan memberikan solusi yg jelas. Akhirnya saat itu saya mendatangi kantor gojek di Blok M dan saat itu sy mengadu langsung ke orang yg berwenang mengatasi masalah seperti ini dan dia mau mengerti masalah yang saya alami di kantor gojek di gedung lain (kantor mrk khusus pengaduan berbeda dgn kantor pusat). Beliau orang yang bs menjembatani antara pihak gojek dan paylater. Saat itu masalah saya akhirnya selesai dan utang paylater saya dihapuskan. Saran saya, bila memungkinkan, anda dapat pergi ke kantor gojek blok M, lalu coba minta bukti apakah ada foto ktp anda yg didaftarkan di gojek untuk mengaktifkan paylater– data itu harusnya ada di database mereka–. Jika memang mrk tidak bisa membuktikannya, artinya akun anda dipakai oleh orang lain, dan harus nya akun anda tidak terverifikasi untuk penggunaan paylater.

    • 16 Januari 2020 - (08:38 WIB)
      Permalink

      wah, sayangnya saya tinggal di semarang mbak. kantor gojek di semarang tidak mengurusi hal seperti ini, hanya mengurusi masalah mitra gojek. kecewa sekali

  • 21 Januari 2020 - (07:41 WIB)
    Permalink

    Ini jg yang saya alami, sampai skrg belum ada solusi apapun baik dari pihak gojek maupun dari findaya. Email dari findaya justru menyalahkan saya karena memberikan kode OTP padahal saya gak pernah kasih kode apapun pd siapapun. Dan saya diwajibkan hrs tetap membayar tagihan tsb. Padahal jelas sekali dari email yg mereka kirim ke saya ada nomor si pengguna yg bertransaksi dgn paylater tsb. Kenapa mereka gak tagihkan saja ke nomor tsb. Pada saat pengecekan nomor yg saya gunakan utk akun gojek tdk terhubung dgn paylater, bgmn bisa digunakan klo memang tdk aktif dan tdk terhubung dgn paylater. Setiap ada telpon utk penagihan saya tetap menolak utk membayar tagihan tsb. Semoga ada soluso dari pihak gojek dan findaya

      • 6 Februari 2020 - (09:45 WIB)
        Permalink

        Apa yg mbak anggi alami persis sama dengan apa yg saya alami… Bahkan akun gojek dengan nomor hp saya yg di telpon dan di sms pihak findaya baru saja saya daftarkan ke aplikasi gojek setelah tahu menerima tagihan paylater.. belum ada sama sekali transaksi apapun, apalagi aktivasi paylater…

      • 25 April 2020 - (14:12 WIB)
        Permalink

        Bagaimana mbak caranya biar mereka menghentikan tagihan tersebut ? Saya kasusnya sama seperti Mbak, tidak pernah mendaftar tiba-tiba ditagihkan.

  • 4 Februari 2020 - (13:42 WIB)
    Permalink

    Mbak, akhirnya kasus ini bagaimana? Say mengalami ini baru saja, tiba2 dapat tagihan 600rb lebih, padahal dr oktober 2019 saya gak pake gojek gara2 gopay sy diambil driver, mohon bantuannya

  • 27 Maret 2020 - (14:00 WIB)
    Permalink

    saya juga mengalami hal yang sedemikian rupa, tiba tiba ada tagihan pay later, padahal saya tidak menggunakan sama sekali. Kira-kira solusinya gimana yah?

  • 28 Maret 2020 - (17:20 WIB)
    Permalink

    Saya baru saja mengalami juga.
    Cronologinya begini saya pernah coba pakai payletter 1x trus sudah saya bayar. Lalu karena merasa tidak perlu saya tidak pernah pakai lagi sudah bbrp bulan. Tapi skrng tiba2 ada tagihan lagi, saya pakai gosend kirim barang menggunakan tunai karena pembayaran di lakukan di tempat setelah barang sampai. Saya tidak perhatikan kembali tiba2 hampir sebulan kemudian dari pihak findaya sms kalau ada tagihan dari payletter. Saya cek2 baru sadar tiba2 pesanan saya yang tadinya tunai berubah menjadi payletter. Padahal pas barang sampai sudah di bayar bahkan di lebihkan. Tp di rubah pembayaran jadi payletter lg. Saya coba konfirmasi ke costumer service gojek di balas untuk konfirmasi sendiri ke findaya nya. Lalu dari pihak gojek hanya mengganti biaya kirim nya saja. Padahal dari findaya menagihkan biaya bulan maret juga yang dimana seharusnya saya tidak pakai payletter. Saya minta dr pihak gojek atau findaya tlp, tapi yg tlp hanya dari findaya saja dan bilang tetap harus membayar biaya bulan maret yang seharusnya saya tidak pernah menggunakan. Walaupun jumlah kecil tapi etika dari gojek yg melepas tangan itulah yang sangat disayang kan. Pelanggan yg kena jadi di rugikan karena payletter ini. Semoga kedepannya payletter lebih baik di hapuskan saja agar tidak ada korban lg berikutnya.

    • 3 April 2020 - (08:39 WIB)
      Permalink

      Gimana mas ini kelanjutannya? Tetep dibayar atau dibiarkan aja? Kasus saya jg mirip banget sama mas victor. Bagi wa mas buat sharing

  • 1 April 2020 - (21:00 WIB)
    Permalink

    kyk gini amat ya mau cari uang pake cara2 kyk gini,
    padahal gue gk pernah diminta konfirmasi dan melakukan konfirmasi apapun, tiba2 ada tagihan paylater, jelaslah perasaan gue kyk orang kecil yang lagi dipalak “preman online” macam ini. Ya kan tanpa persetujuan apalagi kalau bukan mirip preman ini fintech.
    ngomong pihak gojek pun cuman berdalih akan diteruskan ke findaya, apa segitunya bisanya gojek?

    Apa hebatnya menghasilkan riba dengan cara seperti ini? riba aja udah salah, apalagi pake acara kyk gini, behhh, mantap betul fintech ini. Belum lagi doa dari korban2 seperti kita ini yang terucapkan. Betapa tidak ada berkahnya pekerjaan seperti ini.

    Semoga doa2 orang teraniaya ini didengar.

  • 3 April 2020 - (08:44 WIB)
    Permalink

    Ada yg pnya kasus sama dan solusinya gmn?
    Aku pakai pay later tanggal 31 Desember 2019. Setelah itu aku ga pernah pakai pay later dan aku udah bayar pay later itu tgl 5Januari 2020. Hari ini aku coba cek gojek eh ternyata ada tagihan lagi. Padahal aku gapernah gunain pay later lagi dan baru menggunakan gojek sampai hari ini itu 2x. Aku cek pembayaran 2x itu lewat gopay dan tunai. ini gmn yaa solusinya?

  • 3 April 2020 - (14:30 WIB)
    Permalink

    SOLUSINYA GIMANA INI?
    saya sudah ga pakai aplikasi gojek dr th 2017, tiba2 per 3 maret 2020 ada tagihan via email, sampai saat ini tgl 03 April 2020 ada tagihan dari findaya dengan nada ancaman,
    “Tagihan PayLater GOJEK Anda!

    Yth. Pelanggan PayLater GOJEK,

    Pembayaran tagihan PayLater GOJEK Anda sudah terlambat 34 hari. Segera lakukan pembayaran sebelum proses penagihan dilakukan oleh tim lapangan atau pihak ke-3”

  • 5 April 2020 - (11:03 WIB)
    Permalink

    Iy sama mb, entah ada berapa orang ya yang jd korban gojek paylater. Ditagih bayar padahal tidak berutang. Saya juga demikian.

  • 11 April 2020 - (00:02 WIB)
    Permalink

    Kejadian yang sama terjadi juga pada saya akhir maret saya menerima email tagihan findaya. Padahal saya belum pernah daftar findaya apalagi juga tidak pernah kirim foto dengan ktp, dan email yg dikirim tagihan gojeknya sudah inaktif tidak saya gunakan gojek dari 2017. Lah gimana bisa bayarnya coba kan aneh nih findaya/paylater.

    Sudah saya jelaskan berkali2 ke cs findaya kalau saya tidak pernah daftar layanan itu atau pinjol apapun. Tapi seminggu sekali email tagihan tetap dikirim. Sangat mengganggu sekali pinjol pinjol ini.

  • 12 Mei 2020 - (18:34 WIB)
    Permalink

    Saya jg baru dapet tagihan serupa sebesar 500k dan d berikan rincian tagian go pulsa Pakai paylater dalam hari yg sama tagihan tanggal 22 april sebesar 350k 150k 25k dan 15k, semuanya d pakai dalam 1 hari dan ditagihkan ke saya yg sangat jelas nomor yg dipakai di aplikasi gojekny 6281273496021, itu bukan nmr hp sya dan setelah sy coba telpon ke nmr tersebut malah nomor yg anda tekan blm lengkap kan aneh, pake nomor yg g lengkap bisa d gunakan d aplikasi gojek, apa ada solusi buat sya, mohon solusinya

 Apa Komentar Anda mengenai Gojek Paylater?

Ada 62 komentar sampai saat ini..

Tidak Pernah Pakai PayLater Gojek, tapi Dapat Tagihan

oleh anggi dibaca dalam: 2 min
62