Susahnya Berhenti Berlangganan Indihome

Saya adalah pelanggan Indihome dengan nomor pelanggan 131163115080. Pada hari Rabu, tanggal 8 April 2020 saya mengajukan permohonan untuk berhenti berlangganan paket internet dikarenakan tidak bisa mengakses layanan media streaming Netflix. Seperti kita ketahui bahwa Telkom memblokir layanan streaming Netflix, Prime Video dari Amazon dan mungkin beberapa layanan asing lainnya.

Saya memutuskan untuk menghubungi 147 untuk berhenti berlangganan dan seperti biasanya saya diminta nomor langganan dan no. KTP untuk verifikasi sebagai syarat untuk berhenti beralangganan. Setelah ditanya mengenai alasan berhenti berlangganan saya diminta menunggu telepon dari Telkom untuk proses pencabutan. Selain itu saya diberi penjelasan mengenai perhitungan tagihan terakhir saya yang akan di pro-rata kan sampai pada hari pencabutan.

Dikarenakan pada saat itu saya sudah berlangganan dengan operator lain dan tidak membutuhkan layanan Indihome lagi juga belum adanya informasi lanjutan dari Telkom, pada hari Jumat tanggal 10 April 2020 saya mencoba menghubungi lagi melalui layanan 147 lagi untuk menanyakan kelanjutan permintaan saya. Pada saat itu saya diminta lagi no KTP untuk verifikasi lagi selain tentunya nomor pelanggan.

Sebenarnya agak janggal juga mengapa mereka meminta no KTP saya lagi seolah olah ini baru pertama pengajuan. Pada saat itu saya diberikan kepastian bahwa saya akan dibantu untuk mempercepat prosesnya dan seperti biasa memastikan bahwa saya akan dihubungi oleh pihak Telkom.

Keesokan harinya, hari Sabtu tanggal 11 April 2020, saya mendapat panggilan telepon dari Telkom yang lagi-lagi menanyakan alasan saya berhenti berlangganan dan โ€˜to my surpriseโ€™ meminta no KTP saya lagi. Sebenarnya tidak ada tambahan informasi lagi apalagi mengenai kapan sambungan Indihome saya akan diputus. Panggilan telepon tersebut saya pikir tidak perlu karena tidak ada yang baru atau update mengenai status permohonan saya.

Karena tidak ada progress setelah beberapa hari, pada hari Kamis tanggal 16 April 2020, saya menelepon lagi dan lagi-lagi saya tidak mendapatkan informasi apa-apa selain permohonan sedang diproses. Saya meminta disambungkan dengan supervisor nya dan saya dijanjikan akan ditelepon segera. Sampai surat pembaca ini ditulis, telepon yang saya tunggu tunggu tidak kunjung datang.

Saya tidak tahu apakah ini salah satu strategi Telkom untuk mengulur-ngulur waktu supaya saya tetap harus membayar full satu bulan. Saya sudah mematikan internet sejak hari Jumat sore tanggal 10 April 2020. Saya sudah mengirim email juga ke 147@telkom.co.id pada tanggal 11 April dan sampai saat ini tidak ada jawaban.

Saya juga sudah menghubungi layanan telkom di Twitter tanggal 10 April 2020 dan jawaban yang saya terima malah sangat mengejutkan karena mereka menginformasikan kepada saya bahwa mereka belum menerima permintaan pemutusan berlangganan.

Belakangan saya mengetahui ternyata antar platform layanan itu jalan sendiri-sendiri dan tidak terintegrasi, sehingga apabila anda pembaca ingin mendaftar, upgrade, atau berhenti berlangganan sebaiknya anda โ€˜stickโ€™ ke salah satu layanan dan tidak berpindah-pindah antar platform karena akan menghabiskan waktu anda. Saya tidak tahu saya harus bagaimana lagi. Sebagai konsumen, saya benar benar merasa dirugikan dalam hal waktu, pikiran dan finansial karena harus beberapa kali melakukan panggilan telepon ke 147.

Kepada pihak Telkom, tolong masalah saya ini diselesaikan. Kalau kinerja anda seperti ini saya yakin banyak pelanggan yang akan meninggalkan anda. Sebagai BUMN dan menguasai pasar paling banyak di sektor komunikasi dan jaringan yang banyak, seharusnya anda lebih professional dalam pekerjaan dan menangani pelanggan.

Kepada Media Konsumen, terima kasih atas dimuatnya Surat Pembaca saya.

Padalarang, 18 April 2020

Salam,

Wawan Hermawan
Padalarang, Bandung Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Telkom IndiHome:
[Total:275    Rata-Rata: 3.3/5]
Tanggapan PT. Telkom Regional III atas Surat Bapak Wawan Hermawan

Kepada Yth. Redaksi mediakonsumen.com, Terima kasih kepada mediakonsumen.com yang telah menayangkan surat keluhan pembaca Bapak Wawan Hermawan pada tanggal 19...
Baca Selengkapnya

Loading...

66 komentar untuk “Susahnya Berhenti Berlangganan Indihome

  • 19 April 2020 - (21:16 WIB)
    Permalink

    Langsung ke plaza telkom aja gan. Jangan lewat 147. Soalnya beda tanggapannya. Saya dan keluarga kemarin juga sudah ngerasain pengalaman gak menyenangkan waktu telpon 147. Tapi untung sama plaza telkom dibantu diberi penjelasan lebih terperinci. Juga jangan lupa download aplikasi my indihome untuk memperlihatkan bukti pembayaran. Semoga membantu.

    • 20 April 2020 - (07:13 WIB)
      Permalink

      Terima kasih mas sarannya. Saya sempat berfikir seperti itu juga untuk datang langsung. Tetapi dalam situasi seperti sekarang ini dimana semua orang dihimbau untuk melakukan social distancing seharusnya mereka lebih mengoptimalkan layanan online. Saya juga mendapat informasi dari 147 bahwa semua layanan dialihkan ke 147 dalam situasi sekarang. Sayangnya mereka tidak siap. Sangat disayangkan memang, perusahaan yang bergerak dibidang teknologi dan seharusnya menjadi yang terdepan karena yang paling luas jaringannya dan sudah cukup lama (dengan mengambil keuntungan sebagai BUMN), pelayanannya masih harus face to face

      • 20 April 2020 - (12:06 WIB)
        Permalink

        Jangan di bayar sy jg gitu.. ganti no hp biar ga telpon terus.. giliran mau stop susah…MH..

      • 20 Mei 2020 - (23:19 WIB)
        Permalink

        Ternyata ngga saya aja ya, masa pembayaran harus dibayar full pula padahal udah ngga dipake sama sekali dicabut semua modemnya karna saya pindah rumah, di apps indiehome pun pemakaian quota 0GB! Sama banget kasusnya, terakhir ditelfon ada uang apa gitu istilah mereka buat bayar pemakaian terakhir, enak banget minta uang padahal kita ngga pake layanannya sama sekali. Merugikan konsumen banget!!!

    • 20 April 2020 - (21:53 WIB)
      Permalink

      Wah padahal saya juga mau berhenti berlangganan Indihome itu …karena menurut kami tarif Internet Telkom serasa sangat mahal dan seringkali bandwitd fluktuatif sehingga sering lemot dan down speed….dan kebetulan ada referensi dari teman yg juga customer operator swasta tsb bahwa operator swasta itu dengan spesifitas yg sama tetapi harga lebih murah ….dengan harga 200 K punya kecepatan sama dan terjaga katanya jarang terjadi down …kalau ada komplain katanya langsung sigap dan segera teratasi…..
      Maka kami terpaksa akan memutus langganan Indihome ini….semoga tidak ruwet dan di persulit …..selamat tinggal INDIHOME TELKOM …terima kasih

      • 21 April 2020 - (14:40 WIB)
        Permalink

        Saya juga begitu…masa mw nyabut sambungan ke TV aja gk bisa di wakilin.. hrs saya langsung yg dtng k telkom nya…padahal suami saya udh ksana!! Emng sih pemasangan nya atas nama saya..tp seharusnya klw suami yg dtng ksana kan sama aja..knapa hrs dibikin ribet !! Jdi hrs bolak balik cuma buat ganti sambungan internet..huuftthhhh

      • 13 September 2020 - (15:16 WIB)
        Permalink

        Boleh tau mba provider swastanya apa? Lg memilih untuk pasang wifi di rumah, yg tdk lemot tp tdk ribet saat dihentikan, soalnya cuma buat kuliah online anak aja, barangkali bbrp bulan lg sudah bisa kuliah offline di kampus, wifinya mau dihentikan

    • 1 Maret 2021 - (13:40 WIB)
      Permalink

      Apakah syarat berhenti langganan indihome harus sudah berlangganan selama 1 tahun? Karena kami baru berlangganan sekitar 6 bulan dan karena tdk dipakai maka kami putuskan untuk berhenti berlangganan namun jawaban dari bertugas telkom katanya harus pakai 12 bulan dahulu. Mohon pencerahannya apakah demikian dan apa yg harus kami lakukan? Sementara tagihan terus berjalan padahal sma sekali tdk dipakai.

  • 19 April 2020 - (21:48 WIB)
    Permalink

    Saya juga om mau berhenti langganan indihome suruh bikin surat permohonan berhenti sama tanda tangan di atas materai dan alat alatnya suruh balikin sendiri ke telkom..

    • 20 April 2020 - (13:33 WIB)
      Permalink

      Saran gue, harus ke tempat telkomnya.
      Lu bawa materai terus minta bikin Surat resmi, itu WAJIB kalau nanti kedepannya Ada tagihan siluman, lu tinggal kasih lihat Surat sakti dah.

  • 19 April 2020 - (21:58 WIB)
    Permalink

    Saya sarankan untuk langsung ke kantornya atau silahkan download aplikasi myindihome, sekarang segala permasalahan jaringan prosesnya lewat myindihome atau ke kantornya, terimakasih

  • 20 April 2020 - (04:47 WIB)
    Permalink

    147 itu layanan telkom paling ga jelas, ketika kompetitor lain dr pemasangan, komplain hingga penutupan bs dilakukan secara online tanpa minta ktp hanya no pelanggan atau no hp yg terdaftar, peralatan yg mengambil dr pihak provider, hanya telkom yg hrs dtg ke plasa klo urusan mau “cepat” selesai.

    Klo kompetitor lain ketika pelanggan akan nutup pasti akan berusaha mencegah dgn memberikan tawaran2 promo menarik, jangan harap dr telkom.

      • 20 April 2020 - (15:47 WIB)
        Permalink

        Semoga Telkom lebih baik lagi. Amin

        Ayooooo!!! pihak PLN hidupkan internetnya KWH digitalnya kan sudah siap masyarakat menunggu. Katanya di negara tetangga sebelah data bisa dialirkan lewat listrik.. ya gak? Hahaha

        Bisnis biasanya kalo ada pesaing yang sama. Akan menjadi lebih baik layanannya ๐Ÿธ๐Ÿธ

        Salam Lupin Ranger… Ariyuuu ๐Ÿ‘‰

    • 20 April 2020 - (07:24 WIB)
      Permalink

      Setuju mas. Kalau perusahaan swasta, mereka harus berjuang dan ‘full on’ untuk memberikan service yang paling baik ke pelanggan karena ‘lifeline’ mereka memang dari situ. Mereka harus survive. BUMN? mereka nothing to lose. Baik atau buruk kinerja mereka sepertinya tidak akan berpengaruh karena kalaupun kondisi keuangan jeblok, akan ada selalu dewa penyelamat yang notabene berasal dari tax payer seperti kita juga

  • 20 April 2020 - (05:34 WIB)
    Permalink

    para agan2 yang jawab komen mungkin agan2 dulu cabut saat blm covid 19 mewabah ya .. saat ini per 1 april untuk kami yang brada di jabodetabek ntah semua atau engga yang pasti kota bogor tidak ada plaza telkom yang buka . dan juga semua jenis pengaduan sampai permohonan pencabutan di alihkan melalui 147 .. saya juga sama ga ada kpastian dari tlkom tiap hari saya tlpon 147 ttp aja blm di putus ..

    mereka ga bisa ngerti kita cuma mau ngulur biar full 1 bulan kyanya bayarnya ..

    • 20 April 2020 - (06:06 WIB)
      Permalink

      Pengalaman serupa juga sy alami. Memang bedebah indihome. Sy mau hentikan langganan indihome kantor sy, susahnya minta ampun,sampai sekarang blm bisa. Dgn pengalaman itu, rencana sy utk berlangganan pribadi sy harus pikir 2 dulu

      • 20 April 2020 - (07:38 WIB)
        Permalink

        Betul. Kalau ada pilihan lain swasta, sebaiknya pilih yang swasta. Perusahaan yang sudah terlalu banyak pelanggannya, apalagi besar bukan karena good management tapi karena subsidi, biasanya dari segi pelayanan akan cenderung lebih buruk. Kepuasan konsumen mungkin diurutan ke berapa. Mungkin dikarenakan banyaknya pelanggan yang harus di handle yang tidak dibarengi dengan kemampuan management yang baik. Di tempat tinggal saya untungnya ada perusahaan service provider yang terbilang kecil, meskipun kadang ada gangguan, tapi sangat perhatian terhadap konsumen dan mereka berusaha semaksimal mungkin untuk menyelesaikannya. Sekarang, sudah hampir dua minggu permohonan saya untuk berhenti berlangganan, masih belum jelas kemajuannya nya. Saya bisa bayangkan masalah berikutnya adalah kalau mereka minta waktu selama menunggu pemutusan jaringan ini dibayar pelanggan. Satu hari dua hari saya masih ok, berminggu-minggu? nanti dulu. Kalau masalah anda tidak selesai selesai, ada baiknya anda melapor ke BPKN (Badan Perlindungan Konsumen Nasional). Saya juga sudah mulai berfikir ke situ.

        • 14 Oktober 2020 - (19:10 WIB)
          Permalink

          Wah Pak saya mau tanya, sekarang progressnya seperti apa?, jika ingin melapor saya ikut serta Pak bareng2, kalo perlu semua yang ada di komentar disini lapor bersama2, biar suara kita semakin kuat didengar.

  • 20 April 2020 - (08:48 WIB)
    Permalink

    harusnya gampang. tinggal datang ke plasa bawa alat(modem,stb bila ada) materai, bukti pembayaran, ktp si pendaftar. beres tp situasi skarang ga memungkinkan.. coba ngadu lewat app myindihome.. emang biadap147.

    • 20 April 2020 - (09:20 WIB)
      Permalink

      Saya sudah install apps my indihome dari awal saya sign up Indihome. Menu yang mana ya mas. Saya sudah coba lihat lihat di apps itu. Ujung ujungnya’ untuk info lebih lanjut hubungi ke 147′

    • 20 April 2020 - (11:26 WIB)
      Permalink

      saya juga sudah berhenti berlangganan INDIHOME sejakk bulan FEBRUARI, tapi saya cuman Diemin aja, kaga usah di lapor biarin aja gitu, tapi notif sms untuk tagihan tetap berjalan,

      • 14 Oktober 2020 - (19:12 WIB)
        Permalink

        kalo sekarang bagaimana Pak, apakah masih ditagih2 juga?, saya khawatir saja ke depannya ada debt collector atau pihak di luar Indihome datang

  • 20 April 2020 - (09:13 WIB)
    Permalink

    Saya juga sudah melakukan pemutusan pd bulan desember 2019 langsung ke plaza cbg terdekat plus peralatan modem dan teman2nya sudah saya kembalikan tagihan terakir sudah saya lunasi. Tapi hingga awal april 2020 saya masih diganggu dgn telpon penagihan pembayaran bulanan. Sangat2 menggangu karna terus menerus saya harus menjelaskan. Pemutusan krn koneksi jaringan yg tdk stabil. Padahal pekerjaan saya butuh koneksi jaringan yg stabil. Solusi mereka untuk upgrade tetap sama aja. Setelah upgrade g bisa downgrade. Geram sekali ๐Ÿ˜ฃ๐Ÿ˜๐Ÿ˜ unccch..

  • 20 April 2020 - (10:35 WIB)
    Permalink

    Sama Pak…saya pengajuan dr akhir maret smp skr blm kunjung di cabut. Menunggu kondirmasi juga tdk kunjung dikonfirmasi. Bulan ini alamat harus byr full lagi nih…telkom oh telkom…apakah syarat dr BUMN itu harus berlambatยฒ yah?

  • 20 April 2020 - (12:15 WIB)
    Permalink

    Apakah per hari ini bapak sudah diputuskan layanannya indihomenya? Saya lihat sudah ada surat tanggapan dari pihak indihome.

  • 20 April 2020 - (12:28 WIB)
    Permalink

    Nggak usah dibayar. Nggak ada bunga… Tetangga saya sudah ada 3 kabel indiehome. Karena telat bayar diblokir dia pasang baru lagi

  • 20 April 2020 - (13:29 WIB)
    Permalink

    Langsung ke plaza telkom.. bawa semua alat yang di pinjamkan om… Sama identitas sesuai nama tagihan…

    Ntar bayar tagihan berjalan n selesai deh….

    Ane pengalamaa dah 2 kali cabut.. krn pindah2 alamat ๐Ÿ™‚

    • 14 Oktober 2020 - (19:14 WIB)
      Permalink

      itu Pak yang saya bingung, tagihan bulan berjalan kenapa yah dibayar 1 Bulan full, padahal saya pakai di Bulan Oktober hanya sampai tgl 5

    • 3 Mei 2021 - (05:01 WIB)
      Permalink

      Sama nih saya. Karena rumah dinas. Indihome ngga diputus sama pelanggan lama. Alhasil nemuin drama deh. Tanggal 20 jatuh tempo. Tanggal 21 minta putus. Eh tetep suru bayar 85% LAGI. Hah lagi? Katanya pemakaian bulan berjalan. Masa iya 1 hari make kena 85%. Wkwkwk

      Alhasil ada tim telkom dateng. Tapi bukan mutusin. Hanya cek speed. Dan sampai saat ini (2 minggu kemudian) belom juga dicabut

  • 20 April 2020 - (13:47 WIB)
    Permalink

    owalahhh, saya mau pasang indihome di rumah.. jadi berpikir ulang, padahal sudah terlanjur top up saya sesuai instruksi notifikasi sms. sudah 6 hari dari top up ga ada yg nongol sama sekali orang telkom teknisi pemasangan dsb. nuntut melakukan pembayaran saya di buru buru 3×24 jam, begitu jalanin kewajibannya seenaknya sendiri bgtu. rupanya memang banyak keluhan ya.
    saya ga jadi pasang aja deh, biarin hilang uang top up sebulan daripada pusing ntar di lain waktu. brengsek juga indihome.

  • 20 April 2020 - (15:27 WIB)
    Permalink

    Setau saya pemutusan itu jangan lewat telepon / 147 tapi datang ke kantor telkom didaerah masing2. Karena nanti bakal disuruh mengembalikan router yang dipinjamkan indihome. Kalo lewat telepon ya bakalnya seperti itu, digantungkan dan yang paling menyebalkan tagihan indihome itu masuk ke BI checking jadi jika tidak membayar indihome dan kita ingin meminjam kredit lewat bank bakal sulit.

  • 20 April 2020 - (15:50 WIB)
    Permalink

    Semoga Telkom lebih baik lagi. Amin

    Ayooooo!!! pihak PLN hidupkan internetnya KWH digitalnya kan sudah siap masyarakat menunggu. Katanya di negara tetangga sebelah data bisa dialirkan lewat listrik.. ya gak? Hahaha

    Bisnis biasanya kalo ada pesaing yang sama. Akan menjadi lebih baik layanannya ๐Ÿธ๐Ÿธ

    Salam Lupin Rangerโ€ฆ Ariyuuu ๐Ÿ‘‰

  • 20 April 2020 - (16:11 WIB)
    Permalink

    Share pengalaman aja, krn barusan dari Plasa Telkom. Klo mau berhenti layanan indihome, segera lepas peralatannya, router, dll. Kemudian, bawa ke Plasa Telkom untuk dikembalikan melalui CS. Jangan lupa, catat idpel dan bawa KTP.
    Nanti di Counter CS akan diinfokan tagihan yg harus diselesaikan sblm layanan dihentikan, dibayar saat itu juga. Kita dikasih tanda terima. DONE. Selesai

  • 20 April 2020 - (19:52 WIB)
    Permalink

    Cari WA nya Erick Thohir, laporkan ke Erick Thohir, biar Telkom ada perubahan dalam melayani konsumen, saya juga pakai Indi home, dan akhir2 ini agak lelet jaringannya.

  • 21 April 2020 - (06:33 WIB)
    Permalink

    Gampang aja kok berenti langganan telkom…bawa stb dn routernya skalian k telkom center lgsg blg sm cs nya “mau berent…krn lelet jaringannya”…lgsg d proses…nda usah lewat 147 sgl

  • 21 April 2020 - (08:22 WIB)
    Permalink

    Langsung saja ke Plasa Telkom terdekat bawa modem dan router, KTP dan Surat Kuasa + KTP Pemberi Kuasa(kalau atas nama orang lain/keluarga), bayar seluruh tagihan.
    Kalau melalui Channel Twitter dan 147 percuma, adanya malah digantung tanpa kejelasan. Kalau didiamkan malah tagihan jalan terus.
    Kalau setelah diselesaikan di Plasa Telkom masih ditagih tunjukkan saja bukti pelunasan dan berita acaranya.
    Pengalaman pribadi

    • 21 April 2020 - (08:51 WIB)
      Permalink

      coba baca komenan di atas om knapa ga di bawa ke plaza.. plaza di jabodetabek per 1 april tutup on

  • 21 April 2020 - (08:55 WIB)
    Permalink

    Saya agak binging susah nya dmana, yang melakukan pembayaran kan kita, apa karena sudah d set auto debit? Itu pun bisa d batalkan melalui banknya. Tinggal stop bayar aja.

  • 21 April 2020 - (09:26 WIB)
    Permalink

    3 bulan yg lalu saya juga mengajukan pemutusan berlangganan di salah satu penyedia jasa telekomunikasi, yg saya tau memang agak sulit utk berhenti berlangganan makanya saya beri alasan ke penyedia jasa bahwa saya akan pindah rumah, alhasil sampai tulisan ini di buat alat” pendukung (decoder dkk) masih ada di rumah saya karna belum diambil sama petugasnya, padahal mereka janji akan mengambil alat” tersebut pada awal bulan februari 2020. Pertanyaannya dosa gak klo alat” tersebut saya jual aja ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚.

  • 21 April 2020 - (14:41 WIB)
    Permalink

    Jangan djbuat susah untuk hal yang mudah
    Anda tingal cabut modem indihome dan stbnya bawa ke plaza telkom terdekat dan bayar tagihan yang belum dibayar selesai masalah

  • 22 April 2020 - (11:55 WIB)
    Permalink

    Mau berbagi pengalaman aja, sya jga mengalami hal yang sama. Sya udah melakukan penghentian layanan indihome langsung ke plasa telkom nya bahkan sya langsung mmbawa alat dekoder dan tmn2 nya sesuai dng info yang sya baca sblm nya, sudah melunasi smua biaya ny tp yang saya aneh nya bulan depan sampai bulan depan nya sya msi mendapat sms notifikasi utk mmbayar tagihan indihome, karena tdk sya hiraukan sampai di bulan kedua sya di telpon langsung oleh indihome. Yang aneh buat saya, kok bsa sistem pendataan nya nya kacau bgini? Pdahal sya jelas2 menghentikan layanan nya di plasa telkom nya dan si mbak2 plasa telkom nya sndiri yang bilang sudah selesai, tp malah sya msi brasa di teror indihome slama 2 bulan stelah nya, sya menduga tdk terintegrasi nya sistem mereka tp ko aneh aja perusahaan besar sprti itu tp msalah data mreka msi masing2 kerja nya dan blm terintegrasi

  • 27 April 2020 - (23:20 WIB)
    Permalink

    saya semdiri kesal sama pelayanan telkom,
    sampai saat ini sudah yg ke-3 kali saya hubungi telkom 147 untuk pencabutan indihome saya,

    pertama saya hubungi 147 untuk tanyain apakah bisa melakukan pencabutan melalui 147 karena sekarang lagi ada wabah covid-19 jadi saya tidak pengen datang ke plasa telkom,
    di informasikan sama CS 147 bisa,
    jadi saya mengajukan pencabutan indihome pertama kali di awal bulan april 2020,
    katanya ada telp balik dari 147 di hari kemudian untuk verifikasi nya,
    di tunggu2 gk ada telp sama sekali,
    berikut kedua kali nya sama hubungi 147 untuk hal yang sama, di sampaikan info yang sama nyuruh tunggu telp balik dari 147,,

    sampai hari ini 27 april juga lom di hubungi,
    barusan skr saya hubungi ke telkom dengan nada yang kesal sama marah,
    kalau memank gk bisa melakukan pencabutan lewat 147 di info aja, saya paksakan diri ke plasa telkom untuk pencabutan indihome nya,
    jangan di info terus nyuruh tunggu 147 hubungi balik utk verifikasi sampai tagihan bulan berikutnya sudah di tagih lagi,
    padahal alasan utama saya utk pencabutan karena pindah tempat tinggal,
    gk mungkin saya bayar tagihan indihome nya terus klo tidak d pakai sama sekali,

    beginikah cara 147 melayanin pelanggan nya padahal sudah hampir 5 tahun saya berlangganan dan tidak pernah telat dalam membayar,

    SUNGGUH KESAL DENGAN PELAYANANNYA

    sudah saya marahin di info kan bahwa laporan saya ini di masukan kategori super urgent,
    tapi dengan tanda kutip nyuruh tunggu 147 hubungi di hari berikutnya lagi

    gimana seh BUMN ini????

    • 28 April 2020 - (08:30 WIB)
      Permalink

      Sampai sekarang saya pun belum menerima telepon konfirmasi dari Telkom atau jadwal pengambilan modem dsb., meskipun saluran internet sudah diputus sehari setelah saya posting di Media Konsumen ini. Jadi saya sarankan anda untuk membuat surat terbuka kepada Telkom supaya permintaan anda ini cepat di follow up. Mungkin ini cara baru yang efektif daripada melalui 147, twitter, facebook atau email. Kalau masih tidak di follow up juga, mungkin anda harus melibatkan pihak ketiga seperti Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) untuk menyelesaikan masalah anda dan kalau anda merasa dirugikan.

      Salam

    • 8 Mei 2020 - (07:15 WIB)
      Permalink

      waktu mbak membayar di plasa telkom biaya tagihan berjalan tetap sebesar harga normal pemakaian ya mbak ? soalnya gak mungkin kita membayar tagihan sebesar itu sedangkan internet di isolir atau kita tidak gunakan sama sekali. mohon penjelasanya mbak

  • 8 Mei 2020 - (07:26 WIB)
    Permalink

    Saya mau tanya untuk semuanya ya, 2 bulan yg lalu saya sudah tidak menggunakan layanan indihome lagi (berhenti membayar tagihan), tetapi saya belum mengajukan berhenti berlangganan. Jadi sekarang saya lihat tagihan saya selama 2 bulan tetap berjalan. pertanyaannya,

    apakah saya harus membayar tagihan 2 bulan tersebut padahal internet tidak saya gunakan (karena di isolir) ?

    kedua, misalkan saya ke plasa telkom untuk berhenti berlangganan apakah tagihan berjalan (tagihan 2 bulan lalu yg telah di isolir) akan sebesar biaya tagihan normal ?

    Tolong yaa kak, untuk di beri bantuan penjelasannya

  • 19 Mei 2020 - (02:06 WIB)
    Permalink

    Menurut gua sih ga semua orang bisa langsung dateng ke plasa Telkom nya secara langsung, mungkin sedang ada kesibukan lain dari pelapor. Apalagi skrg sedang pandemi, yg dikosan juga binngung. Mau ke kosan langsung
    aja karantina. Ya menurut gua sih ini trik dari indihome nya juga yah nyari cuan” gitu. Jadi tolong layanan itu di maksimal kan kepada pengguna, dear Telkom…. Nyari duit riba lu ah

  • 24 Juni 2020 - (16:13 WIB)
    Permalink

    Ketidak-kordinasian internal mereka sesuatu bangat, sangat parah, antara costumer service (147, akun sosmed resmi), telemarketing (biasanya untuk menawarkan promo paket dll), dept. billing, dan dept terkait lainnya.
    Layaknya seperti perusahaan abal-abal, tak terintegrasi atau jangan-jangan sengaja pura-pura tidak tahu-menahu demi membuat konsumen frustasi dan membatalkan niat untuk berhenti langganan. Ada 3 kasus seperti ini dialami teman-teman saya, endingnya lama dan berbelit-belit sekali. Cukup membuat mereka kapok gak mau lagi pakai indihome.

    Gak ada cara lain, mau gak mau ke plasa telkom di tengah pandemic gini.

    Sangat disayangkan oiiiii Telkom! BUMN raksasa kok kayak gini? Gimana gak dihabisin kompetitor swasta kalian nantinya? Apa perlu diprivatisasi kalian supaya agak lebih profesional?

    Beberapa bulan lagi kompetitor swasta akan masuk ke kompleks perumahan kami yang sampai saat ini masih dikuasai telkom, kompetitor menawarkan 75 MBps tanpa FUP hanya 325 ribu sebelum ppn.
    Dengan costumer service telkom seperti ini, semakin pastilah kami semua 16 pelanggan indihome akan auto-migrasi.

    bye telkom, semoga kalian berbenah habis2an.

  • 24 Juni 2020 - (23:59 WIB)
    Permalink

    Saya juga bingun dgn indihome.hari ini saya meminta adik saya untuk mengembalikan alat2 nya ke plaza telkom di karenakan saya harus pindah rumah sehingga sengaja saya tidak membayar bulan yg kemarin nya tgl 20 bulan ini terakhir makai.biar mereka mancabut nya sendiri. Dan pada hari esok nya 21 juni wifi sudah tidak active sama sekali.namun stelah di plaza telkom di wakili adik saya mereka menolak dan mereka meminta hrs saya sendiri yg kemari dan blm cukup di situ sy mendpt kwintasih dgn jumlah uang yg harus saya bayar jika ingin mengbalikan alat2 nya.sebesar 662 ribu rupiah yah saya shock krn itu adalh jumlah yg tidk masuk akal.bukan ingin berdebat tp saya hanya ingin membayar seberapa yg sudh saya pakai yaitu tagihan bulan lalu sebesar 323 ribu rupiah BUKAN dgn jumlah yg tidak masuk akal

  • 25 Juni 2020 - (00:06 WIB)
    Permalink

    Padahal saya baru menggunkan layanan indihome sejak 23 april 2020.dan 22 april saya deposit sebsar 322 ribu rupiah.setelah 2 minggu kemudian saya di telfon lg di suru bayar seblm tgl 15 mei jika tidk maka akan di putuskan.akhirnya saya membayar tgl 13 mei dgn jumlah 270 ribu rupiah meski blm genap 1 bulan pemakaian. Pertanyaan saya jika saya hrs membawa alat2 ny ke plaza telkom apakah saya hrs membyr dendah yg segitu banyak 662 ribu rupiah meski wifi nya sudh tidak aktive lg dan jika iya apakh deposit saya akan kembali?

  • 6 Juli 2020 - (11:55 WIB)
    Permalink

    sama banget kasusnya mas wawan sama saya, cape banget udah dari 30 april sampe sekarang masih gajelas pencabutannya. padahal modem udah dibalikin karna disuruh dari plaza telkomnya, jadi saya balikin ke plaza telkom jagakarsa tanggal 2 may. dan harusnya pembayaran bulan may juga prorata karna cuma terpakai 2 hari. dan sekarang tagihan bulan may di bulan juni ini masih full dan sampai bulan ini pun jadi semakin mahal sampe 1 jt lebih ๐Ÿ™ gatau harus gimana lagi.. udah bolak balik plaza, telpon 147.. rasanya pengen dibawa ke ranah hukum aja bisa ga si:(

    sekarang mas wawan gimana kabar soal kasusnya? ada update terbaru kah?

    • 18 Juli 2020 - (20:03 WIB)
      Permalink

      Nasib saya pun sama, dari bulan april saya sudah mengajukan permohon untuk stop berlanggan, namun sampai dengan saat ini saya hanya di kirimin tagihan selama 2 bulan, sedangkan saya sudah tidak mempergunakan nya lagi, rumit sangat indihome nya

  • 6 Juli 2020 - (12:57 WIB)
    Permalink

    Salam Bu,
    Alhamdulillah, sehari setelah saya menulis keluhan di media konsumen ini, pihak Telkom langsung menanggapi via media ini dan menghentikan koneksi internet keesokan harinya. Meskipun demikian, sejak itu saya belum menerima update lagi. Hari ini saya telepon 147 untuk menanyakan kapan modem diambil dan saya disuruh menyimpannya dulu sampai ada pemberitahuan lebih lanjut karena tidak disarankan untuk datang ke Plaza Telkom pada masa Covid 19 ini.

    Saran saya Ibu bisa menulis keluhan Ibu di Media ini seperti yang saya lakukan di atas. Mudah mudahan Telkom cepat menanggapi. Kalau masih belum ada tanggapan mungkin bisa coba diskusi ke YLKI (http://ylki.or.id/) atau BPKN (https://bpkn.go.id/).

    Salam,
    Wawan

  • 18 Agustus 2020 - (11:03 WIB)
    Permalink

    jadi lebih cepat kalau ke plasa telkom ya? Saya juga mau pemutusan indihome krn pindah rumah juga. Kasusnya sama, masa saya harus bayar tagihan lagi pro rata padahal ga dipake di rumah lama.

  • 3 Desember 2020 - (09:33 WIB)
    Permalink

    Kasus yang sama di alami saya bln Desember 2020 ini, saya minta layanan fix phone / telepon rumah dan internet Indihome diberhentikan dan dicabut saja. Telepon sdh tidak efektif lagi jaman now, sdh ada mobile phone / Handphone. Internet juga ada provider lain yang lebih murah tarifnya. Prosesnya pencabutan menurut saya berbelit-belit dan harus telp 147 dulu ditanya KTP, Ibu Kandung dsb dsb. Kemudian dikirim link utk secara online mengisi formulir, foto KTP, Selfie foto dengan KTP, dan juga surat Lampiran / Surat Permohonan berhenti dengan materai. Ini kita ini mau berhenti berlanganan, on call saja di data terus di putus koneksi internetnya, bukan akad nikah pakai ribet segala. Dan tetap harus bayar full 1 bulan walapun modem dan internetnya sdh tidak dipakai selama 2 minggu.

 Apa Komentar Anda mengenai Telkom IndiHome?

Ada 66 komentar sampai saat ini..

Susahnya Berhenti Berlangganan Indihome

oleh Wawan dibaca dalam: 2 min
66