Pelayanan Shopee Sangat Mengecewakan, akibat Lambat Merespon Laporan, Uang Keburu Dikuras Penipu

Saya adalah pelanggan baru Shopee, saya baru 2 kali belanja di Shopee. Pada tanggal 22 Maret 2020 saya ada pesanan barang di Shopee dengan nominal yang sangat besar Rp 10.200.000. Pada malam itu saya langsung mentransfer uang tersebut ke pihak Shopee, dan di malam yang sama saya ada kontak dengan penjual. Penjual menyuruh saya untuk mengisi aplikasi karena saya lihat tampilannya ada tulisan dan Logo Shopee maka saya langsung mengisi form itu.

Tak berapa lama saya mendapat notifikasi bahwa pesanan saya dibatalkan, dan saya langsung cek pembatalannya saya melihat ada no. rekening atas nama orang lain di account Shopee saya. Saat itu juga saya langsung membuat laporan ke pihak Shopee dengan menghubungi customer service via chat. Malam itu juga saya minta pihak Shopee untuk menghilangkan no.rekening yang bukan milik saya.

Saya sudah mengikuti anjuran dari CS Shopee dan saya juga sudah mengingatkan ke Pihak CS Shopee kalau no. rekening asing itu masih ada di account saya. Pihak Shopee menyuruh saya menunggu karena laporan saya akan diteruskan dan akan ditangani oleh pihak yang terkait.

Besoknya saya coba chat CS Shopee lagi dan mendapat jawaban yang sama, saya disuruh menunggu, menunggu dan menunggu. Mereka bilang sedang diinvestigasi. Berhari-hari saya chat dan tanyakan mengenai no. rekening itu karena saya masih melihat no. rekening itu masih ada di account Shopee saya.

Betapa kagetnya saya, kurang lebih pada tanggal 30 Maret saya mendapatkan informasi kalau dana saya sudah ditransfer ke rekening orang asing itu pada tanggal 24 Maret 2020. Itu artinya keluhan saya di awal saya menemukan no. rekening asing itu tidak ditanggapi dengan sungguh-sungguh. Kalau saja pada malam itu pihak Shopee langsung bertindak dan langsung mengeluarkan no. rekening itu dari account Shopee saya, dana saya pasti bisa diselamatkan.

Pihak Shopee bilang itu kesalahan saya karena ibaratnya saya sudah memberikan no.PIN dan ATM ke orang yang tidak dikenal dikarenakan saya sudah mengisi form yang dibikin oleh yang pihak Shopee sebut hacker. Jelas saya tidak terima, karena di malam yang sama saat saya lihat ada no. rek. asing di account Shopee saya, saya langsung bikin laporan dan saya minta tolong pihak Shopee untuk menghilangkan no.rek itu. Itu kan system Shopee jadi hanya pihak Shopee lah yang bisa menghilangkan no.rekening itu dari account Shopee saya. Seandainya saja pas saya bikin laporan itu Shopee langsung bertindak dan tak kelamaan, saya yakin dana saya bisa diselamatkan. Kalau saja saya bisa sendiri menghilangkan no. rekening itu saya akan lakukan sendiri.

Sekarang pihak Shopee hanya bilang dana saya tidak bisa diselamatkan. Sehingga terkesan cuci tangan. Sampai saat ini pun saya masih disuruh menunggu. Sudah 2 kali saya ke kantor CS Shopee tapi hasilnya saya masih harus menunggu dan menunggu.

Saya betul-betul kecewa dengan Shopee. Saya berharap petinggi-petinggi Shopee bisa menyelesaikan masalah saya dan mengembalikan dana saya segera.

Milla Meliani
Tangerang Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Shopee:
[Total:62    Rata-Rata: 2.5/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

30 komentar untuk “Pelayanan Shopee Sangat Mengecewakan, akibat Lambat Merespon Laporan, Uang Keburu Dikuras Penipu

  • 27 April 2020 - (22:41 WIB)
    Permalink

    Kasusnya sama dengan saya ,hanya saja saya dilazada,kronologisnya saya ditelepon dari pihak yg mengaku dari Lazada,dengan simbol lazada pada no telpnya. Yang beralasan server Lazada sedang dalam gangguan.

  • 28 April 2020 - (02:15 WIB)
    Permalink

    Ya ampun kok bisa gitu ya ada hacker bs masuk? Wah bahaya ni marketplace sebesar shopee bisa ga aman gitu.
    Smoga masalahnya bs cepat kelar ya. Moga uang kmu balik lagi..hmm

    • 28 April 2020 - (14:08 WIB)
      Permalink

      Malah di shopee yang udah 2 minggu masalah saya nya sampai sekarang belum selesai juga ko

    • 28 April 2020 - (19:35 WIB)
      Permalink

      orang itu tidak masuk sembarangan. si mba nya masuk ke website asing dan mengisi data akun pribadinya disana.. otomatis penipu bisa menggunakan data akun tsb utk login di website shopee layaknya pemilik akun asli tanpa masalah.

      yg artinya, penipu secara ga lgs seminta si mbanya ngasih tau sendiri, akun sama password shopeenya ke penipu.

    • 28 April 2020 - (22:26 WIB)
      Permalink

      Saya sarankan ambil langkah hukum saja, buat laporan polisi, dengan laporan polisi saudara bisa melakukan blokir rekening penipu (semoga dana belum ditarik)

      Siapkan bukti jam berapa saudara mengisi link yang dikirim oleh penipu dan bukti jam berapa saudara complain ke Shopee
      Selain itu saudara juga harus pastikan tanggal dan jam berapa transfer refund berhasil
      Menurut opini saya, jika saudara sudah complain sebelum transfer refund dilakukan, maka seharusnya Shopee bisa melakukan penahanan transfer refund (hold refund) untuk proses investigasi terlebih dahulu

      Selalu waspada
      Hampir di semua situs & aplikasi belanja online ada modus phising

    • 2 Mei 2020 - (17:15 WIB)
      Permalink

      Yang salah ada pembelinya. Karena pembeli mengatakan “Penjual meminta dia untul mengisi aplikasi”, bisa berupa data pembemi sendiri at login melalu website yg diberi penjual. Tindakan ini bukan SHOPEE yang di hack, namun ini namanya Pishing Link. Hanya karena ada logo nya Shopee bukan berati itu milik Shopee.
      Pembeli seharusnya bisa menanyai ke pihak CS shopee dlu, apakah itu benar dr Shopee at bukan. Dan sebenarnya simple kok belanja online di marketplace kyk Shopee, Tokped, at Lazada, yg pentng tidak login di website at aplikasi selain yg RESMI. Karena bisa terjadi pengambilan data, kalau pakai website dr penjual. Mau penjual bilang dikasih diskonlah, atau lebih murah lah, jangan. Yg pentng di website resmi langsung. Dan selalu ikuti tata cara, serta syarat ketentuan, juga dapat menghubungi CS marketplace bila ragu.

  • 28 April 2020 - (04:39 WIB)
    Permalink

    Bagaiman cara nya supaya dana yang saya miliki dari kasus penipuan belanja online , bisa balik lagi, bisa atau tidak kasus ini di bawa ke ranah hukum. Untuk menyelamatkan pelanggan yang lain sebelum jadi korban

    • 28 April 2020 - (15:50 WIB)
      Permalink

      Shopee sudah mengingatkan ,bahwa keamanan akun kita adalah tanggung jwb kita,bagaimana bisa uang di saldo bisa d cairin oleh shope,sedangkan pencairan juga perlu PIN pemilik akun,sudah jelaas si situ bahwa akun pemilik ada yg bajak,karna memberikan info2 penting d folmulir,saat pembelian barang di shopee itu klo batal,uang masuk shopee pay,nah shoppe pay itu klo nyairin uang perlu sandi dan PIN..

  • 28 April 2020 - (07:51 WIB)
    Permalink

    Sebaiknya belajar dengan membaca di google sebelum belanja di marketplace.jangan sekali kali berkomunikasi di luar dari marketplace itu sendiri,baik shoppe,lazada atau tokopedia. Komunikasi di chat resminya saja.tdk melalui tlp atau wa.karena anda pasti di kasih link palsu agar mereka bisa meretas akun anda.saya doakan agar masalahnya cepat selesai

  • 28 April 2020 - (08:06 WIB)
    Permalink

    Itu kesalahan pembeli karna saya tau rekening itu ada d buat oleh pemilik akun,bukan oleh shope,dan bisa di ganti d shopee seler center,bkn di aplikasinya ya,sya jd pelanggan shopee sudah tahunan dan selalu aman2 saja,sebaiknya kalo mau belanja di mna saja jangan mau isi data diri slain d akun resmi,karna akibatnya patal,pencairan dana jg di shopee di lakukan oleh pembeli sndiri,klo pembeli tidak mencairkan dana di shopee uangnya akan tetsp ada di saldo shopeenya…

    • 28 April 2020 - (15:38 WIB)
      Permalink

      itu bukan kesalahan kita sebagi konsumen,tapi itu murni kesalahan PIHAK SHOPE SENDIRI,karna tidak bisa mengamankan aplikasi mereka dr para hecker..sudah bnyak kasus seperni ini ,tapi SHOPEE TIDAK PERNAH BERBENAH MEMPERBAIKI KESALAHAN..

      • 28 April 2020 - (18:23 WIB)
        Permalink

        Seharusnya dia konfirmasi ke shopee dulu itu benar link dari Shopee bukan, wong ya udah ada call center atau live chat kok, kalau dia di hubungi orang dan dikasih link seharusnya di bisa konfirmasi ke Shopee dulu dong benar tidak nya. Berarti kan dia mengisi link tersebut dengan sadar udah tau transaksi banyak msh aja percya sama orang lain, wong ya udah di permudah ada call center sama live chat,,

      • 28 April 2020 - (20:56 WIB)
        Permalink

        Mas baca ga, si mba nya blg dia blg mengisi formulir di website/platform yg dia kira Shopee krn logonya mirip..
        Bukan sistem keamanan shopee yang di hack, tapi si mba nya di arahkan ke luar Shopee

  • 28 April 2020 - (09:56 WIB)
    Permalink

    Mohon maaf ini dari pandangan saya, kesalahan memang berada di pihak pembeli yang tidak jeli, dalam hal ini si penipu menggunakan teknik Phising dengan membuat link/web yang mirip Shopee sehingga pembeli terkecoh, inilah pentingnya kewaspadaan kita saat berbelanja online. Metode penipuan ini sebenarnya sudah lama di marketplace lain seperti BL, Toped juga sudah ada dengan memanfaatkan kelalaian pembeli.

    Kedepannya akun-akun e-commerce kita harus dilengkapi dengan kode OTP dan Two Factor Authentication (TFA).

    • 28 April 2020 - (21:00 WIB)
      Permalink

      Sudah ada kode pin di Shopee utk setiap transaksi penarikan, tpi kl kita membocorkan sendiri data pribadi kita.. ya sudah….. Lewat…

      Jika memang kode OTP diberlakukan, penipu bisa saja mengganti no hp di akun shopee tsb kemudian merequest kode OTP ke no HP nya dia.. toh sdh dapat ID & Passwordnya.. jadi leluasa spt pemilik asli akun tsb toh..

  • 28 April 2020 - (11:01 WIB)
    Permalink

    Yang saya sayangkan saya membuat laporan di malam yang sama saat saya menemukan rekening asing di acct shopee saya..dengan harapan pihak shopee bisa membantu saya menghilangkan no.rekening itu sehingga dana saya bisa di selamatkan. Berati saya kan sudah mengingatkan pihak Shopee untuk tidak menstransfer dana itu. Seharusnya setelah pihak shopee menerima aduan saya, pihak shopee jangan menstransfer sebelum ada kejelasan atau investigasi selesai. Tapi ini Kenapa Pihak shopee masih juga menstransfer dana itu. Lain hal kalo saya membuat laporannya setelah lewat beberapa hari atau malah saya tidak membuat laporan sama sekali.

    • 28 April 2020 - (15:56 WIB)
      Permalink

      Seharusnya kk buka seller center shopee d web,d sini kk bisa ganti password dan ganti rekening,langkah itu bisa cepat d antisipasi oleh kk,krna admin shopee tidak secepat meain membalasnya,jd kita yg harus merubah rekening itu sendiri…

  • 28 April 2020 - (13:14 WIB)
    Permalink

    Paling Banyak pembeli belanja barang di Lazada Yang Tertipu/ Hampir tiap jam.

    Sekarang Shopee sudah ikut-ikutan terlibat di dalam kasus penipuan, mungkin uang yang bisa masuk kas shopee bisa sangat besar sebagai tambahan pendapatan.
    Dengan alasan kebodohan pembeli ?!

    Pembeli :
    Konsumen tidak bisa melakukan komplain apapun ke Lazada,
    Telepon ke CS Lazada/Live Chat juga tidak bisa menyelesaikan masalah, hanya formalitas mereka saja.

    Tujuan Lazada harusnya sebagai perantara yang dapat dipercaya !!!, sebagai media pembeli dan penjual.

    Namun menurut saya sistem di Lazada seperti bekerja sama dengan penjual yang berkedok barang dengan nilai uang yg lebih besar, untuk menipu pembeli dan di iklankan dengan gencar di web halaman utama Lazada.

    Saya tidak habis pikir kenapa uang bisa diberikan ke pihak penipu?

    Apabila pengembalian dana butuh proses 2-5 hari kerja (apalagi nama penipu penerima uang jelas sudah tidak sama), kenapa tidak dikembalikan ke data pemilik rekening asli yang sudah tertulis jelas di Lazada?

    Lazada tidak mungkin bodoh untuk transferkan dana pembeli ke pihak yang tidak jelas karena sudah bayak sekali kasus penipuan di Lazada.

    Kesimpulan saya adalah: Dana/uang pembeli di gelapkan/rampok oleh Lazada dengan alasan Pembeli sudah kena penipuan oleh penjual,,,
    dan sudah sempat di transfer ke penjual/penipu.
    Ini yang belum saya pahami, apakah Lazada juga terlibat menipu kita sebagai pembeli dengan alasan kesalahan ada di pembeli?

    Karena saya jumlahkan di surat pembaca ini nilainya sudah sangat besar untuk kas Lazada (Hampir Tiap Jam ada saja pembeli di Tipu oleh penjual di Lazada)

    Saya pribadi sampai saat ini uang juga belum dikembalikan.
    Telepon CS Lazada tidak dapat menyelesaikan masalah, karena alasan sudah by sistem. Uang ditransferkan ke penjual karena data kita sudah dibajak.

    Kesimpulan saya: Beli barang Online di Sistem yang bisa dipercaya saja, jangan di tempat yang mudah dibobol sistem data konsumennya.

    Saya juga akan suarakan kepada semua media, supaya tidak ada lagi yang tertipu!

    Ramai-ramai kita suarakan ke semua medsos, supaya mengurangi penipuan dari Perompak Lazada.

  • 28 April 2020 - (16:27 WIB)
    Permalink

    Kalo saya bisa melakukan itu sendiri…saya sudah lakukan sendiri. Justru karena saya tidak bisa melakukannya sendiri makanya saya melaporkan hal itu agar pihak shopee membantu saya.

    • 28 April 2020 - (18:27 WIB)
      Permalink

      Seharunya mbak bisa konfirmasi ke pihak shopee dulu itu benar link dari shopee bukan, udah ada call center sama live chat kok. Seharusnya mbak nya gak mudah percaya omongan orang, bisa tanya lgs sama pihak shopee itu bnr bukan link dari shopee,,

      • 29 April 2020 - (13:29 WIB)
        Permalink

        Miss Odilia…Cara Anda Menjelaskan betul-betul sudah hafal segala cara dan teknik tertinggi dalam tata cara belanja Online & Tau Cara Betul Teknik Menjebol Acount pembeli… di jamin 10 thn lebih kedepannya anda tidak akan pernah tertipu karena maha guru utk itu.

        Tapi apakah yang belanja semua Lihai dan Pintar sekali seperti anda ?

        Shopee , Lazada adalah Perusahaan kelas dunia. (bukan seperti kita yang belanja,.. kelas teripun belum kesampaian)
        Andai kita yang awam (kecuali anda).. percaya belanja ke perusahaan Online kelas dunia,

        Tapi Online kelas Dunia ini sistemnya/ (rumahnya) begitu mudah di bobol oleh PHISHING atau Maling untuk mengelabui konsumen di shopee.

        Dan dari pihak shopee hanya dengan gampangnya bilang pembeli yg Bodoh ?!!
        Artinya :
        1.
        Banyak lagi pembeli nantinya akan tertipu lagi, KARENA SISTEM DI SHOPEE MUDAH DI TEROBOS KARENA BANYAK KELEMAHAN.
        (Tidak semua pembeli pintar belanja online spt anda)
        2.
        Siapapun Yang belanja di Online,… harus belajar dulu Teknik-teknik anti penipuan.

        Kesimpulan saya :
        Kita belanja di Shopee yg Merupakan Perusahaan Kelas DUNIA pastilah sudah percaya Sistemnya sudah di jaga oleh Tenaga Ahli yang sudah specialist Super Kelas DUNIA juga. (utk menjaga dr segala kemungkinan di bobol oleh ahli maling atau yg lain)
        Tapi sekarang,,,:
        Bisa di bobol oleh penipu !??

        Kita hanya pembeli kelas teri biasa dan tidak ahli iT lagi … bagaimana nasib yg ingin belanja….??? Was was terus…? Belajar dulu sampe ahli..?? Waspada Terus…???

        Perhatian :
        Bagusnya saudara2ku tercinta yang baca tulisan saya ini,,.. Ayolah kita belanja di Rumah Online yang bisa di percaya dan tidak mudah di bobol maling/ perompak.

  • 28 April 2020 - (20:46 WIB)
    Permalink

    No offense ya mba, mba sendiri yg secara ga lgs ngasih ID sama PASSWORD mba ke penipu dengan mengisi data di website yang tidak dikenal, bukan SHOPEE.CO.ID.
    Dan website yang mba klik itu, pasti website pribadi dia.
    Cara kerjanya gampang aja kok mba, setelah mba isi form itu.. ya dia dapat ID dan PASSWORD mba, trs dia login deh spt biasa. Dia cancel sendiri pesanan mba, duit 10,2 jt nya kembali ke akun shopee mba, trs dia input sendiri nama sama no rek dia, trs tarik dana deh. Selesai. Yang spt ini juga sudah byk sekali memakan korban, apalagi kl calon2nya ga ngerti sistem. Karena kl sudah punya akun Shopee ngapain lagi kita mesti isi form ulang?

    Saya memahami posisi mba di sini. Ada kemungkinan penipu memang mengincar pengguna2 baru di Shopee yang tidak kenal bgmn sistem di Shopee, juga org2 yg tidak terbiasa berbelanja online sehingga tidak mengerti teknik PHISHING dengan cara spt yg terjadi di kasus mba, yaitu di arahkan ke website tak dikenal, yang sebenarnya milik dia.
    Saya sudah terbiasa berbelanja online dari tahun 2013. 3 tahun belanja di Shopee, transaksi pembelian, refund & penarikan selalu lancar dan terjamin.

    Jika user bisa menginput data no rek, maka no rek tsb jg seharusnya bisa dihapus.
    Di aplikasi : Pengaturan akun > rek bank > pilih > klik hapus
    No rek mba bisa di ubah/hapus melalui website Shopee khusus utk penjual yaitu di seller.center.co.id. Jadi bukannya mba tidak bisa ubah / Shopee tidak mau hapus, tapi itu wewenang user, bukan wewenang Shopee.. krn informasi bank itu sangat sensitif bagi user

    Penipu tahu peraturan di Shopee, bahwa Shopee tidak bisa membatalkan penarikan uang ke rekening bank dgn alasan apapun. Shopee hanya akan membatalkan penarikan uang tsb JIKA nomor rekening bank tidak cocok dengan nama di rekening bank tsb. Nama di akun shopee bisa siapa aja mba, jadi sistem di Shopee tidak akan mencocokkan nomor rekening bank dengan nama di akun Shopee.
    Di mata hukum, Shopee tidak bisa dipersalahkan atas aktifitas penarikan dana dari akun Shopee mba ke rekening tsb karena NOMOR rekening tsb cocok dengan “NAMA DI REKENING” terlepas dari siapa yang punya akun Shopee dan siapa yg punya rekening bank.
    Penipu bisa di tangkap jika mba mau melacak penipu tsb karena dia mencantumkan nama aslinya dan nomor rekening bank nya, Itu pun pasti dengan melalui prosedur.

    Tapi saya akui memang pelayanan LIVE chat Shopee tidak membantu. Mereka seperti hanya absen jawab chat yang ujung2nya mengarahkan kita utk kirim email ke mereka. Tapi kalau lewat email biasanya lebih jelas solusinya.

    Satu-satunya cara melindungi diri dari penipu online hanya jeli ketika melakukan transaksi apapun yang mengharuskan kita menginput ID dan PASSWORD.
    Jangan melakukan chat / transaksi di luar platform Shopee, Tokopedia dkk. Karena jika kita melakukan itu, mereka tidak bisa ikut campur di tengah2 karena secara hukum itu bukan wewenang mereka.
    Jika link yang diberikan bukan link resmi Shopee, atau link tsb disembunyikan/disamarkan (cth: bit.ly/xxxxx) maka JANGAN KLIK LINK TSB apapun yang terjadi. Sama juga dengan iming2 hadiah yang meminta kita meng-klik link aneh2.
    Semoga kedepannya mba bisa terhindar dari penipu2 online. Komunitas online spt ini hanya bisa membantu informasi melalui diskusi & komentar saja.

  • 29 April 2020 - (13:33 WIB)
    Permalink

    Miss Odilia…Cara Anda Menjelaskan betul-betul sudah hafal segala cara dan teknik tertinggi dalam tata cara belanja Online & Tau Cara Betul Teknik Menjebol Acount pembeli… di jamin 10 thn lebih kedepannya anda tidak akan pernah tertipu karena maha guru utk itu.

    Tapi apakah yang belanja semua Lihai dan Pintar sekali seperti anda ?

    Shopee , Lazada adalah Perusahaan kelas dunia. (bukan seperti kita yang belanja,.. kelas teripun belum kesampaian)
    Andai kita yang awam (kecuali anda).. percaya belanja ke perusahaan Online kelas dunia,

    Tapi Online kelas Dunia ini sistemnya/ (rumahnya) begitu mudah di bobol oleh PHISHING atau Maling untuk mengelabui konsumen di shopee.

    Dan dari pihak shopee hanya dengan gampangnya bilang pembeli yg Bodoh ?!!
    Artinya :
    1.
    Banyak lagi pembeli nantinya akan tertipu lagi, KARENA SISTEM DI SHOPEE MUDAH DI TEROBOS KARENA BANYAK KELEMAHAN.
    (Tidak semua pembeli pintar belanja online spt anda)
    2.
    Siapapun Yang belanja di Online,… harus belajar dulu Teknik-teknik anti penipuan.

    Kesimpulan saya :
    Kita belanja di Shopee yg Merupakan Perusahaan Kelas DUNIA pastilah sudah percaya Sistemnya sudah di jaga oleh Tenaga Ahli yang sudah specialist Super Kelas DUNIA juga. (utk menjaga dr segala kemungkinan di bobol oleh ahli maling atau yg lain)
    Tapi sekarang,,,:
    Bisa di bobol oleh penipu !??

    Kita hanya pembeli kelas teri biasa dan tidak ahli iT lagi … bagaimana nasib yg ingin belanja….??? Was was terus…? Belajar dulu sampe ahli..?? Waspada Terus…???

    Perhatian :
    Bagusnya saudara2ku tercinta yang baca tulisan saya ini,,.. Ayolah kita belanja di Rumah Online yang bisa di percaya dan tidak mudah di bobol maling/ perompak.

    • 14 Juli 2020 - (14:13 WIB)
      Permalink

      sudah dijelaskan dari awal, sama sekali bukan sistem shopee yang bermasalah, murni kesalahan buyer. apapun marketplacenya pasti sudah menggunakan programmer kelas dunia bukan ecek2, belum lagi konsultan dsb.

      sistem sudah aman, yang perlu ditingkatkan itu kampanye cara beli di marketplace dengan aman..

  • 29 April 2020 - (13:46 WIB)
    Permalink

    Seharusnya kalau pembelian dengan harga atau jumlah besar lebih baik beli di toko offline aja biar aman,, ada uang dan ada barang !

  • 7 Mei 2020 - (04:48 WIB)
    Permalink

    Mbaknya yang salah telah mengisi formulir diluar shopee.. tapi saya tetap menyalahkan pihak shopee karena mbaknya sudah berusaha untuk konfirmasi ke pihak shopee..
    Karyawan shopee nya aja yang PEMALAS dan tidak sigap untuk secepatnya di cek secara detail..
    Kalo menurut saya pihak shopee harus mengganti karugian mbaknya karena disebabkan PEMALAS nya karyawan shopee..

  • 10 Juli 2020 - (21:15 WIB)
    Permalink

    Teknik yang digunakan pelaku untuk memancing Penulis ini disebut dengan Phising. Phising adalah teknik dimana pelaku memancing korban untuk mengunjungi website yang sangat mirip dengan website asli, untuk memasukkan username dan password yang kemudian digunakan pelaku untuk masuk ke dalam akun Penulis ini.

    Apa yang bisa kita lakukan sebagai korban ? Pertama dalam kasus ini setelah menyadari ada orang yang masuk ke dalam akun Shopee, dan memasukkan no rekeningnya, segera ubah password Anda. Ubah password bisa Anda lakukan sendiri dari HP maupun Website.

    Apa yang terjadi jika pelaku sudah terlanjur masuk ? Catat no rekening yang dimasukkan pelaku ke dalam akun Anda, dan Screenshot jika perlu untuk bukti ke kepolisian.
    Kasus ini bisa digunakan sebagai pembelajaran bagi pembaca semua.

    Pernyataan Pak Herman yang menyatakan “Dibobol oleh PHISING” itu tidak tepat pak. Karena Phising itu bukan teknik membobol. Tidak ada kasus pembobolan dalam konteks ini. tetapi korban “dipancing” atau “diphising” menuju ke website lain yang mirip dengan Shopee untuk memasukkan username dan password

    Tidak ada salahnya memiliki pengetahuan dasar dalam bidang apapun, demi keamanan diri kita sendiri. Dengan mengetahui sesuatu, kita bisa mencegah hal – hal merugikan terjadi kepada diri kita sendiri maupun orang di sekitar kita. Tidak perlu menjadi “Tenaga Ahli” atau “Super Kelas Dunia” pak Herman, yang penting kita paham cara menanggulangi dan mengatasi kriminalitas demi keamanan kita sendiri.

  • 10 Juli 2020 - (21:48 WIB)
    Permalink

    Baru 3 hari yg lalu saya juga apes.
    Sudah complain 1/2 jam setelah transaksi, tetep gak selesai. Chat juga sudah, bahkan ada email masuk dr shopee yg bilang dana sudah bisa diCek d aplikasi. Eeh, tetep aja raib. Disuruh tutup aja kykya ni pasar,,

 Apa Komentar Anda mengenai Shopee?

Ada 30 komentar sampai saat ini..

Pelayanan Shopee Sangat Mengecewakan, akibat Lambat Merespon Laporan, …

oleh Milla Meliani dibaca dalam: 2 min
30