Promo GoPay Seringkali “Zonk”, Jawaban Pihak GoPay Tidak Memuaskan

Sudah beberapa kali saya bertransaksi menggunakan GoPay, tapi selalu tidak mendapat benefit promo. Kali pertama saya bertransaksi di Google Play. Namun cashback tidak diterima dan CS hanya mengatakan bahwa kuota promo habis.

Kali kedua, saya bertransaksi di MyTelkomsel dan lagi-lagi tidak mendapat voucher cashback. Ketiga kalinya, saya bertransaksi di Bibit namun kembali harus kecewa karena tidak mendapatkan benefit promo.

Membuat laporan ke CS pun tidak memuaskan. Hanya berbicara seolah-olah dengan mesin, dimana jawabannya hanya dua, kuota promo habis dan tidak sesuai syarat ketentuan. Namun tidak dijelaskan bagian mana yang tidak sesuai.

Di sini saya menyatakan kalau pihak GoPay tidak bisa memberikan promo sesuai yang dijanjikan lebih baik jangan beriklan atau menawarkan iklan di sosial media karena tidak seusai dengan apa yang tertera.

Tony Trisno
Batam, Kepulauan Riau

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai GoPay:
[Total:4    Rata-Rata: 1.3/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

3 komentar untuk “Promo GoPay Seringkali “Zonk”, Jawaban Pihak GoPay Tidak Memuaskan

  • 30 Juli 2020 - (00:41 WIB)
    Permalink

    Saya tidak berkomentar tentang goPay tapi,

    Kekurangan gojek pada jasa gofood :

    1. Tidak niat memberi Voucher Potongan Harga.

    Di berikan Voucher namun untuk di belanjakan pada warung makan yang sangat jauh lokasinya. Tidak ekonomis banget. Voucher tidak seberapa tapi ongkirnya jadi berkali lipat.

    2. Ada Gerai/ Warung yang selisih harga makanannya sangat jauh pada harga asLi.

    Biasanya warung makan menerapkan perbedaan harga jual langsung dengan harga jual di aplikasi gofood. Selisih harga biasanya tidak lebih dari 3000 rupiah saja.

    Namun ini ada warung yang selisihnya hingga 9500 rupiah.

    Contoh nyata pada warung Martabak,
    MARTABAK LEGIT GROUP, di jalan Sayang Jatinangor Bandung.

    Jika beli langsung, hanya 20.000, namun jika beli di goFood harganya 29.500, di iming imingi diskon jadi 26.500.

    Harga itu belum termasuk ongkir.

    Ini Martabak yang gue suka, tapi melihat harganya di goFood selangit jadinya tidak bisa sering membeli ini.

    Sekilas ini terlihat suka suka warung yang menentukan harga segitu. Namun seharusnya di aplikasi goFood ada limit selisih yang harus ditetapkan agar pembeli tidak merasa terlalu mahal.

    3. Ada warung makan fake.

    Di aplikasi muncul map keberadaan nya. Namun aslinya saya tidak pernah tahu itu dimana.

    Biasanya sebelum saya memesan makanan, saya survei dulu dengan datang langsung ke warungnya. Melihat apakah makanan yang di sajikan sesuai dengan penawarannya di goFood. Kebersihannya ke-higienis-an nya.

    Tapi kalau warungnya tidak pernah ku temukan bagaimana bisa driver menemukannya ?

    Atau ada di belakang belakang warung yang lain. Nyempil nyempil gitu. Atau ketutupan Gerobak gerobak dagangan orang.?

    Atau sesungguhnya dalam gerobak itulah ketika di buka tutup gerobaknya ada warung lagi yang mewah dan menariknya sama seperti yang ditampilkan di aplikasi goFood.?

    Ya menurutku cuma itu sih yang kurang. Dan perlu segera di tindaklanjuti.

  • 21 September 2020 - (08:15 WIB)
    Permalink

    @penulis: bagaimana tanggapan gopay? tetap berkelit tidak sesuai S&K / kuota habis?

    saya juga sedang mengalami, jelas-jelas notifikasi transaksi saya dapat cashback tapi sampai sekarang cashbacknya tidak diberikan.

    • 21 September 2020 - (12:57 WIB)
      Permalink

      Tetap jawaban sama. Malah saya sekarang udah tutup akun gopay. Beralih ke dompet digital lainnya.

 Apa Komentar Anda mengenai GoPay?

Ada 3 komentar sampai saat ini..

Promo GoPay Seringkali “Zonk”, Jawaban Pihak GoPay Tidak M…

oleh AneGoogle dibaca dalam: 1 min
3