Surat Terbuka untuk Lazada Indonesia, Tolong Bayarkan Hasil Jualan Saya Selama 3 Minggu

Halo salam sejahtera buat semuanya,

Saya disini adalah seller Lazada dengan toko: WARUNG JAM, dengan ID SELLER: ID67XE7RHW. Oke saya di sini akan meminta Lazada INDONESIA buat membayar hasil penjualan saya yang sudah 3 minggu tidak dibayar. Akan saya jelaskan kronologinya.

Saya berjualan di Lazada dari bulan Oktober, dan saya menjual penjualan pertama saya di tanggal 2 November. Dan hasil dari penjualan saya itu sebesar Rp.4.361.000 dan benar dibayarkan.

Saya mulai berjualan di lazada dengan niat menmperluas jaringan toko saya yang sudah buka lebih dahulu di : Shopee, Tokopedia. Di Lazada saya mencoba memasang promosi dan allhamdulilah bannyak pelanggan dan di minggu awal saya jualan saya mendapatkan penghasilan Rp.4.600.000 walaupun dibayar seminggu sekali saya tak masalah asal lancar dibayarkan. Lazada menganut pembayaran seminggu sekali setiap Selasa.

Di periode awal saya berjualan 9 November – 15 November dibaayarkan tanggal 17 November dan sukses terbayar gak ada kendala dan saya memutuskan tetap berjualan disini.

Untuk selanjutnya saya vakum sampai tanggal 30 November saya kembali berjualan. Masalah muncul di periode ini, 30 November – 06 Desember, dan saldo akhir saya di periode itu adalah Rp.2.521.200. Pembayaran periode 30 November harusnya dibayarkan tanggal 08 Desember tetap saat di hari pembayaran Selasa 8 Desember saya tidak menerima pembayaran dari Lazada tanpa ada konfirmasi terlebih dahulu. Saya tunggu tanggal 9 Desember yang jadi janji dari CS lazada

Dan tanggal 9 Desember ternyata pembayaran saya tidak dibayar juga dan saya langsung menhubungi CS di live chat mereka menyuruh saya membuat form online dan saya langsung membuat form online, disini saya masih positif karena mereka beralasan akun bank saya salah. Oke saya terima karena saya abis mengganti akun bank saya ke BCA dari BNI.

Saya langsung chat agent PSC di sore hari pukul 16:00 dan saya mendapatkan jawaban disuruh menunggu sampai Rabu tanggal 9 Desember. Saya pun menungggu tetapi di hari Rabu saya masih tidak menerima pembayaran juga.Saya segera chat agent PSC Lazada di pukul 17:00 dan masih hanya suruh menunggu sampai pukul 23:59. Saya masih menunggu dan saat pukul 23:59 masih tidak ada pembayaran juga saya sudah agak panik.

Keesokan harinya saya langsung menanyakan lagi status pembayaran saya tetap jawaban mereka hanya akan menindaklanjuti permasalahan saya. Saya lega karena akan ditindaklanjuti. Hari berikutnya saya konfirmasi lagi dan mereka berkata akan dibayarkan di periode selanjutnya, order demi order saya kirim di periode 07 Desember -13 Desember. Dana di periode itu saya mengumpulkan hasil penjualan Rp.2.531.400 dan saya lumayan senang dengan hasil penjualan yang lumayan.

Akhirnya tiba waktu pembayaran periode 07 Desember- 13 Desember. Pada tanggal 15 Desember pukul 10:00 saya ke ATM terdekat dan cek saldo masih tidak ada. Saya masih berpikir mungkin masih pagi ya? Oke saya menunggu lagi. Pada pukul 13:00 saya mengunjungi ATM lagi dan cek saldo masih 0 saja belum ada pembayaran Lazada sama sekali!!

Saya menghubungi pihak Lazada lagi dan mereka hanya menyuruh saya menunggu lagi dan lagi sampai pukul 23:59. OK masih saya tunggu, dan tanggal 16 Desember saya menuju ATM lagi berharap uang penjualan akan dibayarkan oleh Lazada tapi hasilnya sama saja belum ada sama sekali pembayaran dari Lazada!!!!!!

Saya langsung melakukan live chat lagi ke Lazada jawaban mereka masih sama saja dan gak ada sama sekali solusi yang diberikan oleh mereka. Saya sudah mulai capek mengejar mereka. Akhirnya setelah 3 kali melakukan live chat tanggal 17 Desember saya mendapatkan email bahwa pembayaran saya gagal karena akun bank saya salah dan suruh upload ulang oleh mereka. Saya langsung mengecek dan apa yang ada, tidak ada masalah semua benar dan sama dan juga udah terverifikasi, di verifikasi oleh Lazada!!!

Saya komplain terus menerus dan mereka berjanji lagi akan memproses pembayaran saya di minggu berikutnya, nah disini saya udah malas mengirim barang ke pembeli kenapa? buat apa saya jualan kalau gak dibayar? Kok enak amat Lazada ya?

Akhirnya di minggu berikutnya pembayaran periode 14 Desember – 20 Desember selesai dan saya mengumpulkan saldo akhir Rp.4.330.000. Saya menghitung uang saya di Lazada sudah ada kira-kira Rp.9.300.000. Saya menayakan lagi di tanggal 20 Desember mengenai akun saya apa sudah benar akun bank dan data pribadi saya? Dan pihak Lazada mengatakan sudah benar dan terverifikasi dan berhak menerima pembayaran di waktunya nanti yaitu tanggal 22 Desember.

Oke saya tenang dan menunggu saja hari pembayaran. Akhirnya hari ini tanggal 22 Desember saya belum juga menerima semua uang saya dari hasil jualan selama 3 minggu. Selama ini saya sama sekali menerima pemberitahuan apa yang terjadi lewat email maupun telepon!

Saya sudah cek berkali-kali pun tidak ada pembayaran sama sekali dari Lazada dan saya sudah komplain ke live chat dan email berkali-kali pun gak ada kejelasan sama sekali!!! Saya hanya mendapatkan mohon menunggu dan kata maaf saja. Apa iya hasil jualan di Lazada hanya dibayar kata maaf? Karena dengan gampangnya mereka berkata mohon menunggu lagi saat ini sedang ditindaklanjuti. Ada juga cs yang langsung menyudahi percakapan saya saat saya menanakan uang toko saya, hanya itu yang saya dapat? Apa ini perlakuan marketplace terbesar di indonesia? Tanpa konfirmasi apapun mereka menahan hasil penjualan saya, dengan masalah awal katanya akun bank saya salah (sudah di upload kembali di tanggal 8 Desember, 12 Desember dan 17 Desember), semua sudah saya lakukan berkali-kali saya upload ulang semua dokumen saya dan hasilnya sama selalu diverifikasi dan benar!!!

Alasan mereka masih sama dengan di awal karena akun bank saya salah padahal saya tanyakan langsung apa sudah benar dan sudah terverifikasi? Sekali lagi jawaban mereka selalu sama “SUDAH” saya sangat kecewa dengan pelayanan Lazada INDONESIA. Mereka terlihat sangat tidak memikirkan seller, masa karena data salah di awal mereka gak bisa menyelesaikannya padahal saya sudah upload ulang berkali-kali dan berhasil dan terverifikasi, sampai saat ini saya belum menerima pembayaran sama sekali dari Lazada!

Saya sudah muak dengan janji kalian dan sudah capek!!! Saya kira ini jalan terakhir saya!! Untuk seller lain yang ada pengalaman seperti ini mohon dibantu. Dan untuk yang mau jualan di Lazada sebaiknya berpikir 2 kali ya sebelum kejadian seperti saya menimpa anda!!!

Salam,

Rahmat Arif
Jakarta Pusat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Lazada Indonesia:
[Total:65    Rata-Rata: 2/5]
Tanggapan Lazada atas Surat Pembaca Bapak Rahmat Arif

Redaksi yang terhormat, Menanggapi surat pembaca di Media Konsumen tertanggal 24 Desember 2020 mengenai “Surat Terbuka untuk Lazada Indonesia, Tolong...
Baca Selengkapnya

Loading...

33 komentar untuk “Surat Terbuka untuk Lazada Indonesia, Tolong Bayarkan Hasil Jualan Saya Selama 3 Minggu

  • 25 Desember 2020 - (03:47 WIB)
    Permalink

    nomor rekening salah bisa jadi antara nomor dan nama yang diinput berbeda. coba cek lagi

    • 25 Desember 2020 - (12:05 WIB)
      Permalink

      Udah mas , awalnya pakai rekening BNI lancar kan Minggu pertama ganti BCA kan ditolak otomatis berubah ke BNI lagi tapi disini masalah mulai , saya disuruh ganti dengan gelar saudara yang akhirnya ditolak juga akhirnya saya upload ulang semua nya dan berhasil di verifikasi tapi masih belum ada pembayaran sama sekali

    • 25 Desember 2020 - (13:01 WIB)
      Permalink

      Setahu saya, lzd kalau ubah data walaupun stts sdh terferifikasi tetap saja disistem belum, bisa -+hrs 100 hr an, karna saya pernah pengalaman ubah nama toko, kalau tdk salah hrs 3-4 bln baru disistem akan terbaca..
      Kalau soal returan brg saya sdh kenyang dgn lazada, returan tdk pernah berhasil, ending nya dicuri kuril.

      • 25 Desember 2020 - (20:13 WIB)
        Permalink

        Engga bro , akun bank dan KTP bebas sebenernya mau diubah kapan aja , kali emang harus 100 hari gumana kalo ada seller ATM nya hilang dan ada yg terblokir atau ada masalah? Hehehe kalo tidak bisa diubah kenapa harus ada kolom perubahan.

    • 25 Desember 2020 - (14:31 WIB)
      Permalink

      Pembayaran saya juga ditahan bahkan sebulan lebih, ini pertama kali saya berjualan lewat lazada, dan saya sangat kecewa juga dengan lazada karena alasan pembayarannya tidak bisa diproses karena ada nya pelanggaran, padahal saya tidak melanggar ketentuannya, saya tanya ke CS juga tidak ada solusi sama sekali, ada kah yang bisa bantu saya? Mungkin ada punya pengalaman sama dengan saya?

  • 25 Desember 2020 - (07:53 WIB)
    Permalink

    Lazada harus ingat uang yang mengendap dan belum di bayar bukan bukan keuntungan seller tp itu uang modal seller
    ..jd usaha klo gak kuat modal langsung bangkrut… ayo lazada kasian pedagang kecil ini..

    • 25 Desember 2020 - (12:07 WIB)
      Permalink

      Itu dia , untung kita berapa sih? Itu besar ya sama modal juga , kalo modal aja ditahan lama lama dengan alasan yg ga masuk akal gimana mau jualan

    • 25 Desember 2020 - (13:04 WIB)
      Permalink

      Satu lagi, ketika kita bertindak sbagai buyer alamat kita tdk ada masalah, brg pesanan slalu dtg,
      TAPIIIIIIIII, ketika kita bertindak jd seller dan ada brg returan, tdk pernah ada sampai ke alamat yg sama ketika bertindak sebagai seller,
      ALASANNYA alamat tdk ketemu.

      Wkwkwkwkwk.. Yg ga waras saya apa lzd ya

      1
      1
      • 26 Desember 2020 - (13:30 WIB)
        Permalink

        Saya sudah males bertransaksi dengan lazada.. Aplikasi juga udh saya uninstall.. Merka platform ribet.. Mau tanya pasti di jawab, tapi jawabannya ada di list..mau komplain juga jawabannya pasti cepat, tapi jawaban komplain saya selalu dengan jawaban di list..makanya males install aplikasi.. Kita kan maunya klau tanya ataupun kompain harusnya di jawab ama manusia, bukannya ama daftar jawaban..

  • 25 Desember 2020 - (08:50 WIB)
    Permalink

    Enak amat ya kalau jadi Lazada. Tinggal suruh menunggu, dan menunggu, dan menunggu sampai akhir hayat.

    • 25 Desember 2020 - (12:08 WIB)
      Permalink

      Ya emang gitu bro , kita nunggu 1-7 hari si ITS okay tapi ya pasti dibayar kan lah di hari berikutnya dan jawab pertanyaan seller ya yg bener dan jelas jangan robot dan cuma bilang maaf aja

  • 25 Desember 2020 - (09:16 WIB)
    Permalink

    Waktu diminta membayarkan uang ke seller, disuruh menunggu dan mengatakan maaf.
    Giliran nagih paylater nya lazada kok suruh cepet tanpa mempedulikan alasan dari seller?

    • 25 Desember 2020 - (12:09 WIB)
      Permalink

      Hehehe ya begitulah , kalo nagih secepat kilat giliran ditagih jawabanya cuma maaf dan suruh nunggu tanpa ada kejelasan gimana mau jualan yg bener seller kalo begini , udah ditahan seminggu tapi masih ditahan lagi berminggu2

  • 25 Desember 2020 - (12:36 WIB)
    Permalink

    Sama saya juga dah kapok belanja di lazada soalnya kalo bermasalah bakal berabe. Ada beberapa kali ngalamin soalny. Klo gk ad masalah sih fine fine aja. Gak sebagus shopi ato toped. Tapi mau uninstall sayang kuota takutnya ntar barang yg saya pengen cuma disitu adanya.

  • 25 Desember 2020 - (12:47 WIB)
    Permalink

    Ada rencana ekspansi toko ke Lazada. Tapi kalau begini ceritanya kayanya gagal saja. Kalau surat ini tidak mendapat respon tim PR nya buat klarifikasi publik sampai selesai berarti emang ada masalah. Auto cancel jadi sellernya.

    4
    1
    • 25 Desember 2020 - (20:16 WIB)
      Permalink

      Sebenarnya lazada dalam hal komersil bagus kok , iklan mereka dimana2 dan cukup kebantu ada fitur naikan produk dan iklan di sana tepat sasaran jadi kemungkinan mendapatkan order besar , tapi buruknya lazada adalah jika seller ada masalah mereka seakan menyepelekan dan semaunya saja , dan banyak kesalahan sistem yg banyak merugikan seller.

  • 25 Desember 2020 - (15:40 WIB)
    Permalink

    Pastikan nama akun bank harus sama dengan nama yang terdaftar di lazada. Coba saja chat psc lebih jelas nya. Karena kalau beda nama tidak dapat di proses pembayaran nya. Dan proses penggantian rek 3 hari kerja dengan syarat nama akun bank sama dengan nama yang terdaftar di lazada

    • 25 Desember 2020 - (20:11 WIB)
      Permalink

      Dibaca gan tulisan saya , udah saya ganti beberapa kali udah terverifikasi juga .

  • 25 Desember 2020 - (19:30 WIB)
    Permalink

    Selamat anda adalah seller kesekian yang mengalami hal seperti itu di Lazada.
    Saya juga dulu sempat jualan di Lazada.
    3 periode tidak dibayar dengan alasan ada transaksi mencurigakan. Saya tanyakan pelanggarannya apa tapi mereka tidak bisa kasih jawaban.
    2 bulan kemudian setelah saya terus hubungi PSCnya baru dana saya dibayarkan. Setelah itu langsung saya tutup lapak saya di Lazada. KAPOK berurusan dengan Lazada baik sebagai seller maupun buyer.
    Pokoknya Lazada itu 2 jempol terbalik

    4
    3
  • 26 Desember 2020 - (18:03 WIB)
    Permalink

    Oke , update : ditanggal 24 Desember kemarin lazada menelpon saya dan memberitahu bahwa mereka sudah mendapatkan info dari tim finance mereka masalah yg saya hadapi dan mereka sudah membuat/mengirim pesan email ke saya yg intinya adalah : mereka akan (pasti) membayarkan hasil penjualan saya selama ini yg belum dibayar dengan estimasi 7-14 hari terhitung mulai 24 Desember , yaitu antara 5-8 Januari 2021 dengan ada kemungkinan di Selasa tgl 29 Desember bisa di bayarkan dan selesai , dengan email itu lazada sudah berjanji akan membayar uang hasil penjualan toko saya, masalah yg menimpa saya ini sudah di bantu di selesaikan oleh pihak lazada , jadi saya anggap lazada bertanggung jawab atas masalah seller , semoga di kemudian hari lazada bisa memperbaiki layanan bagi seller agar tak terjadi seeprti ini lagi di kemudian hari.

    Terimakasih.

  • 2 Januari 2021 - (17:45 WIB)
    Permalink

    Jalan ceritanya hampir sama persis dengan kasus sebelumnya yang ini
    https://mediakonsumen.com/2020/10/22/surat-pembaca/pembayaran-di-lazada-ditahan-dengan-alasan-tidak-jelas-hati-hati-bagi-seller
    Tokonya juga jam tangan, sama persis.

    Anehnya nama akun yang menulis dengan nama di SP nya jg beda jauh. Seperti SP ini ditulis oleh akun Imas, tetapi namanya Rahmat Arif. Akhir dari kasus sebelumnya diselesaikan oleh Lazada dan ternyata sellernya melakukan pelanggaran yang berulang.

    Mungkin lebih bagus kalo link tokonya di attach juga, jadi bisa keliatan bagaimana sepak terjang tokonya. seperti toko kami https://www.lazada.co.id/shop/xplod-clothing/ di Lazada ini.

    Untuk ending kasus ini memang patut ditunggu, apakah memang ada kelemahan di sistem Lazada ataukah ada kemungkinan lain. Biasanya Lazada juga akan mempublikasikan temuan mereka di forum ini. Patut ditunggu..

    • 2 Januari 2021 - (19:56 WIB)
      Permalink

      Makasih atas sinisme nya ya mas , nama disini Imas karna email ini yg saya daftar di lazada tidak semua nama email harus sama dengan nama pemilik , saya sebelum baca komen ini saya sudah baca baca komen dari anda di semua surat terbuka dan di sela sela komen anda selalu mempublikasikan toko kalian ,mas mohon maaf jika memang mas nya ada masalah atau ada urusan dengan seller yg mengalami masalah di lazada gausah sok menghakimi dan kasus ini sudah selesai di tanggal 28 Desember kemarin , dan sudah dijelaskan kok mas di atas update dari saya dan masalah ada di update akun bank dan KTP saja 🙂 sedangkan kalo di surat terbuka yg anda cantumkan link nya jelas itu bukan sama dengan masalah saya mas mohon di simak baik baik ya , dan bisa di promosikan toko mas nya di forum lain biar makin top , apa saya mau bantu untuk promosi kan mas?

  • 3 Januari 2021 - (17:04 WIB)
    Permalink

    Oh Alhamdulillah mas kalo sudah selesai. Hebat sekali memang tokonya baru buka seminggu sudah langsung laris manis. “Di minggu awal saya jualan saya mendapatkan penghasilan Rp.4.600.000” ini mungkin jadi rekor tersendiri.

    “walaupun dibayar seminggu sekali saya tak masalah asal lancar dibayarkan. Lazada menganut pembayaran seminggu sekali setiap Selasa.” Normalnya penjual pemula tidak paham dengan konsep ini. Apalagi langsung paham fitur “Naikkan produk” dan “Pencarian Bersponsor” pastinya sudah ahli di bidang ini.

  • 3 Januari 2021 - (19:17 WIB)
    Permalink

    Alhamdulillah laris karna kita jualan fokus jualan aja mas bukan nyinyir masalah orang lain 🙂 dan barang yg saya jual rata2 200-300 RB mas jadi ga terlalu banyak kok hanya sekitar 10-20 pcs seminggu, mungkin buat toko mas XPLOD YANG MENJUAL SENDAL JEPIT OBAT NYAMUK DLL yang harganya 2000-10000 itu banyak ya mas kuantitas produk yg laku untuk jumlah tsbt jadi bisa dipikir lagi bedanya jumlah harga dan kuantitas orderan , perihal fitur naikan produk dll dan sistem pembayaran setiap seminggu sekali , saya mempunyai teman sesama seller yg banyak mas makanya saya bisa tanya sana sini mas belajar dulu sebelum buka , mungkin mas nya gapunya teman sesama seller ya makanya mikir kalo pemula ga akan tau apa aja sih fitur yg ada di marketplace tertentu , jadi sebenernya argumen mas yg sebelumnya sangat tidak berdasar dan hanya senang memojokkan seller yg sedang ada masalah , jadi terimakasih juga mas mampir disini dan kasih tau kalo opini orang2 berbeda bahkan seller besar sprt mas pun berbeda perilaku dan opini nya , suksesss mas tokonya perbanyak promosi lagi mas di surat terbuka yg lain 😁

    • 4 Januari 2021 - (07:22 WIB)
      Permalink

      Iya mendukung opini kita diatasnya berarti ya bahwa memang bukan pemula. Pasti sudah paham betul tentang seluk beluk di Lazada. Yang menjadi aneh bagi seller lain adalah intensitas penggantian rekening yang dilakukan mas. Di komentar menyatakan rekening diganti beberapa kali, dari BNI ke BCA kembali ke BNI lagi dst.

      Berbicara masalah teman seller, sudah beberapa seller diatas jg berkomentar untuk memastikan nomor rekening, nama di rekening dan identitas sama, tetapi di SANGGAH. Sampai pada akhirnya di konfirmasi oleh penulis sendiri, menanggapi komentar dari kami bahwa : “masalah ada di update akun bank dan KTP saja”.

      Berarti bisa ditarik kesimpulan, bahwa permasalahannya dari awal adalah Akun Bank dan KTP nya saja yang mungkin ada ketidaksesuaian nama atau identias. Coba komentar temen – temen yang lain langsung dicerna, jadi tidak panjang lebar. Salam..

  • 4 Januari 2021 - (09:49 WIB)
    Permalink

    Yuk disimak mas , di atas sudah dijelaskan kok kenapa ganti rekening BNI KE BCA dan kenapa saya ganti berkali2 Yoo mas , sebelumnya masalah hasil penjualan yg di masalahkan , terus pengetahuan tentang lazada di masalahkan , sekarang di masalahkan tentang kenapa saya ganti2 rek dengan berkali2 , yuk mas sama sama fokus ke toko sendiri dan gausah mencari2 salah org lain , toh diatas udah dijelaskan saya ganti karna oleh CS lazada menyarankan mengganti rekening nya , sudah diganti gagal diganti lagi gagal bayar lagi , jadi ini salah sistem finance lazada kok , udah jelas ya mas???
    Apa lagi yg mau dicari salahnya mas?
    Memang dari awal saya sudah jelaskan toh masalah di akun bank yg dimasalahkan oleh lazada kan? Ngalir ngidul mas anda , gak tau apa untungnya anda , promosi atau apa hanya anda yg tahu toh sudah saya luruskan kalo semua sudah selesia kenapa di masalahkan hehehe , lebih baik untuk sering2 fokus lihat toko nya mas gausah komen di setiap surat terbuka org lain 🙂

    • 4 Januari 2021 - (10:04 WIB)
      Permalink

      Kalo dari klarifikasi yang Anda lakukan di atasnya, kesalahannya bukan di sistem finance Lazada tetapi “masalah ada di update akun bank dan KTP saja”. Berarti ada ketidaksesuaian antara nama di akun bank, nama akun di Lazada atau dengan Identitas KTP Anda.

      Dan sebetulnya sudah coba dicerahkan oleh yang lain. dikomentar paling atas oleh akun Haryanto_Sutrisno, Yudho, Dea Lim dan Nur Jannah. Coba tetap berpikiran jernih dan fokus pada penyelesaian masalahnya aja.

 Apa Komentar Anda mengenai Lazada Indonesia?

Ada 33 komentar sampai saat ini..

Surat Terbuka untuk Lazada Indonesia, Tolong Bayarkan Hasil Jualan Say…

oleh imas dibaca dalam: 4 min
33