Bunga dan Denda Shopee PayLater

Saya mau sharing mengenai tagihan Shopee PayLater yang sudah menunggak selama 1 tahun. Tagihan saya hanya Rp1,4 juta dan denda dikenakan 5% per bulan. Sekarang tagihan saya sudah mencapai Rp4,4 juta dan itu sudah melebihi dari 100% tagihan. Sedangkan peraturan di OJK saja tidak boleh melebihi dari 100%, kenapa ini bisa lebih dari 100%?

DC telepon saya terus, memaki-maki dan menghina dengan kata-kata kasar. Sudah saya jelaskan kalau saat ini terdampak covid, malah disuruh kurangi biaya hidup. Tolong dong pihak Shopee agar dipertimbangkan kembali, sekarang denda saya tiap bulan sudah mencapai Rp400 ribuan. Benar-benar gak wajar kalau begini. Tolong untuk DC-nya agar bisa bicara sopan.

Saya sudah email untuk pengajuan keringanan dengan dicicil dan pemotongan denda, tapi sampai hari ini masih belum direspon juga oleh pihak Shopee.

Shopee PayLater memang benar-benar gak bisa diajak untuk cari solusi.

Rina Juliani
Tangerang Selatan, Banten

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Shopee PayLater:
[Total:197    Rata-Rata: 2.5/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

154 komentar untuk “Bunga dan Denda Shopee PayLater

  • 11 April 2021 - (08:07 WIB)
    Permalink

    Kak, namanya pinjaman online mana ada yang enak diajak cari solusi, solusinya cuma 1, kakak bayar itu biaya, masalahnya itu murni kesalahan situ karena menunggak, mereka ga mikir masalah lain², taunya duit balik, daripada membuang waktu cari solusi yang ga ketemu² ditambah omelan yang jelas tiap hari makin nyelekit, mending bayar aja.

    47
    23
    • 11 April 2021 - (08:18 WIB)
      Permalink

      Kayanya situ kerja di pinjol ya makanya ngomong begini. Saya punya beberapa pinjaman online dan bisa di nego bayar pokok aja tanpa denda atau bunga. Lagi juga peraturan OJK dan AFPI kalau maksimal denda tidak boleh melebihi 100% dari tagihan pokok. Mau itu sudah tertinggal 1th, 2th, 3th atau bahkan 5th.

      17
      57
      • 11 April 2021 - (10:15 WIB)
        Permalink

        enak banget kamu ngimongnya ya..
        mau pinjam 1 tahun atau 2 tahun bahkan 5 tahun pinjam 1.4juta balik tetap 1.4 juta, kayak minjem sama sodara sendiri atau ortu sendiri..
        HAHAHAHAHA

        41
        16
        • 11 April 2021 - (10:23 WIB)
          Permalink

          Apa hubungannya dengan anda ya ?? Saya punya hutang bukan dengan anda. Kenapa jadi anda ikut campur ya. Mohon maaf ya dari pihak pinjaman online saja tidak ribet seperti anda kok. Dan saya sudah dihubungi oleh pihak pinjaman online kalau pengajuan saya di setujui. Biasanya yang bicara begini sih para DC karna kalo nasabah yg telat bayar apalagi kalau sudah sampai ke DC dan tetap tidak mau bayar kan DC tidak mendapatkan insentif apa2 karna kerjanya sia2. Pihak pinjaman online balik modal aja udah syukur drpd gak di bayar sama sekali

          15
          47
          • 11 April 2021 - (20:45 WIB)
            Permalink

            Wkwkwk goblok itu udah🤣🤣🤣

            13
          • 12 April 2021 - (11:12 WIB)
            Permalink

            Kalo ga mau dicampurin orang jangan di publish kali, tau sendiri netizen kaya apa, di cerita anda ya pasti anda korbannya orang lain penjahat. Lucu hahahahahha

            17
          • 12 April 2021 - (12:27 WIB)
            Permalink

            Kalau sy baca dari seluruh tulisan balasan anda (awal sd akhir); anda tidak senang dg masukan saran2 org lain dan tdk suka dikritik. Bahkan pengalaman org lain pun anda tdk mau terima masukan. Jadi: Kalau anda belum siap dg itu semua tidak usah di Share mengenai keluh kesah problem yg anda hadapi di media konsumen.

            24
          • 12 April 2021 - (16:11 WIB)
            Permalink

            Bu Rina, don’t play the victim tp circumstances you created!

            10
      • 11 April 2021 - (10:24 WIB)
        Permalink

        kocak mmg kaum ngutanger kl ada yg kontra pasti di bilang dc dll.nyalahin sana sini.padahal yg bikin pinjol subur mereka2 yg hobi ngutang sama pinjol.kagak sadar diri.

        51
        6
        • 12 April 2021 - (12:01 WIB)
          Permalink

          Alhamdulillah saya memang lagi membuat lelucon supaya kalian bisa bahagia. Bertambah pahala saya karna sudah membuat orang lain bahagia. Semoga anda dan keluarga bahagia selalu dan di berikan kelancaran rezeki

          3
          20
      • 11 April 2021 - (10:58 WIB)
        Permalink

        Di sini tertulis bahwa anda punya beberapa pinjaman online. Sepertinya anda memang suka berhutang. Semoga cepat lunas untuk semua Pinjol nya. Setelah lunas, jangan berhutang lagi yah.

        49
        3
        • 11 April 2021 - (11:02 WIB)
          Permalink

          Iya saya memang ada 5 pinjaman online, dan tinggal shopee paylater saja yang masih belum lunas. Saya ada itikad baik untuk lunasi karna saya sadar kalau hutang akan dibawa sampai mati. 4 pinjaman online saya sudah lunas dan semua itu saya hanya bayar pokok nya saja tanpa denda , bunga atau biaya lain2nya. Alhamdulillah Allah akan mempermudah urusan jika memang kita ada itikad baik.

          13
          32
    • 11 April 2021 - (16:56 WIB)
      Permalink

      klu liat dr kelipatan angkanya kayak angs yg numpuk plus bunga, jgn mudah tergiur sm limit mbak Belanja secukupnya aja apalg ngutang klu gak benar2 penting mending gak usah, moga cepet beres ya mb, ke depan lbh hati2 lg

      31
      3
    • 12 April 2021 - (01:15 WIB)
      Permalink

      Gk semudah itu ngomong kak, itu cuman cara tapi bukan solusi, kalo diliat dari kasusnya pihak shopee memang salah tidak mematuhi SOP OJK, peraturannya bunga memang gk bisa melebihi dari 100%, kalo bunga terus bertambah, peminjam sampe kapanpun gk bakalan mampu untuk membayar, apalagi tidak diberikan keringanan untuk mencicil, maka shopee akan rugi, bukan malah uangnya akan kembali, peminjam bahkan tidak akan bisa membayar walau hanya pokoknya, maka dari itu OJK memberikan peraturan agar kedua pihak tidak rugi, karena dari yg memberi pinjaman akan rugi materi, dan si peminjam akan rugi mental karena tertekan, parahnya bisa menimbulkan bunuh diri dan banyak isu dikalangan masyarakat tentang aplikasi tersebut. OJK jg tidak sembarangan dalam merumuskan peraturan, namun memang kalau dilihat dari kasus dan buktinya OJK ini lalai dan kecolongan, jadi untuk yg belum terjerumus kedalam hal2 seperti ini sebaiknya jgn, sementara yg sudah harap cepat2 berhenti, lebih baik meminjam atau kredit ke kerabat atau bank convensional yg jelas peraturan dan real

      19
      1
      • 12 April 2021 - (18:27 WIB)
        Permalink

        OJK bukan lalai atau kecolongan tapi sistem mereka di lapangan adalah EGP (Emang Gue Pikirin). Buktinya? Kebobolan kasus Bumiputra, Jiwasraya, Asabri, kasus pencurian data di online marketplace, kasus Tunaiku Amar Bank, dsb.
        OJK itu isinya kebanyakan orang back office, murni birokrasi, pintar meramu teori, buat aturan ini itu banyak sekali, tapi penerapan di lapangan kacau balau.
        Saat banyak korban melapor, mereka hanya menampung, dan terus menampung, kemudian korban disuruh melapor sendiri ke polisi dan urus sendiri. Sementara pihak polisi sendiri mengembalikan laporan korban ke OJK karena memang bukan ranah mereka. Jadinya malah main ping pong.

        • 13 April 2021 - (03:47 WIB)
          Permalink

          Kalau benar seperti itu berarti Lembaga pemerintahan seperti OJK ini dianggap gagal dong, harus dibubarkan atau diganti dengan lembaga yg baru, karena sistemnya tidak dijalankan dengam benar, jika sudah banyak kasus dan dibiarkan bisa menjadi bom perekonomian bawah, yg mana suatu saat akan mempengaruhi negara juga.

    • 12 April 2021 - (12:27 WIB)
      Permalink

      Memang benar sih sesuai aturan yang berlaku bunga tidak boleh melebihi 100% namun coba ditanyakan kepada pihak terkait misal hubungi OJK atau BI namun jika kita pinjam pada fitech juga harus paham risikonya karena kita berhutang dan harus membayar. Disini saya juga tidak pro maupun kontra cuma kasih penjelasan sedikit aja. Terima kasih

    • 12 April 2021 - (19:06 WIB)
      Permalink

      Bu. Bu bingung aku komennya🤭
      Hutang ya tetep hutang bu, wajib di bayar,
      Knp inget nya pas udah 1 thn, kmrn² kmn bu,
      Kan di paylater juga ada s&k nya , ibu udah baca blm?
      Di sana jelas tertulis ada denda keterlambatan yg akan terus di akumulasi kan slama blm di bayar,
      Enak di bu dong ya, udah telat cm mau bayar pokoknya aja😁
      Klo bisa gitu mah aku juga mau😂
      Sadar diri lah, jngn kalap klo ada promo diskon
      Pengguna paylater bukan cm ibu doang ,
      Aku juga pengguna pylater bu limit aku dia atas 4jt, tp paling cm aku pake 500ribuan, bukan karena ga ada kebutuhan, justru karena kebutuhan di dunia nyata itu lebih besar bu
      Di atas ibu bilang ibu tulang punggung yg nanggung semua kbutuhan ortu,
      Aku malah nanggung kebutuhan mertua juga bu dan adik² ipar aku,
      Intinya mah klo mau hutang ya harus tau resikonya bu,
      Klo ga mau di kritik orang ya jangan share di publik.
      Orang lain juga bayar denda yg sma dg ibu jika memang telat bayar,

      13
      1
    • 13 April 2021 - (00:09 WIB)
      Permalink

      Musti hati-hati dalam dunia utang piutang. Zaman sekarang ini peminjam bisa lebih agresif dari yang meminjamkan. Waktu mau utang saja nampak sedih tak berdaya.

  • 11 April 2021 - (10:28 WIB)
    Permalink

    Maaf urusan saya bukan dengan anda ya. Biasanya yang komen begini adalah para DC yang maksa2 dan pasang muka sangar supaya mau bayar tapi maaf saya mah gak pernah takut sama DC. Saya lebih suka negosiasi dengan pemberi pinjaman langsung. Lagi juga peraturan OJK dan AFPI juga sudah jelas mengenai maksimal denda dan bunga yang di berikan tidak bisa melebihi dari 100% pinjaman pokok. Pinjam ke bank pakai jaminan aja bunga gak nyampe 30% untuk tenor 3th. Lah ini pinjaman online bunga bisa 200% bahkan 300%. Gak gtu juga kalo mau untung. Yang ada nanti sm OJK dan AFPI di tegur. Makanya paham peraturan OJK dan AFPI biar gak di bodohin. Catatan hutang juga bisa di cek di SLIK dari pihak OJK.

    8
    41
  • 11 April 2021 - (10:38 WIB)
    Permalink

    Kirain minjem sama temen aja yang ngutang bklan lebih ngegas klw d tagih, ternyata pinjol juga

    24
    1
    • 11 April 2021 - (11:07 WIB)
      Permalink

      Pinjol lebih parah, apalagi yang ilegal. Saya baca di group yang punya pinjaman ilegal mereka teror semua kontak di hp. Alhamdulillah karna keluarga saya ada yang paham hukum dan mengerti undang2 OJK dan AFPI saya jd lebih suka minta SLIK OJK untuk negosiasi pembayaran di hutang pokok sesuai yang terdapat di OJK. Karna di SLIK OJK itu adalah yang bener2 jumlah hutang kita . Kalau pinjaman online kan mereka harus bayar lagi ke pemberi dana pinjaman jd kalo yg sudah telat pada nego bayar pokok dr pihak pinjaman online gak dapat apa2. Tp daripada gak dibayar banyak pinjaman online yang setuju untuk dibayar pokok hutang saja.

      2
      32
      • 11 April 2021 - (20:21 WIB)
        Permalink

        yg parah tuh yg hobi ngutang bayar ogah.sadar diri dikit situ minjam tanpa angunan makanya bunganya gede sama di tagih dc kl ga bayar2 .bayar telat terus merasa terzolimi kl di tagih.hidup jgn kebayakan gaya. kl banyak duit banyak gaya gpp.ini banyak gaya modal utang .wkwkwkkwkwkwkwk

        42
        5
        • 11 April 2021 - (20:25 WIB)
          Permalink

          Mohon maaf bapak Ricky yang terhormat, kalau anda tidak tau permasalahannya tolong jangan asal bicara. Semoga hidup anda selalu berkecukupan dan tidak memiliki hutang di kemudian hari ya Pak karna besok gak akan ada yang tau nasib apa yang akan menimpa anda dan keluarga anda. Roda selalu berputar , gak selamanya ada di atas. Jd jangan sombong ya Pak di posisi anda saat ini karna bisa jadi besok , lusa atau kapanpun anda bisa jadi merasakan spt apa yang saya rasakan saat ini

          6
          37
        • 12 April 2021 - (22:14 WIB)
          Permalink

          Mohon maaf Pak Ricky kalau anda tidak tau dan tidak melihat secara langsung kehidupan saya jangan seolah2 anda tau pasti kehidupan saya ya Pak. Drpd banyak komen yang jelek2 tentang saya dan merasa diri kalian paling bersih paling suci lebih baik pikirin keluarga anda sendiri aja, pikirin dosa2 anda, dan pikirin apakah besok anda msh hidup atau tidak, apakah anda pernah menyakiti orang lain atau tidak. Karna hari esok msh jd rahasia, gak ada yang tau apa yang akan terjadi

          1
          9
      • 12 April 2021 - (01:44 WIB)
        Permalink

        Orang egois yaa gini nih.. yg di nego Itu DENDA nya, bukan Nego minta bayar POKOKNYA saja. Bahkan terang” an tulis di atas ” yg katanya banyak pinjol yg bersedia di bayar pokoknya saja daripada ga dibayar sama sekali” berarti di ancem nih sama orang ini.. akhirnya pinjol juga nyerah..
        egois banget ya itu , siap siap kena blacklist aja, hati” yg nyediain jasa pinjol disini catet nama RINA JULIANI , gausah kasih pinjem nih orang, hati hati bisa di tunggak bertahun-tahun dan setelah itu bakal di NEGO cuma bayar pokoknya saja SADIS, org kyk gini biar mampus mampus Sekalian aja, banyak lagak

        24
        5
        • 12 April 2021 - (22:10 WIB)
          Permalink

          Mohon maaf Bapak GOMU. Apakah anda ada masalah dengan saya dan apakah saya sudah merugikan anda ? Saya tidak pernah kenal dengan anda sebelumnya dan tidak pernah ada masalah dengan anda. Saya disini bermasalah dengan pihak shopee bukan anda ya Pak. Mohon hati2 dalam berbicara ya Pak, karna yang anda ucapkan untuk orang lain bisa jadi akan berbalik untuk diri anda sendiri. Jika saya sakit hati dan saya meminta agar apa yang anda ucapkan terjadi ke diri anda jangan salah kan siapa2 ya Pak karna itu berawal dari ucapan anda sendiri. Dipikir dulu sebelum berucap ya Pak.

          2
          11
          • 20 April 2021 - (00:29 WIB)
            Permalink

            Lu aja sewot dari awal ******!
            Lu lihat balasan lu yg pertama, di kasih saran malah ngatain orang lain DC Lah
            Mau doain gua yg engga engga ? Punya duit dulu baru ngemeng!
            Klw masih berkhayal gausah ngomong! Karena khayalan dan kenyataan itu berbeda. klw masih ngutang sana sini gausah banyak lagak!

    • 11 April 2021 - (21:55 WIB)
      Permalink

      Dari beberapa komen yg saya baca. Kok si penulis membalas dgn kata” yg maaf sedikit sewot yaa. Mbak mohon maaf ya sebelumnya. Setau saya di tempat manapun mau itu online apa bukan. Sebelum melakukan transaksi pasti ada syarat dan ketentuan nya. dan sebagai konsumen harus menyutujui nya terlebih dahulu. Jadi buat mbaknya saran saya kalo ada rezeki cepet di lunasi saja sebelum denda+bunga tersebut semakin besar nominal nya.

      33
      • 12 April 2021 - (05:53 WIB)
        Permalink

        Mohon maaf Mba Adinda yang terhormat. Saya tidak ada seperti yang mbak nya maksud. Mungkin terlihat seperti itu dari bagaimana saat anda membaca semua komen, bisa jadi saat anda membaca nya perasaan mbak nya sedang tidak baik. Saya sudah tau syarat dan ketentuan tapi denda yang saat ini dikenakan sudah sangat tidak wajar. Denda sudah 2x lipat dari hutang pokok saya. Alhamdulillah saat ini saya sedang bernegosiasi dengan pihak shopee dan pihak shopee akan menghubungi saya kembali. Semoga ada win win solution.

        6
        19
    • 12 April 2021 - (11:13 WIB)
      Permalink

      Sekiranya sudah melanggar aturann ojk silahkan dilaporkan saja.. Kl itu denda ya sudah kelewatan.. Harusnya dihentikan bunganya.. Langsung lapor ojk aja biar di cabut izin nya

      5
      1
  • 11 April 2021 - (15:08 WIB)
    Permalink

    Saya juga selaku pemakai pinjaman dishoppee tp alhamdulillah sllu bayarr secara rutiin, ibaratnya begini ya , berani berbuat ya brani tanggung jawab serta menerima smua resiko yg ada.
    Menurut saya Shoppe itu meminjamkan online juga dengan syarat paling mudah hanya identitas diri & foto KTP saja. Jadi wajar jikaa smpe menunggak 1 thn pihak shoppee sllu menuntut agar segera dibayar, karna apa ?? Kitaa tidak memberi jaminan yg layak selain fto KTP untuk jaminannya, contoh mungkin BPKB/Sertifikat Tanah/Rumah.. Jadi sebagai penghutang pastinya sudah tau lah resikoo pinjaman online seperti apa ? Tidak usah mengeluh, karna semua org bukan cuma anda yg kena dampak covid 19, Cuma tinggal dari sendiri saja adaa niatt tidak untuk tanggung jawab.

    39
    • 11 April 2021 - (18:29 WIB)
      Permalink

      Maaf nih ya, kalau bunga nya masih wajar saya gak masalah tapi ini hutang saya hanya 1.5jt sedangkan denda 2.9jt . Itu sudah melebihi dari aturan OJK . Sesuai aturan OJK dan AFPI bungan tidak boleh melebihi 100% dari hutang pokok. Semua orang memang terdampak covid, kalau mba nya masih bisa bayar hutang2 alhamdulillah berarti rezeki nya masih lancar dan kebutuhan nya tidak banyak. Setiap orang punya biaya hidup yang berbeda mba, jadi jangan di samakan dengan kebutuhan dan pendapatan mbanya ya. Saya semenjak covid saya sudah hidup apa adanya bahkan makan aja biasa 3x sehari sekarang bisa makan 2x sehari alhamdulillah. Masih bisa bayar listrik juga alhamdulillah. Sekali lagi intinya kebutuhan hidup tiap orang berbeda jangan di samakan. Saya disini ada itikad baik kok untuk melunasi hutang, buktinya saya negosiasi dengan meminta pelunasan di tagihan pokok saya. Karna jika saya harus melunasi dengan bunga saya keberatan karna denda SANGAT TIDAK WAJAR. Lebih besar denda daripada hutang saya.

      7
      25
  • 11 April 2021 - (15:49 WIB)
    Permalink

    WKWKWKWKWKW……..
    ADA LAGI ORANG PUNYA HUTANG YANG NUDUH ORANG LAIN DC……
    KALO GAK MAU DI KOMENTARIN YANG MENYUDUTKAN ENTE GAK USAH TULIS DI MK….

    DI MK TUH SEMUA KOMENTAR ADA POSITIF DAN NEGATIF, KALO GAK MW ADA KOMENTAR NEGATIF YAH GAK USAH TULIS DI MK, TAPI KALO ENTE BILANG SUKA” DONK,
    MEMANG HAK ENTE BUAT NULIS DI MK, TAPI ENTE GAK ADA HAK BUAT LARANG ORANG LAIN KOMEN DI MK TENTANG TULISAN ENTE, MK AJA GAK LARANG KOK……

    40
    5
    • 11 April 2021 - (23:35 WIB)
      Permalink

      Sama viral nya dengan gaya hutang sekarang di dunia nyata . Yang ngutang lebih galak daripada yang ngutangin.

      19
      2
      • 12 April 2021 - (05:54 WIB)
        Permalink

        Terima kasih untuk komennya. Semoga anda sehat selalu dan diberi rezeki yang lebih

        5
        14
  • 11 April 2021 - (18:30 WIB)
    Permalink

    mungkin bisa jadi tren baru, pinjaman sengaja dibiarkan menunggak, akhirnya bisa bayar pokok saja..

    21
    2
    • 11 April 2021 - (18:34 WIB)
      Permalink

      Sebelum anda berkomentar seperti itu, dibaca baik2 dulu ya. Ada alasan kenapa saya tidak membayar. Saya menunggak karna terdampak covid, dan saya gaji dibayar sesuai hari masuk kerja saja. Sedangkan kebutuhan hidup tidak berkurang semenjak covid. Saya disini tulang punggung keluarga, dimana semua kebutuhan rumah tangga saya yang menanggung. Saya memberi makan orang tua saya, biaya berobat orang tua saya tiap bulan, bayar listrik dan ongkos untuk kerja. Kalau anda masih memiliki penghasilan dan masih bisa bekerja terima gaji full alhamdulillah. Tp sayangnya nasib saya tidak seberuntung anda

      3
      22
      • 12 April 2021 - (06:15 WIB)
        Permalink

        Allah mencukupi semua kebutuhan kita, tapi gak semua memenuhi keinginan kita.
        Jadi banyak2 bersyukurlah.

        18
        • 12 April 2021 - (08:12 WIB)
          Permalink

          Alhamdulillah saya tidak prmrah berfoya2 dalam hidup. Anda hanya mengira2 dan menerka saja tanpa tau kehidupan saya yang sebenarnya. Semoga anda dan keluarga sehat selalu dan selalu di berikan kelancaran rezeki

          2
          13
      • 12 April 2021 - (07:18 WIB)
        Permalink

        Bu rina fyi semua org diseluruh dunia terdampak covid. Jgn dijadikan tameng untuk tidak membayar pinjaman. Yg saya heran nya ibu telat bayar kok baru ingat mau bayar hutang nya setelah masuk 1 tahun?? Trus nyalahin DC yg ngomong kasar. Pihak DC biasanya paling lambat kasih sudah kasih warning by call itu telat 2 bulan ke atas loh dan mereka ngomong nya pasti masih baik2. Disini ibu pasti sengaja membiarkan hutang nya. Dalam fikiran mbok los mereka kan ga tau saya tinggal dmn. Trus sudah 1 tahun lewat di teror kasar. Bawa ayat itikad baik mau bayar, alasan nya hutang dibawa mati oleh ajaran islam.. bu rina kok ga mikir ya diwaktu telat 3 bulan untuk cari solusi? Pinjam ke sodara atau ustadz yg nasehatin ibu bahwa hutang itu dibawa mati
        Semua org susah bu… Yg namanya pinjol itu ya begitu… Mereka ga menetap kan system syariah. Yg sudah terjerat wajib dibayar
        Kalau ibu benar2 mau keluar dari hutang pasti ada jalan keluar begitu ingat sudah telat bayar, pasti di kasih sama Allah ada yg mau ngasih pinjaman ke ibu buat bayar hutang itu
        Sekarang tergantung niat ny. Innama a’malu bin niat
        Disini ibu perang komen sama netizen ga guna bu. Ibu malah memperlihatkan sisi kebodohan ny ibu.
        Banyak single parent diluar sana yg sanggup banting tulang demi keluarga. Ibu Makan 2 kali sehari banyak2 bersyukur bu.
        Diluar sana org makan hari ini besok puasa ikat perut kencang
        Ubah sifat egois dan gengsi dlm diri ibu
        Ini teguran Allah SWT

        21
        1
        • 12 April 2021 - (08:11 WIB)
          Permalink

          Halo Bu Aisyah, ibu tidak tau apa saja yang sudah saya lakukan. Dan saya juga tidak perlu menjelaskan panjang lebar disini karna warga +62 termasuk anda adalah Maha benar dan biarkan anda dan yang lainnya berasumsi dengan pendapat anda. Semoga Ibu dan keluarga sehat selalu ya Bu dan diberikan kelancaran rezeki. Dan semoga Ibu selama hidup tidak akan berhutang seperti saya. Biarlah orang menilai saya bodo atau yang lainnya, toh orang hanya bisa menilai dari apa yg mereka tau sekilas saja tidak mengetahui yang sebenarnya . Bijak ya Bu sebelum bicara

          5
          19
      • 11 April 2021 - (19:05 WIB)
        Permalink

        Mohon maaf saya tidak ada niat untuk modus atau apapun yg kalian semua tuduhkan. Kalau anda semua yang berkomentar saya modus dan kontra dengan saya, saya ucapkan terima kasih banyak. Disini saya jelaskan dan tegaskan kalau nasib saya tidak seberuntung dan sebaik kalian semua yang semasa dan selama hidup tidak memiliki hutang. Dan semoga kalian semua tidak berhasil seperti saya.

        4
        25
  • 11 April 2021 - (18:44 WIB)
    Permalink

    utang dimn ya utang, utang tdk berbunga atw abay ke org tua km, nmnya jg sistem biasa dan bkn hal aneh

    • 11 April 2021 - (18:58 WIB)
      Permalink

      Maaf nih sebelum komen yang jelek, tolong di baca terlebih dahulu komen saya alasannya kenapa ya. Bersyukur kalau anda selama hidup tidak pernah berhutang, dan semoga tidak akan pernah berhutang ya. Tapi nasib orang tidak semua seperti anda yang selalu berkecukupan atau bahkan lebih dari cukup. Jadi bijak lah sebelum anda berkomentar

      4
      19
      • 11 April 2021 - (19:11 WIB)
        Permalink

        Apa yg dikatakan mas diatas sudah benar, utang adalah utang, harus dibayar. Dan pastinya anda juga sudah tau s&k utang di pinjol, selaim bunganya tinggi, dendanya jg besar kl telat. Dan ini anda sdh telat setahun. Bagaimana dgn finmas yg kemarin apa sudah selesai dgn bayar pokoknya saja? Dan skrng shopee anda jg pgn bayar pokoknya saja, enak kl gitu. Apa mungkin ini sebuah modus. Utang dl sampai nunggak setahun, nanti kl sdh di uber sm dc nego minta bayar pokok saja, kl ditolak bikin tulisan di mediakonsumen? Dgn harapan bisa benar2 bayar pokoknya saja. Kl dikabulkan enak itu, saya juga mau.

        24
        1
        • 11 April 2021 - (19:17 WIB)
          Permalink

          Mohon maaf saya sama sekali tidak ada kata seperti itu. Alhamdulillah finmas bisa bayar pokoknya saja dan finmas saya denda tidak lebih dari 100% dari tagihan pokok saya. Tagihan finmas saya sudah maksimal 2jt. Dan kemarin saya bisa bayar pokoknya saja 1jt

          3
          20
  • 11 April 2021 - (19:04 WIB)
    Permalink

    baru dipercaya dg paylater dg limit notabe trbatas, bgmn klu dipercaya sbuah kartu kredit dg limit diatas 100 jt, kilafnya bs berlebih, mk bijak dan cerdas lah jgn pernah byr minimum tp byr full sesuai tagihan brjln, krn resiko menunda pmbyrn pasti bgtu ujung ahirnya hal klasik, fa bs byr bunga akn trs brjln. ditagih dc nya bru kelimpungan, yg salah bkn kreditur tp kita sbg debiturnya lalay

    25
    1
    • 11 April 2021 - (19:07 WIB)
      Permalink

      Lihat paylater saya hanya 1.8jt dan saya pakai 1.5jt. Denda 2.9jt dan itu sudah melebihi 100% hutang pokok saya. Peraturan di OJK dan AFPI jelas kalau denda dan bunga tidak boleh melebihi 100% dari tagihan pokok. Denda yang diberikan ke saya sudah melebihi dari 100% dan jujur saya keberatan dengan denda tersebut dan sudah SANGAT TIDAK WAJAR

      4
      24
      • 11 April 2021 - (19:16 WIB)
        Permalink

        Perlu dijelaskan aturan ojk yg anda tulis, itu aturan ojk untuk denda telat pembayaran berapa bulan, atau berapa tahun yg tidak melebihi pokoknya?

        11
        1
        • 11 April 2021 - (19:20 WIB)
          Permalink

          Silahkan dibaca saja peraturan dari OJK dan AFPI, semua jelas bahkan dari AFPI pun sudah menegaskan kalau hutang pinjaman online tidak boleh melebihi dari 100% entah itu sudah melebihi 1th, 2th dan seterusnya. Baca di kompas.com juga ada

          2
          19
          • 11 April 2021 - (19:36 WIB)
            Permalink

            Okelah sesuai ojk, jd yh harus anda bayar 3jt gitu ya, bukan pokoknya saja. Tp knp anda minta hanya bayar pokoknya saja? Terus terang ini seperti modus.

            13
        • 12 April 2021 - (05:57 WIB)
          Permalink

          Sesuai aturan dari OJK dan AFPI denda atau bunga tidak boleh melebihi 100% dari total tagihan pokok. Bisa di baca kembali aturan itu di web OJK , AFPI atau bisa cari artikelnya di kompas.com juga ada. Semoga anda sehat selalu dan selalu diberikan rezeki yang lebih oleh Allah.

          2
          14
  • 11 April 2021 - (19:16 WIB)
    Permalink

    sy jujur heran ya, pnya masalah hutang paylater, krtu kredit, pinjaman tnpa anggunan kok cerira di media konsumen, bknya justru membuka kbodohanya sendiri, kelalainya sendiri, aib sendiri, krn paylater, kartu kredit, kta dll, smua ada resiko saat mngaktipkn berarti setuju dg resiko. hrsnya malu kliatan bodohnya seseorg tsb, dlm kelola financialnya trutama kelola kredit, bljr ilmunya dulu bru bertindak,

    bijak, cerdas dan tggjawab adlh cerminan diri. smua ada syarat dan ketentuan yg jls. tp krn kbodohanya kdg mnjd racun di belakangnya. contoh tagihan byr dg minimum payment ini ciri org bodoh, menunda byr lewat jatuh tempo jg ciri org bodoh, ojk bi ceking ancur 2 th mundur dr pelunasan atw bs jd buruk seumur hidup kolektibilitas nya, jd nyusahin bila bila mo ajukn kredit dkmudian hari, sdh gitu DC nagih kmn mn krjaan teman sodara dll jd ga nyaman, ujung nya jd bhn omongan dan ujung nya dipecat dari tmpat kerja krn ganggu produktivitas, blm sm org yg merasa di tagih bkn dirinya, sdh pasti sangsi sosial.

    bijaklah batas kmampuan diri ukur diri sdh cerdas klola kredit blm, bru apply paylater, atwpun krtu kredit spy mulus dan mudahin hidup bkn jd petaka nyusahin hidup. yg salah diri debitur ya

    24
    4
    • 11 April 2021 - (19:29 WIB)
      Permalink

      Saya sebenarnya tidak ingin memiliki hutang, tapi nasib saya tidak seberuntung anda Bapak Fayakun yang terhormat. Mungkin anda diberikan kelebihan materi oleh Tuhan sehingga anda tidak mempunyai hutang. Saya disini beritikad baik ingin melunasi hutang saya. Saya share disini dengan tujuan agar tidak ada lagi yang bernasib sama seperti saya yang memiliki pinjaman online. Lagi pula saya yang berhutang kenapa anda yang sibuk ya ? Apakah anda salah satu pihak dari pinjaman online yang terkena imbas dari orang2 yang tidak bayar hutangnya ? Saya disini bernego dengan pihak shopee bukan dengan anda, apakah anda merasa dirugikan oleh saya ?

      5
      22
      • 11 April 2021 - (20:25 WIB)
        Permalink

        Gini loh kak, di media konsumen pasti ada yg kasih solusi & kritik,
        Tapi di lihat dari kasus anda, memang solusi nya yaitu bayar biaya pokok dan denda nya tapi denda disini sy gatau perhitungan nya gimana bisa jadi seperti itu,
        Disini banyak yg kritik anda karena jawaban anda itu seolah olah anda mau menang sendiri.. skrg yg kita bicarakan itu tentang utang ya jgn di melebar ke cerita kehidupan anda.
        Karena utang ya utang, denda ya denda, ga ada yg mau tau kehidupan anda gimana gimana

        Jadi kita kembali ke topik pembahasan , disini anda bilang anda pinjam 1.500.000 , dan denda keterlambatan per bulan adalah 5% ?? Lalu anda sudah nunggak 1 tahun yg Berarti 12 bulan x 5% = denda 60%

        Jadinya 1.500.000 + 60% = 2.400.000
        Berarti yg harus kamu bayarkan seharusnya itu adalah 2,4 juta kan ? Tapi kenapa anda terlihat seenaknya pengen bayar pokoknya saja yg 1,5 ?
        Anda daritadi di atas bilang ingin bayar pokoknya saja, trus yg pemberi pinjaman mau untung dari mana ?

        30
        3
        • 12 April 2021 - (06:46 WIB)
          Permalink

          Bukan gitu cara ngitungnya, bang. Ngitungnya pakai anuitas, bunga berbunga. Kayak itungan kalau minjem di bank.

          • 12 April 2021 - (21:53 WIB)
            Permalink

            Maaf gan, ga pernah minjem di bank Jadi ga tau , tapi ya kira kira seperti itu lah kurang lebih nya , yg bikin dongkol itu si penulis seenaknya mau bayar pokoknya saja, bhahkan nuduh” orang DC

            Bisa dilihat komentar paling atas, paling awal itu di bales dengan baik” eh malah di jawabnya ngegas + nuduh DC , emg sakit nih orang

            Bayangin aja kita kasih pinjem 1,5 perjanjian awal pun sudah di tulis bunga berapa & klw telat denda berapa , dan si peminjam ini tau ,
            Eh setiap bulan kita tagih, bilg nya entar besok lusa entar bsk lusa, nyampe setahun eh ngancem lah bilgnya ini sy mau bayar pokoknya saja, ga mau bayar bunga & denda, idiot ga tuh,

      • 11 April 2021 - (20:31 WIB)
        Permalink

        kocak situ share ke ruang publik di komen org marah2.dari situ aja keliatan tabiat anda.tipe galakan yg punya utang .gimana dc nagih ga kasar ke situ .di komen sama org langsung ngamuk2 .ga mau di komen org dm aja langsung ke pihak shopee .ga usah share ke ruang publik.wkwkwkkwkw ketawa ahh.gw mah ga takut dosa.lagian dcnya bener suruh situ kurangin gaya hidup wkwkkwkwkw ketawa lagi ahh

        22
        3
        • 11 April 2021 - (20:36 WIB)
          Permalink

          Mohon maaf saya tidak ada marah2 disini. Saya hanya berkomentar keadaan saya . Kalian lah yang pada komentar seolah2 hidup sudah paling benar dan tidak pernah berhutang. Kalau anda tidak tau kehidupan saya seperti apa jangan sok menghakimi dan menjudge saya hidup berfoya2. Memangnya anda melihat dengan mata kepala anda sendiri kehidupan saya seperti apa saat ini??? Saya harap semoga kalian yang berkomentar nyiyir kehidupannya selalu berkecukupan ya dan tidak akan pernah berhutang walau cuma seratus rupiah

          5
          25
    • 12 April 2021 - (19:22 WIB)
      Permalink

      Mgkin kalo disertakan rincian tagihan komennya bisa lain, terutama screenshot rincian tagihan bulan april – juli.
      Kalo dilihat bulan april & mei ada transaksi tambahan, selisihnya hampir 1jt,
      Padahal kalo 5% dr 1,5jt cuma 75rb, harusnya kan di bulan mei tagihan + denda gk sampe 1,6jt. (Untuk paylater 1xbayar).

      • 12 April 2021 - (21:55 WIB)
        Permalink

        Mana berani dia, entar tambah kelihatan bodoh nya,
        Ada tambahan Duit kepake aja bisa lupa …
        Itu sistem saya yakin gak bakal salah, pasti ada tambahan utang juga seperti kata Abang,
        Cuma dia gak berani kasih lihat detil wkwkwk

  • 11 April 2021 - (19:39 WIB)
    Permalink

    Yah begitulah kehidupan,,
    Dapat pinjaman dari pinjol, dah d kasih tau syarat dan ketentuan nya,
    Bahkan ada bunga’plus denda klo telat bayar,
    Masih saja susah bayar dengan alasan klasik..

    Apalagi klo minjem temen…
    Bayangin aja 10 tahun pun belum tentu d bayar tuh

    12
    2
    • 12 April 2021 - (05:59 WIB)
      Permalink

      Terima kasih komennya, semoga anda sehat selalu agar bisa memberikan nafkah untuk keluarga anda dan semoga rezekinya lancar ya agar tidak berhutang seperti saya

      2
      9
  • 11 April 2021 - (20:34 WIB)
    Permalink

    Bayar aja pokok mbak, kalau ada lebih ya tambah dikit aja. 2juta udah cukup. Ya itu udah bayar sekian, ganti no hp hidup tenang. Memang anda benar kok, tidak dibenarkan pinjaman online bunga melebihi 2X pokok pinjaman.
    Kl mau aga ribet hubungi OJK aja, mereka menengahi kok dan bisa bantu Anda bayar wajar. Yang pasti jangan mau bayar penuh, ga wajar.
    Sabar aja disini banyak orang sok kaya dan ahli surga. Jangan dengerin orang kurang kerjaan braninya cuma di online aja koar2, aslinya juga paling SMA ga lulus jadi DC pinjol.

    17
    26
    • 11 April 2021 - (20:41 WIB)
      Permalink

      Terima kasih atas empati nya Pak. Alhamdulillah dari pihak shopee sudah menghubungi saya dan sedang menunggu info kelanjutannya. Saya disini tidak ingin lari dari hutang saya. Finmas Alhamdulillah bisa bayar pokok hutang saja, kalau kondisi saya tidak seperti sekarang saya tidak akan nunggak seperti ini. Benar Pak, saya keberatan dengan bunga yang sudah mencapai 2.9jt dan itu sudah 2x lipat dari hutang pokok saya. Jujur kalau saya tidak segera lunasi maka akan semakin membengkak . Makanya saya nego untuk bisa bayar pokok nya saja. Semoga Allah memberikan kemudahan. Aamiin

      10
      20
      • 12 April 2021 - (10:23 WIB)
        Permalink

        Mohon maaf memangnya saya ada menyudutkan atau menghina anda ? Apakah anda dirugikan dengan masalah saya ini ? Semoga anda dan keluarga sehat selalu dan di berikan kelancaran rezeki

        1
        9
        • 12 April 2021 - (10:44 WIB)
          Permalink

          Mbak Rina saya bertanya kepada orang dengan username Smin Lisianto.
          Dia dengan sombong bilang kalau semua yang komentarin anda di sini tidak lulus SMA. Makanya saya tanya memangnya dia lulusan S3

      • 12 April 2021 - (14:46 WIB)
        Permalink

        Saya lulusan S4 UNTUMU ya. Makasih atas pujiannya, bangga sekali saya dibilang sombong.
        Mbak Rina komen jgn dibalesin semua, mank gmpang org tinggal pencet keyboard ngomong apa aja. Yang jalani hidup kita sendiri, yg tau susahnya hidup kita ya kita sendiri. Semoga lancar negoisasinya ya . Bisa bayar pokok dan banyak rejekinya

        5
        9
        • 12 April 2021 - (14:54 WIB)
          Permalink

          Tidak apa2 Pak Smin lisianto, saya balas komen orang2 yang mengomentari, sya menghargai mereka karna mereka sudah meluangkan waktunya untuk membaca treat saya ini. Jadi saya harus balas komen mereka sekaligus mendoakan supaya mereka tidak bernasib seperti saya. Mungkin sebenarnya mereka juga memiliki masalah yang sama dengan saya. Tp mereka tidak berani speak up. Dan kalau misalkan nego saya berhasil bisa jadi mereka mengikuti apa yang saya lakukan. Kita kan tidak pernah tau apa sebenernya maksud dan tujuan mereka. Khusnudzon saja Pak 😊

          2
          10
        • 12 April 2021 - (16:30 WIB)
          Permalink

          Bapak/ibu username Smin Lisianto anda jadi orang sombong kok malah bangga yah?! By the way, institusi pendidikan mana yang ada lulusan S4 yah?! Setau saya seorang professor pun rata-rata lulusan S3 bukan S4

          6
          3
          • 12 April 2021 - (18:25 WIB)
            Permalink

            Ada donk S4,google aja Universitas UNTUMU. Muncul tuh cling kuning.
            Bangga donk sombong, drpd jadi anak orang ga punya empati dan simpati. Kalau TK udah dropout setidaknya orang tua masih mengajarkan berempati pada org lain. Tau lagi kalau gede di hutan bareng monyet..

            2
            11
        • 12 April 2021 - (18:33 WIB)
          Permalink

          Bapak/ibu Smin Lisianto, dari cara anda merespon komentar dan tata bahasa anda saja sudah menunjukkan kalau anda tidak berpendidikan tinggi

          9
          2
          • 12 April 2021 - (18:38 WIB)
            Permalink

            Wow… Aq terkejut atas kecerdasan Anda. Kok tau ? Kok pintar ? Kok bijaksana ?Kok nyinyir ? Wow..Aq terkesima…

            3
            4
          • 12 April 2021 - (23:28 WIB)
            Permalink

            Saya cm takutnya itu orang yg sama ( penulis) cm akun yg berbeda😂😂😂😂😂😂, kesanya ada yg belain..wkwkwk

            9
            1
          • 13 April 2021 - (13:44 WIB)
            Permalink

            BIASANYA YANG DUKUNG PENGUTANG JUGA SUKA NGUTANG TAPI GAK MAW DITAGIH, PAS DI TAGIH SERASA JADI KORBAN ….
            JADI SAMA” PENGUTANG YANG MAU SEENAKNYA (SUKA” MAU BAYAR ATAU KGK / GAK MAU DITAGIH), YAH HARUS SALING DUKUNG DONK…
            MALAH NATI DI BUATIN GRUB PENGUTANG YANG SEENAKNYA BAYAR (GAK MAU DITAGIH),…..

  • 11 April 2021 - (20:53 WIB)
    Permalink

    Pengutang akan membela pengutang wkwkk
    Enak banget minjem 1,5 juta nunggak sampe setahun , mau bayar nya tetep 1,5 .
    Denda per bulan 5% ga mau dibayar cuma mau bayar pokoknya saja, ada yg bilg kalau ada “Lebih” bayar 2 juta aja, wkwkwkk boro boro mau di lebihin, itu klw gak di tagih terus sama DC bisa di tunggak sampe 5 tahun itu bahkan dilupain , gimana rezeki mau lancar kalau utang aja susah bayar

    19
    5
    • 12 April 2021 - (05:46 WIB)
      Permalink

      Mohon maaf BAPAK GOMU yang terhormat, saya disini sedang bernegosiasi dengan pihak shopee. Dan untuk masalah rezeki insya Allah sudah di atur dan pasti tiap orang memiliki rezeki dari Allah. Semoga anda dan keluarga selalu berkecukupan da tidak akan berhutang ya Pak.

      9
      10
  • 11 April 2021 - (22:26 WIB)
    Permalink

    Anda masih beruntung bisa makan 2x banyak hanya sekali atau kurang masih punya rumah listrik aman dan menurut afpi dan ojk hanya finctech legal dan terdaftar dan paling besar itu memang 100% itu maksimal nya jadi mereka juga mengikuti kententuan ojk mending masuk blacklist aja

    11
    2
    • 12 April 2021 - (05:44 WIB)
      Permalink

      Terima kasih sebelumnya. Mohon maaf saya disini berniat untuk melunasi hutang saya. Jadi saya sedang mencoba mencari solusi untuk masalah ini

      3
      8
  • 11 April 2021 - (23:18 WIB)
    Permalink

    Wawww rame nih
    Hutang tetap hutang, dan wajib dibayar
    Mau keadaan kita gmn jga tetap wajib dibayar, sedikit share dari saya
    Saya jga py pengalaman hutang ke salah satu bank, sekitar 1,4jt di 2008 (saya ambil hutang buat sodara dan dia yg cicil tiap bulan) sampai di 2014 saya mengajukan KPR dan nama saya kna blacklist di BI, setelah di cek ternyata ada sangkutan hutang di bank untuk pinjaman dr 2009 – 2018 TTL 2.3jt (yg tertera di BI) setelah saya datangi bank disana tercetak total hutang 9jt, tapi setelah saya nego2 akhirnya saya bayar 4jt (karena saya sadar diri itu utang bertahun2, meskipun ngga semuanya salah saya pribadi) dan 2 Minggu proses lunas & 6 blm kemudian nama saya bersih di OJK, disini yg saya mau infoin ke si embaknya, yg namanya hutang ya hrs dibayar apapun keadaan kita, trus kita jga harus tau diri jangan cuma bayar pokok aja tetap bayar bunga, nah disini anda negonya bukan kekeh minta cicil cuma bunganya aja, uang itu ngga ada sodaranya, ini bisnis mbak
    Jangan berkedok dengan masalah keluarga trus harus dimaklumi, klo semuanya kaya mbak bisa bangkrut itu FT, inget ya mbak saya menyarankan nego pengurangan bunga bukan pembayaran pokok aja, situ minta dimaklumi tapi ngga mikir yg ngasih pinjeman, klo keadaannya dibalik gimana?

    20
    3
    • 12 April 2021 - (05:43 WIB)
      Permalink

      Mohon maaf saudara Bahana yang terhormat, saat ini saya sedang bernegosiasi dengan pihak shopee. Semoga ada win win solution

      2
      12
      • 13 April 2021 - (04:41 WIB)
        Permalink

        atau ad tambahan transaksi yg pake paylater lg.? Kog selisihnya hampir 1jt di bln april ke mei..?? Kalo memang ad tambahan transaksi yg pake paylater pokok pinjamannya kan gk 1,5jt lg..
        Mohon maaf kalo keliru ya mbk rina.

  • 12 April 2021 - (01:10 WIB)
    Permalink

    Yeelah udh salah nunggak 1thn masih cari pembenaran melalui aturan OJK, bilang aja udh emg niat Galbay gak mau bayar. Pantes di maki2 ama DC, yaa semoga aja gak dimaki2 sampai di akhirat.. Hutang dibawa mati udh hidup dimaki2, diakhirat pun masih ditagih. Klo yg buat tulisan ini ada niatan baik mau lunasin datang ke kantor Fintech yg kerjasama dg shopee bayar langsung lunas & nego denda ditempat sesuai perjanjian.

    10
    4
    • 12 April 2021 - (05:42 WIB)
      Permalink

      Mohon maaf saudara es yang terhormat, saya tidak mencari pembenaran. Saya disini sedang bernegosiasi dengan pihak shopee untuk melakukan pelunasan tagihan.

      3
      11
      • 12 April 2021 - (09:19 WIB)
        Permalink

        Ibu..
        Saya juga pengguna shopee pay Indonesia dengan limite 6juta.. kalo menurut saya shopee sangat baik memberikan pinjaman dengan bunga ringan dengan cicilan bulanan asal tidak telat.. kalo telat ya pasti ada konsekwensinya apalagi ini sampe tahunan.. itu berlaku d semua pinjaman baik online maupun off line.. coba kalonibu pinjem d uang pakai sistem jaminan BPKB, serifikat atau emas pasti sudah tergadaikan.. Masi beruntung ibu di kasi pinjaman tanpa ada jaminan…
        Lah ini ibu sudah salah malah berkeluh kesah di sosmed.. dari semua komentar ya semua menyalahkan ibu.. shopee ini perusahaan ecomers terbesar.. Masi untung ibu d tagih n d kasi denda.. lah kalo di pidanakan apagak lebih rugi…?? Pidana tindakan tidak menyenangkan atau pencemaran nama baik shopee..
        Smart dikit lah Bu.. cicilan dan bunga yg di bayarkan buat gaji karyawan shopee dan pembayaran tagihan barang yg ibu pakai juga..

        Saran saya bergayalah sesuai isi dompet…
        Kalo ga mampu bayar jangan berhutang…
        Udh tau massa sulit malah ngutang Ampe jutaan gitu…

        11
        • 12 April 2021 - (10:30 WIB)
          Permalink

          Sebelumnya mohon maaf Bapak Maruli yang terhormat, saya disini tidak mencari pembenaran. Saya hanya sharing agar tidak ada lagi yang mendapat masalah yang sama seperti saya. Semoga anda bisa amanah ya Pak dan bisa terus lancar pembayarannya, jangan sampai seperti saya. Namanya hidup tidak selalu ada di atas ya Pak, kalau saya bisa memilih, saya juga tidak ingin mengalami masalah seperti ini. Tapi mau gimana lagi, kehidupan saya saat ini sedang berada di bawah. Roda selalu berputar, gak tau besok saya akan seperti apa. Kalau anda saat ini masih bisa memenuhi kebutuhan untuk keluarga anda dan tidak memiliki hutang, bersyukurlah karna tidak semua orang bernasib baik seperti anda. Jangan sombong dulu ya Pak kalau anda saat ini berkecukupan. Karna nasib org besok tidak ada yang tau, bisa jadi besok anda berada di posisi saya. Bijak lah dalam menyikapi permasalahan jangan saling menyalahkan. Semoga anda dan keluarga sehat selalu dan selalu di berikan kelancaran rezeki

          2
          12
  • 12 April 2021 - (01:34 WIB)
    Permalink

    Kalau dari pihak shopee baca komen gw, please jangan kasih orang ini keringanan dengan cuma bayar pokok aja, ini mah modus karena dia udh ngelakuin itu berkali kali di pinjaman lain, kenapa pinjaman lain bisa cuma bayar pokok aja, mungkin udh gedek sama org model gini. Gw yg pay later sebulan aja ada bunga, ini yg setahun kaga mau bayar bunga, heran gua, dikira minjem sama sodara.

    15
    3
    • 12 April 2021 - (05:41 WIB)
      Permalink

      Mohon maaf Bapak Muhammad yang terhormat, saya mengajukan ini ke pihak shopee ya bukan ke Bapak. Dan saya tidak merugikan anda disini. Semoga bapak bisa terus membayar tagihan dan tidak sampai gagal bayar ya Pak

      3
      14
    • 12 April 2021 - (06:42 WIB)
      Permalink

      semoga masalahnya cepat selesai ya, dan dapat rezeki dari Tuhan supaya bisa membayar shopee pay later nya

      • 12 April 2021 - (10:31 WIB)
        Permalink

        Aamiin. Terima kasih doanya, semoga anda dan keluarga sehat selalu dan diberikan kelancaran rezeki

        1
        7
  • 12 April 2021 - (02:56 WIB)
    Permalink

    Bulan april ke mei
    Mei ke juni lompatan angkanya lumayan besar
    Apakah kk juga menambah pembelian?
    Kalo dihitung dari juni ke juli
    Juli ke agustus sudah stabil diangka 100rban bukan 400rban

    • 12 April 2021 - (05:36 WIB)
      Permalink

      Maaf itu bukan pembelian tapi denda yang diberikan oleh shopee paylater. Tiap bulan denda selalu naik. Saya pembayaran terakhir dibulan maret

      3
      9
  • 12 April 2021 - (03:15 WIB)
    Permalink

    Saya punya akun akuluka. Awalnya iseng aja daftar. Pertama pengajuan ditolak beberapa kali, tp setelah beberapa bulan, pengajuan ke sekian kali akhirnya alhamdulillah di acc dengan limit 5.000.000 tapi karena udah saking saya dendam sama si akuluka, jadi saya uninstall aplikasinya terus saya kasih B1 di playstore dan ga pernah saya install lagi karena waktu butuh, pengajuan selalu di tolak, setelah ga dibutuhin malah di ACC. Kan kurang ajar banget. Mba mau ga akun akuluka saya?! Pakai aja sekalian biar mba tambah numpuk lg utangnya.

    11
    2
    • 12 April 2021 - (05:37 WIB)
      Permalink

      Terima kasih banyak untuk tawaran nya. Semoga tidak digunakan ya limit nya. Dan semoga tidak tergoda untuk memakainya.

      4
      8
  • 12 April 2021 - (03:57 WIB)
    Permalink

    Saya mencoba mengomentari secara objektif hanya mengenai masalah kredit macet yang menimpa anda dan tidak akan melebar ke latar belakang kehidupan anda,

    1. Secara logika orang awam tentu akan beranggapan bahwa tidak mungkin hutang 1.5 jt melalui pinjaman online/bank setelah macet 1 thn tidak ber tambah nilainya, kecuali hutang kpd sanak keluarga mungkin kita hanya bayar pokoknya saja tanpa bunga, dll.
    2. Secara peraturan yang disebutkan anda tersebut, memang benar bahwa AFPI dan OJK sepakat mengatur mengenai total biaya keterlambatan, bunga, dan biaya lain maksimal 100% dr pinjaman pokok (jika macet lebih dr 90 hari), Jd jika pinjaman pokok 1.5 jt maka pinjaman yg harus dikembalikan 3 jt(1.5+biaya 100% dr pinjaman pokok). Aturan ini hanya berlaku bagi p2p lending legal yg terdaftar di OJK dan anggota AFPI. Tagihan anda yg disebutkan sekitar 4.4 jt mungkin ada sangkut pautnya sama perjanjian hutang piutang atau ketentuan baku yang anda sepakati dengan penyedia dana , krn dlm hukum perdata perjanjian antara kedua belah pihak menjadi hukum tersendiri yang harus dipenuhi.
    3. Jika anda merasa dirugikan bisa melapor atau mediasi dgn pihak OJK bahkan ke AFPI spt komentar2 sebelumnya atau ke lp2k/bpsk terkait pengaduan konsumen.

    11
    1
    • 12 April 2021 - (05:39 WIB)
      Permalink

      Terima kasih sebelumnya , sebelumnya saya juga sudah mengirimkan email ke OJK dan AFPI perihal ini. Dan untuk shopee paylater ini terdaftar di OJK dan AFPI. Seharusnya mereka bisa mengikuti aturan dari OJK danAFPI

      1
      8
      • 12 April 2021 - (07:33 WIB)
        Permalink

        Makannya saya anti minjam duit, apa lg yg berbunga,, selama sya dan keluarga msih bisa mkan nasi putih,, semoga semua urusan anda lancar

        • 12 April 2021 - (08:02 WIB)
          Permalink

          Aamiin. Terima kasih doanya, semoga anda dan keluarga sehat selalu dan selalu diberikan kelancaran rezeki

          1
          6
  • 12 April 2021 - (06:14 WIB)
    Permalink

    Coba sesekali berpikir, bagaimana klo anda berada di si pemberi pinjaman” kira2 seperti apa yang anda rasakan dan apa yang dilakukan???

    • 12 April 2021 - (08:04 WIB)
      Permalink

      Dari pihak pemberi pinjaman tentunya sudah mengetahui resiko apa yang akan di dapatkan dan mereka juga pasti sudah memikirkan terlebih dahulu untung rugi sebelum menjalankan bisnis nya. Terima kasih masukan ya semoga anda dan keluarga sehat selalu dan selalu di berikan kelancaran rezeki.

      1
      10
  • 12 April 2021 - (07:48 WIB)
    Permalink

    Maaf nih sebelumnya
    Klo diliat dri masalahnya sebenernya dri pihak peminjam ga ada pijaman online yg ga ada denda klo ga telat bayar, danjgan nge judge org yg mngomentari kaka dgn kata DC karna mereka pun nalar dri artikel yg kakak buat, klo memang sudah tw pandemi knpa ga berpikir pnjang saat hutang yg akhirnya gali lobang tutup lobang, sy juga pengguna spaylater,, dan dari yg mbaknya bilang yakin itu hutang cuma 1,4 juta dan ga ada cicilan tiap bulannya, pasti pinjaman dgn pembayaran cicilannya tiap bulannya yg bikin tagihan bengkak,, dan maaf juga sya tidak menyalahkan pihak mbak atu mana pun hanya menganalisa msalah mbaknya saja, dan saran aja sih, untuk kedepannya dipikir panjang dulu deh mbah sebelum hutang dan kasian juga identitas mbaknya nntinya di cap hitam sama pihak ojk yg nntinya ga bisa pengajuan pinjaman dimna” karna dri riwayat pembayaran yg bgtu mbak,

    • 12 April 2021 - (08:06 WIB)
      Permalink

      Mohon maaf sebelumnya, sebelum pandemi saya selalu lancar dalam membayar hutang saya, bisa dilihat dari history pembayaran dan bisa diingat kembali pandemi ini sejak bulan maret 2020. Dan sejak saat itu saya menerima gaji hanya 50% saja. Semoga anda dan keluarga sehat selalu dan selalu di berikan kelancaran rezeki

      1
      7
  • 12 April 2021 - (08:12 WIB)
    Permalink

    Kak rina terdampak pandemi jadi nunggak. Kak rina cari solusi bkn unt di nyinyirin…. Coba andai qmu jd rina lm posisi yg sama mgkn juga gitu…
    Dan ilmu jg lho buat qta klo qta pinjol bunga tdk blh lbh 100℅ dr pinjaman.
    Saya cm trut prihatin, smoga kk dberi kmudahan rzki.

    5
    7
    • 12 April 2021 - (09:49 WIB)
      Permalink

      Krn menurut yg nyinyir spt yg anda tuduhkan, penulis hanya ingin bayar pokoknya saja. Dia punya dalih lagi sesuai ojk dan afpi tidak boleh 100 persen dr pokok. Harusnya kl sudah tau spt dia negonya bayar 2x pokok sesuai aturan ojk dan afpi. Ini penulis hanya ingin cari pembenaran saja atas tidakannya. Dan ini sebuah modus baru.

      8
      1
      • 12 April 2021 - (10:33 WIB)
        Permalink

        Mbak Rina saya juga mengalami hal seperti anda. Perusahaan tempat saya bekerja terkena dampak COVID-19 dan saya hanya diberi gaji hanya 50%. Saya juga punya tanggungan keluarga inti dan juga tanggungan orang tua saya tapi saya tidak pernah menunggak hutang berbulan-bulan apalagi sampai setahun lalu minta pengecualian bayar pokok hutang saja.
        Tolong jangan jadikan pandemi COVID-19 sebagai alasan tidak bisa bayar hutang. Kalau orang punya kesadaran dan rasa tanggung jawab pasti akan membayar hutang dengan denda apapun keadaannya

        9
        1
        • 12 April 2021 - (10:40 WIB)
          Permalink

          Sebelumnya mohon maaf Bapak Robert yang terhormat, mungkin 50% dari gaji yang anda terima masih bisa memenuhi kebutuhan anda dan keluarga dan membayar hutang. Kalau anda bekerja sebagai GM, manager yang mungkin 50% dari gaji anda masih terima di angka 10jt jangan di samakan dengan saya yang cuma staf biasa yang gaji msh UMR. Jangan di samakan kebutuhan org dengan kehidupan anda ya Pak, karna pendapatan tiap orang berbeda . Kalau pendapatan anda di samakan dengan saya yang skrg hanya terima di angka 2jtan anda bisa hitung sendiri saja apakah itu cukup untuk membiayai kebutuhan rumah tangga dan biaya berobat orang tua yg tiap bulan harus kontrol. Mohon bijak dalam menyikapi ya Pak, sekali lagi jangan di samakan pendapatan tiap orang dengan pendapatan anda. Semoga anda dan keluarga selalu diberikan kesehatan dan rezeki yang lancar, dan semoga hutangnya bisa terus lancar pembayarannya tidak seperti saya yang sampai menunggak

          2
          7
          • 12 April 2021 - (10:50 WIB)
            Permalink

            FYI mbak Rina, gaji saya itu UMR dan saya cuma karyawan biasa bukan supervisor apalagi manager yang gajinya tinggi.
            Meskipun gaji saya UMR dan cuma dibayar 50% tapi saya tidak pernah menunggak hutang sampai berbulan-bulan dan minta bayar pokok hutangnya saja karena saya tau saya berhutang debgan

          • 12 April 2021 - (10:51 WIB)
            Permalink

            Karena saya tau saya berhutang dengan perusahaan bukan dengan saudara atau teman jadi saya wajib bayar hutang dengan denda

    • 12 April 2021 - (10:33 WIB)
      Permalink

      Aamiin , terima kasih empatinya. Semoga kakak selalu diberikan kesehatan dan diberikan kelancaran rezeki

      1
      7
  • 12 April 2021 - (09:44 WIB)
    Permalink

    Kalau ini dikabulkan oleh shopee hanya bayar pokoknya saja, yakin ini sebuah modus. Ditunggu modus barunya bulan depan dgn fintech yg berbeda.

    • 12 April 2021 - (09:56 WIB)
      Permalink

      Terima kasih komennya , semoga anda dan keluarga sehat selalu dan diberikan kelancaran rezeki

      1
      6

 Apa Komentar Anda mengenai Shopee PayLater?

Ada 154 komentar sampai saat ini..

Bunga dan Denda Shopee PayLater

oleh rina juliani dibaca dalam: 1 menit
154