Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

6 komentar untuk “Top Up Saldo DANA Tidak Masuk, Status Gopay Berhasil

  • 23 Mei 2021 - (15:39 WIB)
    Permalink

    Anda sebut: “Sangat di sayangkan COSTUMER SERVICE FINTECH DANA sangat lambat dan bertele2 dalam kasus laporan saya, ”

    Anda keliru.
    Aplikasi DANA bukan FINTECH.
    DANA adalah Dompet Digital

    Anda sama saja dengan kebanyakan manusia jaman now:

    1. Memakai aplikasi hanya tertarik keuntungan semata, tanpa pikir halal haram.

    2. Memakai aplikasi hanya karena banyak orang yang pakai juga.

    Semua Dompet Digital Haram karena menggunakan sistem Riba’.

    Sifat Haram:
    1. Menawarkan keuntungan/kenikmatan sesaat. Menawarkan kemudahan sesaat namun setelahnya anda akan kerepotan karena yang mudah itu menjadi lebih rumit dari yang anda bayangkan.

    2. Yang Haram cepat atau lambat akan membawa penyakit. Tunggu saja.

    Bagi yang menganggap Remeh Riba’. Tunggu saja tanggal mainnya, anda semua pasti kena azabnya.

    2
    2
    • 23 Mei 2021 - (17:23 WIB)
      Permalink

      Kwkwkwk gangguang jiwa,malah lari keharam2an, merk HP yg lu pake skrg merk buatan org apa. Klo gamau jd haram jgn main HP, balik lg ke jaman batu, mediakonsumen kok ad onta nyasar dsni yah

      2
      1
    • 4 Juni 2021 - (11:03 WIB)
      Permalink

      Sebentar.
      DANA, GoPay, OVO, LinkAja, dkk. adalah brand penerbit e-wallet, dan e-wallet jamak dikenal sebagai salah satu jenis fintech. Jangan pukul rata bahwa fintech adalah hanya soal pinjaman melulu. Fintech = financial technology = teknologi finansial/keuangan. Jelas dong, di sini dompet digital juga termasuk salah satu jenis teknologi keuangan.

      Saya ga habis pikir kenapa Anda sangat judgemental. Dari keluhan ini, adakah kalimat yang menunjukkan bahwa penulis “menggunakan DANA/GoPay untuk

      1. Memakai aplikasi hanya tertarik keuntungan semata, tanpa pikir halal haram.

      2. Memakai aplikasi hanya karena banyak orang yang pakai juga.”

      Dari sisi mananya? Sungguh, saya ga habis pikir kenapa Anda begitu mudahnya menyimpulkan sesuatu seenaknya saja.

      Lagipula cara mengajak orang menuju “kebenaran” tidak seperti itu. Kenapa Anda menggunakan kalimat vonis-memvonis tentang azab? Oke, riba memang haram, ada banyak dalil tekstual yang menunjukkannya, tapi bukankah kita tidak boleh menjatuhkan vonis pada orang lain sembarangan?

      Bukankah akan lebih indah dan damai jika Anda menggunakan kalimat persuasif atau ajakan halus. Siapa kita bisa memvonis “azab” atas orang lain?

      Dan perlu diingat ga semua orang pake dompet digital hanya untuk mengejar dan meraih keuntungan duniawi sebagaimana klaim Anda. Mungkin, sih, memang ada banyak di luar sana yang seperti Anda tuduhkan, tapi apakah Anda tahu si penulis berbuat demikian juga?

      Jangan lupakan juga ada LinkAja Syariah, terobosan baru dari LinkAja untuk menciptakan dunia keuangan digital yang halal dan bebas riba, dan mereka bilang akadnya sudah disesuaikan dengan syariat Islam, semoga demikian.

      Pesan saya adalah, tolong jangan main hakim sendiri. Tugas kita adalah menasihati orang lain dan mengajak pada jalan kebenaran, BUKAN untuk lempar vonis seenak hati.

      Maaf bila ada salah kata dan cenderung keluar topik. Tapi orang bernama “Umur” ini sudah sering berbuat demikian di MK.

    • 24 Mei 2021 - (12:31 WIB)
      Permalink

      sy pelanggan DANA uda lama banget dulu pertanyaan/komplain via dm mudah banget langsung d respon tp kenapa sekarang kog sulit ya kita jadi bingung kalo ada masalah musti minta bantuan kmn? call center d hubungi jg gak nyambung jd benar2 mau transaksi pake Dana skrg mikiiir dan takut karena solusi sulit d dapat

 Apa Komentar Anda?

Ada 6 komentar sampai saat ini..

Top Up Saldo DANA Tidak Masuk, Status Gopay Berhasil

oleh Papa dibaca dalam: 1 menit
6