Terkait Uang 32,5 Juta Rupiah yang Hilang di Bank Sahabat Sampoerna, Pihak Bank Menyatakan Telah Terjadi Pencurian Kartu ATM dan Tidak Mau Mengganti

Terkait surat saya sebelumnya yang berjudul “Penarikan ATM di Bank Sahabat Sampoerna Sebanyak 13 Kali, Padahal Kartu ATM Saya Simpan“, pada tanggal 1 Desember 2021 kemarin, saya diundang oleh Bank Sahabat Sampoerna Cabang Malang, untuk bertemu dengan bagian legal, audit dan operasional cabangnya. Setelah saya datang, saya langsung dipersilahkan untuk duduk mengikuti Zoom meeting dengan pihak terkait.

Singkat cerita, Bank Sampoerna menyimpulkan bahwa transaksi saya sah dan tidak ada indikasi fraud atau skimming dari pihak internal Bank. Jadi uang nasabah yang hilang belum bisa diganti, kalau belum ada putusan hukum atas hal tersebut. Padahal jelas-jelas kartu ATM saya simpan di dompet saya, di rumah di Malang, dengan saksi istri dan mertua saya. Sedangkan penarikan ATM dilakukan di Gresik dan Lamongan pada malam dan dini hari tanggal 10-11 Oktober 2021.

Saya akan bawa masalah ini sesuai jalur hukum, bahwa saya benar-benar tidak melakukan penarikan ATM pada tanggal 10 – 11 Oktober sebanyak 13 kali sebesar Rp32,5 juta. Untuk semua nasabah Bank Sahabat Sampoerna mohon hati-hati! Karena jika terjadi permasalahan, pihak bank ini tidak mau mengganti kerugian nasabah dulu hingga ada keputusan hukum.

Sekian dan terima kasih.

M. Ezar Arvi P.
Malang, Jawa timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Bank Sahabat Sampoerna:
[Total:40    Rata-Rata: 2.2/5]
Tanggapan Bank Sahabat Sampoerna atas Pengaduan Bapak Mohammad Ezar Arvi Paudra

Sehubungan dengan pengaduan Bapak Mohammad Ezar Arvi Paudra melalui MediaKonsumen.com terkait penarikan uang di ATM yang terjadi pada tanggal 10...
Baca Selengkapnya

16 komentar untuk “Terkait Uang 32,5 Juta Rupiah yang Hilang di Bank Sahabat Sampoerna, Pihak Bank Menyatakan Telah Terjadi Pencurian Kartu ATM dan Tidak Mau Mengganti

  • 2 Desember 2021 - (15:24 WIB)
    Permalink

    tidak ada indikasi fraud atau skimming? Bagaimana pihak bank bs dgn yakin kesimpulan begitu? berarti org yg ambil di ATM berperawakan mirip dengan nasabah asli ya?

  • 2 Desember 2021 - (19:17 WIB)
    Permalink

    wah, di undang buat apa klo gitu ?
    jika benar saudara korban !
    jangan takut untuk kebenaran !
    pihak bank selalu gitu, dia pakai orang2 pintar di dunia yg akan jadi setan di akherat ( ahli pembodohan)… agar yg jadi korban mau mengalah bahkan merelakan yg jadi hak kita …..
    itu perpanjangan pencuri nya!
    inailahi

  • 2 Desember 2021 - (23:54 WIB)
    Permalink

    Ceritain donk, kenapa mau nabung di bank ini? Pasti awal mula nya ada sesuatu yang menarik, dimana lbh menarik daripada nabung di BCA.

    • 3 Desember 2021 - (11:26 WIB)
      Permalink

      Istri saya kerja di BSS Malang tahun 2016, saya jadi nasabah tahun 2017. Istri saya resign tahun 2019. Saya jadi nasabah karena istri saya kerja disitu, awalnya.

  • 3 Desember 2021 - (13:09 WIB)
    Permalink

    Dpt disimpulkan menabunglah dibank yang sdh berpengalaman kalo awalnya karna dibuatkan dr tempat kerja kan tinggal buat bank lagi lalu saldonya ditransfer ya meski adm bank ternama itu 15Rb tp sepadan dgn fasilitas yg diberikan.

  • 6 Desember 2021 - (07:11 WIB)
    Permalink

    Apa anda dapat menunjukkan fisik kartu ATM anda kepada Bank Sampoerna saat dilakukan pertemuan ?

 Apa Komentar Anda mengenai Bank Sahabat Sampoerna?

Ada 16 komentar sampai saat ini..

Terkait Uang 32,5 Juta Rupiah yang Hilang di Bank Sahabat Sampoerna, P…

oleh Ezar dibaca dalam: 1 menit
16