Tanggapan Bank Sahabat Sampoerna atas Pengaduan Bapak Mohammad Ezar Arvi Paudra

Sehubungan dengan pengaduan Bapak Mohammad Ezar Arvi Paudra melalui MediaKonsumen.com terkait penarikan uang di ATM yang terjadi pada tanggal 10 dan 11 Oktober 2021 serta pertemuan antara yang bersangkutan dengan Bank Sahabat Sampoerna (“Bank Sampoerna”), terdapat beberapa hal yang perlu kami tanggapi, yaitu sebagai berikut:

a. Investigasi yang kami lakukan menunjukkan bahwa tidak ada kejanggalan dalam ke 13 transaksi penarikan di ATM pihak ketiga tersebut. Transaksi dilakukan menggunakan PIN yang tepat. Investigasi yang kami lakukan juga menunjukkan bahwa seluruh prosedur operasional standar telah dijalankan dengan benar.

b. Mengacu pada hasil investigasi tersebut, dan sebagaiamana telah disepakati dalam pertemuan tersebut, maka Bank Sampoerna bersama dengan Bapak Mohammad Ezar Arvi Paudura akan melakukan konsultasi dan diskusi dengan pihak yang bewenang. Selanjutnya, Bank Sampoerna sepenuhnya siap untuk memberikan keterangan yang diperlukan terkait dengan permasalahan ini.

Demikian tanggapan ini kami sampaikan sehubungan keluhan yang disampaikan oleh Bapak Mohammad Ezar Arvi Paudura.

PT BANK SAHABAT SAMPOERNA

Hanna Hasdiani
Strategic, Centralized Operation
& Service Division Head

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Tanggapan Bank Sahabat Sampoerna:
[Total:28    Rata-Rata: 2/5]
Terkait Uang 32,5 Juta Rupiah yang Hilang di Bank Sahabat Sampoerna, Pihak Bank Menyatakan Telah Terjadi Pencurian Kartu ATM dan Tidak Mau Mengganti

Terkait surat saya sebelumnya yang berjudul “Penarikan ATM di Bank Sahabat Sampoerna Sebanyak 13 Kali, Padahal Kartu ATM Saya Simpan“,...
Baca Selengkapnya

12 komentar untuk “Tanggapan Bank Sahabat Sampoerna atas Pengaduan Bapak Mohammad Ezar Arvi Paudra

  • 3 Desember 2021 - (16:39 WIB)
    Permalink

    Lha argumennya kok malah PIN yang tepat? Di mana-mana yg namanya transaksi skimming ya modusnya dengan copy data dari kartu ATM yg asli dan ngerekam nasabah saat masukin PIN-nya. Yang harus dibuktikan itu, apakah kartu yg digunakan saat transaksi itu kartu yg asli apa hasil skimming?

    11
    2
  • 3 Desember 2021 - (17:03 WIB)
    Permalink

    kok tidak ada kejanggalan ??
    duit orang udah hilang malah dianggap tidak ada kejanggalan..

  • 3 Desember 2021 - (17:14 WIB)
    Permalink

    Semua skiming itu pake pin yang tepat kalo gak mana bisa diambil duitnya, hadeh.. 😆

  • 3 Desember 2021 - (23:42 WIB)
    Permalink

    Dodol jg nih yg kasih tanggapan. Namanya skimming artinya copy paste kartu atm beserta perekaman PIN. Harusnya benahi mesin ATMnya. Cek donk bentuk dan gambar kartu ATMnya sama apa tidak

  • 5 Desember 2021 - (10:15 WIB)
    Permalink

    Makanya untuk aman nya gw taruh uang sendiri aja dirumah biar tenang walo gak seberapa kalo ilang dan gak ada kejelasan kan empat juga.

  • 5 Desember 2021 - (19:55 WIB)
    Permalink

    tim handling and managing fraud nya gimana siih? kok kayak cetek banget. ini mah data nasabah bocor, dan itu kesalahan kalian ga bisa menjaga data nasabah, nasabah udah percaya sama kalian, skg kalian kyk gini ckckckk jahat banget, sangat tidak profesional

  • 6 Desember 2021 - (09:38 WIB)
    Permalink

    1. Pin yang tepat bagaimana ? jelas ada kesalahan pin pada saat awal dia narik 2,5 jt.
    2. Tidak ada kesepakatan apapun, saya menghargai undangan dari Bank Sampoerna Cabang Malang. Saya kira uang akan diganti / dikembalikan, ternyata zonk.

    Selama uang saya belum kembali, saya akan kejar terus.
    Sampai ketemu di pihak berwajib.

 Apa Komentar Anda mengenai Tanggapan Bank Sahabat Sampoerna?

Ada 12 komentar sampai saat ini..

Tanggapan Bank Sahabat Sampoerna atas Pengaduan Bapak Mohammad Ezar Ar…

oleh PRI HANTORO dibaca dalam: 1 menit
12