Klaim Garansi Monitor Acer, Malah Ditawari Penggantian Unit Baru dengan Harga Lebih Mahal dari Harga Pembelian

Saya membeli monitor Acer pada bulan September 2021. Saat awal mulai memakai, sudah ada masalah walaupun tidak signifikan. Yaitu apabila memakai kabel Display Port bawaan, pada saat komputer dalam mode sleep, monitor akan mati dan tidak mau hidup kembali kecuali komputer di-restart. Saya coba pakai kabel HDM dan ternyata tidak bermasalah.

Akhirnya saya diamkan permasalahan ini karena tidak mengganggu performa monitor tersebut. Sampai pada akhirnya pertengahan Maret 2022 (sekitar 6 bulan setelah saya membeli), tiba-tiba saat monitor dalam kondisi sleep terdengar bunyi seperti petasan. Begitu saya cek ke belakang monitor terdapat percikan api.

Pada tanggal 22 Maret 2022, akhirnya saya bawa monitor saya ke Acer Service Center di Semarang dan diterima dengan baik. Selang beberapa hari, saya mencoba melakukan cek dan ricek melalui web untuk mengetahui status klaim garansi saya. Karena saya tidak mengerti kode di dalam status tersebut, saya coba tanyakan ke pihak Acer melalui WA maupun online chat.

Jawaban yang diberikan cukup mengejutkan, yaitu saya harus membayar sejumlah Rp2.640.690,00 dalam bentuk “penawaran monitor/mainboard baru” agar klaim garansi saya diproses. Dengan alasan bahwa klaim garansi saya tidak dapat diterima karena unit TERBAKAR, yang disebabkan ada cicak mati di dalamnya.

Karena saya tidak percaya klaim tersebut, saya meminta bukti video proses pembongkaran monitor saya. Namun dijawab supaya menanyakan langsung ke teknisinya. Penawaran tersebut menurut saya tidak masuk akal, karena saya membeli monitor tersebut dengan harga Rp2.135.000,00 dan kini harus membayar lebih mahal untuk klaim garansi. Akhirnya penawaran tersebut saya tolak dan saya ambil monitor saya pada tanggal 13 Mei 2022 ke ASC Semarang, serta untuk mendapatkan penjelasan yang lebih lanjut.

Penjelasan yang saya dapat dari supervisor ASC Semarang adalah sebagai berikut:

  1. ASC Semarang tidak memiliki bukti berupa video proses pembongkaran monitor saya, karena hal tersebut tidak ada dalam SOP mereka. Mereka hanya memberikan bukti berupa foto cicak terbakar dan foto mainboard terbakar, yang menurut saya sama sekali tidak menunjukkan bahwa yang di foto tersebut adalah monitor milik saya. Saat teknisi menawarkan untuk membongkar monitor saya di tempat, saya juga menolak karena tidak akan membuktikan apa-apa. Pada intinya saya sebagai konsumen HARUS TERPAKSA menerima klaim dari ASC Semarang tanpa bukti yang kuat. Mengingat saya diharuskan membayar harga yang lebih mahal daripada saat saya membeli menurut saya, saya sebagai konsumen BERHAK menuntut BUKTI YANG KUAT dari klaim ASC Semarang.
  2. Saat saya meminta dasar penolakan klaim garansi monitor saat, supervisor ASC Semarang membuka kartu garansi dari monitor saya, tapi tidak dapat menunjukkan di bagian mana di kartu garansi saya yang menunjukkan garansi saya tidak dapat diklaim karena kondisi TERBAKAR. Beliau hanya menjawab bahwa hal itu termasuk pada bagian “Kerusakan yang disebabkan oleh kelalaian pemakai”, walaupun tidak tertulis di halaman kartu garansi. Ini artinya Acer berhak menolak klaim dengan berbagai alasan yang tidak tertulis di kartu garansi dan dimasukkan ke dalam kategori “Kerusakan yang disebabkan oleh kelalaian pemakai” (saya masih menyimpan rekaman jawaban dari Supervisor ASC Semarang).

Mohon jawaban dan kebijaksanaan dari pihak Acer. Apakah memang begini cara Acer menolak klaim garansi konsumen dengan “menawarkan” harga yang lebih mahal daripada saat harga beli? Menolak klaim tanpa bukti yang kuat? Menolak klaim tanpa dasar tertulis di kartu garansi?

Risa Rahatma Putra
Kabupaten Kudus, Jawa Tengah

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Acer Indonesia:
[Total:113    Rata-Rata: 2/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

83 komentar untuk “Klaim Garansi Monitor Acer, Malah Ditawari Penggantian Unit Baru dengan Harga Lebih Mahal dari Harga Pembelian

  • 23 Mei 2022 - (13:58 WIB)
    Permalink

    Oke dari pada di uneg2 dalam hati setelah baca kasus konyol ini

    Buat Pak yang buat TS yak ini
    saya mulai dari pernyataan anda
    1. kritik pernyataan pertama anda ini terihat betapa “bodoh” “kolot” “egois”
    nya anda, jelas2 bukti nyata akan di beri ke “MATA” anda yg memang tidak sesuai keiginan anda
    saran sih harusnya anda terima kenyataan bahwa memang ada nya kenyataa itu

    2. kritik pernyataan anda (saya masih menyimpan rekaman jawaban dari Supervisor ASC Semarang) <> katakan ke pihak SC nya bahwa cover garansi dong seharusnya karena tidak ada ketetapan unit void karena terbakar ataupun karena hewan

    Mohon jawaban dan kebijaksanaan dari pihak Acer. Apakah memang begini cara Acer menolak klaim garansi konsumen dengan “menawarkan” harga yang lebih mahal daripada saat harga beli? << lain kali perbanyak lagi pengetahuan anda, SERVICECENTER bisa jual lebih murah apalagi sama dengan harga jual SALES gak mungkin itu terjadi

    Menolak klaim tanpa bukti yang kuat? << masih nekat??

    Menolak klaim tanpa dasar tertulis di kartu garansi? <<< Nah ini harusnya yg di kejar, tidak ada bukti tertulis kalau terbakar atau terkena hewan membatalkan garansi unit, jika perlu bahkan dari pihak ACER PUSAT harus tahu bahwa ini tidak ada klausul membatalkan garansi unit anda

 Apa Komentar Anda mengenai Acer Indonesia?

Ada 83 komentar sampai saat ini..

Klaim Garansi Monitor Acer, Malah Ditawari Penggantian Unit Baru denga…

oleh Rahatma dibaca dalam: 2 menit
83