Mohon Bantuan Mediasi Terkait Masalah Salah Transfer ke Sesama Rekening BRI

Kepada Yth. Bank BRI,

Melalui surat ini saya mohon dengan sangat, bantuannya untuk masalah salah transfer saya, pada tanggal 29 Agustus 2022, dari rekening 5510010510***** (atas nama Robi Jumiati) ke nomor rekening 73980100******* (atas nama Rudi Da****). Yang seharusnya saya transfer ke nomor rekening 7398010053***** (atas nama Marta U****).

Saya sudah melaporkan masalah saya ke cabang BRI setempat, ke telepon 150017, dan melalui email callbri@bri.co.id, dengan nomor tiket: 41704194. Saya sudah mengirim semua berkas yang dibutuhkan, tapi sampai hari ini belum mendapatkan kepastian. Maaf jika saya terkesan mendesak, hal ini saya lakukan karena dana tersebut untuk membayar hutang.

Adapun kronologinya saya mentransfer melalui mesin ATM. Saat itu saya membawa tiga orang anak saya yang masih kecil. Saya mohon maaf atas kelalaian saya, sehingga saya tidak teliti membaca nama yang dituju, dan anak saya terlanjur memencet tombol klik oke. Saya juga mohon maaf, karena kelalaian saya membuat pihak BRI menjadi repot.

Saya mohon dengan sangat, pihak BRI bersedia membantu saya secepatnya. Atas bantuannya saya ucapkan terima kasih.

Robi Jumiati
Pekanbaru, Riau


Update (25 September 2022): Terkait surat pembaca di atas, penulis memberikan klarifikasi dan apresiasi atas tindak lanjut dari pihak Bank BRI yang telah membantu mediasi pengembalian dana salah transfer sebagai berikut:

 

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai permohonan ini:
[Total:27    Rata-Rata: 4.4/5]
Tanggapan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atas Pengaduan Ibu Robi Jumiati

Sebelumnya kami menyampaikan terima kasih atas kesediaan Ibu Robi Jumiati menjadi nasabah Bank BRI dan turut prihatin atas kejadian yang...
Baca Selengkapnya

25 komentar untuk “Mohon Bantuan Mediasi Terkait Masalah Salah Transfer ke Sesama Rekening BRI

    • 5 September 2022 - (14:35 WIB)
      Permalink

      @Agus – duit2 orang koq anda yang nyolot? Lagi pula surat ini bukan buat anda. Nikamtin saja sebagai penonton.

      TS – Semoga kedepannya lebih teliti dan ini bukan proses singkat loh.

      15
      1
      • 5 September 2022 - (23:06 WIB)
        Permalink

        Gw jabarin ya, gw 7 th d bank yg akhir ny milih risegn krna riba
        Ini kasus sebener ny kelakuan si pemilik saldo
        Pertama – orng yg salah trfx ga bsa tuntut atau pidana
        Kedua orng ya salah trfx ga ad hak lu bisa blokir rek orng yg lu trfx duit krna kesalahan
        Yg ketiga – lu ga ad hak nyuruh pihak ctelller untuk tarik duit itu meski mereka bisa krna nyalahi aturan,
        Yg ke empat in yg paling penting
        Datangi bank, cek norek yg lu trfx minta data nya lu cek telfon orng ny minta kebaikan hatinya untuk mengembalikan duit lo,
        Yg kelima kako ga d kasih ya udh iklahasin
        Yg ke enam joko tingkir ngombe dawet, lanjutin lirik ny….

        2
        8
        • 6 September 2022 - (08:13 WIB)
          Permalink

          Bapak kodok, saya bersyukur anda sudah resign dari bank, karena dari cara anda berkomentar,tergambar bagaimana kepribadian anda, menulis saja acakadul, bagaimana mau melayani masyarakat atau nasabah yang datang ke bank. Tolong literasinya ditingkatkan ya pak, agar bapak paham isi surat saya. Saya jelas2 mengakui itu kelalaian saya, dan saya meminta pihak bank terkait untuk memediasi, saya bukan meminta pihak bank bertanggungjawab dan harus mengembalikan uang saya. Kembali atau tidak kembali, itu tergantung rezeki saya, yang penting saya berusaha dulu.

          16
    • 5 September 2022 - (15:05 WIB)
      Permalink

      beliau kan sudah mengakui kesalahannya dan bahkan sudah meminta maaf merepotkan bank BRI. beda dengan misalnya yang sudah salah transfer malah nyolot dan marah-marah kepada bank. semoga uangnya segera dikembalikan

      15
    • 6 September 2022 - (07:26 WIB)
      Permalink

      Semoga anda tidak pernah mengalaminya…
      Karena DO’A yg buruk bisa kembali pada Anda!!!

      • 24 September 2022 - (15:19 WIB)
        Permalink

        Saya pernah ditransfer uang orang salah transfer 25jt trus orang tersebut minta bantuan bank bersangkutan dan pada akhirnya tau nomor telpon saya dan tiap hari saya di telpon di WA agar kembalikan uang dia akhirnya dia nemuin saya di cabang bank bersangkutan dan dimediasi bank bersangkutan,dia minta uang dikembalikan tp gue tetep gak mau karna itu rejeki saya trus kalo saya kasih balik pun, saya akan nuntut bank bersangkutan krna secara sengaja menyebarkan nomor tlpon saya kepada orang lain yg tidak saya kenal,karna nomor telpon adalah privasi dan data penting bagi nasabah bank,pada akhirnya gue bilang ke orang yg salah tra sfer itu, mau diurus kemana saja saya siap pak,karena itu salah anda sendiri, etikanya jika salah itu merendah menyadari salahnya dan minta maaf bukan malah ngajak rame,terimakasih atas uang 25jt nya,semoga diganti rejeki yg lebih banyak lagi,haha…

        1
        6
        • 24 September 2022 - (21:54 WIB)
          Permalink

          Semoga kelak anda gak dapat musibah yang lebih parah dari sekedar kehilangan uang 25 juta, karna jelas2 anda tahu siapa pemiliknya, karena sudah bertemu. Saya juga gak habis pikir, apakah anda ngarang atau tidak, soalnya sudah ada undang2 petlindungan terhadap nasabah yang salah transfer. Saya juga heran kira2 bank apa yang menaunginya, karena hari ini uang saya sudah kembali semua, lalu saya minta nomor hp rudi darwin ,karena ingin mengucapkan terimakasih dan kasih sedikit uang bensin, tapi pihak BRI gak mau kasih nomor hp ,dengan alasan itu privacy nasabah.

          • 24 September 2022 - (21:58 WIB)
            Permalink

            lu bisa tf

          • 26 September 2022 - (00:48 WIB)
            Permalink

            Taiik luu juga ngarang bocahhh…

      • 8 September 2022 - (20:42 WIB)
        Permalink

        Johan, kalo tidak good looking, setidaknya anda bisa jadi manusia yg good attitude….malu sama agama yg anda anut, mendoakan yg buruk bagi orang lain, maka yg buruk jg yg dtg kpada kita. Malangnya seorang ibu, melahirkan manusia seperti anda, yg gak punya empati atas kemalangan org lain.

    • 24 September 2022 - (21:47 WIB)
      Permalink

      Alhamdulilah hari ini uang saya sudah kembali dengan utuh, sekali lagi saya doakan,semoga komentar buruk anda gak kembali ke anda…terimakasih.

  • 5 September 2022 - (11:48 WIB)
    Permalink

    Kepada bapak Agus yang terhormat, pertama – tama saya doakan agar doa bapak tidak pernah kembali kepada anda. Yang kedua, mungkin sebelum berkomentar, ada baiknya kita perluas dahulu ilmu kita, agar kita bisa berkomentar dengan bijak, untuk bapak ketahui, saya berani meminta bantuan mediasi kepada bank terkait, karena sudah ada undang – undangnya ya pak di negara kita, yang mengatur tentang nasabah yang salah transfer. Jika bapak tidak tau undang2nya pasal berapa, bolehlah ya pak belajar lagi….terimakasih

    14
    • 6 September 2022 - (06:07 WIB)
      Permalink

      Aduhhh. Padahal dimedia konsumen belum lama ada kejadian ini salah transfer .kenapa ga belajar dari kasus kasus kemaren. Aku orang miskin kalau transfer suka berkali2 cek nama sama nomor rekening.soalnya susah cari uang. Ak cek terus sampai bosan.soalnya banyak kasus salah transfer. Kalau bisa buka mbanking di hp biar ga diburu2 kalau diatm kan pasti antri jadi ga tenang kalau transfer .
      Kalau menurut ak km minta nomor hp penerima dibank minta secara baik2.sukur2 dia baik mau kembalikan.
      Soalnya ak pernah dengar curhat orang dia dapet uang 50 juta salah transfer tapi ga dikembalikan malah buat foya2. Tapi ga dicari polisi. Setahu ak ga ada deh hukum orang nerima salah transfer. Kecuali koropsi.
      Yang ada nanti di marahin polisi kenapa lalai.yang ada di nasehatin.

      • 6 September 2022 - (08:58 WIB)
        Permalink

        Bapak hendra, sekarang memang sudah ada undang-undangnya kok pak, silahkan dipelajari, dengan catatan bank terkait hanya sebagai mediator. Saya sudah datang ke bri terdekat, dan memang cs nya yang menyuruh saya membuat laporan, bahkan saya membuat laporanpun menelpon ke bri pusatnya ya memakai telpon kantor bri cabang pekanbaru, terimakasih pak.

  • 5 September 2022 - (19:19 WIB)
    Permalink

    Si Agus itu tukang tagih utang alias DC makanya senang lihat orang lain susah atau menderita. Coba ungkap identitas aslinya, mana berani dia.

  • 6 September 2022 - (07:24 WIB)
    Permalink

    Semoga bisa menjadi pelajaran buat kita semua, dan semoga SIPENERIMA mau mengembalikan dana/uang yg bukan haknya… Sebenarnya CS BANK bisa membantu anda saat itu juga (saat laporan dibuat), CS bisa menelepon SIPENERIMA agar mau mengembalikan dana salah transfer tsb, dan CS juga bisa memblokir/membekukan dana tersebut saat itu juga (saat laporan diterima) jika dana belum digunakan. Tapi semuanya tergantung dari SIPENERIMA. Kesalahan memang murni dari anda, dan pihak BANK hanya bisa membantu mediasi, jika SIPENERIMA tidak mau mengembalikannya anda tak bisa menuntut apa-apa. Tapi sekali lagi semoga SIPENERIMA tergerak hatinya untuk mau mengembalikan.
    Saran saya, berikan imbalan 100/200ribu buat SIPENERIMA sebagai ganti telah merepotkan.
    Buat yg suka bicara RIBA, seharusnya belajar lagi, karena ada perbedaan pendapat ULAMA mengenai HUKUM bunga BANK. Kita sebagai orang awam bisa memilih pendapat ULAMA yg ringan/mudah bagi kita. RIBA HUKUMNYA HARAM, TAPI BUNGA BANK HUKUMNYA MASIH DIPERSELISIHKAN.

  • 6 September 2022 - (11:04 WIB)
    Permalink

    Makanya sy agak risih kalau di dalam satu atm ada satu keluarga, apalagi bawa anak2,. Suka ribut dan asal pencet. Jadi deh kejadian karena hal tsbt. Tp sy doakan semoga yg si penerima yg salah transfer, mau mengembalikan uang tsbt. Amin

  • 6 September 2022 - (11:32 WIB)
    Permalink

    Turut prihatin kpd TS. Semoga ada tindak lanjut dr pihak bank BRI utk memediasi antara TS dg penerima transfer, dan penerima transfer mau memahami. Semoga masih menjadi rezeki TS.

  • 22 September 2022 - (11:04 WIB)
    Permalink

    2020 lalu temen saya dapet tiba2 masuk duit ke rekening nya (BNI), Krn mmg LG gak ada duit ya di tarik aja duit yg masuk itu. Beberapa hari kemudian dia di hub pihak bank agar mengembalikan duit tsb Krn terjadi kesalahan transfer (saya lupa, apakah pihak bank yg salah transfer atau si pengirim yg salah). Lalu rekening nya pun di blokir dan akan di buka jika pengembalian dana nya sudah selesai,, dgn ancaman akan di bawa ke ranah hukum jika TDK ada itikad baik. Krn uang nya sudah habis, lalu temen saya ini meminta kebijakan pihak bank utk solusi terbaiknya mengingat juga saat itu awal2 pandemi. Akhirnya uang tersebut di talangin dulu oleh pihak bank, jadi pihak bank langsung mengembalikan dana nya KPD pemilik awal. Kemudian temen saya di anggap berhutang dgn karyawan bank yg menalangin nya, dan membayar secara menyicil. Masalah pun clear..

    • 22 September 2022 - (11:23 WIB)
      Permalink

      Abu, itu biasanya untuk kasus kesalahan/kelalaian transfernya dilakukan oleh pihak bank (teller), bukan oleh nasabah.

 Apa Komentar Anda mengenai permohonan ini?

Ada 25 komentar sampai saat ini..

Mohon Bantuan Mediasi Terkait Masalah Salah Transfer ke Sesama Rekenin…

oleh Roby Jumiati dibaca dalam: 1 menit
25