Kecewa Proses Penutupan Akun dan Refund OVO untuk Anak yang Belum Punya KTP

Kecewa OVO Tidak Profesional dan Refund Tak Kunjung Selesai

Sekitar tanggal 28 Mei 2022, saya top up nomor akun OVO anak saya 0877756622** yang ternyata sudah tidak aktif. Saya langsung menelepon CS OVO yang kemudian menawarkan untuk proses penutupan akun dan berapa pun uang di dalamnya akan dikembalikan ke rekening bank.

Setelah menunggu 5 hari kerja, cuma dikirim email form bukti diri dan surat pernyataan yang harus diisi kemudian dikirim kembali. Setelah saya kirim, kemudian dibalas besoknya, bahwa format suratnya salah dan surat pernyataan orang tua tidak sesuai dengan yang diminta. Akun ini punya anak saya dan dia memang belum punya KTP, sehingga saya Ibunya yang mengirimkan data diri.

Setelah form diperbaiki, yaitu mengisi nomor KTP, surat pernyataan orang tua bahwa setuju atas pengembalian dana dan tanda tangan di atas materai Rp. 10.000, disuruh tunggu 5 hari maksimal proses kerja.

3 hari kemudian saya di email lagi, dibilang bahwa pemilik OVO akan ditelepon. Saya tunggu, sampai 5 hari tidak ada telepon. Baru saya email lagi, di reply-nya mereka sudah menelepon nomor 0877756622**, yaitu nomor yang sudah tidak aktif. Padahal sudah jelas dari paling pertama masalahnya saya bilang bahwa nomor itu sudah tidak aktif, makanya saya minta refund.

Saya reply kembali tentang nomor yang sudah tidak aktif, dan mohon dihubungi nomor saya yang sekarang. Akhirnya setelah 2 hari kemudian baru saya ditelepon lagi, dan saya diinformasikan ternyata surat pernyataan orang tuanya tidak sesuai lagi.

Pada saat menelepon, saya kan bertanya tentang apa yang salah, dan dibilang ternyata NO KTP tidak sesuai dengan data diri yang dimiliki pemilik akun OVO. Padahal sudah jelas disampaikan pemilik OVO tidak mempunyai KTP dan yang dilampirkan adalah data diri orang tua pemilik OVO.

Saya juga menyampaikan surat kepada CS, karena ini sudah dari Mei 2022 sampai Oktober 2022. Saya sangat kecewa dan lelah luar biasa dengan tidak profesionalnya pihak OVO menangani hal refund ini. Sungguh sangat mengecewakan dan menghilangkan rasa percaya terhadap OVO sebagai aplikasi pembayaran.

 

Saya mohon penyelesaian segera dan uang saya dan anak saya segera dikembalikan. Semoga tidak ada lagi yang mengalami hal ini dengan OVO. Terima kasih.

Terima kasih Redaksi Media Konsumen yang berkenan membantu menayangkan keluhan ini.

Yenni
Kelapa Gading, Jakarta Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai OVO:
[Total:15    Rata-Rata: 2.1/5]
Tanggapan OVO atas Surat Pembaca Ibu Yennie

Dengan hormat, Terima kasih atas kepercayaan Ibu Yennie untuk terus menggunakan OVO sebagai platform pembayaran digital pilihan Anda dan kami...
Baca Selengkapnya

7 komentar untuk “Kecewa Proses Penutupan Akun dan Refund OVO untuk Anak yang Belum Punya KTP

  • 17 Oktober 2022 - (13:14 WIB)
    Permalink

    Begini saja, anda catat data diri yang dipakai pada aplikasi OVO milik anak. Jika aplikasi tidak bisa dibuka, coba ingat-ingat atau minta anak ingat-ingat apa saja data yang sudah digunakan saat mendaftar OVO, seperti nama lengkap dan alamat email. Jika akun OVO anak sudah di upgrade ke premier, tanya anak dulu dia pakai KTP siapa.

    Gunakan informasi tersebut untuk membuktikan bahwa BENAR itu akun OVO anak anda, anda mengetahuinya dan memegang kuasa atas akun tersebut. Jika anda tidak bisa menunjukkan data yang SAMA dengan data tercatat di akun OVO anak anda, tapi kemudian pihak OVO menyetujuinya, saya bisa tuntut OVO karena begitu mudah orang lain mengambil alih akun seseorang. Itu logikanya.

    Seharusnya masalah ini tidak akan menjadi masalah apabila nomor telepon anak masih aktif, atau diupayakan reaktivasi ketika sudah lewat masa tenggang. Disini saya tidak ingin berpanjang-panjang menyoroti kelalaian orang tua yang tetap santai ketika nomor telepon anak sudah mati dan memberi peluang pengelolaan uang via dompet digital, kecuali anak anda sudah 13 tahun keatas.

    11
    • 18 Oktober 2022 - (18:59 WIB)
      Permalink

      Setuju dg anda. Untuk nomer Telkomsel bisa Reaktivasi/di aktifkan lagi, nggak tahu kalau operator lain.

  • 18 Oktober 2022 - (10:06 WIB)
    Permalink

    hmm…sebenernya ini kelalaian, dan untuk masalah no ktp atau NIK KTP, anak baru lahir di buatkan akte kelahiran juga udah punya NIK, karena NIK itu serangkaian kode propinsi,kabupaten,kecamatan,tanggal lahir dan nomor urut pendaftaran, seharusnya juga sudah di tulis di kartu keluarga, kecuali sudah di keluarkan dari kartu keluarga hhhh

  • 19 Oktober 2022 - (09:04 WIB)
    Permalink

    Awal kasus adalah topup ke rekening ovo anak yg sdh tidak aktif. Berarti proses reaktivasi saja akun ovo nya, bukan malah minta ditutup. Sediakan bukti bahwa akun tersebut memang milik anak anda
    Selain no hp almat email juga bisa jadi identitas kepemilikan akun.

 Apa Komentar Anda mengenai OVO?

Ada 7 komentar sampai saat ini..

Kecewa Proses Penutupan Akun dan Refund OVO untuk Anak yang Belum Puny…

oleh Yenni Hioe dibaca dalam: 1 menit
7