Tokopedia Semena-mena Menonaktifkan Toko Secara Permanen Tanpa Pemberitahuan Jelas Letak Kesalahannya

Toko saya tiba-tiba dinonaktifkan permanen, padahal umur toko baru 1 minggu. Sebelumnya kejadian serupa terjadi dengan solusi saya disuruh buka toko baru. Sesudah saya buka toko baru seperti yang disarankan ternyata cuma berumur 1 minggu dengan kesalahan yang sama yaitu poin B7 :

“Tokopedia tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada pengguna,memiliki kewenangan untuk melakukan tindakan yang perlu”dan L9 “Tokopedia akan menghentikan kerjasama dengan penjual yang melakukan tindakan yang dapat merugikan prinsipal,penerbit,acquirer dan / pemegang kartu kredit,antara lain memproses penarikan / gesek tunai”

Tapi anehnya pihak Tokopedia tidak bisa menunjukan transaksi yang bermasalah dan saya berani jamin 100% toko saya tidak melakukan gesek tunai seperti yang dituduhkan.

Mohon pihak Tokopedia untuk menyelidiki oknum yang dengan sengaja menonaktifkan toko tanpa peringatan sebelumnya,kejadian ini sdh berulang kali terjadi. Sedangkan saya sebagai penjual tidak mengerti salah apa yang saya lakukan.

Mohon tanggapannya.

Irvan Firmansyah
Surabaya

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian Anda!
[Total:46    Rata-Rata: 2.6/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

32 komentar untuk “Tokopedia Semena-mena Menonaktifkan Toko Secara Permanen Tanpa Pemberitahuan Jelas Letak Kesalahannya

  • 2 Januari 2023 - (19:55 WIB)
    Permalink

    Kl sudah berulang kali terjadi, berarti toped sudah tahu betul apa yg anda jual karena sudah ada riwayatnya.

    19
  • 3 Januari 2023 - (00:45 WIB)
    Permalink

    Saya heran sama artikel ini.
    Dia mendesak tokopedia sebagai pihak yang “salah” tapi dia sendiri tidak ada membuktikan kalau ada di posisi yang benar.
    – nama tokonya apa?
    – produknya apa?
    – harganya berapa?
    – riwayat transaksinya gimana?

    Semuanya ga ada pembuktian. Padahal pembaca di media konsumen bisa bantu menilai siapa yang ada di posisi benar dan salah. Dan kalau ada di posisi benar seharusnya perlu dong membuktikan dirinya tidak terbukti bersalah. 😁

    55
    1
    • 3 Januari 2023 - (07:22 WIB)
      Permalink

      Nah, sepaham dah ma ini.. baru mau nulis.. eh udah ada komen ini.. ayo TS dibuktikan dl klo emang ga salah share dengan lengkap data nya

    • 8 Januari 2023 - (12:02 WIB)
      Permalink

      Iya menyalahkan sistem padahal TS sendiri pun tidak jelas. Pembaca MK udah pada pintar kale….. Wkwkk

  • 3 Januari 2023 - (07:50 WIB)
    Permalink

    Nama tokonya apa, jualan apa, sudah berapa lama, dll itu penting untuk mulai melihat toko bermasalah atau tidak.

  • 3 Januari 2023 - (07:50 WIB)
    Permalink

    Intinya kalo benar ya buktikan
    Tokopedia juga tidak bdoh, sudah belajat banyak dari setiap kasus.

  • 3 Januari 2023 - (08:14 WIB)
    Permalink

    Apaan si Blok, lo nya aja klau emng ud ketauan salah gk usah pembelaan didsni, cba share transaksinya dsni 😂

  • 3 Januari 2023 - (10:20 WIB)
    Permalink

    Saya pernah mengalami hal seperti itu karena produk yang saya buat tidak dilengkapi surat sertifikasi.

    Coba googling aturannya ternyata dari thn 2005 harus sudah ada sertifikasi Dan tahun 2020 Tokopedia memberlakukan aturan tsb, dengan memakai keyword tertentu sebagai kata kunci, bila membuat judul sesuai kata kunci langsung produk tsb di delete Dan status toko dimoderasi. Akhirnya stop jualan yang mewajibkan pakai surat sertifikasi.

    Mungkin toko TS juga melanggar peraturan Tokopedia Dan biasanya jenis pelanggaran dikirim via email bukan via chatting

  • 3 Januari 2023 - (12:36 WIB)
    Permalink

    Saya sudah lama buka toko di tokopedia aman2 saja gan selama kita tidak melanggar rules dan ketentuan, emang jualan apa?

  • 3 Januari 2023 - (13:25 WIB)
    Permalink

    Ini sih udah kedeteksi sistem kalau main gestun. Jadi toped gak perlu pembuktian lagi karena algoritma mereka udah mendeteksi adanya fraud. Itu semua sifatnya otomatis. Kalau transaksi real dan bukan gestun pasti tidak akan terdeteksi fraud. Gak hanya penjual kakak, pembeli pun kalau terdeteksi menyalahgunakan promo bisa kena banned promo permanen alias selamanya tidak bisa menggunakan promo apapun.

    • 5 Januari 2023 - (19:51 WIB)
      Permalink

      Apakah main gestun bisa sampe ke jakarta dan sumatera?saya mau kirim statistik pembeli disini dan bukti lainnya tapi ga tau caranya

      • 5 Januari 2023 - (19:53 WIB)
        Permalink

        Kirim aja ke redaksi media konsumen via email disertakan judul artikel yang anda buat ini. Nanti redaksi MK bisa sunting artikel anda dan update artikelnya.

      • 8 Januari 2023 - (12:00 WIB)
        Permalink

        Sistem bisa salah. Tapi kali ini TS aja gak jelas. Bukti transaksi dan invoice tidak disertakan.

      • 9 Januari 2023 - (18:58 WIB)
        Permalink

        Sistem bisa salah? Tolong dahh semua jg udah paham TS transaksi apa. Membela boleh tapi harus ada alasan juga. TS aja tidak memberikan keterangan dan bukti jelas. Hanya klaim sepihak kalau tidak melakukan gestun. Wkwk

  • 3 Januari 2023 - (16:13 WIB)
    Permalink

    Ya TS nya mencurigakan.

    Ni pasti TS nya main Gestun ya…. Terlanjur cairkan dana customer yg Gestun eh duit nya dibekukan Krn blm dicairkan…. Pemikiran saya mungkin lapak TS main Gestun dr pembayaran via pinjol yg kerja sama dg tokepdnya deh ya…

    Cb main ke shopee byk jasa Gestun disitu salah satu nya lapak @pikhashop2 awalnya mau beli kesing PC saya Krn penjualan byk bintang 5 review nya hrg bersaing eh seletelah tny2 tau nya jasa gestun, yg mau buka usaha Gestun bisa liat model usaha yg dijual di lapak shopee tsb

    • 5 Januari 2023 - (19:52 WIB)
      Permalink

      Maaf saya ga mengerti main gestun itu gimana,emang bisa main gestun tanpa gesek kartu??karena pembeli mulai dari sumatera sampe papua

      • 5 Januari 2023 - (19:54 WIB)
        Permalink

        Gestun gak mesti harus pake mesin. Gestun online artinya fake order. Tolong dah pembaca udah pada pintar.

  • 5 Januari 2023 - (17:15 WIB)
    Permalink

    Pemula main gestun kayanya. Soalnya saya buka jasa gestun udah setahun aman2 aja.

    Dulu saya awal2 juga pernah gestun sendiri tapi kepotong 15%/20% gitu dari total pendapatan. Kalo skrg mungkin emang dibenned.

 Apa Komentar Anda?

Ada 32 komentar sampai saat ini..

Tokopedia Semena-mena Menonaktifkan Toko Secara Permanen Tanpa Pemberi…

oleh Irvan dibaca dalam: 1 menit
32