Keluhan Surat Pembaca Program Fix n Easy CashPlus CIMB Niaga Tidak Sesuai dengan yang Diinformasikan 23 Mei 20247 Juni 2024 Erwin 9 Komentar Bank CIMB Niaga, Call Center, Cicilan Kartu Kredit, Cicilan pelunasan kartu kredit, CIMB Niaga, Customer complaint handling, Customer Service, Fix N' Easy Cashplus CIMB Niaga, Kartu Kredit CIMB Niaga, Kartu Kredit CIMB Niaga Syariah, Kondisi layanan tidak sesuai informasi, Konversi cicilan, Pembayaran cicilan, Tagihan kartu kredit, Telemarketing Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Saya pemilik kartu kredit CIMB Niaga Syariah dengan nomor kartu 5336 **** **** *625. Pada bulan Maret 2024, tanggalnya saya lupa, saya ditawari program Fix n Easy CashPlus oleh telemarketing CIMB Niaga, yang mengaku bernama De**. Dia menjelaskan keunggulan program tersebut. Awalnya, saya keberatan karena masih ada transaksi yang diubah menjadi cicilan. Sehingga jika ditambah cicilan CashPlus, cicilan bulanan saya akan cukup berat dan mengganggu arus kas saya. Namun dia memberikan solusi, dengan mengatakan bahwa uang yang cair dari program tersebut dapat digunakan untuk membayar semua tagihan. Awalnya saya ragu, tetapi dia meyakinkan saya dengan mengatakan bahwa jika semua lunas, maka tidak ada cicilan lagi. Saya bertanya, “Kalau sudah saya lunasi, tapi masih keluar tagihan cicilan bagaimana?” Dia menjawab, “Bapak, kalau sudah lunas, mana ada tagihan keluar lagi?”. Singkat kata, saya setuju mengambil program tersebut. Ternyata, setelah lembar tagihan keluar di bulan berikutnya, cicilan masih muncul. Kemudian, pada tanggal 13 Mei 2024, saya melaporkan ke 14041 dengan nomor pengaduan: CBGCN 060524000448, mengenai ketidaksesuaian program yang dijanjikan oleh marketing. Setelah menunggu 5 hari kerja, saya menerima SMS yang mengatakan pengaduan telah diselesaikan. Saya telepon lagi ke 14041. Menurut call center, saya ditelepon oleh CIMB Niaga tetapi tidak saya angkat. Saya katakan bahwa tidak ada panggilan masuk, bahkan saya menawarkan untuk screenshot bukti bahwa tidak ada panggilan masuk. Akhirnya, saya memberikan nomor lain agar bisa dihubungi (nomor HP lain dan nomor telepon kantor). Kemudian, ada telepon dari pihak telemarketing dengan Pak Ab**, atasan dari De**, yang menjelaskan bahwa apa yang dijelaskan sudah sesuai. Saya bertanya, “Apakah sudah dicek rekaman pembicaraan? Di situ jelas marketing De** berkata kalau sudah lunas tidak ada tagihan lagi.”. Dia sempat berkata bahwa memang benar marketing bilang seperti itu, tapi berkilah bahwa maksudnya bukan seperti itu. Saya hanya minta solusi dari CIMB Niaga, karena dengan adanya cicilan baru dari Fix n Easy CashPlus dan cicilan lama, otomatis cicilan bulanan saya membengkak. Kemudian, Pak Ab** dengan enteng memberikan solusi: Solusi 1: “Kalau begitu bapak lunasi kembali saja uang yang dicairkan di program Fix n Easy CashPlus.” Saya jelas belum bisa melunasi uang tersebut. Kemudian saya kemukakan lagi bahwa kendala saya adalah cicilan per bulan yang berat, sehingga tidak bisa membayar penuh, sehingga nanti kena bunga. Kemudian Pak Ab** memberi solusi 2: “Tidak apa, pak, kan bunganya tidak sebesar tagihan sebelumnya yang lebih besar.”. Ini solusi macam apa? Saya hanya minta solusi dari CIMB Niaga, dikarenakan telemarketing salah informasi atau kurang paham produk, sehingga menyebabkan saya menanggung beban cicilan per bulan yang cukup memberatkan. Solusi yang saya sampaikan ke pihak CIMB Niaga adalah, bisakah cicilan Fix n Easy Cashplus diperpanjang tenornya sehingga tidak memberatkan saya? Karena dengan adanya tambahan Rp1.250.000 per bulan plus cicilan di atas, otomatis mengganggu cashflow saya. Perhitungan saya, tanpa ada cicilan di atas, saya masih mampu. Saya sudah menelepon lagi ke 14041 pada tanggal 13 Mei 2024 untuk menanyakan kelanjutannya. Kemudian saya lapor lagi di Facebook CIMB Niaga, dengan laporan: CBGCN13052400130. Hingga saat ini masih belum ada kabar dari pihak CIMB Niaga. Erwin Soelistijo Surabaya, Jawa Timur Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Pranata24 Mei 2024 - (09:41 WIB)Permalink Itu lah sebabnya setiap hari kalau ada nomor masuk 021 dan mengaku petugas CIMB NIAGA menghubungin saya langsung saya matikan. Dan mencantumkan di True Caller nomor tersebut. Tidak ada putus asanya mereka menghubungin saya. Terima kasih infonya mas Erwin Soelistijo 2 Login untuk Membalas
ErwinPenulis artikel27 Mei 2024 - (15:39 WIB)Permalink Sama2 mas. Intinya harus hati2 sama TeleMarketing Bank/ASU-ransi Lebih baik begitu perkenalan langsung ditutup telponnya Atau auto reject Login untuk Membalas
Mr24 Mei 2024 - (17:35 WIB)Permalink Samperin bank nya kak, lgsg minta restrukturisasi cicilan 2 Login untuk Membalas
Kris27 Mei 2024 - (12:47 WIB)Permalink Programnya diambil dri limit cc, klo dibuat byar tagihan berjalan brarti tagihan sebelumnya dlunasi dg dana cash plus, maka akan muncul tagihan baru dari total dana cash plus yg dirubah cicilan, jgn perna byar minimum payment Login untuk Membalas
8224 Mei 2024 - (21:19 WIB)Permalink Urusan Bank jangan percaya mulut Telemaketing. Mereka semakin gercep kek pinjol. 2 Login untuk Membalas
ErwinPenulis artikel27 Mei 2024 - (15:40 WIB)Permalink Bener mas. Intinya harus hati2 sama TeleMarketing Bank/ASU-ransi Lebih baik begitu perkenalan langsung ditutup telponnya Atau langsung direject aja telponnya lebih aman Login untuk Membalas
Abdul25 Mei 2024 - (00:06 WIB)Permalink Begitulah cara bank untuk mendapatkan keuntungan. Dulu saya juga mengalami hal yang sama, dirayu untuk ambil kredit dan dijelaskan hal-hal yang kayak seolah-olah menguntungkan buat nasabah, tapi ketika kredit sudah cair ternyata nggak sesuai. Dan ketika kita komplain, bank selalu saja bisa berkilah. Sekarang saya memilih untuk blokir semua panggilan yang terindikasi mau menawarkan kredit. Hidup lebih tenang ketika kita bebas hutang. Semoga masalah sender segera selesai Login untuk Membalas
ErwinPenulis artikel27 Mei 2024 - (15:40 WIB)Permalink Bener mas. Intinya harus hati2 sama TeleMarketing Bank/ASU-ransi Lebih baik begitu perkenalan langsung ditutup telponnya Atau langsung direject aja telponnya lebih aman Login untuk Membalas
Munzir Akbarwan7 Juni 2024 - (10:42 WIB)Permalink Akhirnya menyesal setelah percaya. Nasi sdh jd bubur susah dikembalikan. Login untuk Membalas