OCBC Memblokir Sepihak Kartu Kredit Voyage dengan Status Tidak Ada Tagihan Tertunggak dan Berisi Kira-Kira 700 Ribu Bonus Complimentary

Tanggal 25 April 2024, saya menerima SMS dari OCBC bahwa kartu kredit diblokir sementara, karena terdapat transaksi mencurigakan. Posisi: Tidak ada tagihan belum terbayar sama sekali dan rekam jejak selama pemakaian kartu kredit tidak pernah satu kali pun terlambat membayar tagihan.

Tanggal 6 Mei 2024, RM OCBC Cabang Manyar Kertoarjo Surabaya bernama Li** sudah membantu menyerahkan 8 bukti transaksi yang disinyalir mencurigakan oleh OCBC, mulai Oktober 2023 hingga Maret 2024 (3 di antaranya transaksi Tokopedia dan 5 Paper ID), dan disuruh menunggu 20 hari kerja untuk proses pengecekan.

Di antara tanggal-tanggal tersebut tidak terhitung jumlah saya menghubungi call center juga dan email (semua bukti email ada di inbox saya). Call center selalu menyuruh saya untuk kontak RM karena call center tidak ada wewenang untuk mengurus permasalahan seperti ini.

Tanggal 5 Juni 2024, RM bernama Li** tidak bisa dikontak dan akhirnya menyerahkan ke Kepala Cabang OCBC Manyar Surabaya bernama Rid*** T*** pada tanggal 8 Juni 2024 dengan alasan cuti sehingga tidak bisa dikontak.

Tanggal 13 Juni 2024, saya menerima SMS dari OCBC yang menyatakan kartu kredit OCBC Voyage saya ditutup.

Tanggal 14 Juni 2024, Kacab OCBC Manyar Surabaya (Rid*** T***) menelepon saya dan menyatakan cabang tidak bisa berbuat apa-apa karena keputusan sudah mutlak dari call center dan saya dianjurkan menghubungi call center untuk mengajukan protes.

Pada hari ini juga saya merekam proses pembicaraan saya dengan call center, dan CS menyatakan transaksi saya dengan Tokopedia tidak wajar karena bernilai lebih dari 100.000.000 IDR. Seluruh pembicaraan saya rekam di link Dropbox ini: Link Dropbox

Poin saya:

  1. Saya tidak keberatan bila kartu kredit ditutup karena tuduhan sepihak OCBC, asal point reward yang menurut saya adalah hak saya, dikembalikan oleh OCBC.
  2. Saya tidak keberatan bila OCBC bisa menunjukkan listing nasabah minimal 50 nasabah saja yang juga bertransaksi di Paper ID dan Tokopedia sebelum muncul ketentuan dilarang oleh OCBC (sebelum April 2024). Di mana inipun terekam di pembicaraan link Dropbox saya dengan call center.
  3. Saya setuju saya dihanguskan semua poin reward saya asal OCBC juga memblokir semua nasabah seluruh Indonesia yang juga menurut OCBC melanggar ketentuan yaitu bertransaksi di Paper ID dan Tokopedia dengan nilai di atas Rp20 juta dan dinilai tidak wajar, sebelum April 2024.

Eva Christina
Surabaya, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tanggapan perihal “OCBC Memblokir Sepihak Kartu Kredit Voyage”

Kepada Yth. Pimpinan Redaksi Media Konsumen U.p.: Surat Pembaca Dengan hormat, Terima kasih kepada redaksi Media Konsumen yang telah menayangkan...
Baca Selengkapnya

16 komentar untuk “OCBC Memblokir Sepihak Kartu Kredit Voyage dengan Status Tidak Ada Tagihan Tertunggak dan Berisi Kira-Kira 700 Ribu Bonus Complimentary

  • 14 Juni 2024 - (18:25 WIB)
    Permalink

    Emang transaksi apa di tokopedia yg nilainya besar sekali dan dianggap tdk wajar dan mencurigakan. Apa terkait gestun.

  • 14 Juni 2024 - (18:50 WIB)
    Permalink

    Menurut saya Ini terjadi dikarenakan banyak orang yang tidak bertanggung jawab menyalahgunakan platform p*per & tok*pedia untuk melakukan aktivitas gest*n sehingga membuat pihak bank jadi sensitif dengan transaksi yang dilakukan di platform² tsb dan imbasnya ke orang² yang melakukan transaksi real malahan yang dicurigai. Semoga ada titik terang.

  • 14 Juni 2024 - (19:13 WIB)
    Permalink

    Bukan gestun dan beberapa merchant real yg mempunyai review di Tokopedia. transaksi bahan bangunan yg bernilai lebih dari 20 juta rupiah dan semua ada bukti receipt invoicenya.

    • 14 Juni 2024 - (23:49 WIB)
      Permalink

      Jadi ini antara secara teknis bobrok. Bikin sistem deteksi transaksi janggal sembarangan. Atau secara pegawai bobrok. Pada gabut semua, ngak ada yang niat bantu.

      Nih bank memang dari pengalaman pribadi memang dari segi teknis dan sdm agak bermasalah.

      Cuma gawat juga yah, artinya transaksi gede di dua platform itu bisa dianggap janggal. Kacau juga.

  • 15 Juni 2024 - (05:30 WIB)
    Permalink

    ayo teman2 yg mengalami masalah spt saya mhn kontak utk sama2 melaporkan bank OCBC ke YLKI. krn menurut info RM bank ini banyak sekali nasabah seluruh Indonesia yg sedang dlm proses pemblokiran dan disuruh menunggu 20 hari kerja akhirnya ditutup sepihak dan poin hangus.

  • 15 Juni 2024 - (07:17 WIB)
    Permalink

    Seharusnya sudah tau kalau pakai kartu kredit itu untuk konsumtif bukan untuk bisnis…. Mungkin transaksi besar dianggap transaksi bisnis meski ada invoice. Point 700,000 miles gesek berapa Ember tuh ……

  • 15 Juni 2024 - (13:21 WIB)
    Permalink

    Kalau bukan gestun, pembelian nya gmn kelanjutan nya? Apakah seller tokopedia juga tidak/belum melakukan pengiriman? Kalo sy liat transaksi 100jt kan wah ya klo belanja online, pasti seller ada komplain di grup tokopedia, karena disayangkan dong kehilangan transaksi sebesar itu, tp di grup tokopedia seller gak ada yg komplain masalah itu.
    Transaksi di tokopedia itu bs maks 100jt, tp jarang bgt paling utk dp mobil, secara matematika nya barang 100jt potongan admin tokopedia bisa sekitar 12jt an, apa iya ada barang toko yg cuan nya diatas 12jt, harga jual 100jt biaya admin 12jt sisa 88jt trus cuan nya brp 10% lagi? 8jt? Jadi HPP barang 80jtan,emg mau beli harga normal 80jt – 90jt, di online 100jt? Klo sy sih gak mau.
    Mungkin itu asumsi nya, makanya dinilai ganjil sama bank begitu jg tokopedia kemungkinan besar juga membatalkan transaksi.
    Kalau dp mobil beda hitungan admin nya lebih murah, makanya ini transaksi nya dinilai ganjil.
    Untuk penutupan sepihak kayaknya gk mungkin, apakah sudah beberapa kali mungkin melakukan pola yg sama?
    Sekarang di tokopedia pun lg di razia toko toko yg akun nya dijual, lalu berjualan barang dengan harga yg fantastis, apalagi buyer atau siapapun bs report langsung dan jika ada indikasi ke arah gesrun ya bakal di curigai.
    Utk penutupan CC setau sy juga semua poin cashback atau yg lain nya ikut hangus

    • 16 Juni 2024 - (04:55 WIB)
      Permalink

      Ngga sampai segitunya.
      Tadi saya iseng cek biaya kategori bangunan itu 6.5%.
      Berarti kalo ada transaksi 120jt, biaya adminnya sekitar 7.8jt.
      Dan lagi kalau udah transaksi nilai segini rasanya mustahil pake bebas ongkir, jadi ga mungkin kena fee tambahan yang 4% itu, cuma fee kategori produknya aja.
      Masalah wajar atau nggaknya gatau ya, karena sepertinya penulis juga biasa transaksi “jumbo” begitu diliat dari rekaman pembicaraan dia yang menyatakan bank lain, orang kaya mah bebas.
      Sekarang sih begini aja menurut saya, pembeli tinggal banding pake invoice, atau surat jalan dari toko, karena pasti material bangunan segitu banyak dikirim pake kurir toko, atau pake bukti foto biar lebih bagus.
      Nanti pihak OCBC tinggal minta bantuan Tokopedia buat usut dan investigasi ke penjualnya soal transaksi bermasalah ini, pasti penjual kalau emang mengirim barang sesuai pesanan minimal dia ada bukti barang yang pernah dia kirim. Ini pesanan ratusan juta loh, yang barangnya jutaan aja biasanya didokumentasikan lengkap.
      Jadi kalau pun nanti ada something “fishy” yang menurut OCBC itu unspicious / mencurigakan, ya sekalian Tokopedia bisa usut, sekalian tokonya dimoderasi kan jika memang terbukti ada yang mencurigakan.
      Tapi jika tidak, maka hak penulis harus dikembalikan.
      Itu win win solutionnya.

  • 16 Juni 2024 - (06:05 WIB)
    Permalink

    Saya naek motor gak pake helm. Saya gak mau ditilang pak polisi kalau pak polisi belum menilang semua pengendara motor di indonesia yang gak pake helm. Titik

  • 16 Juni 2024 - (06:58 WIB)
    Permalink

    voyage itu kartu terbaik 2023 buat ngumpulin miles. programnya jg wah, trx nominal tertentu jatuhnya 5.000/miles di kala itu. kalau tidak salah perbulan mesti sekitar 400 atau 500 jt. kecuali yang benar2 untuk usaha, byk yang menyarankan menggunakan paper dengan channel baik toped maupun lainnya untuk mengejar nominal tersebut.

    ini bank sejak digempur habis2an, baik itu yang memang benar usaha maupun oportunis termasuk yg “berdagang” miles, jadinya pembatasan disana sini. begitu juga bank2 lain mulai devaluasi. sehingga dilakukan crosscek hampir ke semua akun yang memiliki indikasi.

    si ts telat saja mengamankan milesnya, dengan 770rb berarti nominal trx totalan sekitar 3an M. dan okt – mar berarti memang 6 bln kan? tiap bulan diatas 500jt. atau jangan2 selama ini perbulan bisa menghasilkan 770rb tersebut??lebih disorot lagi sama banknya.

      • 17 Juni 2024 - (09:26 WIB)
        Permalink

        ya selama memang ts nya pkp ya ga masalah dan kalau benar buat usaha. 3M an masih terbilang kecil. ada isunya yang sampai puluhan M total klaim milesnya di grup kartu kredit.

 Apa Komentar Anda?

Ada 16 komentar sampai saat ini..

OCBC Memblokir Sepihak Kartu Kredit Voyage dengan Status Tidak Ada Tag…

oleh Eva dibaca dalam: 1 menit
16