Keluhan Surat Pembaca Telkomsel Menjual Kuota Internet yang Menjebak Pelanggan dengan Membedakan Jenis Kuota Sehingga Merugikan Pengguna 22 Agustus 202525 Agustus 2025 Annisa Nazar 17 Komentar Customer complaint handling, Customer Service, Kartu Telepon Prabayar, Kondisi layanan tidak sesuai informasi, Kuota internet, Operator telepon seluler, Paket data internet, Telkomsel Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Pada Senin, 18 Agustus 2025 adalah hari apes saya ketika mengecek paket internet yang tersisa sekitar 4 GB. Sebagai pengguna aktif internet yang setia Telkomsel, sudah hal biasa saya menggunakan aplikasi MyTelkomsel untuk membeli kuota internet agar memudahkan berselancar di dunia maya nantinya. Setelah saya checkout pulsa senilai Rp100.000, saya memilih paket di aplikasi MyTelkomsel secara cepat. Jatuhlah pilihan saya pada paket Rp75.000 dengan kuota 50 GB tanpa pikir panjang. Saya pikir semua berjalan seperti biasa sampai pada pagi 20 Agustus 2025 saya dikejutkan notifikasi SMS Telkomsel yang menyatakan paket saya sudah habis masa aktifnya dan saya dikenai biaya non-paket yang menyedot sisa pulsa saya. Saya pun melakukan pengaduan pada call center 188. Dari penjelasan CS-nya, ternyata paket yang saya pilih adalah paket tambahan, di mana masa aktif kuotanya mengikuti masa aktif paket lama. Betapa mengejutkan dan mengesalkan sekali, jenis paket internet yang dijual Telkomsel ini sangat menjebak secara halus dan merugikan pelanggan yang memang buru-buru sehingga tidak sempat membaca keseluruhan syarat paket internet. Bayangkan, dalam 2 hari saja saya rugi Rp100.000 hanya karena masa aktif kuota paket tidak berlaku. Sungguh sakit hati sekali sebagai konsumen dibodohi dengan beragam jenis paket yang menjebak seperti ini. Saya berharap pemerintah lebih memberikan perlindungan atas hak konsumen yang diakal-akali provider dengan jebakan pembelian seperti ini. Annisa El-Husna Kab. Aceh Selatan, Aceh Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Rudi22 Agustus 2025 - (09:23 WIB)Permalink Dulu Saya merupakan pelanggan setia Telkomsel selama 20 tahun, akan tetapi semua berubah ketika kartu saya rusak dan dulu memang tidak langsung saya minta ganti ke GraPARI, waktu itu jeda sekitar 1 bulan dari hilang saya merasa aman karena masa aktif kartu saya waktu itu masih sangat panjang (karna ada akumulasi masa aktif dari pembelian pulsa), ketika mau minta ganti ke GraPARI di jl Ir H Djuanda Bandung, di tanyakan starterpacknya (harus ada starterpack yg saya belu 20 tahun lalu), kan konyol ya? Saya rasa Perusahaan BU*N memang kagaknada yg bener 2 Login untuk Membalas
Bob22 Agustus 2025 - (09:24 WIB)Permalink Yah abis gimana, kalau rugi bisa dipenjara. 1 Login untuk Membalas
madman22 Agustus 2025 - (09:50 WIB)Permalink Nggak salah sih beli cepat, asal sudah hapal spek atau siap dengan resiko. Tumben nih emak-emak main quickie, biasanya beli micin aja kudu keliling pasar untuk spek terbaik. 1 1 Login untuk Membalas
Budi Mulyawan22 Agustus 2025 - (10:27 WIB)Permalink yoi…teledor malah nyalahin orang lain ini namanya ya 1 3 Login untuk Membalas
Annisa NazarPenulis artikel22 Agustus 2025 - (11:22 WIB)Permalink produk yang tidak sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan, dilarang oleh undang-undang dan dapat dikenai sanksi hukum dan denda. Coba anda fikir, produk di jajarkan di aplikasi, sehingga konsumen terjebak, apalagi saat itu saya sedang terburu-buru. Saya pikir setiap paket sudah dijual dengan masa aktif yang lama, ini hanya 2 hari saja paket di jual seharga 75 ribu 50 GB. Ya untung bgts dong si Telkomsel ini. Makin untung dia, konsumen rugi, gak ada yg peduli. 2 3 Login untuk Membalas
Budi Mulyawan22 Agustus 2025 - (10:27 WIB)Permalink teledor malah nyalahin orang lain ini namanya ya 1 2 Login untuk Membalas
kris22 Agustus 2025 - (11:19 WIB)Permalink kelalaian TS bisa menunjuk kesalahan ke povider Beda cerita kalau provider tidak menuliskan detil paket nya Banyak paket kuota besar ternyata di rincian paket dipecah pecah Saya rasa ini salah satu bahasa marketing Apabila konsumen salah pilih produk karena belum membaca detil produk, ya itu kesalahan konsumen Kenapa tidak membaca detil produknya? 1 2 Login untuk Membalas
Annisa NazarPenulis artikel22 Agustus 2025 - (11:25 WIB)Permalink Marketing tanpa hati nurani… dalam 2 hari saja masa aktif berlaku, setelah itu sisa kuota dianggap hangus. Well done. Dimana keberpihakan pada konsumen kalo semua hanya memikirkan keuntungan sebesar-besarnya. Berdagang pun harus ber etika. 2 4 Login untuk Membalas
kris22 Agustus 2025 - (11:59 WIB)Permalink Ibarat anda ke rumah makan ayam goreng di Menu sudah ada menu paha atas atau paha bawah Trus anda pesan ayam goreng paha Begitu makanannya datang Ternyata paha bawah Anda komplen “loh saya maunya paha atas” Analoginya seperti itu Seller sudah memberikan penjelasan yg memadai Tapi karena buyer tidak mau membaca dengan lengkap, akhirnya salah beli Ujung2nya komplen ke seller Senoga terselesaikan aja masalah ini 2 1 Login untuk Membalas
Annisa NazarPenulis artikel22 Agustus 2025 - (12:15 WIB)Permalink Analogi rumah makan disamakan dengan analogi menu produk di aplikasi gak pas lo, kalo di rumah makan jelas mana paha, mana dada, mana ampela. Kalo di analogikan, kamu sudah beli paha atas seharga 20 ribu per potong, trus kamu mau nambah lagi paha atas sepotong lagi, tapi harus dengan syarat tambah beli ampela dulu, kalo tidak paha atas yang dibeli itu jadi naik harganya jadi 40 ribu, sementara lu gak tau, supaya harganya tetap 20 ribu harus tambah beli ampela lagi karena lu ribet gak mau baca prasyarat makan di rumah makan tersebut yang tertempel di kaca depan rumah makan. Gitu ya maksudnya. Aneh ya, padahal sudah terang benderang saya jelaskan, nominal harga dan kuota paket 75 ribu tapi masa aktif hanya 2 hari saja, dengan prasyarat bla blaaa.. apa gak berhak lagi konsumen komplen??? 1 4 Login untuk Membalas
Adwi22 Agustus 2025 - (11:37 WIB)Permalink Bukan bermaksud membela telkomsel atau pun menyalakan ts,menurut saya pribadi jika baca dengan seksama langsung membeli tanpa pikir panjang yah mungkin jika diliat dulu detail kouta nya mungkin ts tidak akan mengalamai case seperti ini saya juga di provider yg saya pake kalau nemu paket besar harga lumayan murah pasti liat dulu detail nya karena biasa nya kouta nya bisa beda2 jam dan wilayah atau pun lama nya masa berlaku kouta 😇 3 1 Login untuk Membalas
Annisa NazarPenulis artikel22 Agustus 2025 - (12:47 WIB)Permalink 75 ribu/50 GB/2 Hari murah? Wow. Kalo orientasi marketing hanya tok untung2 ya wes lah. 1 3 Login untuk Membalas
Adwi22 Agustus 2025 - (12:53 WIB)Permalink Ya ampun km saja tidak baca komen saya dengan detail,yang saya maksud kan paket yang di provider saya bukan harga paket yang kamu beli saya kasih contoh saya nemu paket 30rb kouta bisa 50gb tapi tetap saja harus liat detail paket nya seperti apa ya sudah lah 3 1 Login untuk Membalas
rudy_khoiruddin22 Agustus 2025 - (13:18 WIB)Permalink Telkomsel memang membuat paket” sesuai yang kebutuhan konsumen, memang kadang bikin bingung dan menjebak. Kita yang harus jeli untuk membaca deskripsi paket tersebut, kalau perlu bisa ditanyakan ke customer service sebelum membeli. 1 Login untuk Membalas
Annisa NazarPenulis artikel22 Agustus 2025 - (13:20 WIB)Permalink Terimakasih sudah memahami saya. 2 Login untuk Membalas
rudy_khoiruddin22 Agustus 2025 - (13:30 WIB)Permalink Sama”, saya juga pernah seperti itu. Tapi dengan pengalaman tersebut saya jadi lebih cermat dan mengingatkan orang di sekitar saya juga untuk lebih dulu membaca deskripsi 1 Login untuk Membalas
Annisa NazarPenulis artikel22 Agustus 2025 - (13:33 WIB)Permalink Saya berharap telkomsel berhenti menjual produk paket internet yang secara halus mengecoh pelanggan. Cukup fair2 saja, jual produk secara jelas tanpa prasyarat. 1 3 Login untuk Membalas