Keluhan Surat Pembaca Bank Mayapada Seenaknya Mengubah Kebijakan Welcome Bonus Skorcard 12 September 202512 September 2025 STEPHEN 1 Komentar Bank Mayapada, Call Center, Customer complaint handling, customer loyalty program, Customer Service, Kartu kredit Mayapada, Kondisi layanan tidak sesuai promosi, Penutupan Kartu Kredit, Skorcard Bank Mayapada, Syarat dan Ketentuan, Transaksi kartu kredit, Transparansi Informasi Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Jadi asal mulanya saya apply Skorcard dengan iming-iming welcome bonus Rp2 juta. Lalu setelah 3 bulan bertransaksi lebih dari Rp20 juta, saya dinyatakan tidak layak di bulan ke-3. Di informasi, jika bulan pertama saya belanja Rp21 juta, bulan ke-2 belanja senilai Rp29 juta, dan bulan ke-3 hanya Rp14 juta. Hal ini sangat berbeda dengan aplikasi Skorcard saya yang sesuai cut off apply card, yaitu: Rp21 juta Rp22 juta Rp21 juta Di aplikasi dinyatakan bahwa saya layak, tetapi kemudian saya menerima email dari tim Skorcard bahwa saya tidak layak, dan itu disebut sebagai system error. Saya sebagai konsumen sangat kecewa, terlebih lagi saya sudah menelpon dan menanyakan lebih dari 4 kali, bahkan sebelum jatuh tempo. Saya melihat ini sebagai black marketing. Bank Mayapada seenaknya mengubah kebijakan dan cut off untuk seolah-olah membuat nasabah menjadi tidak eligible. Saya akan segera menutup kartu Skorcard saya. Semoga tidak ada yang menjadi korban lagi seperti saya. Stephen Pratama Jakarta Barat Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
STEPHENPenulis artikel12 September 2025 - (09:15 WIB)Permalink Update.. akhirnya kemarin saya mendata semua transaksi di yang ada . terutama untuk bulan ke 3. sy rekap semua 114 transaksi(bulan ke 3). dan emailkan ke pihak mayapada.. lalu mereka cek ulang.. dan saya di. nyataka eligible dan mereka terbuti salah hitung. saya melakukan 1. pasang di media konsumen 2. melakukan rekonstruksi penggunaan dari awal hingga akhir dari periode cut off 3. Malakukan chat cs via apps 2x. ada yg membantu ada yg tidak. 4. Melakukan telepon untuk di buatkan laporan untuk di tindak lanjuti . dan akirnya pihak mayapada meminta maaf dan mengakui kesalahan mereka dalam menghitung. saya sebagai konsumen lumayan lelah. karena untuk WB saja harus seperti itu dan tidak otomatis.. dan terkesan menghitung manual. / mereka masih hanya melihat tagihan bukan dari periode tapi dari pengeluaran per bulan. katanya sudah di info ke tim IT nya. saya berharap. konsumen lain tidak ada yang mengalami seperti saya. tapi yang mau saya katakan sistem masih rapuh.. 2 Login untuk Membalas