Ilustrasi via Gemini AI Keluhan Surat Pembaca Allianz Bertele-tele dalam Membayar Reimburse 20 September 202524 September 2025 Yovita 33 Komentar Alasan penolakan, Allianz, Asuransi, Asuransi Kesehatan, Biaya Rumah Sakit, Call Center, Customer complaint handling, Customer Service, Diagnosis penyakit, Indikasi Medis, Klaim Asuransi, Penolakan klaim asuransi, polis asuransi, Premi Asuransi, Rawat inap, Rawat Jalan, Reimbursement, SLA, SOP, Standard Operating Procedures, Syarat dan Ketentuan, Tindakan medis Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Bermula dari kronologi diagnosis autoimun, saya sebagai agen resmi dan pemegang polis asuransi Allianz. Pengajuan rawat inap untuk injeksi obat autoimun bernama Humira pada 8 Agustus 2025 di RS Siloam Kebon Jeruk, disetujui. Namun, saat hendak check out dari rumah sakit Siloam Kebon Jeruk, saya mendapati bahwa satu injeksi Humira tidak dapat disetujui. Perlu diketahui bahwa satu paket Humira terdiri dari dua injeksi, dengan harga berkisar antara Rp12 juta hingga Rp14 juta. Provider Global Excel tidak bisa menjaminkan injeksi tersebut dengan alasan bahwa injeksi tidak boleh dibawa pulang. Total nilai yang dijamin mencapai lebih dari Rp16 juta. Mau tidak mau, saya harus mengatur ulang rawat jalan khusus untuk injeksi kedua (injeksi yang tersisa) pada tanggal 23 Agustus 2025, dua minggu setelah injeksi pertama. Kemudian, pada tanggal 27 Agustus 2025, saya mengajukan reimburse dengan dokumen lengkap beserta bill senilai Rp12,9 juta. Sebagai agen, saya tentu memahami bahwa prosedur reimburse bisa memakan waktu hingga 14 hari kerja. Tepat hari ini, 16 September 2025, sudah 14 hari kerja sejak pengajuan reimburse tersebut, tetapi dana belum juga dibayarkan. Saya kemudian mengeluh melalui telepon ke 1500136, dan dijelaskan bahwa proses masih dalam tahap analisis medis. Hellooow… Apa lagi yang perlu dianalisis? Diagnosis dari dokter sudah jelas sejak awal sebelum pengajuan rawat inap untuk injeksi dan telah disetujui. Seharusnya pihak dokter di Allianz sudah paham bahwa injeksi Humira dilakukan setiap dua minggu selama tiga bulan. Kenapa masih dipersulit? Saya bermaksud melakukan injeksi yang ketiga, tetapi merasa ragu karena prosedur Allianz terlihat tidak profesional dan tidak menunjukkan itikad baik sebagai pihak penjamin. Nilai Rp12,9 juta bukanlah jumlah yang kecil bagi saya. Saya benar-benar kecewa dengan Allianz. Jika analisnya tidak berminat bekerja, lebih baik diganti saja, sangat memalukan. Saya khawatir nasabah Allianz lainnya juga mengalami hal yang sama. Yovita Jakarta Barat Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
YovitaPenulis artikel20 September 2025 - (13:31 WIB)Permalink Terima kasih sebelumnya pada media konsumen yg telah memuat keluhan saya pada Allianz. Update terbaru, Allianz benar2 mempersulit saya dalam klaim dan mencoba cari celah banget dalam proses klaim saya. Ketika rawat inap bisa dicover hanya untuk 1 injeksi humira, lalu 1 lagi tidak bisa karena tidak boleh dibawa pulang, dengan alasan harus reimburse rawat jalan. Pihak provider mengatakan harusnya bisa dijaminkan karena sudah sepaket dengan rawat inap yang sudah dijaminkan full. Maka saya setuju untuk bayar pakai kartu kredit untuk rawat jalan 2 minggu kemudian pada 23 Agustus 2025. Kenyataannya sekarang semua klaim rawat jalan pasca rawat inap saya diminta surat kuasa ini itu untuk minta rekam medis ke 3 rumah sakit yang tidak ada hubungan nya dengan autoimun saya. Ada 3 rumah sakit sebelum nya saya pernah rawat inap di RS PIK utk cedera karena jatuh di tangga pada Feb 2023,lalu rawat inap di RS Royal Taruma karena Covid pada Mei 2023, lalu cek dokter di RS Husada pada Nov 2023 untuk sakit pada perut karena KET. Nyari celah banget ya ni Underwriter. Allianz benar2 sangat mengecewakan! 4 Login untuk Membalas
Moel20 September 2025 - (13:41 WIB)Permalink Saya sebagai agen nya sangat sependapat. Dengan kata lain Allianz tidak bisa memberikan kenyamanan secara konsisten ya. Menjamin di rawat inap tidak berarti menjamin di rawat jalan, walaupun semua sudah ikuti aturan polis dan anjuran dokter yang menghimbau kontrol dalam 3 bulan sesudah rawat inap. Re underwriting process. Sangat unefficient. Mendingan maksa dijamin kan 2 injeksi sekaligus pas rawat inap kalo tau begini. Nyari celah banget. Nahan duit cash orang untuk bayar rawat jalan jumlah belasan juta, ga semua orang bisa begitu. Agak malu saya sbg agen. Semoga nasabah saya yg lain ga ada kena kek gini. 2 Login untuk Membalas
Stefanus21 September 2025 - (21:04 WIB)Permalink Wah..sama banget ama saya ini.. sy operasi katarak 2x dengan system preadmission, yg telah di approve. Kemudian pada saat mau claim pra rawat jalannya, sama juga dipending2, bahkan perlu pembukaan rekam medis 3 rumah sakit. Sangat ngaco sekali divisi claim nya itu. Setelah menunggu 2 bulan baru claim saya di bayarkan. 4 Login untuk Membalas
YovitaPenulis artikel22 September 2025 - (01:17 WIB)Permalink Semoga ke depannya, Allianz bisa berbenah untuk divisi claim. Supaya tidak ada kasus2 komplen karena masalah seperti ini lagi. Login untuk Membalas
davehongwannabe22 September 2025 - (14:14 WIB)Permalink Sama ini baru aj terjadi sama saya, makanya saya pindah jadi agen di merk lain 1
davehongwannabe22 September 2025 - (14:15 WIB)Permalink Emang sekarang AZ kurang oke, uda bbrp tahun, karena masalah internal, nasabah yang dirugikan. Saya pun malu jadi agen, makanya pindah 1 Login untuk Membalas
YovitaPenulis artikel22 September 2025 - (16:33 WIB)Permalink Iya ni, semoga aja Allianz nya bs berbenah, saya takut nya ada nasabah saya yg kena begini. Mendingan saya aja yg kena. 1 Login untuk Membalas
Usep21 September 2025 - (18:53 WIB)Permalink itulah makanya klo ada orang asuransi a sa.pai z, tlp atau bertemu….saya bilang “N0 …mo dirayu gaya apapun, sebab…., “you cuma mau uang iuran saya, bagian “claim ….you , berkelit seribu alasan……. ******* emang 2 Login untuk Membalas
YovitaPenulis artikel22 September 2025 - (01:21 WIB)Permalink Punya asuransi sebetulnya sangat menolong saya untuk rawat inap. Yg bikin asuransi jadi jelek namanya karena bagian divisi klaim yg kurang kompeten & tidak tau kondisi lapangan. 1 Login untuk Membalas
Deddy4 Oktober 2025 - (11:23 WIB)Permalink Allianz sudah banyak masalah.. Saya juga nasabah klaim saya tidak diproses sudah 10 hari dan sampai sekarang masi diabaikan oleh allianz.. setelah 14 hari sesuai saran penasehat hukum, saya akan mengajukan laporan kepolisian untuk menuntut pidana dengan UU RI no.40 pasal 31 ayat 4 mempersulit dan menunda penyelesaian klaim. Dan pasal UU perlindungan konsumen pasal 8 ayat f. Pidana tentang janji atau iklan yang tidak sesuai. Allianz selalu bicara klaim mudah dan garansi klaim 7 hari sejak dokumen diterima. Sekarang sudah 11 hari klaim tidak diproses. Hati aja buat yang sudah beli atau mau berencana beli asuransi allianz Login untuk Membalas
Hendra21 September 2025 - (18:59 WIB)Permalink makanya klo ada agen asuransi nawarin asurans1 dgn cara apapun, saya bilang “No, sebab you cuma mau u4ng saya , tapi bagian cla1m…..you berkelit ser1bu alasan …… v4nge bg3t Login untuk Membalas
YovitaPenulis artikel22 September 2025 - (01:13 WIB)Permalink Sebetulnya saya sangat tertolong dengan adanya asuransi. Asuransi itu penting. Tapi untuk kasus saya ini gara2 bagian divisi claim yg kurang kompeten jadi nama Allianz yg rusak karena divisi tsb. Mereka tidak tau kondisi lapangan seperti apa. 1 Login untuk Membalas
Makiyatul21 September 2025 - (20:12 WIB)Permalink Benar….bahkan dg metode cashless anak sy yg dirawat di RS karena kejang demam kompleks juga ditahan di RS karrna provider Allianz Globall Excell itu nanya2 terus dokternya minta klarifikasi semacam mempertanyakan ke dokter yg merawat anak saya hal2 yang saya fikir lucu karena saya juga seorang dokter spesialis penyakit dalam, mereka dokter provider nanya kenapa ada diresep klor hidras untuk pemeriksaan EEG…what? Semua dokter tahu klo pd anak2 harus diberikan sedasi biar EEG nya valid…trus nanya etiologi penyakitnya, nanya lagi hasil msct kepala….padahal jaman 2 tahu yang lalu saat saya pake allianz buat anak saya dan saat itu provider bukan Global Excell ndak kayal gitu susahnya.ini lebih parah dr BPJS…maaf ya…sorry to say, pasirn saya pake BPJS bisa pulang 2 jam setelah divisit dokter, pakai Allianz harus nunggu 7 jam itu pun saya sudah nelponin agen saya, customer service Allianz dan Provider Global Excell bener2 parah, saya punya 5 asuransi kesehatan dan 2 asuransi jiwa + criticall illness dan hanya make 3x buat anak sy dlm 4 tahun trakhir ternyata lebih susah dan lebih lama prosesnya dibanding BPJS….saran saya Allianz harus review providernya, pakai yang profesional dong…menyusahkan customer 2 Login untuk Membalas
YovitaPenulis artikel22 September 2025 - (01:08 WIB)Permalink Tim dokter Allianz sering banget gak tau kondisi lapangan & kondisi medis terkini. Harusnya Allianz review lagi untuk dokter2 yg mendampingi divisi klaim. Karena perkara begini jadi mempersulit nasabah pada saat reimburse. Semoga ke depan Allianz lebih baik lagi, setelah dapat banyak komplen dari para nasabahnya. 1 Login untuk Membalas
YovitaPenulis artikel23 September 2025 - (15:09 WIB)Permalink Terkait komplen saya sudah clear ya. Allianz akhirnya sudah membayar reimburse saya. Terima kasih Allianz karena telah menanggapi keluhan saya dengan serius & menyelesaikan semuanya dengan baik. Login untuk Membalas
Bob20 September 2025 - (14:13 WIB)Permalink Kenapa Allianz jadi langganan Media Konsumen? Saya ngerti kalau biaya layanan kesehatan naik, dan asuransi ngak ada duit, jadi cari2 alasan terus biar ngak bayar. Tapi kayanya asuransi yang lain jarang muncul komplainnya di sini. Buset dah, padahal premi Allianz udah naik beberapa kali belakangan ini. 2 Login untuk Membalas
YovitaPenulis artikel20 September 2025 - (16:11 WIB)Permalink Maklum cari uang susah, jadi mereka cari2 celah & alasan yg tidak masuk akal untuk tidak membayar reimbursement. 1 Login untuk Membalas
Diana21 September 2025 - (14:04 WIB)Permalink Halo , saya Diana . Saya agent Prudential. Saya prihatin atas masalah yang dialami mbak Yovita. Saya punya nasabah dengan penyakit yang sama dan Alhamdulillah injeksi humira nya dicover oleh Prudential. Setiap bulan Beliau selalu klaim untuk injeksi ini dan hingga saat ini klaimnya sudah 1,2M lebih dan cashless. Saya bersyukur untuk hal tersebut, dan saya bangga menjadi salah satu agent Prudential yang bisa membantu nasabah saya. Semoga mbak Yovita klaimnya dimudahkan dan segera keluar. Aamiin… 2 Login untuk Membalas
YovitaPenulis artikel21 September 2025 - (15:17 WIB)Permalink Wah enak ya. Semoga Allianz bisa berbenah jg bs begini. Harusnya provider & divisi claim Allianz mengerti prosedur pemakaian Humira. Perkara ini bikin saya gak berani untuk melanjutkan pengobatan humira yg ketiga. Karena sekarang aja claim dipersulit & berbelit2. 1 Login untuk Membalas
Farida22 September 2025 - (09:49 WIB)Permalink Ya suami dan anak saya juga mereka asuransi Prudential dan ok ok aja cashlles terus ga ada rembers rembersan semua di cover, berapapun nilainya, terakhir suami aku masuk RS dan biayanya s.d hampir 80 JT di cover semua👍 2 Login untuk Membalas
Farida21 September 2025 - (06:48 WIB)Permalink Pagi, saya juga punya keluhan yang sama kak, saya pernah masuk RS Graha Kedoya pada tgl 9/8/2025 dengan di diagnosa Dipepsia, awal semua lancar, pada tgl 10/8 jam 20:30 saya mendapat kabar penjaminan awal saya tidak bisa di ACC Allianz dengan alasan tensi saya tinggi pada saat saya datang ke igd, padahal Keikut sertaan saya sudah melebihi masa tunggu, saya panik karena sudah malam ke 2 baru di kabari tidak di ACC, akhirnya saya debat dengan agen saya, malam itu juga agen saya datang ke RS, karena tidak mungkin malam malam saya harus bayar DP ke RS untuk melanjutkan pengobatan. Agen saya ajukan banding tetap pada posisi awal rembers, paginya saya dalam masih keadaan sakit memutuskan berobat jalan saja dan chek out dari RS. S.d 14 HR kerja belum juga ada pembayaran, minta waktu lagi s.d awal September 2025, Allianz mengirim email dan meminta surat kuasa untuk pengecekan di 3 RS, JEC Kedoya, KMN kebon jeruk, RS. Royal Taruma. Dan minta perpanjang waktu 45 hari lagi untuk menganalisa, s.d hari ini masih dalam proses analisis, yg jadi pertanyaan saya segitu ribetnya proses klaim Allianz ini, suami dan anak saya di asuransi Prudential tidak pernah ada yg namanya rembers semua cashlles. Awalnya manis endingnya seperti ini, sangat mengecewakan. 2 Login untuk Membalas
YovitaPenulis artikel21 September 2025 - (12:25 WIB)Permalink Pagi, sbg agen saya turut prihatin liatnya. Semoga urusannya dilancarkan ya. Memang sering banget kondisi urgensinya di lapangan tidak dirasakan oleh analis bagian klaim. Mungkin ada kendala hal tertentu jd pertimbangan, semoga Login untuk Membalas
Ricardo21 September 2025 - (19:51 WIB)Permalink Ga hanya pengajuan klaim, saya baru saja mengajukan nasabah baru dg produk AFM yg stand alone, jadi satu polis bisa utk satu keluarga. Yg saya bingung itu, anak usia 14 thn, berat badan ideal dan sehat walafiat, masih diminta utk melakukan medical. Saya pikir awalnya, pada saat mengisi Form SPAJ pada bagian tanya jawab kesehatan nasabah, ada sesuatu yg tdk sesuai dg kondisi kesehatan nasabah, tetapi setelah saya cek, semuanya baik, utk berat badan nasabah pun tidak masalah dan saya sdh menanyakan via Telefon ke BPR, pihak BPR pun juga tidak mengetahui penyebab nasabah hrs melakukan medical. Jadi saya pikir ini, sungguh kurang profesional dibagian underwritingnya, nasabah diminta utk melakukan medical, tetapi tidak memberikan suatu alasan apa pun, kenapa hrs melakukan medical. Jadi mereka cuma bisa bekerja diatas meja, dan tidak tau bagaimana sulitnya Agen mencari nasabah dilapangan, sungguh tidak profesional!! 3 Login untuk Membalas
YovitaPenulis artikel21 September 2025 - (22:01 WIB)Permalink Terima kasih suaranya, Sungguh sangat mewakili perasaan saya sbg agen. Semoga Allianz bisa berbenah untuk underwriter nya. Supaya tidak menyusahkan agen & nasabah. 1 Login untuk Membalas
Sarip22 September 2025 - (07:45 WIB)Permalink Anak sy juga sama claimnya lama sekali..yg di bayar yg kecil2… Anak sy jatuh bibir robek dan gigi patah…setelah di jahit oleh dr bedah sekarang di suruh minta harga kalo di bedah oleh dr umum..aneh jgn2 mau di bayar pake dr bedah umum padahal yg jahit dr spesialis bedah..ud gitu lama sekali ke jadian tgl 16 juli sampai skrg 22 september msh proses padahal kita ud byr duluan..kesal sih asuransi di allianz 3 Login untuk Membalas
YovitaPenulis artikel22 September 2025 - (12:01 WIB)Permalink Sudah coba follow up lagi ke 1500136? Kl kejadian seperti itu aneh juga, sudah jelas bibir robek masa disuruh dokter umum yg bedah. Hadeh…. Speechless…. 1 Login untuk Membalas
Farida22 September 2025 - (09:34 WIB)Permalink Ya memang awalnya manis…tapi setelah ada kendala sakit semua ya jadi sulit, semua serba harus rembers tapi klaiman lama di bayarkan. Ada saja yg di jadikan alasan seakan asuransi tidak ingin membayar klaimannya. Saya dari tgl 12/8 s.d hari ini 22/9 belum juga ada kejelasannya. Padahal nilainya 12 JT sekian gimana yg 100 an JT ? Hellow… 2 Login untuk Membalas
YovitaPenulis artikel22 September 2025 - (12:03 WIB)Permalink Makanya saya kesal sama tim divisi klaim, seakan2 cari celah. Memang butuh bagian divisi yg lebih kompeten lagi untuk bagian ini. Butuh juga dokter pendamping divisi klaim yg lebih mengerti update penyakit2 terbaru beserta obat2annya. 2 Login untuk Membalas
SE22 September 2025 - (11:19 WIB)Permalink Dulu istri saya agen perusahaan ini juga. Mama saya kena sakit jantung, dokter menuliskan obat statin untuk menurunkan kolesterol di tolak, dengan alasan jantung dan kolesterol tidak related. Bodoh bodoh banget memang personel di bagian klaim medis. Padahal orang awam pun ngerti bahwa kolesterol dan serangan jantung itu ada relasi nya. Untung sekarang sudah tidak di perusahaan ini lagi. Kinerja mereka menurun. Klaim juga banyak di tolak dengan berbagai alasan. Jadi memang kinerja sudah jelek banget perusahaan ini, urus klaim benar benar sesuatu yang sangat menghabiskan energi. Senang banget sudah gak berurusan dengan perusahaan biru ini lagi. 3 Login untuk Membalas
YovitaPenulis artikel22 September 2025 - (11:55 WIB)Permalink Allianz memang harus berbenah untuk divisi klaimnya. Karena kurang kompeten, mereka seperti tidak tau kondisi di lapangan seperti apa. Seakan2 saat reimburse jadi dipersulit. Kejadian saya ini juga aneh bgt si Allianz, harus di tlp berkali2 karena ga ada kabar. Tau2 minta surat kuasa ini itu untuk RS yg gak ada hubungannya dengan humira. Padahal yg saya reimburse adalah humira sisa rawat inap yg ditolak karena gak bisa dibawa pulang. Sekarang malah dipersulit sama mereka, cuma dijanjiin manis doank. Mereka bilang bisa dibayar asal digunakan pas kontrol selanjutnya. Sekarang malah dipersulit. 2 Login untuk Membalas
Citra22 September 2025 - (18:34 WIB)Permalink Waduh saya kira cuma klaim ibu saya aja yg begini. Polis ibu saya dari 2019. Bulan ini di rawat inap karena varises, diabetes dan hipertensi. Pas rawat jalan malah dikirimin surat kuasa untuk 5 rumah sakit. Helllooooowwww dari 2019 gw bayar premi trus tanpa claim lu diem aja. Skrg baru klaim nilai kecil aja cuma 3jtan, ribet gini. Kalau polis baru 1 tahun gw masih terima lu kirimin surat kuasa. 2 Login untuk Membalas