Data Saya Diambil Saat Ajukan Pinjaman, Kini Jadi Alat Teror Penagihan

Saya sangat bingung dan jengkel dengan PT Longan, yang setiap hari mengirimkan email terus-menerus untuk menagih dan mengancam. Mereka mengirimkan email dengan pengirim yang berbeda-beda, sampai saya capek jelasinnya. Setiap kali saya bertanya, tidak ada jawaban dari mereka, yang ada hanya ancaman terus-menerus.

Ini adalah surat kedua yang saya kirim ke Media Konsumen. Saya sudah menjelaskan bahwa pada tahun 2018 saya memang pernah mengajukan pinjaman di aplikasi Tunaikita. tetapi tidak ada progress dan akhirnya ditolak. Kenapa tiba-tiba di tahun 2025 ini mereka menagih saya? Kenapa tidak dari tahun 2018 jika saya meminjam dan tidak membayar?

Mereka juga mengirimkan data-data saya, yang jelas pasti ada karena saya pernah mengajukan meskipun ditolak. Otomatis data saya ada di mereka, seperti foto KTP, foto selfie, dan nomor rekening, karena semua pinjol memang meminta itu dan otomatis mereka akan menyimpannya. Bahkan sampai malam, pihak PT Longan masih terus menagih dengan email yang berbeda-beda.

Ria
Jakarta Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

6 komentar untuk “Data Saya Diambil Saat Ajukan Pinjaman, Kini Jadi Alat Teror Penagihan

  • 26 November 2025 - (12:17 WIB)
    Permalink

    Iyaa benar, lebih baik anda melakukan cek SLIK jika ternyata kosong maksudnya pinjol itu nggak ada di list history pinjaman anda maka acuhkan saja.

  • 26 November 2025 - (15:30 WIB)
    Permalink

    PT itu sepertinya membeli data dr tunaikita yg sdh d tutup. Sebaiknya lapor polisi ke cybercrime krn ada penyebaran data anda. Mereka bs kena UU Perlindungan Data Pribadi. Capture nomor2 WA atau email dr mereka sbg bukti laporan.

  • 28 November 2025 - (19:55 WIB)
    Permalink

    Kenapa pembelaannya, “Kenapa dari 2018 tidak ada yang nagih jika saya memang meminjam? “. Mencurigakan. Kalau memang gak pernah pinjam, cukup bilang saja saya tidak pernah minjam. Selesai. Lalu yang juga mencurigakan, si ibu ini ngasih info sepotong doang. Di percakapan emailnya kelihatan kalau ada omongan soal surat perjanjian, dan terlihat juga si penagih sudah klarifikasi soal kenapa tidak ditagih, tapi si ibu sama sekali nggak screenshot itu.

    Kalo mau cari pembelaan publik jangan di media konsumen, disini banyak detektifnya.

 Apa Komentar Anda?

Ada 6 komentar sampai saat ini..

Data Saya Diambil Saat Ajukan Pinjaman, Kini Jadi Alat Teror Penagihan…

oleh Ria Indrastuti dibaca dalam: 1 menit
6