Bank Mandiri Sangat Ceroboh, Menyerahkan Kartu Fisik ke Orang Lain Tanpa Konfirmasi

Pada tanggal 20 November 2025, saya mendapatkan pesan WA dari Bank Mandiri yang menyatakan bahwa kartu kredit saya telah di-upgrade dari Visa Classic menjadi Visa Platinum sebagai bentuk apresiasi. Beberapa hari setelahnya, ketika saya membuka aplikasi Livin, saya melihat bahwa kartu kredit saya sudah berubah tanpa ada persetujuan dari saya. Ternyata, tagihan juga telah dialihkan ke kartu kredit Visa Platinum ini. Saya tidak mempermasalahkan hal itu, karena saya masih bisa melakukan transaksi melalui Livin.

Namun, beberapa hari kemudian, tepatnya pada tanggal 28 November 2025, saya menerima pesan WA lagi dari Bank Mandiri yang memberitahukan bahwa kartu kredit fisik Visa Platinum tersebut telah diterima oleh seseorang yang tidak saya kenal. Yang lebih parah, kartu kredit tersebut ternyata sudah dikirimkan ke alamat lama saya dan diterima oleh orang lain sebelum saya diinformasikan melalui WA bahwa kartu kredit saya telah berubah, yaitu pada tanggal 19 November 2025. Ini benar-benar sangat ceroboh.

Saya kemudian menghubungi Mandiri Call Center dan juga mengirimkan email untuk meminta pemblokiran kartu tersebut serta meminta agar kartu lama saya diaktifkan kembali, karena tidak mungkin meminta kartu fisik Visa Platinum dengan nomor yang sama yang sudah diterima oleh orang lain. Pihak Mandiri Call Center menyarankan agar saya datang ke kantor cabang untuk melakukan pembaruan alamat domisili.

Tanggal 19 Desember 2025, saya pergi ke Bank Mandiri KC Juanda Kota Bekasi untuk mencari solusi, karena saya sudah cukup lama tidak bisa menggunakan kartu kredit melalui Livin. Saya diterima oleh agen bernama Ni**** dan ternyata saya harus menunggu hingga 14 hari kerja agar data domisili saya ter-update di sistem Bank Mandiri, kemudian 14 hari lagi agar kartu kredit saya bisa digunakan kembali melalui Livin. Agen tersebut menginformasikan bahwa Bank Mandiri tidak dapat mengaktifkan kembali kartu kredit lama saya, dan sebagai gantinya, mereka akan mengirimkan kartu kredit baru dengan tipe yang sama seperti yang lama.

Sungguh sulit untuk membayangkan betapa ceroboh dan tidak bijaksananya Bank Mandiri, karena mereka tidak melakukan konfirmasi jauh-jauh hari sebelum mengirimkan kartu fisik dan saat kartu tersebut diserahkan kepada orang lain yang bukan saya. Jika untuk hal sekecil ini saja mereka lalai, bagaimana dengan hal-hal yang lebih besar?

Mereka seolah melupakan prinsip keamanan yang seharusnya adalah konfirmasi dan verifikasi. Akibatnya, saya sebagai pelanggan terpaksa menghabiskan waktu untuk mengurus masalah yang seharusnya tidak perlu terjadi. Belum lagi saya harus mengirim email, menelepon 14000, dan datang ke KC Mandiri, menjelaskan masalah saya berulang kali tanpa mendapatkan solusi yang jelas hingga saat ini.

Ini benar-benar pengalaman yang sangat tidak menyenangkan bagi saya, dan saya sangat menyesal telah menggunakan layanan perbankan di Bank Mandiri. Jauh sekali jika dibandingkan dengan layanan dari bank swasta besar yang memiliki logo berwarna biru.

B. Rahmat
Bekasi, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tanggapan perihal “Bank Mandiri Sangat Ceroboh, Menyerahkan Kartu Fisik ke Orang Lain Tanpa Konfirmasi”

Menanggapi pengaduan Bapak Brian Rahmat melalui Surat Pembaca MediaKonsumen.com terkait proses pengiriman Mandiri Kartu Kredit, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan...
Baca selengkapnya

12 komentar untuk “Bank Mandiri Sangat Ceroboh, Menyerahkan Kartu Fisik ke Orang Lain Tanpa Konfirmasi

  • 24 Desember 2025 - (10:40 WIB)
    Permalink

    Wajar sih kalau nasabah kecewa. Kartunya salah kirim, terus yang repot malah nasabahnya buat beresin dari call center sampai ke cabang

    1
    1
    • 25 Desember 2025 - (12:07 WIB)
      Permalink

      Tp ini gak akan terjadi kalau nasabah update alamat domisili dan surat menyurat, jadi kartunya gak akan salah kirim ke alamat lama.

      • 25 Desember 2025 - (14:10 WIB)
        Permalink

        Update alamat pun masih ada kemungkinan kurirnya salah kasih ke orang lain atau nyasar, jadi udah paling bener ya konfirmasi dan verifikasi. Ini protokol standar untuk memastikan penerima adalah pihak yang benar.

        • 25 Desember 2025 - (14:35 WIB)
          Permalink

          dikasih tahu malah ngeyel cari pembenaran, kalo pindah alamat yah update data ke bank

          setiap mau kirim tagihan, harus konfirmasi dulu alamat? setiap bulan konfirmasi dulu yah? mau kirim seusatu konfirmasi dulu? semua perlu konfirmasi yah?
          botol jgn dipiara

          di komplain MK menyalahkan pihak bank, skrg sudah diberitahu malah komennya mempermasalahkan kurir

          semua juga bisa salah, intinya disini ente menyalahkan pihak bank padahal ente sendiri yg tidak update alamat

          besok2 menyalahkan yg tinggal di alamat lama ente, kenapa diterima, ente datangi lah alamat lama ente, permasalahkan dengan org yg menempati, kenapa terima sesuatu yg bukan peruntukannya

          botol jangan dipiara

        • 25 Desember 2025 - (15:01 WIB)
          Permalink

          Yg pegang kartu kan nasabah, hrsnya tau donk kapan exp kartu? Sebelum exp bank udh kirim duluan, biasanya sebulan sblmnya agar saat kartu exp nasabah udh pegang kartu perpanjangan. Sebagai nasabah hrs lbh aktif, jgn maunya bank yg urus semua, nasabah bukan cm kita seorang, tp buanyak. Dan yg perlu diketahui, kurir pengirim cc gak punya nomor telpon nasabah karna itu termasuk rahasia nasabah yg hrs dijaga bank.

      • 25 Desember 2025 - (17:57 WIB)
        Permalink

        Baca yang bener dulu baru komen. Dikasih tau verifikasi itu protokol dasar keamanan malah ngeyel. Dan saya gak minta kartu saya ganti yaa, kartu saya tiba2 diupgrade tanpa saya minta. Baca, baca, baca

        • 25 Desember 2025 - (21:15 WIB)
          Permalink

          Sepertinya bapak ini lupa baca peraturan waktu mau bikin cc. Bank berhak mengganti kartu sesuai dgn kebijakan bank, ntah itu upgrade atau downgrade, dgn pertimbangan tertentu. Kalau nasabah gak mau tinggal close aja kartunya.

  • 24 Desember 2025 - (22:59 WIB)
    Permalink

    Sama aja kok, bank logo biru juga gt. Visa corporate dikirim ke alamat kantor lama tanpa konfirmasi ke nomer dan email yg ga pernah ganti. Alhasil sebulan kemudian ketika kartu expired kami tanya,eh dijawab sdh diterima org lain. Begitu terbit kartu baru juga kurirnya berani ttd asal dan ngaku sdh diterima kami. Butuh waktu 2bln lebih utk mengurus ganti kartu doang. Entah knp kurir kartu kredit bank byk yg ngawur skr ini.

    • 25 Desember 2025 - (12:09 WIB)
      Permalink

      Kalau sudah pindah hrsnya alamat pengiriman kartu dan penagihan diganti kak. Bank mana tau kita udh pindah kantor kalo kita gak info. Pengiriman kartu pasti ke alamat yg kita berikan sblmnya.

      • 25 Desember 2025 - (12:50 WIB)
        Permalink

        Bank nya sdh tahu kok, saya nasabah corporate yg cukup ypdate dan akrab sm pimpinan cabang dan org secabang juga. Masalahnya yg megang cc corporate kan vendor lain, bukan bagian dr bank. Jd kl bloon ya emang memperjelek nama bank.

        • 25 Desember 2025 - (14:00 WIB)
          Permalink

          Divisi perbankan sm cc beda kak, alamat di rekening tabungan sm cc aja beda kok. Kalau di rekening tabungan biasanya pake alamat sesuai KTP, kalau cc kita bisa pake alamat domisili atau kantor. Kakak sy kerja di bank, waktu cc sy ada masalah dia bs bantu cek tp gak bs bantu selesaikan masalahnya karna hrs ke divisi cc. Jd jgn berasumsi kalau kenal sm org bank trs semua divisi termasuk divisi cc jg akan kenal kita.

 Apa Komentar Anda?

Ada 12 komentar sampai saat ini..

Bank Mandiri Sangat Ceroboh, Menyerahkan Kartu Fisik ke Orang Lain Tan…

oleh Brian Rahmat dibaca dalam: 2 menit
12