Ilustrasi Keluhan Surat Pembaca Menuntut Tanggung Jawab MyRepublic atas Kerusakan TV oleh Teknisi saat Pemasangan Router 2 Maret 20263 Maret 2026 heru 16 Komentar Ganti Rugi, Internet Service Provider, Klaim kerusakan, Kompensasi kerugian, Kunjungan teknisi, MyRepublic, Pasang Baru, Pemasangan Sambungan Baru, Pemasangan sambungan internet, SOP, Standard Operating Procedures Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Saya ingin melaporkan kelalaian layanan dari provider internet MyRepublic yang merugikan saya sebagai pelanggan. Pada tanggal 30 Desember 2025, dilakukan pemasangan router internet di rumah saya oleh teknisi MyRepublic bernama Mar*********. Saat proses pemasangan, teknisi tersebut menyenggol televisi saya hingga terjatuh dan menyebabkan layar LCD pecah. Kerusakan ini terjadi langsung di lokasi saat pekerjaan pemasangan berlangsung. Setelah kejadian, saya telah berulang kali meminta pertanggungjawaban kepada pihak sales, supervisor, dan teknisi MyRepublic. Namun hingga bulan Februari 2026, tidak ada tindak lanjut atau penyelesaian dari pihak MyRepublic. Saya merasa dirugikan karena kerusakan terjadi akibat kelalaian petugas resmi provider. Data saya sebagai pelanggan: Nama: Heru ID Pelanggan MyRepublic: 4564736 Saya memohon bantuan kepada instansi berwenang untuk menindaklanjuti laporan ini dan memfasilitasi penyelesaian sengketa, agar pihak MyRepublic bertanggung jawab atas kerusakan televisi saya dan memberikan ganti rugi yang layak. Terima kasih atas perhatian dan bantuannya. Heru Antoni Jakarta Barat Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
heruPenulis artikel3 Maret 2026 - (08:55 WIB)Permalink Mohon bijak dalam memberikan komentar. Mari berdiskusi dengan saling menghargai! 2 1 Login untuk Membalas
Nur3 Maret 2026 - (17:17 WIB)Permalink Orang minta tanggung jawab cuman benerin kok dibilang ribet, masih baik itu penulis. Coba kalo minta ganti. Atau jangan2 lu CS MyRep yang ga becus itu??? 1 1 Login untuk Membalas
Sadulur3 Maret 2026 - (18:40 WIB)Permalink Kalo baik orang minta peringanan harusnya ngerti, namanya musibah itu pasti ga sengaja, dengan angkuhnya bilang perbaiki sendiri, maaf bukan sales bukan juga bagian dari myrep, cuma kesel aja liat respon nya begitu bro Login untuk Membalas
Permadi3 Maret 2026 - (19:22 WIB)Permalink Tong kosong nyaring bunyinya.. Otak kosong banyak bicara.. Ngoceh sana sini ga ada isinya.. Namanya barang kita di rusak orang mau sengaja mau ngga ya harus ada tanggung jawab.. Setiap perbuatan yg merugikan orang lain harus di pertanggung jawabkan dong.. Bukan ribet tapi etikad baiknya yg ga ada.. Paham tong kosong.. 1 Login untuk Membalas
Muhammad Sutarsah4 Maret 2026 - (11:05 WIB)Permalink mas, itu yg punya tv sudah mengerti, makanya dy minta pertanggung jawaban. kalo yg punya tv galak, bisa dilaporkan ke polisi itu. jangan cuma minta pemakluman yang punya tv dong. Login untuk Membalas
Nur Amin3 Maret 2026 - (20:15 WIB)Permalink Saya memahami bahwa sebagai konsumen, tentu sangat wajar merasa dirugikan ketika barang pribadi mengalami kerusakan saat proses pemasangan layanan. Kerusakan TV bukan hal kecil, dan meminta pertanggungjawaban adalah hak yang sah. Tidak ada yang salah dengan itu. Namun di sisi lain, saya juga merasa penting untuk tidak langsung menyudutkan teknisi secara pribadi tanpa memahami posisi dan keterbatasannya. Teknisi lapangan pada dasarnya adalah pekerja yang menjalankan tugas dari perusahaan. Mereka biasanya tidak memiliki kewenangan penuh dalam mengambil keputusan terkait ganti rugi atau kebijakan kompensasi. Jika sampai teknisi menawarkan mengganti dengan uang pribadi, justru itu menunjukkan ia mungkin berada dalam posisi sulit. Dalam situasi seperti ini, menurut saya yang perlu didorong adalah tanggung jawab perusahaan sebagai pemberi kerja. Karena kejadian terjadi saat proses pemasangan resmi, maka secara prinsip profesional dan etika layanan, perusahaan dalam hal ini, yang seharusnya hadir memberikan solusi dan kejelasan, bukan membiarkan masalah berlarut-larut atau terkesan dilempar ke individu teknisi. Konsumen berhak mendapatkan penyelesaian yang adil. Di saat yang sama, teknisi juga layak diperlakukan secara manusiawi dan tidak dijadikan satu-satunya pihak yang disalahkan. Kita bisa mendukung hak konsumen tanpa harus menjatuhkan pekerja lapangan. Semoga ke depannya ada komunikasi yang lebih responsif dan mekanisme penanganan kerusakan yang lebih jelas, agar kejadian seperti ini tidak menimbulkan konflik berkepanjangan antara pelanggan dan teknisi. 2 Login untuk Membalas
Af3 Maret 2026 - (19:20 WIB)Permalink Parah ni komenan. Bener² parah gada empati gada solusi apalagi menengahi 1 Login untuk Membalas
Yudhiz6 Maret 2026 - (04:06 WIB)Permalink Yang ribet itu hidupmu, sibuk banget hidupmu ngurusin orang, itu konsumen urusannya sama teknisi dan my Rep, kok lu ikut nimbrung, ***** Login untuk Membalas
Rama10 Maret 2026 - (19:36 WIB)Permalink Aneh bener ni TS , teknisi udah itikad mau ganti TPI mungkin ga sesuai dgn nominal yg ts harapkan, namanya kecelakaan bisa terjadi sama siapapun, ya udah lapor polisi kan beres, paling ntar teknisi di suruh ganti nyicil ngapain ngoceh di mari padahal udah ada solusi simple Login untuk Membalas
heruPenulis artikel3 Maret 2026 - (18:56 WIB)Permalink TV saya sudah masuk proses service dengan estimasi 3–4 hari. Saya paham kejadian ini tidak disengaja dan saya juga tidak ingin menyalahkan teknisinya secara pribadi. Namun sebagai perusahaan, tentu ada tanggung jawab atas kejadian saat pekerjaan berlangsung. Yang saya sayangkan adalah minimnya respons dari MyRepublic. Sudah hampir dua bulan belum ada kejelasan, dan baru ada tindak lanjut setelah saya follow-up dan menandai pihak terkait di Instagram. Sebagai pelanggan, saya hanya berharap komunikasi yang lebih cepat dan jelas ke depannya Login untuk Membalas
wahyu3 Maret 2026 - (19:58 WIB)Permalink Untung saya gak pake republik….harus Dateng ke kantornya republik langsung, kalo sampe gak di proses…. Mending pindah aja 1 Login untuk Membalas
Tommy4 Maret 2026 - (13:54 WIB)Permalink Menurut saya sih kesalahan pribadi teknisi, jika benar2 tidak sengaja tersenggol bukan kecelakaan seperti tersengat listrik lalu refleks menyengol tv sehingga jatuh. Jadi perusahaan tidak sepenuhnya bertanggung jawab. Biasanya sih perusahaan dan teknisi bersama2 menanggung kerugian. Tapi berbulan-bulan tanpa penyelesaian hanya menunggu kita lelah dah merelakan, memang layak dipertanyakan Login untuk Membalas
Johan4 Maret 2026 - (15:01 WIB)Permalink Bagus gak jadi my rep. Lemot parah mati mulu ***** my rep sampa 1 Login untuk Membalas
heruPenulis artikel27 Maret 2026 - (08:44 WIB)Permalink sudah closed, terimakasih media konsumen dan pihak yg membantu. Semoga ada perbaikan dari sisi service provider, supaya konsumen tetap nyaman menggunakan produk jasanya Login untuk Membalas