Surat Terbuka untuk CEO Traveloka: Pesanan Hotel Novotel Thakher Makkah Sudah Dibayar tapi Disuruh Bayar Ulang di Lokasi, Dana 23 Juta Masih Ditahan dan CS Hanya Memberi Chat Kosong!

Kepada Redaksi Media Konsumen,

Melalui surat ini saya ingin menegaskan kembali kebobrokan layanan Traveloka dan Novotel Thakher Makkah yang hingga hari ini, 2 April 2026, masih menahan hak saya sebesar Rp23.600.000 (5.000 SAR).

Kronologi:

Saya berangkat umroh dengan harapan ibadah yang tenang, namun dihancurkan oleh sistem Traveloka yang tidak tersinkronisasi dengan hotel. Saya dipaksa membayar ulang Rp23,6 juta di lokasi pada 15 Maret 2026, padahal sudah lunas sejak Oktober 2025 (ID: PSRHBPBD).

Dana tersebut adalah uang perbekalan saya selama di tanah suci. Akibat ditahan, saya harus menanggung stres, kecemasan, bahkan kesulitan finansial di negeri orang.

Sejak 15 Maret sampai saya tiba kembali di Jakarta, CS Traveloka tidak memberikan solusi. Mereka justru berulang kali mengirim chat kosong dan secara sepihak menandai laporan saya “Telah direspons/selesai” di aplikasi. Ini adalah bentuk penipuan administrasi untuk menutupi kinerja buruk mereka.

Saat ini saya sudah di Jakarta dalam keadaan lelah secara mental dan materiil. Hingga detik ini, uang saya belum kembali sepeser pun. Traveloka hanya terus mengganti nomor tiket laporan (Tiket #47442995 dan lainnya) tanpa ada bukti transfer nyata.

Tuntutan Saya:

Saya tidak butuh janji atau permohonan maaf formal. Saya menuntut:

  1. Pengembalian dana 100% hari ini juga.
  2. Kompensasi nyata atas kerugian imateriil (rusaknya suasana ibadah dan stres psikologis).

Saya sudah melaporkan hal ini ke BPKN (Badan Perlindungan Konsumen Nasional) dan tidak akan berhenti menyuarakan ini di media sosial sampai hak saya terpenuhi. Jangan sampai ada jemaah umroh lain yang menjadi korban ketidakprofesionalan Traveloka.

Hormat saya,

Apsah
Karawang, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

52 komentar untuk “Surat Terbuka untuk CEO Traveloka: Pesanan Hotel Novotel Thakher Makkah Sudah Dibayar tapi Disuruh Bayar Ulang di Lokasi, Dana 23 Juta Masih Ditahan dan CS Hanya Memberi Chat Kosong!

  • 3 April 2026 - (15:31 WIB)
    Permalink

    Ya Allah, jahat banget Traveloka sampai menzalimi jemaah Umroh begini. Uang 23 juta itu bukan jumlah kecil, apalagi itu uang perbekalan di tanah suci. Masa CS cuma kasih chat kosong? Mana tanggung jawabnya sebagai OTA nomor 1 di Indonesia? Tolong segera refund hak Ibu ini! Jangan sampai doa orang terzalimi membalikkan bisnis kalian. #TravelokaZalim

    2
    1
    • 3 April 2026 - (15:44 WIB)
      Permalink

      Betul, yang paling menyakitkan adalah respon CS Traveloka Indonesia yang hanya mengirim CHAT KOSONG berkali-kali. Benar-benar tidak ada empati sama sekali kepada jemaah yang sedang kesulitan di luar negeri. Saya sudah kembali ke Jakarta dan akan terus menuntut hak saya sampai tuntas.

      2
      1
          • 1 Juni 2026 - (16:24 WIB)
            Permalink

            Saya kebetulan sering memantau kolom komentar di akun Instagram resmi Traveloka dan jujur saya sangat terkejut melihat banyaknya keluhan serupa dari konsumen lain. Banyak yang mengalami masalah sistem yang sama, di mana dana ditahan dan tidak ada penyelesaian yang jelas.
            Melihat kasus yang dialami pemilik surat ini, saya pribadi merasa sangat kecewa dengan standar pelayanan yang diberikan. Traveloka seharusnya bisa lebih menghargai konsumen, terutama untuk kasus yang sudah masuk ke jalur resmi seperti BPSK. Sangat disayangkan jika perusahaan besar seperti ini justru terkesan ‘bermain’ dengan hak konsumennya sendir.

            Udah ngikutin dari awal ternyata benar berbulan bulan sungguh keterlaluan sih.

  • 3 April 2026 - (15:36 WIB)
    Permalink

    Waduh, tadinya mau booking hotel buat liburan di Traveloka, tapi baca surat ini jadi ngeri. Ternyata sistemnya gak sinkron sama hotel dan CS-nya lepas tangan ya? Mending pakai aplikasi sebelah aja yang lebih aman kalau pelayanannya begini. Kawal terus sampai dana Ibu Apsah balik 100%!

    2
    1
    • 3 April 2026 - (15:46 WIB)
      Permalink

      Benar kak, saya heran perusahaan sebesar Traveloka sistemnya bisa sekacau ini. Saya sudah bayar lunas dari OKTOBER 2025, tapi data tidak masuk ke hotel. Yang lebih parah, saat saya minta bantuan, CS Indonesia malah kirim chat kosong berkali-kali. Ini bukan sekadar error, tapi pengabaian konsumen secara sengaja!

      • 3 April 2026 - (15:47 WIB)
        Permalink

        Terima kasih atas simpatinya. Kejadian ini benar-benar merusak ibadah saya. Bayangkan, saya sedang di tanah suci tapi harus menangis dan stres berhari-hari karena uang perbekalan saya dipaksa bayar ulang oleh hotel. Saya terlantar karena Traveloka tidak bertanggung jawab saat itu juga. Sampai di Jakarta pun, mereka masih menahan hak saya. Zalim sekali.

        2
        1
          • 9 April 2026 - (16:19 WIB)
            Permalink

            Iya saya umroh mandiri mengurus visa umroh secara resmi melalui Muasasah bukan brn tapi approval hotel dan nusuk.

  • 3 April 2026 - (15:40 WIB)
    Permalink

    Ini sudah masuk unsur penggelapan dana konsumen. Bukti sudah lengkap, ID pesanan jelas, tapi ditahan sampai 19 hari? Gak masuk akal. Traveloka jangan cuma mau ambil untung tapi lepas tangan pas hotel di Makkah bermasalah. Kalau sampai jatuh tempo bank, Traveloka harus tanggung bunga kerugiannya juga! Viralkan terus sampai CEO-nya bangun.

    1
    1
  • 3 April 2026 - (15:48 WIB)
    Permalink

    Mohon doanya ya teman-teman. Saya hanya rakyat kecil yang sedang memperjuangkan hak. Saya sudah di Jakarta dan siap menempuh jalur hukum jika dalam 24 jam ini Traveloka masih hanya menyuruh saya ‘menunggu’ tanpa bukti transfer yang nyata.

    2
    1
  • 3 April 2026 - (22:39 WIB)
    Permalink

    Sekaliber Traveloka aja dikerjai Arap Tasudi. Apes banget umrah tanggal segitu pas invasi ASrail. Sering ubah aturan seenaknya udah biasa, bikin repot sedunia. Kalau diprotes jawabannya enteng, “Ente nggak ikut aturan ane, umrah aje di tempat laen.”

    • 4 April 2026 - (07:11 WIB)
      Permalink

      Iya hiks tapi seandainya cs Traveloka aktif merespon sehingga tidak membuat customer bingung harus bagaimana

      2
      1
  • 4 April 2026 - (14:10 WIB)
    Permalink

    Sering denger katanya hotel-hotel di sana sering membatalkan bookingan sepihak kalo pas peak season seperti bulan Ramadan. Ngeri juga kalo sekelas Novotel aja kelakuannya juga seperti ini. Harusnya kalo memang ada pembatalan, minimal ada notifikasi sih dari pihak Travelokanya.

    • 4 April 2026 - (19:27 WIB)
      Permalink

      Iya ka sebagai customer yang sudah membayar lunas sejak bulan Oktober sebenarnya saya hanya butuh itikad baik dari Traveloka dan berkomunikasi dengan kami customer sayangnya saya ga mendapatkan itu.

      Hubungi cs mulai dari aplikasi kemudian email semua bot dan keterangannya sudah di respon padahal chat mereka kosong.

      Uang 23 JT tidak sedikit apalagi awalnya memang buat makan dan transportasi sehingga saya cukup kelabakan karena tidak ada persiapan.

      Ternyata sampai hari ini uang tersebut belum masuk dan pihak traveloka sendiri belum menghubungi saya lagi.

      • 5 April 2026 - (14:25 WIB)
        Permalink

        Update 5 April, 13:47 WIB: Pihak Traveloka baru saja merespon chat saya di aplikasi. Mereka bilang sedang meneruskan laporan saya ke tim terkait. Saya masih menunggu keputusan final soal kompensasi tunai sore ini.

          • 8 April 2026 - (14:14 WIB)
            Permalink

            Sudah tapi awal cuma di respon mau di proses tapi smpai saat ini belum.
            Kalau allaacor saya hubungi cs lepas tangan karena pesan lewat Traveloka.

            Traveloka mengabaikan sampai saat ini uang saya belum masuk, chat Tidak di balas tapi keterangan sudah di respon.

            Saya sudah seperti pengemis padahal itu uang saya dan bukan saya yang minta revound karena salah pesan atau apa tapi saya korban di perlakukan seperti ini mengambil uang sendiri sulit

          • 8 April 2026 - (15:28 WIB)
            Permalink

            Wah parah banget Traveloka! Trus laporan di BPKN gimana Bu, apakah ada tanggapan? Sudah coba lapor ke BPSK setempat?

        • 8 April 2026 - (16:13 WIB)
          Permalink

          Sudah untuk Hero laporan diminta melengkapi pemberkasan

          Untuk yang sengketa konsumen sedang di follow up dan menunggu panggilan untuk memberikan keterangan

          Dan traveloka masih tidak perduli dia yang membuat masalah ini saya rugi tenaga, pikiran dan uang untuk boleh balik buat laporan menelpon cs tapi mereka tetap cuek Tidak perduli dan chat saya masih diabaikan tapi keterangan sudah di proses

          1
          1
  • 4 April 2026 - (19:32 WIB)
    Permalink

    Tolong Traveloka, hargai hak saya. Uang Rp23,6 Juta itu bukan cuma angka bagi saya, tapi uang yang sangat saya butuhkan untuk biaya hidup dan kebutuhan sehari-hari saat ini. Saya sudah pulang ke Jakarta dan harus melanjutkan hidup, tapi uang saya malah ditahan tanpa kejelasan. Jangan buat konsumen menderita lebih lama lagi. Segera hubungi saya untuk solusi!

    1
    1
  • 4 April 2026 - (19:36 WIB)
    Permalink

    lebih bagus bayar ditempat daripada booking duluan lewat OTA traveloka. Ngeri ngeri sedap kejadian pas datang di sana pembayaran tidak masuk.
    Kalau bisa sebelum boking hotel di aplikasi. cari tahu dulu hotelnya seperti apa. tanyakan apa bisa dibooking lewat traveloka. Klw pesanan sdh terbayar di traveloka sebaiknya konfirmasi dulu kepihak hotel melalui telpon apakah e voucher tiketnya sdh masuk di sistim hotel apa tidak? Saya selalu gunakan cara ini memesan hotel lewat aplikasi

    • 4 April 2026 - (21:04 WIB)
      Permalink

      Iya ka terimakasih atas saran dan masukannya sebagai pembelajaran untuk saya kedepannya agar memastikan terkait pembayaran terlebih dahulu

      1
      1
  • 5 April 2026 - (05:59 WIB)
    Permalink

    Update terbaru
    Pihak Traveloka sudah menghubungi saya terkait keluhan ini. Namun, saya MENOLAK KERAS kompensasi berupa KUPON DISKON sebesar 4 juta yang mereka tawarkan.
    Alasan penolakan saya:
    Saat ini yang saya butuhkan adalah UANG TUNAI (CASH) untuk membayar tagihan bank akibat pembayaran dobel (double payment) di Makkah. Saya harus menghindari bunga bank yang terus berjalan dan jatuh tempo tanggal 7 April besok lusa sedangkan uang saya sebesar 23,6 juta belum masuk ke rekening saya.

    3
    1
  • 5 April 2026 - (09:18 WIB)
    Permalink

    Kak ..mau tanya d luar topik nih..
    Begitu naik ke media konsumen berapa hari beritanya d publish ya.. sya naik ke media 5 hari gaada updatean apaapa. .

      • 7 April 2026 - (06:16 WIB)
        Permalink

        HARI KE-21: SAYA JEMAAH UMROH DIPAKSA MENGEMIS UANG SENDIRI OLEH TRAVELOKA – DIMANA HATI NURANI KALIAN

        “Hari ini, 7 April 2026 Traveloka masih bungkam seribu bahasa. Saya menulis ini dengan tangan gemetar dan hati yang hancur.

        Ini bukan refund tiket biasa karena saya yang membatalkan. Ini adalah uang Rp23,6 JUTA yang terpaksa saya keluarkan lagi di lobi Novotel Makkah karena voucher Traveloka (Booking ID: PSRHBPBD) tidak dibayarkan ke hotel. Saya telantar, saya kehilangan uang makan, dan saya harus berhutang demi bisa tidur di kamar yang sudah saya bayar lunas sejak Oktober.
        Selama 3 minggu saya bersabar, tapi respon Traveloka hanya manipulasi status chat ‘Telah Direspon’ tanpa ada jawaban nyata.

        1
        1
    • 5 April 2026 - (14:28 WIB)
      Permalink

      Coba sering cek email masuk KA biasanya ada pemberitahuan.

      1. Apakah syarat Kaka sudah terpenuhi semua misal mengupload identitas karena yang saya baca surat Tidak akan di upload kalau kita belum melakukan verifikasi dan mengirimkan identitas.

      2. Sertakan bukti pendukung atas kasus yang tengah kita alami.

      1
      1
  • 6 April 2026 - (12:34 WIB)
    Permalink

    Saya kira akan mendapatkan titik terang dan respon positif Traveloka ternyata saya kembali di abaikan dan chat kosong dan keterangannya sudah di respon

    1
    1
  • 6 April 2026 - (16:27 WIB)
    Permalink

    Hingga sore ini, Traveloka sama sekali tidak menjawab chat saya meskipun saya sudah melampirkan instruksi dari Kemendag (HERO). Mereka sengaja membiarkan saya . Ini adalah bukti bahwa Traveloka tidak menghargai hukum di Indonesia. Besok pagi, saya tidak akan chat lagi, saya akan langsung buat laporan resmi sengketa di BPSK Jangan ada lagi yang mau pakai Traveloka kalau pelayanan pasca-masalahnya sekejam ini!”

    1
    1
  • 9 April 2026 - (09:54 WIB)
    Permalink

    wah ngeri juga traveloka ini.
    niat nya ibadah malah marah-marah

    ini novotel termasuk hotel chain accor / ALL accor live limitless
    harusnya ga ada masalah, karena menyangkut nama baik

  • 9 April 2026 - (10:15 WIB)
    Permalink

    Betul sekali Mas Azhar, sangat disayangkan perusahaan sebesar Traveloka bisa abai seperti ini. Novotel memang jaringan global (Accor), tapi faktanya di lapangan saya dipaksa bayar ulang Rp23,6 Juta cash di tempat agar meski sudah menyampaikan sudah full payment dan sebenarnya resepsionis Novotel menyampaikan dana akan kembali maksimal 14 hari faktanya sampai sekarang belum masuk. Saya email Novotel juga tidak merespon padahal butuh direspon.

    Uang yang saya perjuangkan itu hasil kesalahan mereka tapi saya yang jadi korban malah diabaikan.

  • 9 April 2026 - (10:43 WIB)
    Permalink

    Saya biasa bantu apply visa umrah untuk mandiri, dan banyak yg pakai Novotel Takher ini yg pesan via OTA. Beberapa info saja dari pengalaman saya:

    – Traveloka/Tiket.com untuk hotel di luar negeri, itu mostly resell (titip jual) kamar dari vendor/supplier lain, dalam hal ini biasanya Expedia. Jadi penanganan masalah akan lebih lama karena Traveloka harus menghubungi supplier dan keputusan dari akhir masalah ini ada di supplier karena Traveloka kemungkinan sudah terusin dananya ke supplier.

    – Apakah datang ke Saudi dengan Visa Umrah? Karena seharusnya saat pengajuan visa umrah, jamaah wajib mengajukan approval Nusuk ke hotel sebelum visa bisa terbit. Proses ini jika dilakukan, jamaah akan terhindar dari di tolak check-in saat datang karena sebelumnya sudah komunikasi dengan hotel.

    2
    1
    • 9 April 2026 - (10:52 WIB)
      Permalink

      Iya menggunakan visa umroh dan sudah approval saya juga tidak menyangka hal ini qodarullah bisa terjadi.

      • 9 April 2026 - (11:10 WIB)
        Permalink

        Bukannya kalau sudah proses approval dengan pihak Novotel seharusnya bisa tau lebih awal (saat pengajuan visa), kalau memang pesananannya tidak ditemukan oleh pihak hotel karena belum terbayar di sistem hotel? Atau approvalnya pakai BRN?

        Tapi, semoga cepat selesai masalahnya, karena kuncinya ada di supplier kamar, tamu tdk bisa kontak supplier, hanya traveloka yg bisa.

    • 9 April 2026 - (20:54 WIB)
      Permalink

      Baru tau kalo Traveloka itu ternyata reseller dari travel agent lainnya. Kirain mereka punya direct channel ke hotel-hotel di luar, minimal hotel chains yg terkenal seperti Accor ini.

  • 9 April 2026 - (11:25 WIB)
    Permalink

    Maaf saya tidak pakai brn ketika di tagih saya juga heran kenapa sudah approval tapi masih ada masalah seperti ini.
    Saya sempat tidak berkenan tapi tidak diizinkan untuk cek ini karena sampai tengah malam dan sudah lelah akhirnya saya bayar karena pihak Novotel juga bilang itu deposit saya kira memang aturannya seperti itu ternyata dua hari di hubungi kalau itu dobel bayar

    • 9 April 2026 - (16:52 WIB)
      Permalink

      Jika double payment ke hotel semua, sepertinya harus di kejar ke hotelnya karena status di OTA baik Traveloka/Expedia sudah completed dan bisa dianggap mereka kesalahan hotel. Kecuali hotel sudah confirm kalau sudah refund payment ke OTA.

      Case baru ini sepertinya kak, karena bbrpa kali urus approval hotel Novotel untuk jamaah mandiri ini tdk ada masalah, tp bukan via Traveloka sih, pesan lewat Tripcom dan ALL Accor.

      Semoga ketemu solusinya kak

      • 9 April 2026 - (16:57 WIB)
        Permalink

        Iya ka terimakasih saya juga sudah menghubungi Novotel tapi memang belum ada respon kenapa saya menghubungi Traveloka karena Saya pesan kemereka dan ketika saya hubungi allaccor juga tidak bisa membantu karena saya pesan lewat Traveloka jadi diarahkan ke Traveloka.

        Sayangnya Traveloka tidak merespon dan memberikan kejelasan seandainya komunikasi jalan dan kami customer di berikan edukasi dan proses yang sedang berjalan diinformasikan tentu konsumen tidak kalang kabut makanya disini yang saya tekankan cs respon chat kosong dan keterangannya sudah di proses

  • 12 April 2026 - (22:15 WIB)
    Permalink

    Sudah hampir sebulan sejak kejadian di Makkah, Traveloka kini mendiamkan chat saya di aplikasi. Tidak ada bantuan untuk melacak dana refund saya ke hotel. Saya bayar ke Traveloka, tapi saat ada masalah kalian malah lepas tangan.

  • 9 Mei 2026 - (01:11 WIB)
    Permalink

    Halo rekan-rekan pembaca Media Konsumen,

    Hanya ingin memberikan update singkat bahwa hingga detik ini, kasus penagihan ganda (double billing) sebesar Rp23.600.000 yang dilakukan oleh Traveloka terhadap saya BELUM JUGA SELESAI.

    Setelah menjalani sidang kedua di BPSK, pihak Traveloka bukannya menunjukkan itikad baik untuk refund tunai, malah memberikan alasan-alasan klasik:

    Berlindung di balik S&K sepihak.

    Menyalahkan konsumen yang bayar cash di hotel (padahal hotel yang minta dan Traveloka lambat merespon saat kejadian).

    Mohon doa dan kawalannya terus, teman-teman. Jangan sampai ada korban lain yang uangnya “disandera” seperti ini.
    #JusticeForConsumer #TravelokaResponsibility#
    Salam, apsah

      • 9 Mei 2026 - (11:03 WIB)
        Permalink

        Semoga tidak ya ka karena BPSK merupakan fasilitas dari pemerintah yang dapat membantu kita para customer ketika mendapatkan sengketa seperti ini.

        Terimakasih ya pa Donny sudah mengikuti surat saya dari awal

  • 3 Juni 2026 - (02:46 WIB)
    Permalink

    Setelah perjuangan panjang di BPSK, pihak Traveloka akhirnya memproses pengembalian dana pokok saya pada 12 Mei. Namun, kenyataannya dana tersebut baru efektif dapat digunakan pada 20 Mei karena tertahan sistem perbankan. Selain itu, saya akhirnya menyetujui angka penyelesaian yang nilainya jauh di bawah total kerugian materiil dan imateriil saya saya terima saja semata-mata karena lelah fisik dan mental akibat sikap tidak kooperatif mereka selama berbulan-bulan. Saya menerima ini bukan sebagai bentuk kepuasan, melainkan sebagai jalan keluar atas ketidakprofesionalan perusahaan yang tidak merasa bersalah atas kelalaian sistemnya.

    Pesan saya untuk teman-teman: belajarlah dari kasus saya, lebih baik bertransaksi langsung ke maskapai atau pihak terkait untuk menghindari risiko yang menguras waktu dan kesehatan mental Anda atau gunakan OTA terpercaya yang jika ada masalah kita dapat berkomunikasi langsung dengan Cs manusia bukan bot.

    • 3 Juni 2026 - (02:52 WIB)
      Permalink

      Bayangkan jika saya hanya pasif menunggu ternyata proses itu belum dilakukan mau menunggu sampai kapanpun dana g akan masuk karena memang belum di kirim.

      Kasus revound berbulan bulan ini bukan hanya terjadi pada saya tapi ada komentar serupa, perasaan yang serupa menunggu revound tak kunjung tiba hal ini saya dapatkan dari membaca komentar di Instagram milik orang tersebut.

      • 3 Juni 2026 - (08:49 WIB)
        Permalink

        Keputusan BPSK seperti apa Bu? Apakah hanya refund saja tanpa ganti rugi? Berapa dana yang dikembalikan oleh Traveloka? 🤔

        • 9 Juni 2026 - (08:31 WIB)
          Permalink

          Halo rekan-rekan pembaca, menanggapi pertanyaan yang masuk, saya sampaikan update sebagai berikut:
          ​Saat ini memang sudah tercapai kesepakatan prinsip mengenai pengembalian dana dan kompensasi atas kendala yang saya alami. Namun, perlu saya sampaikan bahwa saat ini prosesnya belum sepenuhnya selesai.
          ​Seluruh aspek administratif, legalitas draf perjanjian, dan mekanisme pengesahannya sedang saya serahkan kepada kuasa hukum saya. Hal ini saya lakukan untuk memastikan bahwa seluruh hak saya sebagai konsumen tetap terlindungi sepenuhnya dan tidak ada klausul yang merugikan di kemudian hari.
          ​Oleh karena itu, saya belum bisa memberikan keterangan lebih detail sebelum perjanjian ditandatangani dan dana benar-benar telah diterima sesuai kesepakatan. Saya akan memberikan update kembali jika semuanya sudah tuntas. Terima kasih atas dukungan dan perhatian rekan-rekan semua.

        • 9 Juni 2026 - (08:43 WIB)
          Permalink

          Saya cuma penasaran dari 23,6juta itu diganti berapa. Sebagai penonton dan komentator boleh donk diinformasikan supaya tidak “menggantung”, siapa tahu juga ada yang mau menilai layak atau tidaknya apalagi hukum perlindungan konsumen di Indonesia kan jauh banget kualitasnya dibanding negara2 luar sana.
          Tapi pada intinya ya bersyukur ada penggantian, semoga korban mendapatkan keadilan yang semestinya.

          • 9 Juni 2026 - (08:46 WIB)
            Permalink

            Dana saya 23,6 di revound tanggal 12 Mei sebesar 23,3 karena ada selisih kurs

  • 9 Juni 2026 - (08:50 WIB)
    Permalink

    Benar bahwa untuk dana pokok pemesanan sebesar 23,6 juta (dikurangi selisih kurs) sudah di-refund pada tanggal 12 Mei lalu. Namun, terkait kompensasi atas kerugian dan ketidaknyamanan lainnya, saya memang mengajukan tuntutan kompensasi tambahan.
    Saat ini sudah tercapai kesepakatan prinsip mengenai angka kompensasi tersebut, namun prosesnya belum sepenuhnya selesai. Seluruh draf perjanjian dan mekanisme pengesahannya kini sedang saya serahkan sepenuhnya kepada kuasa hukum saya untuk ditelaah.
    Langkah ini saya ambil untuk memastikan bahwa saya tidak terjebak dalam klausul yang merugikan di kemudian hari, terutama terkait hak-hak konsumen. Oleh karena itu, saya belum bisa memberikan detail lebih lanjut sebelum perjanjian ditandatangani secara resmi dan dana kompensasi benar-benar telah diterima. Saya akan memberikan update kembali jika semuanya sudah tuntas. Terima kasih atas pengertian dan dukungannya

 Apa Komentar Anda?

Ada 52 komentar sampai saat ini..

Surat Terbuka untuk CEO Traveloka: Pesanan Hotel Novotel Thakher Makka…

oleh Apsah dibaca dalam: 1 menit
52