Ilustrasi Keluhan Surat Pembaca Perubahan Data Toko Terhambat Akibat Nomor Telepon Baru Terdaftar Akun Lain, CS Shopee Menutup Laporan Sepihak 22 Juni 2026 IDA JAYATI Beri komentar Akun Pengguna, Akun terblokir, belanjamax.id, Customer complaint handling, Customer Service, database pengguna, nomor daur ulang, perubahan data akun, recycled number, Shopee, Sistem bermasalah, Syarat dan Ketentuan, toko online, Verifikasi Data, XL Axiata Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Kepada Yth., Redaksi Media Konsumen dan Pihak Manajemen Shopee Indonesia di Tempat Dengan hormat, Melalui surat ini, saya ingin menyampaikan keluhan dan kekecewaan mendalam terhadap pelayanan Shopee Indonesia terkait penanganan perubahan data nomor telepon pada akun toko saya. Saya adalah pemilik toko di platform Shopee dengan nama akun belanjamax.id. Permasalahan ini bermula ketika saya berniat melakukan perubahan data nomor HP operasional toko, dikarenakan email dan nomor HP lama yang terdaftar di sistem sudah tidak aktif lagi. Kronologi penanganan kendala ini telah berlangsung sangat alot sejak awal tahun 2024. Berdasarkan saran dari Customer Service (CS) Shopee pada saat itu, saya diminta untuk mengganti dengan nomor baru yang memang belum pernah terdaftar di platform Shopee. Mengikuti petunjuk tersebut, saya membeli nomor XL Prioritas baru secara resmi, namun ternyata nomor tersebut sudah terdaftar di sistem Shopee oleh pihak lain. Selanjutnya, saya kembali membeli nomor baru lagi dari XL dengan nomor 08180****886, dan lagi-lagi nomor tersebut dinyatakan sudah digunakan oleh akun lain. Tidak berhenti di situ, saya mencoba membeli nomor XL lainnya dengan nomor 08193****767, tetapi hasilnya tetap sama karena nomor tersebut juga telah terdaftar di Shopee. Saya memiliki bukti pembelian resmi dari XL beserta tangkapan layar (screenshot) kendala ini sebagai bukti valid. Alasan mengapa saya tidak bisa terus-menerus mengikuti saran CS untuk mengganti nomor baru adalah adanya batasan sistem registrasi dari pihak operator seluler. Sistem XL menggabungkan basis data kartu prabayar dan pascabayar. Karena saya sudah memiliki 3 nomor pascabayar sebelumnya, sistem secara otomatis membaca bahwa NIK saya telah mencapai batas maksimal kepemilikan (3 nomor) di XL, meskipun status nomor-nomor sebelumnya sudah dinonaktifkan (terminate, suspend, atau permintaan berhenti berlangganan). Untuk mendaftarkan nomor baru atau melakukan pelepasan (release) NIK melalui XLC, prosesnya tidak instan dan memakan waktu berhari-hari bahkan bisa lebih dari 1 bulan. Ditambah lagi, saya sebagai konsumen tidak memiliki akses untuk memastikan apakah nomor baru pilihan saya sudah terdaftar di Shopee atau belum sebelum membelinya. Saya sudah berulang kali melakukan pelaporan resmi. Laporan terakhir saya dengan nomor tiket 20266214918614958158 justru ditutup secara sepihak oleh sistem Shopee dengan alasan nomor yang ingin saya ubah telah terdaftar di Shopee. Ketika saya mengonfirmasi ulang ke CS, saya disarankan untuk menghapus akun tersebut secara mandiri dan dipandu langkah-langkahnya. Saya sudah mencoba menghapus akun atas nomor 08193****767, namun hasilnya nihil karena sistem mewajibkan pengisian kata sandi (password) akun yang tentu saja tidak saya ketahui. Karena itu bukan akun milik saya, melainkan akun pengguna terdahulu (kasus nomor daur ulang/recycled number). Atas kegagalan sistem ini, saya diberikan nomor laporan baru yaitu 2067259883627126813. Melalui publikasi di Media Konsumen ini, saya menuntut tindakan nyata, tegas, dan solusi konkret dari pihak Shopee Indonesia untuk: Menghapus data/akun yang terikat pada nomor 08180****886 dan 08193****767 dari sistem basis data Shopee secara permanen agar nomor tersebut bersih dari klaim akun pihak lain. Membantu proses pembaruan nomor HP pada akun toko saya belanjamax.id menggunakan salah satu nomor resmi yang telah saya beli tersebut secara manual oleh tim teknis. Pihak Shopee seharusnya bisa melakukan koordinasi atau konfirmasi langsung ke pihak operator seluler terkait kepemilikan sah nomor-nomor ini berdasarkan bukti kepemilikan saya. Jangan biarkan kelemahan validasi sistem dalam menangani nomor daur ulang merugikan penjual aktif yang berniat baik untuk berbisnis di platform Anda. Saya berharap laporan dengan nomor 2067259883627126813 ini segera diselesaikan dengan tuntas tanpa penutupan sepihak lagi. Demikian surat keluhan ini saya sampaikan. Atas perhatian dan penyelesaiannya, saya ucapkan terima kasih. Hormat saya, Ida Jayati Jakarta Selatan Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.