Tanggapan Bank DBS Indonesia atas Surat Sdri. Endah Puspitosari

Redaksi Surat Pembaca MediaKonsumen.com Yth.,

Pertama-tama, kami ingin mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan yang telah diberikan MediaKonsumen.com kepada PT Bank DBS Indonesia (Bank DBS Indonesia) selama ini.

Melalui surat ini, kami ingin memberikan tanggapan atas surat pembaca bertajuk “Masalah Penutupan Pinjaman KTA Bank DBS Indonesia” dari Sdri. Endah Puspitosari yang dimuat secara online pada media MediaKonsumen.com tanggal 3 Juli 2019.

Dalam surat pembaca disebutkan bahwa penulis menanyakan status pinjaman Dana Bantuan Sahabat yang menurut beliau telah diselesaikan. Kami telah menghubungi Sdri. Endah Puspitosari untuk menyampaikan penjelasan perihal status pinjaman beliau saat ini.

Kami berterima kasih kepada Sdri. Endah Puspitosari atas kerjasamanya yang baik, juga kepada MediaKonsumen.com yang telah berkenan menayangkan surat tanggapan ini.

Salam,

Mona Monika
Head of Group Strategic Marketing & Communications
PT Bank DBS Indonesia


Catatan Redaksi: Tanggapan ini dikirimkan melalui email ke Redaksi Media Konsumen.

Berikan penilaian Anda!
[Total:3    Rata-Rata: 4.3/5]
Masalah Penutupan Pinjaman KTA Bank DBS Indonesia

Yth. Bank DBS Indonesia, Saya salah satu nasabah Bank DBS Indonesia, yang menggunakan Fasilitas KTA dengan Nomor Pinjaman 7702365926. Saya...
Baca Selengkapnya

2 komentar untuk “Tanggapan Bank DBS Indonesia atas Surat Sdri. Endah Puspitosari

  • 8 Desember 2020 - (20:48 WIB)
    Permalink

    Yth. Bank DBS Indonesia,
    Saya nasabah Bank DBS yang menggunakan Fasilitas KTA dengan Nomor Pinjaman 7800303724.
    Dengan pandemic covid 19 ini saya kehilangan pekerjaan saya, dengan tujuan ingin hidup tenang terbebas dari hutang, saya ingin menggunakan dana BPJS ketenagakerjaan saya untuk melunasi KTA saya di Bank DBS.
    Akan tetapi saya merasa dipersulit untuk menutup pinjaman ini.
    Saya telepon ke pihak Bank DBS untuk mengajukan keringanan pinjaman untuk pelunasan, dan jawaban dari call centre Bank DBS amat sangat tidak memuaskan.
    Nomor pinjaman saya dibilang tidak bisa di cek detailnya karena sudah masuk kebagian penagihan. Nanti akan dihubungi bagian penagihan, untuk detail dan proses penutupan begitu infonya.
    Saya tunggu beberapa hari tidak ada yang menghubungi. Akhirnya saya telepon lagi ke Call Center Bank DBS dan saya mendapatkan jawaban yang sama. Mereka tidak bisa menginformasikan permohonan keringanan pinjaman saya, karena sudah masuk ke bagian penagihan. Lebih dari 7 kali saya telepon call center itu dan mendapat jawaban yang sama.

    Saya merasa dipersulit sama Bank DBS mengenai hal ini. Padahal niat saya hanya ingin melunasi pinjaman saya, dan memohon keringanan sesuai keputusan pemerintah karena adanya pandemic ini. Namun dari pihak Bank DBS sangat tidak kooperatif, malah petugasnya setiap hari telfon dan maki2, giliran saya tanya balik mereka ga bisa jawab. Tapi keesokan harinya mereka telfon lagi untuk memaki.
    Sementara 3 minggu lebih saya tunggu tidak ada bagian penagihan hubungi saya.
    Untuk level banking, pelayanan Bank DBS dan sistem Bank DBS tidak profesional, dan mempersulit customer. Saya hanya takut kekurangan bayar saya (yang menurut mereka masih ada, jadi bunga berbunga ), nanti saya yang dirugikan. Untuk level banking, seberapa pun banyaknya divisi mereka, seharusnya sistem mereka bisa untuk check data customer, kekurangan pembayaran customer, dll, melalui call centre yang telah disediakan. Namun dalam hal ini call centre Bank DBS tidak membantu sama sekali, hanya jawab nanti akan dihubungi oleh bagian lainnya.
    Bank DBS kalo cari duit jangan licik gini lah!!

  • 8 Desember 2020 - (20:49 WIB)
    Permalink

    Yth. Bank DBS Indonesia,
    Saya nasabah Bank DBS yang menggunakan Fasilitas KTA dengan Nomor Pinjaman 7800303724.
    Dengan pandemic covid 19 ini saya kehilangan pekerjaan saya, dengan tujuan ingin hidup tenang terbebas dari hutang, saya ingin menggunakan dana BPJS ketenagakerjaan saya untuk melunasi KTA saya di Bank DBS.
    Akan tetapi saya merasa dipersulit untuk menutup pinjaman ini.
    Saya telepon ke pihak Bank DBS untuk mengajukan keringanan pinjaman untuk pelunasan, dan jawaban dari call centre Bank DBS amat sangat tidak memuaskan.
    Nomor pinjaman saya dibilang tidak bisa di cek detailnya karena sudah masuk kebagian penagihan. Nanti akan dihubungi bagian penagihan, untuk detail dan proses penutupan begitu infonya.
    Saya tunggu beberapa hari tidak ada yang menghubungi. Akhirnya saya telepon lagi ke Call Center Bank DBS dan saya mendapatkan jawaban yang sama. Mereka tidak bisa menginformasikan permohonan keringanan pinjaman saya, karena sudah masuk ke bagian penagihan. Lebih dari 7 kali saya telepon call center itu dan mendapat jawaban yang sama.

    Saya merasa dipersulit sama Bank DBS mengenai hal ini. Padahal niat saya hanya ingin melunasi pinjaman saya, dan memohon keringanan sesuai keputusan pemerintah karena adanya pandemic ini. Namun dari pihak Bank DBS sangat tidak kooperatif, malah petugasnya setiap hari telfon dan maki2, giliran saya tanya balik mereka ga bisa jawab. Tapi keesokan harinya mereka telfon lagi untuk memaki.
    Sementara 3 minggu lebih saya tunggu tidak ada bagian penagihan hubungi saya.
    Untuk level banking, pelayanan Bank DBS dan sistem Bank DBS tidak profesional, dan mempersulit customer. Saya hanya takut kekurangan bayar saya (yang menurut mereka masih ada, jadi bunga berbunga ), nanti saya yang dirugikan. Untuk level banking, seberapa pun banyaknya divisi mereka, seharusnya sistem mereka bisa untuk check data customer, kekurangan pembayaran customer, dll, melalui call centre yang telah disediakan. Namun dalam hal ini call centre Bank DBS tidak membantu sama sekali, hanya jawab nanti akan dihubungi oleh bagian lainnya.
    Bank DBS kalo cari duit jangan licik gini lah!!

 Apa Komentar Anda?

Ada 2 komentar sampai saat ini..

Tanggapan Bank DBS Indonesia atas Surat Sdri. Endah Puspitosari

oleh Redaksi dibaca dalam: 1 menit
2