Beli HP Baru di Blibli, Dikirim Barang dengan Segel Sudah Rusak, Blibli Tidak Mau Terima Retur dan Lepas Tangan

Saya belanja handphone Samsung di Blibli.com. Transaksi tanggal 12 Oktober 2020. Barang saya terima tanggal 14 Oktober 2020.

Setiap terima barang saya selalu video-kan karena dulu pernah ada masalah di e-commerce lain dan mereka minta video unboxing. Pada saat unboxing, saya cek ternyata segel barang sudah sobek. Handphone ini memiliki 2 segel, di bagian atas dan di bagian bawah, dan saya cek keduanya sobek. Handphone masih dalam kondisi terbungkus plastik. Jadi ini jelas repacking barang second.

Setelah itu saya segera laporkan pengembalian ke Blibli. Saya sertakan foto barang dan saya packing lagi untuk dikirimkan ke Blibli. Barang diterima Blibli tanggal 15 Oktober 2020, dan saya menerima email bahwa barang sedang dalam pengecekan.

Email kedua datang di tanggal yang sama, meminta video unboxing. Saya langsung membalas menanyakan ingin dikirim via apa? Apa saya upload ke youtube atau mau bagaimana enaknya. Tidak ada jawaban terhadap pertanyaan saya tentang video unboxing tersebut.

Tanggal 16 Oktober 2020 datang email baru dari Blibli, yang menyatakan pengembalian saya ditolak karena seller bilang segel dibuka untuk mendaftarkan garansi, juga meminta saya untuk cross-check ke Samsung Official (pic attached). Setahu saya kita tidak perlu isi kartu garansi, karena garansi sekarang ini dicek langsung dari IMEI resmi, dan sesuai warning di segel, produk tidak boleh diterima jika segel rusak. Tapi karena Blibli minta saya cross-check, saya chat ke website resmi Samsung Indonesia.

1
Email tanggal 16 dari Blibli.

Lalu benar. Samsung Indonesia bilang kalau segel tidak boleh sobek dan kartu garansi tidak diisi. Kartu akan diisi oleh service center Samsung saat produk ingin di-service (pic. attached).

2
Chat saya dengan Samsung official assistant di website resmi Samsung Indonesia.

Langsung saya balas email Blibli itu tanggal 16 Oktober 2020 juga. Namun pukul 10 malam saya dapat email lagi yang memberi tahu bahwa retur saya resmi tidak disetujui dan barang sudah dikirim kepada saya. Saya tidak terima dan segera chat CS Blibli untuk dicek lebih lanjut retur saya, karena saya tidak mau terima barang second, apalagi handphone. Setelah lama chat dengan CS, hanya berujung akan disampaikan ke tim.

Tanggal 17 Oktober 2020 barang second tersebut sampai ke saya. Tidak ada perubahan masih barang yang sama. Segel sobek semua. Saya chat lagi dengan CS Blibli, yang sama seperti sebelumnya, hanya akan disampaikan ke tim.

Tanggal 19 Oktober 2020 saya dapat lagi email dari Blibli. Dimana di email ini Blibli tidak membantu sama sekali, dan justru menyalahkan buyer yang membeli di Blibli.com.

Blibli.com sudah menipu saya dengan menjual saya barang second dengan embel-embel barang baru. Sangat kecewa dengan Blibli.com. Blibli penipu. Sama sekali tidak 100% original, dan 15 hari returnya juga tidak membantu sama sekali.

Tri Rosanti
0896773305**
Jakarta Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Blibli.com:
[Total:25    Rata-Rata: 2.6/5]
Tanggapan Blibli untuk Ibu Tri Rosanti

Pertama-tama kami ingin mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Ibu Tri Rosanti untuk bertransaksi di Blibli. Kami juga memohon maaf atas...
Baca Selengkapnya

Loading...

15 komentar untuk “Beli HP Baru di Blibli, Dikirim Barang dengan Segel Sudah Rusak, Blibli Tidak Mau Terima Retur dan Lepas Tangan

    • 20 Oktober 2020 - (12:19 WIB)
      Permalink

      Betul om…di ruko dpn komplek byk yg jual dri hp sampe mobil, baru atau bekas…
      Ribed2 beli online…

      1
      1
    • 20 Oktober 2020 - (13:45 WIB)
      Permalink

      Saya sering belanja online, untuk barang bermerk, terutama elektronik, sebisa mungkin belinya di Official Store. Atau yg dihandle sendiri oleh marketplace tsb (jd yg jualan benar2 shopee/lazada/jd/dll, bukan sembarang toko yg numpang jualan di platform mereka). Sbg pembeli harus tahu cara membedakannya. Atau yg emang bener2 jelas misal erafone. Harga kadang lbh mahal, tp dijamin ori, garansi jg resmi.

    • 21 Oktober 2020 - (20:19 WIB)
      Permalink

      Katanya udah pengalaman beli barang online suka kecewa, , kenapa di ulang lagi beli barang di online apalagi handphone Samsung ya resiko di tanggung sendiri.

  • 20 Oktober 2020 - (08:23 WIB)
    Permalink

    Pengalaman saya belanja hp baru di blibli memang seperti yg disarankan cs di email tersebut. Beli di official Samsung store atau yg disediakan dan dijual blibli nya langsung. Selain itu saya tidak percaya karena kebanyakan penjual curang/penipu. Praktik buka segel pada hp Samsung sudah ada sejak beberapa tahun yg lalu, disegel ulang dengan menimpa segel aslinya dan dibungkus plastik lagi supaya terlihat baru. Tujuannya entah menukar aksesoris atau menginstall bloatware yg merugikan pengguna.

    • 20 Oktober 2020 - (08:55 WIB)
      Permalink

      Benar ka. Tapi blibli sebagai Market Place seharusnya mencek juga setelah saya retur barang nya sebagai pihak ke tiga. Kalau cara kerja Blibli begini nanti hanya menjadi sangkar penipuan saja.
      Handphone tidak bisa saya pakai karena takut sudah di apa-apakan oleh blibli/seller.
      Kalau memang mau beli second saya bisa cari sendiri ke tokopedia, paling ga bisa bicara langsung dengan penjual.

  • 20 Oktober 2020 - (12:01 WIB)
    Permalink

    Kalau bukan seller official mereka memang gitu. Segelnya dibuka dulu untuk kemudian mereka ambil potongan kartu garansi nya. Kemungkinan itu untuk klaim komisi penjualan. Makanya kalau mau lebih aman ya beli di seller official meskipun harganya lebih mahal dari seller kebanyakan. Kalau mau cek itu ponsel baru atau second bisa di cek di website nya. Kapan ponsel tersebut diaktifkan.

    • 20 Oktober 2020 - (12:14 WIB)
      Permalink

      Banyak seller yang jual barang benar di Blibli juga ka, satu seller ini yang sangat bermasalah dan saya kena barang yang tidak benar jadi nya.
      Blibli harusnya menindak jelas seller yang bermasalah dan bukan nya main lepas tangan. Karena kan mereka yang punya Market Place.
      Ini terus terang merugikan seller-seller kecil yang jual benar dan jujur.

      • 20 Oktober 2020 - (12:28 WIB)
        Permalink

        Soalnya saya pernah cek di seller bukan official sistem nya semua gitu. Dibuka dulu segel nya untuk diambil kartu garansi. Kemungkinan mereka dapat komisi penjualan (sebagai bukti). Beda kalau seller official atau langsung dari brand. Saran saya cek aja garansi nya di website resmi atau hubungi pihak Samsung untuk diminta pengecekan via IMEI atau kode kartu garansi kapan ponsel tersebut aktif. Nanti akan kelihatan itu baru atau second. Kalau sisa garansi masih sekitar 1 tahun ya sudah jelas itu masih baru. Ada masalah tinggal klaim ke SC.

        • 20 Oktober 2020 - (13:06 WIB)
          Permalink

          Mgkn sama toko sengaja di buka untuk melihat kondisi hp bgus apa tdk, gores apa pecah apa cuman bok doang gak da isinya .. mgkn toko memastikan aja .. kl gak mau ribet bl di toko aja lgsg bk sama2 .. lbh afdol

        • 20 Oktober 2020 - (13:16 WIB)
          Permalink

          Samsung sendiri bilang kartu garansi akan di isi sama service center pas di service jadi harusnya tidak di isi atau di ambil oleh Seller, kalau seller itu benar.
          Saya pernah beli Handphone samsung lain juga segel selalu tidak sobek. Kalau biasa beli online pasti tau. Seller selalu jual dengan keadaan segel tidak sobek. Kalau misal ada masalah dengan handphone buyer sendiri yang urus ke service center.

          Masalah nya bukan garansi sih ka, tapi tidak jelas apa handphone ini di install bloatware atau aplikasi lain yang menggangu.

          • 20 Oktober 2020 - (13:21 WIB)
            Permalink

            Ada beberapa tipe seller. Ada agen resmi dan non resmi. Yang resmi biasanya tidak butuh pembukaan segel. Nah yang non resmi alias yang tidak official itu biasanya gitu. Ada kok beberapa seller di shopee yang sistemnya gitu. Karena kebanyakan gape skrg pake e-warranty jadi mereka butuh stiker kode yang biasa ada di dalam segel untuk klaim komisi penjualan. Kalau anda masih ragu itu ponsel baru atau bekas ya segera cek atau bawa ke service centre Samsung dan didokumentasikan. Agar bisa jadi bukti ke Blibli jikalau memang ponsel tersebut bekas pakai. Masalah bloatware hampir semua brand ada karena aturan TKDN software juga mengharuskan ada software preinstall.

            2
            1
  • 20 Oktober 2020 - (16:27 WIB)
    Permalink

    Biasakan kalau beli Online , beli ke Official Brand atau Official Store. Pasti ada yang ditunjuk sebagai Official

 Apa Komentar Anda mengenai Blibli.com?

Ada 15 komentar sampai saat ini..

Beli HP Baru di Blibli, Dikirim Barang dengan Segel Sudah Rusak, Blibl…

oleh tri rosanti dibaca dalam: 2 min
15