Pemotongan Pulsa Telkomsel dengan Alasan Penggunaan GPRS, Padahal Kuota Internet Masih Ada

Tanggal 14 Desember 2020 saya mengalami pemotongan pulsa di nomor Simpati saya 0812214071**. Pulsa awal saya sekitar Rp23 ribu, lalu terpotong menjadi Rp15.142. Saat itu saya masih memiliki kuota internet sebanyak 1 GB. Melihat ada yang aneh, saya segera melaporkan kendala saya ini ke CS Telkomsel di Twitter. Mereka mengatakan akan melakukan pengecekan terlebih dahulu.

Selang beberapa hari karena tidak ada informasi dari mereka, saya menanyakan kembali kendala saya ini. Mereka lalu menjawab bahwa pemotongan sudah sesuai untuk pemakaian internet.Tentu saja saya terkejut membaca jawaban mereka. Sudah jelas saya masih memiliki kuota internet pada saat itu.

Saya pun lalu memberikan bukti screenshot aplikasi MyTelkomsel saya yang menunjukan bahwa saat itu saya masih memiliki kuota internet. Melihat screenshot tersebut, CS Telkomsel mengatakan akan melakukan pengecekan kembali dan akan menghubungi saya setelah mendapat informasi.

Selang beberapa hari tidak ada jawaban dari mereka, lagi-lagi saya yang harus menanyakan terlebih dahulu. Setelah saya menanyakan barulah mereka merespon dan mengatakan bahwa pemotongan pulsa sudah sesuai untuk pemakaian internet non 4G, sedangkan kuota internet yang saya miliki hanyalah untuk jaringan 4G.

Mereka menyarankan agar saya mengunci jaringan di 4G agar pulsa tidak terpotong. Jawaban ini jelas tidak memuaskan saya. Saya sudah mengunci jaringan di 4G untuk akses internet dan masih memiliki kuota internet, tapi kenapa pihak Telkomsel seolah mencari-cari alasan untuk ‘membenarkan’ pemotongan pulsa yang dialami pelanggannya?

Mungkin pulsa yang terpotong tersebut nilainya tidak seberapa bagi perusahaan sebesar Telkomsel, tapi bagi orang biasa seperti saya pulsa tersebut sangatlah berharga. Saya hanya berharap pulsa saya tersebut dikembalikan dan tidak memberi berbagai alasan untuk membenarkan pemotongan pulsa sepihak itu dengan alasan seperti sudah melakukan pengecekan dan pemotongan pulsa sudah sesuai.

Hingga saat ini belum ada itikad baik dari pihak Telkomsel untuk menghubungi saya, ataupun mengembalikan pulsa saya yang terpotong tersebut. Bahkan perkataan CS Telkomsel di twitter yang katanya akan menghubungi saya setelah melakukan pengecekan sama sekali tidak benar. Harus dari saya dulu yang berinisiatif menanyakan kembali, barulah mereka merespon. Beginikah standar layanan konsumen operator yang katanya nomor 1 di Indonesia?

Shiela Hartiningtyas
Bandung, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Telkomsel:
[Total:13    Rata-Rata: 2.2/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan
Loading...

12 komentar untuk “Pemotongan Pulsa Telkomsel dengan Alasan Penggunaan GPRS, Padahal Kuota Internet Masih Ada

  • 27 Desember 2020 - (12:49 WIB)
    Permalink

    Infonya kurang jelas. Apakah setelah pulsa terpotong anda beli kuota lagi? Karena bisa juga kuota yg ada saat itu mungkin khusus digunakan malam hari misalnya jam 00-06, atau khusus untuk akses media spt youtube dll.

    • 27 Desember 2020 - (22:14 WIB)
      Permalink

      @hery mulyanto : Kuota yg saya miliki berlaku 24 jam pak. Sebagai informasi, karena saya membutuhkan akses data saat itu, maka saya akhirnya memutuskan membeli paket data kembali, karena saya tidak mau mengambil resiko pulsa terpotong terus. Yang menjadi fokus dari saya adalah kenapa pihak @telkomsel mengatakan akan melakukan pengecekan, namun alasan yang diberikan selalu berbeda2? Awalnya saya malah dikatakan tidak memiliki paket data sehingga pulsa bisa terpotong.

  • 27 Desember 2020 - (23:27 WIB)
    Permalink

    Kalau kuota 4G only memang suka sedot pulsa utama. Karena telkomsel tidak seperti smartfren yang bisa VoLTE. Jadi ketika ada perpindahan jaringan entah karena itu cuaca atau jaringan 4G lagi down maka akan diambil kuota jaringan lain. Jika kuota jaringan lain tidak ada otomatis memotong pulsa utama.

    • 28 Desember 2020 - (07:15 WIB)
      Permalink

      @AneGoogle : Jaringan sudah saya kunci lho di 4G only. Berdasar pengalaman jika 4G sedang down biasanya langsung blank alias tidak ada sinyal. Itu yg saya alami selama ini, sehingga tidak pernah ada pengalaman pulsa terpotong.

      • 28 Desember 2020 - (11:44 WIB)
        Permalink

        Nah itu maksud saya. Ketika ada blank spot terus koneksi kembali itu yang menyebabkan adanya biaya tambahan. Akan lebih aman jika anda punya kuota semua jaringan selain kuota 4G only. Saya sudah sering alami di Telkomsel. Makanya kalau ada kuota 4G, pulsa selalu saya kosongkan.

        • 28 Desember 2020 - (13:20 WIB)
          Permalink

          Berdasar pengalaman, kl jaringan dikunci di 4g only ga akan memakan pulsa meski kuota yg dimiliki hny untuk 4g. Jika perpindahan jaringan terjadi maka ga akan ada sinyal sama sekali. Telkomsel memakai alasan ini untuk pemotongan pulsa kesannya ga logis menurut sy.

  • 28 Desember 2020 - (13:23 WIB)
    Permalink

    Harusnya penulis sertakan screenshot lock jaringan 4G only nya disini sebagai bukti otentik. Kalau tidak ada ya susah juga. Operator juga punya rekaman data masing-masing. Saya pernah di ooredoo kena potongan tapi di refund karena memang bukti yang disertakan kuat. Termasuk lock jaringan, sisa pulsa dan sisa kuota.

  • 28 Desember 2020 - (14:16 WIB)
    Permalink

    @AneGoogle : Terima kasih informasinya. Akan coba saya terapkan kedepannya. Saya tidak pernah mengalami pemotongan pulsa seperti ini sehinga sampai kemarin fine2 saja dengan kuota 4g only.
    @hary gimulya : Betul pak, yang saya alami juga seperti itu. Sengaja saya lock di 4g only karena tempat kerja saya hanya di satu lokasi saja. Jika sinyal memburuk pun, tidak sampai memotong kuota, hanya hilang jaringan.
    @Dimas : Saya tidak menyiapkan semua screenshot, karena saya rasa dengan screenshot sisa kuota my telkomsel yang menyertakan bukti sisa pulsa dan kuota saja cukup. Itupun tadinya pihak CS mengatakan bahwa saya tidak memiliki kuota sehingga pulsa terpotong untuk akses GPRS. Baru setelah saya memberikan bukti screenshot mereka meralat hasil pengecekan mereka.

  • 29 Desember 2020 - (11:17 WIB)
    Permalink

    memang begitu modus provider telekomunikasi mencuri pulsa konsumen. bahkan kondisi mobile data off pun, pulsa bisa tercuri dengan alasan pemakaian kuota internet.
    komplain via CS online tidak akan ada solusi, harus datang marah2 ke kantor CS fisik atau tulis surat pembaca seperti ini baru keluhan diperhatikan 😊

    anyway, lebih baik langganan paket internet yang cover semua jaringan deh, atau pulsa dinolkan supaya tidak dicuri2 lagi.

    • 29 Desember 2020 - (16:58 WIB)
      Permalink

      @Djuwanda : Iya pak, saya tidak menyangka saja kalau Telkomsel pun ikut-ikutan melakukan modus pemotongan pulsa seperti operator-operator lain yang banyak dikeluhkan. Operator nomor 1 tidak menjamin layanan nomor 1. Malah lebih parah, meski sudah mengajukan pengaduan di Media Konsumen tetap tidak ada itikad baik dari pihak Telkomsel untuk menyelesaikan masalah. Terima kasih juga untuk sarannya pak, akan saya praktekkan untuk kedepannya. Kapok saya kalau begini caranya.

  • 13 Januari 2021 - (12:38 WIB)
    Permalink

    Bahkan untuk mengunci GPRS secara manual pun tidak bisa oleh pengguna. Seperti melalui sms ke 3636 ataupun ketik *363*212#, Untuk menghentikan GPRS yang menyedot pulsa tsb. Itu bisa diartikan, Ya sengaja mencuri pulsa pengguna, Di mana pengguna adalah tidak terlalu membutuhkan GPRS telkomsel yang tidak beres tsb, Di mana ada kuota data, Ehh tetap nyedot pulsa utama, Alasan gak ada kuota 3G, Karena cuma perlu untuk telpon & smsan saja, Sedangkan urusan internet, Ya udah bisa dihandle oleh wifi ataupun operator lain, Memang sinyal kurang hebat(Operator2 lain), Tetapi masa aktif kuota data, Ya bisa mengikuti masa aktif kartu. Bukan kek telkomsel, Hangus, Hangus. !.

    Itu tuch, Kalo 3636 & *363*212#, Tidak dibuka kembali layanan untuk bisa menonaktifkan GPRS, Telkomsel bisa diclassactionkan(?). Untuk yang memang tidak perlu layanan GPRS dari telkomsel tsb.

 Apa Komentar Anda mengenai Telkomsel?

Ada 12 komentar sampai saat ini..

Pemotongan Pulsa Telkomsel dengan Alasan Penggunaan GPRS, Padahal Kuot…

oleh Shiela Hartiningtyas dibaca dalam: 1 min
12