Transaksi Grab yang Mencurigakan

Iseng-iseng saya mengecek history transaksi OVO, dan ada satu transaksi mencurigakan, yaitu pembayaran kepada PT Solusi Transportasi Indonesia (Grab Indonesia) senilai Rp44.000,- tanggal 24 Januari 2021 pukul 11.48 AM dengan menggunakan OVO Cash. Saya pun menghubungi CS Grab melalui chatting, dan hasil penelusuran CS membuat saya kaget.

Mereka menyatakan saya melakukan transportasi dari McDonald Jababeka II ke Kebab Roxy tertanggal 17 Agustus 2019 pukul 21.51 WIB, dan pembayaran via OVO Point gagal.

Hal tersebut membingungkan, karena transaksi disebut terjadi tahun 2019, dimana saya tidak mungkin ingat apakah benar atau tidak melakukannya. Saya melakukan simulasi perjalanan seperti yang CS sebut dan biayanya dengan Grab Car maksimal Rp20.000.

Saya merasa dirugikan karena Grab dengan semena-mena memotong dana di OVO saya untuk transaksi yang tidak jelas dan terjadi di tahun 2019, yang berarti 16 bulan lalu. Artinya Grab dapat saja sewaktu-waktu memotong dana OVO dengan alasan ada transaksi di masa lalu yang gagal dipotong.

Harry Halim
Kab. Bekasi, Jawa Barat

Update (1 Februari 2021): Terkait surat pembaca di atas, penulis memberikan apresiasi atas tindak lanjut dari Grab Indonesia sbb:

 

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Grab Indonesia:
[Total:86    Rata-Rata: 1.9/5]
Tanggapan Grab Indonesia atas Surat Pembaca Bapak Harry Halim

Kepada Bapak Harry Halim dan Redaksi Surat Pembaca Mediakonsumen.com, Pertama-tama kami sangat berterima kasih atas kepercayaannya dalam menggunakan layanan GrabFood...
Baca Selengkapnya

Loading...

19 komentar untuk “Transaksi Grab yang Mencurigakan

  • 28 Januari 2021 - (13:01 WIB)
    Permalink

    Kalo dulu transaksinya gagal, kenapa drivernya gak protes yah? Berarti dia gak terima dananya kan? 🤔

    3
    2
    • 28 Januari 2021 - (21:10 WIB)
      Permalink

      Meskipun transaksi gagal, supir tetap mendapatkan pembayaran. Bahkan untuk pemesanan makanan dengan menggunakan ovo, misal, jika pelanggan punya saldo 10k kemudian membeli makanan seharga 10k, tetapi ternyata ada perubahan harga menjadi 11k, maka akan terjadi gagal penagihan ovo nya. Tetapi driver akan tetap mendapatkan pembayaran penuh.
      Ovo pelanggan akan dipotong grab suatu saat ketika saldo pelanggan sudah mencukupi

    • 29 Januari 2021 - (07:47 WIB)
      Permalink

      Driver langsung trima dana nya hr itu juga setelah pengantaran oleh grab .. jd kasar nya grab yg nanggung..penumpang punya utang ke grab

      • 29 Januari 2021 - (08:07 WIB)
        Permalink

        Nah ini malah lebih aneh lagi, berarti sistemnya gak reliable, gak real time. Apalagi kalo rekonsiliasi transaksinya sampe belasan bulan gitu. 👎

        • 29 Januari 2021 - (09:10 WIB)
          Permalink

          Ya benar, seharusnya transaksi bersifat prepaid. Grab hanya akan melakukan transaksi setelah dana diterima. Jadi ini menunjukkan bahwa system di Grab memang tidak reliable dan seenaknya memotong dana setelah 16 bulan.

  • 28 Januari 2021 - (19:47 WIB)
    Permalink

    Terimakasih kepada Media konsumen dan netizen yang memberi support. Saya ditelpon oleh CS Grab. Grab berkilah bahwa transaksi tersebut bukan transportasi tapi food dan transaksi itu benar adanya. Lucunya saya akan dikasih voucher Rp. 40.000,- sedangkan OVO Cash saya dipotong Ro. 44.000,-.
    Kita harus hati-hati dengan saldo di e-wallet karena dengan seenaknya merchant memotong dana TANPA PEMBERITAHUAN dengan alasan adanya transaksi gagal yang terjadi bertahun-tahun lalu.
    Biasakan mengecek history e-wallet.

    3
    3
    • 29 Januari 2021 - (06:28 WIB)
      Permalink

      Kalau mesti membiasakan history e-wallet, jadi repot juga. Bukankah tujuan e-wallet tuk memudahkan hidup kita sehari?

      “Cash is the King” emang ga ada matinya.

    • 29 Januari 2021 - (07:59 WIB)
      Permalink

      bukannya setiap transaksi di OVO hrs menggunakan PIN? dan yg tau PIN hanya yg memiliki akun tsb.

      • 29 Januari 2021 - (10:28 WIB)
        Permalink

        PIN dibutuhkan saat transaksi. Permasalahan ini adalah settlement antara perusahaan OVO dan perusahaan Grab.
        History pada OVO menyatakan dana dipotong tgl 24 Jan 21.
        Grab tidak bisa seenaknya menyatakan bahwa pembayaran tsb untuk transaksi 16 bulan lalu.
        Menurut saya ini preseden yang memalukan bagi Grab Indonesia sebagai Start up Unicorn.

        1
        1
        • 30 Januari 2021 - (14:08 WIB)
          Permalink

          Hari ini Grab Indonesia telah melakukan refund ke akun OVO saya. Tercantum tgl. 30 Jan 2021 pukul 10.26 qada transfer dari Grab Refund sebesar Rp. 44.000,-.

          Terimakasih saya ucapkan kepada Grab Indonesia atas response yang cepat (dalam waktu 3 x 24 jam) atas keluhan saya.

          Dengan ini saya menyatakan permasalahan ini telah selesai.

          Terimakasih juga untuk Media Konsumen yang menjadi jembatan antara customer dengan pelaku usaha.

  • 29 Januari 2021 - (08:51 WIB)
    Permalink

    Mendingan pake gojek lah dibanding grab, kalo kita pesan makanan saldo gopay kurang, sisanya dibayar tunai, maka transaksi ya hari itu juga, bahkan saya pernah beli pulsa 75 ribu transaksi sedang di proses lama pulsa gak masuk saya laporan ke gojek langsung dibalikin saldo gopay kita 100 % tanpa potongan

    • 29 Januari 2021 - (13:01 WIB)
      Permalink

      Waduh klo anda tdk ingat jgn melakukan komplain gan, anda hrs benar2 yakin dan pasti klo anda bnr2 tdk melakukannya. Itu kan sama aja anda melaporkan barang anda yg hilang tp anda ga tau, anda bnr2 punya barang itu apa ga. Anda bs terkena pasal pencemaran nama baik loh.

    • 7 Februari 2021 - (04:59 WIB)
      Permalink

      Aku pakai I Driver sekarang. Di Gojek top up bermasalah suka telat masuk. Jadi hal yang Urgent jadi basi. Itulah susahnya, aplikasi transportasi tapi isinya macem macem, alhasil repot sana sini, overlapping. Sekarang balik ke cash lagi deh, Gojek tinggal buat back up doang. Cash di InDriver juga lebih murah, selisih 5k-8k untuk satu perjalanan di rute yang sama.

  • 29 Januari 2021 - (08:56 WIB)
    Permalink

    Hal yang sama terjadi dengan akun grab saya tanggal 8 Januari 2021 kemarin. Ada transaksi Grabmart yang tidak sy lakukan. Tiba2 ada driver yg mengantar pesanan voucher fisik. Dan ada pemotongan saldo OVO. Nitifikasi Grab tidak ada. Driver pun tidak konfirmasi alamat dan pemesanan. FYI. Alamat di grab akun Unnamed Road. Biasanya driver akan telp atau chat konfirmasi terlebih dahulu. CS yg pertama bilang akan menonaktifkan akun sementara. Tapi dibuat seakan2 sy yang mengininkan akin di non aktifkan. Krn sampai 1 minggu kemudian pun tidak ada email support dr pihak grab sampai sy yg harus email duluan. Akun grab pun masih aktif. Sama sekali tidak ada solusi. Mau isi OVO jadi takut. Jangan2 ada transaksi2 siluman yg di’permaklumkan’ atau dianggap kesalahan konsumen sendiri

  • 29 Januari 2021 - (13:40 WIB)
    Permalink

    Saya paling anti nimbun saldo di e-wallet,kalau mau transaksi baru topup sesuai nominal yang dibutuhkan,sudah sering kejadian saldo hilang secara gaib begini,tp lebih sering di grab,klo gojek jarang, kecuali kelalaian user sendiri

 Apa Komentar Anda mengenai Grab Indonesia?

Ada 19 komentar sampai saat ini..

Transaksi Grab yang Mencurigakan

oleh Harry Halim dibaca dalam: 1 menit
19