Penyalahgunaan Data NIK pada Shopee SPayLater

Pada waktu saya melihat data IDEB pada SLIK yang saya terima, terdapat pelaporan tunggakan kredit macet oleh PT. Commerce Finance (tagihan tertulis tahun 2020, menggunakan username: MUHAMADIMA***). Akun resmi saya pada Shopee menggunakan username Loe***.

Hal ini sudah menunjukkan kejanggalan pada pemakai Shopee SPayLater. Dalam hal ini, PT. Commerce Finance memberikan laporan data yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kepada OJK, sehingga nama saya menjadi jelek pada pandangan kreditur.

Berikut adalah kejelasan hal tersebut:

Sampai hari ini saya tidak pernah mengaktifkan Shopee SPayLater. Saya baru membuat akun Shopee pada tahun 2021 dan saat ini sudah Premium. Akun premium adalah akun yang sudah melewati proses verifikasi KTP dan foto selfie bersama KTP.

Jika seandainya yang memakai Shopee SPayLater pada tahun 2020 itu adalah saya, maka seharusnya Akun Premium yang saya buat tersebut ditolak, karena ada penggunaan identitas ganda. Pihak Shopee sendiri punya kebijakan tidak boleh menggunakan identitas ganda, tetapi kenapa hal ini bisa terjadi?

Saya akhirnya melapor ke pihak Shopee dan pihak Shopee mengatakan bahwa memang tidak ada pengaktifan Shopee SPayLater pada akun saya yang sudah Premium. Pihak Shopee berjanji akan mengurus dan membersihkan nama saya dalam permasalahan ini. Namun, hingga saat ini belum ada tanggapan dari pihak Shopee.

Alamat dan kode pos yang tercantum pada Ideb seharusnya alamat dan kode pos yang mengacu pada NIK. Namun alamat dan kode pos yang tercantum di Ideb bukan alamat dan kode pos NIK saya. Alamat dan kode pos yang tercantum di Ideb adalah alamat daerah Jawa Barat, sedangkan alamat saya di NIK berada di Jawa Tengah. Hal ini sudah jelas sekali ada penyalahgunaan data NIK yang sangat merugikan saya.

Berikut kesimpulan saya:

  1. Akun saya dibuat tahun 2021 dengan username Lo****** sedangkan tagihan muncul tahun 2020 menggunakan username muhamadima***.
  2. Alamat NIK saya tidak sama dengan alamat yang tertulis di Ideb (alamatnya beda provinsi).
  3. Kode pos, bidang pekerjaan, NPWP, dll semua berbeda dengan data NIK saya.

Dalam hal ini, saya sangat meragukan tingkat keamanan Shopee, karena ketika menjadi akun premium, saya harus memberikan foto KTP dan selfie KTP.

Hingga saat ini, Shopee mengulur waktu dengan mengganti nomor laporan sebanyak 2x via email. Saya harap teman-teman bisa berpikir dan mempertimbangkan terlebih dahulu sebelum menggunakan Shopee SPayLater atau Shopee SPinjam.

Jimmy Handoko
Kudus, Jawa Tengah

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Shopee SPayLater:
[Total:98    Rata-Rata: 1.4/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

26 komentar untuk “Penyalahgunaan Data NIK pada Shopee SPayLater

    • 13 Juni 2022 - (14:29 WIB)
      Permalink

      Sepanjang tahun saya pakai shopee, untuk menjadi platinum tidak harus menggunakan KTP loh,, pakai KTP itu jika mau aktifkan spaylatter atau spinjam aja, mungkin KTP anda dulu pernah dipakai oleh orang lain atau pernah dipinjam oleh saudara atau pernah disuruh selfi atau apalah.

      7
      12
      • 13 Juni 2022 - (14:38 WIB)
        Permalink

        Sy daftar akun premium jd hrs verif KTP. Akun Shopee sy buat thn 2021,sedangkan tagihan muncul thn 2020 dgn nama akun berbeda.
        Betul, untuk spaylatter/spinjam hrs verif ktp, namun d akun sy tdk ada pengaktifan spaylater/spinjam dan Shopee pun jg sudah mengakui tdk ada pengaktifan di akun saya.

      • 14 Juni 2022 - (07:30 WIB)
        Permalink

        Kak bisa bedakan antara premium dengan platinum? Premium itu biasanya memang ada verifikasi identitas diri di beberapa platform.

        1
        2
      • 14 Juni 2022 - (11:26 WIB)
        Permalink

        MOHON DI PAHAMI dulu baru berkomentar… PLATINUM DAN PREMIUM itu berbeda… PLATINUM itu tingkatan besaran belanjaan per bulannya, dari mulai SILVER, GOLD kemudian naik jadi PLATINUM, dan status PLATINUM bisa turun lagi ke GOLD bahkan SILVER jika belanjaan kita berkurang tiap bulannya. Sedangkan PREMIUM itu tingkatan untuk AKUN, dari akun BASIC yg maksimal top up SHOPEEPAY hanya 2jt, jika diupgrade ke Akun PREMIUM (Yg mana harus verifikasi KTP dan SELFIE pegang KTP) maka top up SHOPEEPAY maksimal bisa sampai 10jt.

      • 16 Juni 2022 - (03:22 WIB)
        Permalink

        Maksud dia adalah premium bukan platinum, fungsi premium adalah untuk upgrade penggunaan shopee agar bisa lebih luas seperti bisa transfer shopeepay ke shopeepay, menarik dana dari shopeepay ke rekening bank, dll.

    • 17 Juni 2022 - (05:30 WIB)
      Permalink

      boleh dibantu nomer wa nya kak tolong saya juga ada keluhan yg sama….tolong kak saling support ya tolong wa saya ya 087700531653

  • 13 Juni 2022 - (11:08 WIB)
    Permalink

    Maka dari itu sebagai konsumen, meskipun ada UU Perlindungan Konsumen sebagai bentuk perlindungan hukum, Indonesia masih kurang bahkan tidak ada UU Perlindungan Data Pribadi.

    17
    • 13 Juni 2022 - (14:59 WIB)
      Permalink

      Selama ikutan E commerce saya gak pernah coba2 upload KTP . Takutnya ya seperti kasus ini..
      Perlindungan privasi data dan konsumen masih kurang

      2
      4
  • 13 Juni 2022 - (16:47 WIB)
    Permalink

    Parah shopee dari dulu emang keamanan datanya, tp sebenernya bkn shopee doank sih klo mau jujur. Tokopedia juga pernah kebobolan waktu 2020 kemaren khan.. Nasib kll data di simpan online ya begitu. Harusnya UU perlindungan data pribadi segera disahkan

  • 13 Juni 2022 - (18:07 WIB)
    Permalink

    Saya ga beli apapun di shopee dapet WA dari pihak shopee untuk membayar barang yang di beli dengan no hp saya, padahal udah lama ga aktif di shopee (kalo kita tidak merasa salah jangan takut soalnya akun mudah di bajak)

    1
    1
  • 13 Juni 2022 - (19:58 WIB)
    Permalink

    Alamat dan kode pos yang tercantum pada Ideb seharusnya alamat dan kode pos yang mengacu pada NIK. Namun alamat dan kode pos yang tercantum di Ideb bukan alamat dan kode pos NIK saya. Alamat dan kode pos yang tercantum di Ideb adalah alamat daerah Jawa Barat, sedangkan alamat saya di NIK berada di Jawa Tengah

    Sepertinya itu bukan kesalahan dari shopee, kayanya kesalahan dari ideb nya, bisa saja itu ideb orang lain, soalnya kakak bilang info alamat dan nik tidak sama dengan nik kakak

    • 13 Juni 2022 - (20:39 WIB)
      Permalink

      Data riwayat ideb sy semuanya betul kecuali tagihan e-commerce ini(semua datanya tdk sama,lagipula mana mungkin muncul tagihan dithn 2020 sedangkan sy br buat akun Shopee 2021). Wkt awal pelaporan, Shopee sdh mengakui tdk ada pengaktifan spaylater dan itu kesalahan pihak verifikator. Pertanyaannya: dr mn Shopee bisa mendapatkan data saya sedangkan sy br membuatnya thn 2021???

      • 14 Juni 2022 - (07:26 WIB)
        Permalink

        Biasanya oknum orang dalam yg bermain…sdh pasti dilindungi mereka oleh perusahaan nya …seperti halnya akulaku…gak ada peminjaman tapi terjadi penagihan ….

        • 14 Juni 2022 - (07:46 WIB)
          Permalink

          Sudah lah jujur aja mungkin elo pernag daftar pinjol tapi gak bayar maka data loe bocor… mereka online bisa dpt nik loe dr pake jin… elo pasti pernah cuman lupa gak mau ngaku

          1
          6
          • 14 Juni 2022 - (14:24 WIB)
            Permalink

            Nggak harus di pinjol data bisa bocor…. Sekali data anda serahkan, maka disitu data anda sudah tidak rahasia lagi.

      • 19 Juni 2022 - (16:32 WIB)
        Permalink

        Iyaa maksud saya, itu kaya.a kesalahan dri ojk nya,, ada data orang lain yang masuk ideb kakak,, soalnya kan nik sama data di shopenya bukan punya kakak

  • 14 Juni 2022 - (07:24 WIB)
    Permalink

    Sdh jelas adanya penyalahgunaan data orang lain oleh pihak shopee utk kepentingan pribadi atau oknum shopee sendiri …seperti halnya akulaku…banyak oknumnya yg bermain seperti itu …menyalagunakan data nasabah ….jadi nasabah yg dirugikan…mangkanya online itu gak ada yg beres ….

  • 14 Juni 2022 - (10:39 WIB)
    Permalink

    parah sih shopee, pelanggaran berat. kalo di US, shopee udah dituntut miliaran dollar, bisa2 bangkrut

  • 17 Juni 2022 - (08:19 WIB)
    Permalink

    PT. Commerce finance adalah rekanan shopee atau masih dlm satu grup yg sama dgn shopee.

    Jgnkan masih rekanan atau masih dlm satu grup,
    Diinternal shopee saja yg jelas jelas sudah berjanji via email bahwa saldo sy akan dikembalikan dlm 2-5hari kerja tp sampai saat ini belum dikembalikan dan sudah di chat dan email belum ada lg dari pihak shopee yg hubungi saya.

    Mereka bekerja lebih banyak copy paste nya,
    Jk ada keluhan seringkali jawabannya akan ditangani.

    Spt case saya jk shopee benar maka mereka akan berani hubungi saya,
    Bukan dgn cara sebulan lebih tdk memberi kabar,
    Tdk profesional.

    Jk spt ini cepat atau lambat shopee akan kehilangan kepercayaan dari banyak orang,
    Alasannya nanti jk merugi shopee akan bilang salah strategi pemasaran,
    Sudah bakar uang banyak utk promosi dll tp tdk berhasil,
    Yg nyatanya dan seharusnya perbaiki dulu sistem, prosesnya dan yg tdk kalah penting singkirkan sebagian oknum karyawan yg memanfaatkan celah utk bermain licik.

    Semoga kejadian saya dan penulis tdk terulang lg dan shopee bs mjd perusahaan startup yg lebih baik lg kedepannya….

  • 19 Juni 2022 - (07:05 WIB)
    Permalink

    Anda ga sendiri,NIK saya jg sprti itu ada nama org lain di SLIK saya sdh udh aduin ke OJK dan sudah teratasi.

 Apa Komentar Anda mengenai Shopee SPayLater?

Ada 26 komentar sampai saat ini..

Penyalahgunaan Data NIK pada Shopee SPayLater

oleh Loeloeid. sby dibaca dalam: 1 menit
26