Jenius Tidak Mau Membantu Melakukan VISA Dispute atas Transaksi di Merchant

Salam hangat.

Pada 9 Juni 2022 lalu, saya melakukan transaksi di Amazon.com menggunakan Jenius M-Card saya.
Saldo Jenius saya juga sudah dipotong sesuai dengan nominal yang tertera di atas.

Pada keesokan harinya tanggal 10 Juni 2022, saya mendapat email bahwa akun Amazon saya on-hold dan seluruh pending orders sudah di-cancel. Saya diminta untuk login dan mengirimkan dokumen yang diminta untuk memverifikasi kepemilikan kartu Jenius visa yang saya gunakan di Amazon.

Yang diminta adalah billing statement yang harus mencantumkan alamat dan no hp yang saya gunakan di Amazon. Karena E-Statement yang dikeluarkan Jenius tidak menampilkan data tersebut, saya kontak Jenius Help via chat di aplikasi Jenius. Dari Jenius Help ditawarkan untuk dibuat Visa Reference Letter untuk mendukung bahwa kartu tersebut benar milik saya sendiri.

Akhirnya tanggal 13 Juni 2022 saya menerima email dari putri@jenius.com yang berisi Visa Reference Letter. Saya langsung meng-upload e-statement beserta visa reference letter tersebut melalui web amazon.

Notifikasi Email dari Amazon Account Specialist bahwa akun saya on-hold:

Bukti pengiriman reference letter dari Jenius

Pada tanggal 15 Juni, saya memperoleh email dari Amazon bahwa berdasarkan dokumen yang saya upload, maka diputuskan bahwa mereka akan menutup akun Amazon saya dan tidak menerima appeal lebih lanjut. Dan memang benar karena saya coba menanyakan mengapa mereka mengambil keputusan untuk menutup akun sedangkan saya sudah memberikan setiap data yang diminta, sampai sekarang tidak ada balasan sama sekali.

Saya sangat kaget karena dana saya sudah terpotong 15 juta namun Amazon menutup akun saya begitu saja. Setelah saya mengikut beberapa diskusi di forum pengguna Amazon internasional, saya direkomendasikan untuk melakukan Visa Dispute karena yang dilakukan Amazon adalah sepihak, dan karena akun sudah ditutup satu-satunya jalan adalah meminta bantuan pihak bank yang mengeluarkan kartu untuk melakukan charge back.

Saya coba diamkan permasalahan ini beberapa hari, karena mungkin saja memang pihak Amazon akan mengeluarkan refund, namun setelah 5 hari kerja sejak akun saya on-hold pertama kali pada tanggal 10 Juni, tidak ada kontak apa pun termasuk refund. Oleh sebab itu hari ini 19 Juni, saya meminta bantuan ke Jenius Help agar bisa membuat laporan dispute dan dilakukan investigasi atas permasalahan ini.

Sayang sekali, menurut Jenius Help, dispute hanya bisa dilakukan jika saldo sudah terpotong namun pihak merchant belum menerima pembayaran, sedangkan pada kasus saya transaksi sudah berhasil. Hal ini tentu janggal karena bagaimanapun pihak bank harus melindungi konsumennya.

Bagaimana jika terjadi pencurian data kartu lalu pihak pencuri melakukan transaksi di merchant, apakah tetap tidak bisa melakukan dispute karena dianggap transaksi sudah berhasil? Dalam kasus saya, merchant melakukan wanprestasi, dan Janius enggan untuk membantu saya melakukan dispute alasan aturan tersebut.

Melalui surat pembaca ini saya tidak serta merta meminta refund dari Jenius karena memang kesalahan bukan pada mereka. Saya hanya berharap Jenius mau membantu saya melakukan dispute, dengan membantu membuatkan laporan atas setiap bukti yang saya miliki dan biarkan pihak acquirer melakukan investigasi sebagaimana yang tertera di web VISA https://www.visa.co.id/support/small-business/dispute-resolution.html.

Jika dibaca di web tersebut, pihak Visa terbuka jika ada dispute atas transaksi apa pun yang dilakukan menggunakan kartu berlogo Visa dengan menghubungi bank yang mengeluarkan kartu tersebut. Sayangnya, entah Jenius benar-benar tidak bisa atau tidak mau. Jika memang tidak bisa, tentu ini menjadi RED FLAG bagi pengguna karena ke depannya jika ada permasalahan seperti penipuan dalam transaksi dengan merchant, berarti Jenius tidak bisa memberikan bantuan jika ada hal serupa.

Jika tidak mau, karena alasan tertentu, maka saya berharap hal ini bisa dibenahi karena dengan ketatnya persaingan bank digital di Indonesia saat ini, maka yang menjadi pembeda utama ke depannya adalah seberapa jauh bank mau untuk melindungi konsumennya.

Salam.

Rizki A.F.
Jakarta Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Jenius BTPN:
[Total:13    Rata-Rata: 4.2/5]
Tanggapan Bank BTPN atas Surat Pembaca Rizki Amalia

Dalam rangka menanggapi surat pembaca dari Ibu Rizki Amalia berjudul “Jenius Tidak Mau Membantu Melakukan VISA Dispute atas Transaksi di...
Baca Selengkapnya

16 komentar untuk “Jenius Tidak Mau Membantu Melakukan VISA Dispute atas Transaksi di Merchant

  • 20 Juni 2022 - (20:05 WIB)
    Permalink

    > jika saldo sudah terpotong namun pihak merchant belum menerima pembayaran, sedangkan pada kasus saya transaksi sudah berhasil. Hal ini tentu janggal karena bagaimanapun pihak bank harus melindungi konsumennya.

    aneh SOP-nya mbak. kalo gitu, bilang aja, merchant belum menerima pembayaran.. mau gak mereka ngedispute?

    • 20 Juni 2022 - (20:14 WIB)
      Permalink

      re: jenius mbak, after this incident saya saranin pindah ke bank lain aja mbak.

      pindah ke bank digibank dbs/jago/permata, sama2 kartu debit visa, bisa dipake online.

      3 bank tsb saya sudah experience request chargeback/dispute, dan alhamdulilah duit balik meskipun agak lama (as expected).

      SOP clear dan akan di followup. untuk permata req dispute harus isi formulir, sedangkan dbs/jago bisa dispute trx via aplikasi (dan ditanyakan jg, apakah pembayaran gagal, pembayaran sukses tapi tidak terima barang, dll)

      sejak jenius ada fee2 aneh (declined fee, etc), udah pindah bank lain aja.. masa trx gagal ada feenya..

      • 21 Juni 2022 - (14:28 WIB)
        Permalink

        Sebenarnya Jenius saya memang udah lama ga dipakai, kemarin pertama masukin saldo langsung kena feesible 120rb :D, tapi karena kartu debit saya yang bisa transaksi online international cuma Jenius jadi terpaksa pakai Jenius. Eh sekarang malah kaya gini. Kalau beneran ga ada penyelesaian kayanya emang harus tutup akun. Sekarang wait n see dulu apakah Jenius Help masih mau help atau tidak.

  • 20 Juni 2022 - (21:13 WIB)
    Permalink

    Bingung di paragraph ini:

    Sayang sekali, menurut Jenius Help, dispute hanya bisa dilakukan jika saldo sudah terpotong namun pihak merchant belum menerima pembayaran, sedangkan pada kasus saya transaksi sudah berhasil. Hal ini tentu janggal karena bagaimanapun pihak bank harus melindungi konsumennya.

    ** dispute hanya bisa dilakukan jika saldo sudah terpotong namun pihak merchant belum menerima pembayaran ==>> Apakah transaksinya masih pending atau sudah posting? Merchant menerima pembayaran kalau transaksi sudah diposting, kalau belum dalam jangka beberapa hari (lupa tepatnya) maka otomatis drop.

    ** sedangkan pada kasus saya transaksi sudah berhasil ==>> sudah berhasil tidak berarti sudah ditagih, sifatnya baru pencatat saja oleh system.

    Anyway, saya pelanggan Amazon sudah selama 20 tahun, dan alhamdulillah tidak pernah ada kendala berarti. Amazon hanya menagihkan apabila barang sudah terkirim. Kalau belum terkirim tidak akan ditagih.

    • 21 Juni 2022 - (14:24 WIB)
      Permalink

      Sudah tertagih kak, bisa dicek di screenshoot saya ada potongan dari amazon. Saya pengguna baru, dan transaksi agak besar jadi mungkin dicek oleh system, yang saya herankan bukti e-statement yang dikeluarkan oleh Jenius sendiri dianggap tidak cukup bagi Amazon.

      • 21 Juni 2022 - (14:58 WIB)
        Permalink

        Coba tanyain lagi ke Jenius mbak, itu dana udah di-collect ama Amazon belum. Dan berapa hari dari tanggal transaksi? Seingat saya dana reversal refund kalau misalkan kita pakai kartu buat transaksi online, agak lama masuknya di Jenius, transaksi di marketplace dalam negeri aja bisa max 14 hari kerja.

  • 21 Juni 2022 - (06:29 WIB)
    Permalink

    Jangan berharap lebih ke Jenius, Anda harus aktif kejar ke Visa. 5 hari sudah lebih dari cukup untuk settlement dana diteruskan ke merchant, mungkin agak susah dispute tanpa bantuan Visa. Memangnya itu beli apa ya kok jumlahnya begitu besar? Mungkin ini transaksi pertama di Amazon ya jadi agak ribet kalo belum pernah pakai kartunya. Next time untuk transaksi pertama nominal kecil aja dulu.

    2
    3
    • 21 Juni 2022 - (08:55 WIB)
      Permalink

      visa ga punya kewenangan untuk buka dispute/chargeback om ku.

      harus dari sisi issuer (dalam hal ini btpn/jenius) untuk bisa buka dispute ke visa.

    • 21 Juni 2022 - (14:25 WIB)
      Permalink

      Benar, ini transaksi pertama saya di Amazon. Kalau dari web Visa yang saya cantumkan di atas itu disebutkan dispute harus ke card issuer/bank, bukan ke Visa langsung.

  • 21 Juni 2022 - (14:47 WIB)
    Permalink

    Kalau baca2 dari sejarah kartu Visa dengan merk ini, mereka sering kali (mengaku?) “kesulitan” dalam urus2 problem yang berhubungan dengan transaksi di kartu Visa mereka.
    Entah apa sebabnya & yang jelas sangat bikin heran.
    Entah memang mereka kurang nasabah-oriented (aneh dong ada bank seperti itu) atau mungkin mereka ada “kesulitan2”? Ini pun aneh juga kalau memang begitu.

    Semoga setelah tayang di sini mereka lebih “termotivasi” untuk membantu.

    Saya juga nasabah sejak 2019, tapi sudah non aktif sejak biaya bertambah sementara bunga menurun. Selain itu saya juga tidak membutuhkan fasilitas transaksi internasionalnya, karena saya ada kartu lain.
    Saran saya sih buka rekening di bank lain yang juga ada fasilitas untuk transaksi internasional, seperti yang sudah disebut di komen2 atas.

    • 21 Juni 2022 - (16:20 WIB)
      Permalink

      saya ngeliat bptn/jenius kurang nasabah oriented om. karena sifatnya debit bukan kredit.

      kalo kredit kan banknya jg ikut rugi, jadi mau ada transaksi bermasalah, saya jamin bank akan mati2an untuk cari solusi buat nasabahnya.

      kalo debit kan duit kita sendiri, yang penting biaya bulanan tetep masuk 😉

      • 21 Juni 2022 - (20:46 WIB)
        Permalink

        Iya saya pikirnya jg akan susah karena ini kartu debit.. beda dengan kartu kredit yg dananya akan ‘tergantung’ lumayan lama antara pembeli dan penjual. Jadi kalau ada masalah bisa dihold dulu dan kebanyakan uangnya balik karena banknya sebagai pemberi pinjaman ga mau ilang duitnya.. beda kalau kartu debit.. kartu kredit mah tinggal lapor itu bukan transaksi yg saya lakukan, jika transaksi masih pending biasa langsung balik sih ga lama.. tapi iya paling lama emang 14 hari kerja..

  • 23 Juni 2022 - (19:22 WIB)
    Permalink

    Mbak saya sarankan pindah ke bank yang lazim2 aja misalnya bank big 4 mandiri bri bca bni
    kalo bank2 kayak jenius yang udh bobrok dari dulu memang udh ga beres

  • 25 Juni 2022 - (06:20 WIB)
    Permalink

    Setau saya memang kita dalam posisi lemah kalau pake debit card, karena uangnya ditarik langsung dari rekening kita, jadi kalau sudah keluar susah narik balik, lebih baik transaksi kartu kredit memang, karena nanti bank issuer akan memperjuangkan kasusnya, karena yg dipake uang dia. Itupun di dunia ideal sih

 Apa Komentar Anda mengenai Jenius BTPN?

Ada 16 komentar sampai saat ini..

Jenius Tidak Mau Membantu Melakukan VISA Dispute atas Transaksi di Mer…

oleh rizkiamalia dibaca dalam: 2 menit
16