Bagian Collection Standard Chartered Susah Sekali Dihubungi, Padahal Saya Sudah Melunasi Kewajiban

Saya Dwie, dengan nomor kartu kredit Standard Chartered 5530 74** **** *071 . Saya sudah melunasi dan membayar tagihan dari SCB dengan diskon lunas satu kali bayar, sesuai surat penawaran yang sudah saya tanda tangani dan di-email ulang ke SCB. Namun sampai sekarang saya belum terima surat lunasnya.

Namun bagian collection di nomor (021) 50959400 atau 0857579192**, tidak bisa saya hubungi dengan pesan “Nomor telepon Anda tidak terdaftar”, untuk menanyakan perihal surat lunas. Untuk diskon pelunasan ini, kemarin saya dihubungi oleh Pak Hart*** yang katanya merupakan agen bagian collection SCB.

Saya beritikad baik untuk menyelesaikan hutang saya. Dengan dana saya yang terbatas saya mengajukan keringanan pembayaran ke pihak SCB dan disetujui. Awalnya saya bisa menghubungi ke nomor (021) 50959400, dengan nomor kontak saya yang lama. Namun setelah saya melakukan transfer pelunasan, kenapa jadi sulit sekali menghubungi Standard Chartered Bank baik melalui telepon ataupun email?

Mohon ketersediaan pihak SCB menghubungi saya ke nomor telepon saya, seperti sebelumnya waktu SCB memberikan solusi penyelesaian tagihan dengan diskon lunas. Karena saya sudah beritikad baik menyelesaikan hutang saya dan sudah saya lunasi. Saya mohon agar surat lunas saya bisa segera diterbitkan sesuai janji pihak SCB.

Ditunggu konfirmasinya dari pihak Standard Chartered Bank.

Dwie Muriati
Bekasi, Jawa Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Standard Chartered Bank:
[Total:2    Rata-Rata: 3.5/5]
Tanggapan Standard Chartered atas Keluhan Ibu Dwie

Perkenankan kami untuk menanggapi surat yang disampaikan oleh Ibu Dwie (“Nasabah”) melalui mediakonsumen.com pada tanggal 7 Juli 2022 dengan judul...
Baca Selengkapnya

 Apa Komentar Anda mengenai Standard Chartered Bank?

Belum ada komentar.. Jadilah yang pertama!

Bagian Collection Standard Chartered Susah Sekali Dihubungi, Padahal S…

oleh Dwie Muriati dibaca dalam: 1 menit
0