iPhone 14 Pro “No Service”, Penjual “Putra Group” dan Tokopedia Lepas Tanggung Jawab

Saya beli handphone iPhone 14 Pro melalui Tokopedia sekitar bulan Oktober 2022, dari penjual “Putra Group”, dengan nomor invoice: INV/20221011/MPL/2727800101. Saya memilih untuk membeli di Putra Group, karena Putra Group memiliki reputasi yang sangat baik, yaitu sudah mendapatkan rating 4 Diamond di Tokopedia. Pada saat saya melakukan pembelian handphone tersebut, di deskripsi produk telah disebutkan bahwa “JAMINAN SINYAL AKTIF – PERANGKAT DAPAT TERHUBUNG KE JARINGAN OPERATOR DI INDONESIA”.

Lalu, sebelum saya melakukan pembelian, penjual mengirimkan chat kepada saya yang salah satu poinnya adalah “Untuk IMEI unit yang dari luar negeri (internasional), kami pastikan sudah support all provider di Indonesia. Mau pake kartu apa pun kami jamin bisa walaupun ga ke daftar di website Kemenperin/Bea Cukai”.

Berdasarkan hal di atas, saya selaku konsumen memahami bahwa:

  1. Handphone yang saya beli tidak terdaftar IMEI-nya di Kemenperin/Bea Cukai;
  2. Kendati demikian, tidak ada masalah sinyal apa pun, karena sudah ada garansi bahwa sinyal telah aktif. Yang mana jaminan ini telah diberikan pada laman produk dan juga berdasarkan chat yang disampaikan penjual kepada saya. Setelah itu saya melakukan pembelian handphone tersebut.

Pada saat barang saya terima semua berjalan baik, kondisi handphone sesuai deskripsi sinyal pun menyala. Namun tepat tanggal 1 Januari 2023, sinyal tiba-tiba “No Service“/terblokir. Saya coba SIM card saya ke perangkat lain tidak ada masalah. Saya coba hubungi penjual perihal masalah ini, lalu penjual berkata akan bantu untuk “BUKA SINYAL”. Penjual mengatakan bahwa “TIDAK ADA KEPASTIAN KAPAN SINYAL AKAN HIDUP KEMBALI “.

Saya selaku konsumen sangat kecewa karena pada saat saya beli handphone tersebut, tidak ada keterangan apa pun mengenai kemungkinan sinyal terblokir. Yang mana jika saya mengetahui risiko ini sejak awal, SAYA TIDAK AKAN MEMBELI PRODUK INI. Saya membeli karena adanya jaminan sinyal menyala tanpa gangguan. Penjual ataupun Tokopedia tidak pernah menyampaikan bahwa adanya risiko mengenai hal ini sebelum saya membeli handphone tersebut.

Saya sudah tawarkan opsi refund (yang menurut saya ini paling fair), yaitu saya mengembalikan handphone kepada penjual dan penjual mengembalikan uang sejumlah harga barang pada saat saya beli. Mengapa saya minta refund? Karena penjual memberikan jaminan/garansi/deskripsi produk yang menyesatkan, yang apabila saya ketahui sejak awal, akan mempengaruhi keputusan saya untuk membeli/tidak membeli produk. Namun penjual menolak solusi yang saya ajukan. Sangat mengecewakan.

Saya adukan permasalahan di atas ke Tokopedia. Namun Tokopedia hanya bisa menerima aduan dalam waktu 2×24 jam sejak saya terima barang. Jika sudah lebih dari itu, uang sudah diteruskan kepada penjual dan saya harus menyelesaikan langsung dengan penjual. Hal ini tidak masuk akal, karena untuk barang-barang tertentu seperti handphone, masalah ini tidak akan mungkin terjadi selama 2×24 jam.

Berdasarkan UU No. 8 Tahun 1999, jaminan/deskripsi barang yang menyesatkan merupakan salah satu bentuk tindak pidana (hal ini ada di Pasal 8 ayat 1 huruf d UU 8/1999 jo. Pasal 62). Di samping itu, Tokopedia selaku platform, juga mendapatkan biaya layanan dari setiap penjual, jika mengacu kepada syarat dan ketentuan butir D, angka 18 di link ini: (https://www.tokopedia.com/terms?lang=id#sell).

Seharusnya, Tokopedia selaku platform juga bisa menindak tegas dan memfasilitasi secara lebih serius, terutama untuk penjual-penjual yang melakukan tindak pidana. Apalagi jika biaya layanan yang diperoleh Tokopedia berasal dari penjualan barang, yang jaminannya menyesatkan pembeli dan hal tersebut merupakan tindak pidana.

Saya harap solusi refund dapat diterima dengan baik oleh penjual dan Tokopedia lebih serius dalam menangani permasalahan seperti ini.

Bayu Rizky Arofianto
Jakarta Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Berikan penilaian mengenai Putra Group:
[Total:162    Rata-Rata: 1.8/5]

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

79 komentar untuk “iPhone 14 Pro “No Service”, Penjual “Putra Group” dan Tokopedia Lepas Tanggung Jawab

  • 18 Januari 2023 - (08:55 WIB)
    Permalink

    harusnya masih bisa komplain walaupun dana sudah cair.
    sering baca saldo seller ditahan karena ada komplain dari transaksi lama.
    pepet terus aja CS toped

    16
    4
    • 18 Januari 2023 - (09:57 WIB)
      Permalink

      Beli oktober kemungkinan menerima barang juga oktober artinya lebih dari 2 bulan produk bisa digunakan sesuai deskripsi.. dan hilang sinyal di 2023 ada dua kemungkinan kemungkinan pertama terkena update sistem yang awalnya lolos akhirnya keblokir sistem.. yang kedua salah setting.. jika yang pertama.. 😁 ya resikonya dideskripsi sudah tertulis dapat sinyal meskipun tak terdaftar di Kemenperin/beacukai itu berarti barang tersebut barang ILEGAL.. dan entah gimana bisa lolos imei sebelum”nya.. kemungkinan dalam sistem mungkin pakai prosedur seperti untuk wisatawan asing dg masa tinggal kurang dari 90 hari.. tapi saat sistem Kemenperin update diblokir.. seandainyapun dibantu dibukakan sinyal.. selama belum terdaftar di kemenperin/beacukai maka status barang tetaplah barang ilegal dan bukan nggak mungkin saat sistem Kemenperin update kembali akan terjadi hal yang sama.. btw kalo soal posisi hukum bisa dibilang anda juga melanggar UU KUHP pasal 480 karena SECARA SADAR MEMBELI BARANG ILEGAL

      92
      3
    • 20 Januari 2023 - (13:13 WIB)
      Permalink

      *Berdasarkan hal di atas, saya selaku konsumen memahami bahwa:

      Handphone yang saya beli tidak terdaftar IMEI-nya di Kemenperin/Bea Cukai;*

      Point kalimat ini sebenarnya sudah cukup mewakili kesadaran tindakan buyer kalo hp yg akan dibeli sedari awal bermasalah. Case close

  • 18 Januari 2023 - (09:23 WIB)
    Permalink

    Kalo di hari pertama msh aktif sinyalnya dan bisa di gunakan berarti imei sudah terdaftar. Kalo memang tiba2 sinyal mati kemungkinan ada kesalaha di setting coba di utak atik dulu itu settingan koneksinya ubah aja semua ke default dulu. Kalo msh ga bisa coba factory reset.

    7
    6
    • 18 Januari 2023 - (13:02 WIB)
      Permalink

      Ini buat peringatan aja buat yang lain khususnya calon pembeli iPhone.

      WAJIB BELI PRODUK RESMI DARI APPLE AUTHORIZED RESELLER.

      Jangan pernah tergiur iming2 penjual iphone dari luar berembel2 “garansi internasional” tapi tidak terdaftar di kemenperin. Fyi, sekarang kalau mau daftar IMEI via bea cukai bukan kemenperin lagi.
      Belilah produk resmi yang anti begal imei

      Oknum penjual juga banyak yg kurang ajar berbohong bilang unit yg mereka jual dibilang garansi blokir imei, dan sebagainya. Bohong besar kalian itu wahai seller nakal.
      Semoga nemu solusi deh.. kalaupun kemungkinan terburuk seller tidak mau refund yasudah ikhlaskan saja pakai iphone hanya bisa via wifi.
      Semoga jadi pelajaran jangan pernah lagi beli iPhone yang tdk dari reseller resmi yg ditunjuk apple di indonesia. Salam waras

      22
      1
      • 18 Januari 2023 - (19:37 WIB)
        Permalink

        Yang penting mereka cuan. Mereka tidak kenal yang namanya jualan yg berkah serta karma, kesusahan hidup mereka hanya dipikir karena jika mereka tidak bekerja keras.

        • 18 Januari 2023 - (21:53 WIB)
          Permalink

          Utk hp dgn imei tdk terdaftar aturan dari pemerintah memang masuk indonesia dgn didaftarkan imei di bea cukai,dan produk tsb dianggap person dgn imei bisa dipakai 90 hari kedepan..lebih dari itu harus ke bea cukai kembali utk di registrasi kembali ( berbayar dan per 3 bulan )..di kasus bpk mungkin disttibutor nya kurang jujur..

          • 23 Januari 2023 - (10:39 WIB)
            Permalink

            Kalo udh terdaftar di bea cukai harus ny udh permanen gak perlu risau terhadap blokir imei

      • 20 Januari 2023 - (02:27 WIB)
        Permalink

        Ini paling masuk akal.

        Ada Erafone, Ada Ibox yg ngejamin garansi tapi lebih milih barang yg ngejamin cs dari online shop😅

    • 18 Januari 2023 - (14:01 WIB)
      Permalink

      kayaknya tidak seperti itu. awalnya emang register imei iphone bisa diakalin, tp setelah pemerintah memperketat pendaftaran imei ilegal ini, banyak iphone yang daftar tidak resmi terblokir semua. mungkin ini salah satunya.

    • 18 Januari 2023 - (19:11 WIB)
      Permalink

      imei itu bisa ditembak, bisa buat 1bln bahkan 1thn. jd itu bs dipastikan imei tembakan

  • 18 Januari 2023 - (09:40 WIB)
    Permalink

    Anda membahas undang undang tapi kok anda spertinya tidak tahu ya klo membeli produk HP yg imei nya tidak terdaftar di kemenperin adalah produk ilegal? emang sih klo membeli di Ibox harganya pasti lebih mahal tapi klo anda akhirnya tidak puas dgn produk yg anda beli ya terima saja secara anda sdh membeli produk ilegal

    42
    • 18 Januari 2023 - (10:15 WIB)
      Permalink

      Betul barang ga ke daftar d Bea cukai..korupsi pajak

      Uda korupsi pajak minta perlindungan undang2..drpd masuk d media konsumen
      Coba ts masukan ke media hukum konsultasi Sama lawyer

      17
  • 18 Januari 2023 - (10:03 WIB)
    Permalink

    Wah hebat nih, TS orang sadar hukum tapi pas beli barang ilegal, planga plongo soal hukum. Yang pentung dpt harga murah dr pasaran.

    36
    1
    • 18 Januari 2023 - (10:14 WIB)
      Permalink

      Kalo saya mikirnya bukan karena mau dapet harga lebih murah.. tapi mau eksis aja dicirclenya 2022 oktober iphone 14 belum masuk indonesia baru preorder.. kenapa?karena paling selisihnya cuma 1 jutaan dari harga singapore + margin dengan harga di ibox… 😁 Dan dia kalo diliat invoice ya checkout tanggal 11 oktober kemungkinan terima barang 13-18 oktober.. itu bahkan ibox belum buka preorder. 😁

      21
      1
  • 18 Januari 2023 - (10:43 WIB)
    Permalink

    Ini orang minta perlindungan hukum, di saat dia sendiri melanggar hukum… Ultimate *****nya…

    14
      • 18 Januari 2023 - (20:42 WIB)
        Permalink

        Tetap kasihan sih… Kasihan sama tokped, yg diseret-seret sama orang kalap…. Hehehehehheee…

        Tokopedia itu platform jual-beli, bukan penjamin garansi kualitas… Kalau TS beli di toko resmi sekalipun, maka tokped hanya berwenang di jual-belinya. Begitu barang sampai di pembeli dengan aman dan lengkap, maka trouble di kemudian hari di-cover oleh garansi produk (selama masa garansi), bukan oleh tokped… Kalau iphone, ya itu di-handle oleh service-center RESMI Apple di Indonesia…

  • 18 Januari 2023 - (10:54 WIB)
    Permalink

    Punya duit segitu kok ya ga milih yang resmi-resmi ae sih. Nyegir dah kalo udah begini mah. Saya aja kapok beli iphone inter mau sellernya bacot jamin ini itu juga.

    • 19 Januari 2023 - (17:59 WIB)
      Permalink

      Saran saya, jadikan pelajaran hidup utk lbh berhati2 membeli produk yg secara ilegal masuk Indonesia apalagi ini produk HP yg ada regulasi ketat dr pemerintah utk melindungi konsumen agar barang2 BM tdk masuk Indonesia dgn bebas krn produk black market itu banyak produk yg cacat produksi yg sdh diperbaiki krnnya bisa dijual jauh dibawah harga jualnya.

  • 18 Januari 2023 - (10:58 WIB)
    Permalink

    Nyalain nya tokopedia, salah sendiri beli hp gak resmi, itu kena screnning kemenperin, banyak hp yg dulunya bisa dipake tp tiba tiba kena blok imei akhir akhir ini, hp nya buat ganjel pintu aja gih

    11
    1
  • 18 Januari 2023 - (11:24 WIB)
    Permalink

    kata teman kantor, solusinya pake smartfren, msh bisa tuh dapet sinyal, malah katanya, jaringan internetnya cepetttt banget

    • 18 Januari 2023 - (13:30 WIB)
      Permalink

      Bro hati² kalo lu beli barang selundupan, dan seperti pengakuan lu di tulisan ini, lu sadar sepenuhnya pada saat sebelum lu beli itu adalah barang illegal/selundupan, jadi dicerita ini lu bukan kena tipu tapi lu memang sengaja beli barang illegal. lu bisa kena pasal 480 KUHP yaitu sebagai penadah barang selundupan/illegal. Lu mau lapor ke tokped ya pasti lah tokped juga lepas tangan, dari kronologi yg lu tulis jelas² lu sadar pada saat sebelum beli tentang barang itu adalah barang illegal/selundupan, jadi lu bisa dianggap sebagai penadah barang illegal walau lu niatnya cuma beli dan pake sendiri, baca aja itu pasal 480 KUHP.

      Makanya bro, beli barang resmi, kalo lu ngebet beli barang yg belum rilis di indonesia, ya lu beli trus lu daftarin ke kemenperin dan bayar pajaknya biar jadi “legal”. Terkait ada masalah yg terjadi setelahnya, ntah itu hpnya rusak atau hpnya ada yg gak berfungsi, kalo lu beli yg resmi kan lu bisa minta garansi ke toko resminya, lah ini yg illegal yaudah tanggung resiko sendiri, itu resiko beli barang “panas”. kalo nanti akhirnya seller kena jeratan hukum, lu kemungkinan besar jg kena, karna lu sadar lu beli barang illegal sebelumnya. Udah, jadi pelajaran aja kedepannya, beli yg resmi aja, kalau belum rilis yaudah tunggu aja, kalo nekat beli illegal yaudah resiko tanggung sendiri.

      18
      1
    • 21 Januari 2023 - (11:36 WIB)
      Permalink

      Setahu sy, ini murni kebodohan buyer dan licik cerdas smart ny seller

      Tokoped mah cuma WADAH gk bisa bantu apapun selain menahan duit transaksi seller dan buyer

      Diluar itu klo sudah merasa DEAL yah duit di setor sesuai DEAL

      Nb. Kirain beli hp mahal disertai dg Smart people nya user nya, ternyata gk menjamin

      Sukses terus

  • 18 Januari 2023 - (11:41 WIB)
    Permalink

    @Bayu
    Hal yang perlu anda lakukan adalah:
    – Cek IMEI di Kemenperin
    – Cek IMEI di Ditjen Bea Cukai (chat via Bravo BC)
    – Cek legalitas perangkat di Ditjen Postel Kominfo, disitu tertera perusahaan siapa yg mendaftarkan.

    Tidak ada salah satu diatas, anda lakukan pelaporan ke lembaga terkait baik Kemenperin maupun Ditjen Bea dan Cukai bahwa ada pelanggaran. Ceritakan kronologisnya, nanti mereka akan bertindak cepat. (mumpung masih bulan Januari, mereka akan bertindak cepat)

    Dengan anda melapor, anda pun ikut andil memberantas peredaran barang ilegal/non-resmi yang sudah ditetapkan negara.

    Demikian, ini hanyalah sebuah saran.

    18
      • 18 Januari 2023 - (19:55 WIB)
        Permalink

        Orang yang nulis ini sebenernya ****** tapi sok pinter. Kalo memang ada masalah harusnya di bicarakan sama seller. Bukan tokopedia. Karena ini pembelian sudah 3 bulan. Dan jelas jelas batas waktu komplain di tokopedia cuma 2×24 jam setelah barang diterima. Dan seller pun sepertinya juga keberatan kalo harus refund full, bayangin aja hp udah dipake 3 bulan minta refund 100%. Anda sehat???

        8
        1
    • 18 Januari 2023 - (21:34 WIB)
      Permalink

      Untuk hape yg beli di luar negri hanya bisa didaftar di bea cukai pas kedatangan aja. Dan untuk turis bisa didaftar di operator untuk 90 hari aja. Kalau udah kadung beli kayak kasus TS sih gak bisa diaktifkan lg kecuali dia ke luar negri dulu lalu pas tiba di bandara dia aktifin. Cuma itu caranya. Kasus TS itu hapenya aktif karna pake cara turis yg berlaku hanya 90 hari

  • 18 Januari 2023 - (11:51 WIB)
    Permalink

    setelah selesai kendalanya, hapus aja apk tokped nya, pindah ke oren aja 🙂

    2
    26
  • 18 Januari 2023 - (12:29 WIB)
    Permalink

    Sy jg beli hp sony experia 5 bekas inter cm bs pake simpati. Emg agak nyesel sih tp mau gmna lagi, sy suka dgn hp nya.
    Untung harganya bs di bilang murah, jd kecewanya sedikit.
    Jgn tergiur dgn iming2 imei dan sinyal aman. Mending beli yg resmi sj.

    • 18 Januari 2023 - (14:19 WIB)
      Permalink

      lapor polisi saja. itu barang ilegal , biar penjual serta semua produknya diangkut pake mobil truk kepolda.
      saya udah pernah mengalami di iphone 13. bisa direfund dgn mudah.!.
      yng penting kamu tegas saja sama penjual: refund / kepolisi. !!
      mrk juga takut kepolisi karena akan panjang urusannya.. karena bisa merembet kemana mana. oh ya toped itu tidak bisa diminta pertangung jawabannya. karena toped itu hanya penyedia lapak jual beli. tapi toped wajib open data penjual kepolisi saat diminta polisi untuk proses penyelidikan.

      6
      2
      • 18 Januari 2023 - (15:36 WIB)
        Permalink

        hp elit sinyal sulit
        kebelet iphone sampe rela beli mahal mahal tapi barang yg dibeli ilegall 🤣🤣

        jangan bawa uud mas karena dalam uud juga ada pasal soal dilarang beli barang selundupan/ilegal karena berpotensi merugikan negara karena ga bayar pajak

        3
        1
      • 18 Januari 2023 - (15:44 WIB)
        Permalink

        Lucu, penulis ini juga pelaku. Ga bisa disebut korban. Dia beli tanpa paksaan, secara sadar juga melakukan tindakan yang merugikan negara dengan beli barang ilegal. Lapor ke polisi keduanya harus dijerat dengan pasal penadah barang ilegal. Bukan hanya penjual aja.

      • 21 Januari 2023 - (11:39 WIB)
        Permalink

        Gk bakal di proses karna jualan nya juga bayar pajak, yg ilegal karna gk terdaftar EMAI nya doang

  • 18 Januari 2023 - (13:21 WIB)
    Permalink

    Sudah salah jalan dari awal. Dari awal bukannya anda sudah tau kalau itu iPhone ilegal ? Masih aja kukuh membeli. Ga ada 1 toko pun yg bisa memberi garansi sinyal provider dapat diterima iPhone ilegal. Yg namanya ilegal pasti lambat lain akan ketahuan dan endingnya nangis terblokir.

  • 18 Januari 2023 - (13:32 WIB)
    Permalink

    Bro hati² kalo lu beli barang selundupan, dan seperti pengakuan lu di tulisan ini, lu sadar sepenuhnya pada saat sebelum lu beli itu adalah barang illegal/selundupan, jadi dicerita ini lu bukan kena tipu tapi lu memang sengaja beli barang illegal. lu bisa kena pasal 480 KUHP yaitu sebagai penadah barang selundupan/illegal. Lu mau lapor ke tokped ya pasti lah tokped juga lepas tangan, dari kronologi yg lu tulis jelas² lu sadar pada saat sebelum beli tentang barang itu adalah barang illegal/selundupan, jadi lu bisa dianggap sebagai penadah barang illegal walau lu niatnya cuma beli dan pake sendiri, baca aja itu pasal 480 KUHP.

    Makanya bro, beli barang resmi, kalo lu ngebet beli barang yg belum rilis di indonesia, ya lu beli trus lu daftarin ke kemenperin dan bayar pajaknya biar jadi “legal”. Terkait ada masalah yg terjadi setelahnya, ntah itu hpnya rusak atau hpnya ada yg gak berfungsi, kalo lu beli yg resmi kan lu bisa minta garansi ke toko resminya, lah ini yg illegal yaudah tanggung resiko sendiri, itu resiko beli barang “panas”. kalo nanti akhirnya seller kena jeratan hukum, lu kemungkinan besar jg kena, karna lu sadar lu beli barang illegal sebelumnya. Udah, jadi pelajaran aja kedepannya, beli yg resmi aja, kalau belum rilis yaudah tunggu aja, kalo nekat beli illegal yaudah resiko tanggung sendiri.

    5
    1
  • 18 Januari 2023 - (14:42 WIB)
    Permalink

    Selama tidak terdaftar di kemenperin ATAU website beacukai dipastikan ilegal & tdk akan dapat sinyal lg. Dan wlo anda suntik ke konter2 akan kembali gitu kendalanya.

    Saran saya, klo Anda punya teman yg baru datang dr LN, minta tolong utk daftarkan ke beacukai, bayar pajak, klo bukan berdasarkan invoice perhitungan pajaknya (gk mgkn jg pake inv toped kan), bea cukai pake harga pasar.

    Tp pengalaman lbh murah klo ada temen mau ke LN & balik cepat ke Indonesia minta tolong di bawa ke LN & baliknya declare & bayar pajaknya di bandara soeta, biasanya lbh murah. Bilang aja invoice pembelian udh gk ada.

    • 18 Januari 2023 - (16:57 WIB)
      Permalink

      @DSTH
      Pihak semua BC melihat harga bedasarkan web resmi. Dalam hal ini webstore nya Apple. Jadi ya bea masuk nya standar

  • 18 Januari 2023 - (15:23 WIB)
    Permalink

    Daftar di bea cukai biayanya 40% dari harga hp, yakin mau daftarin? Udah buat ganjel pintu aja

    1
    2
    • 23 Januari 2023 - (10:51 WIB)
      Permalink

      Bnr kecuali yang dibeli iphone second kaya seri 11 kaya nya Hmpir gratis sih buat dftr imei di BC plingn kalo kena cmn sekitar 250-400k

      Tapi wort aja sih kan permanen
      Jd gk perlu risau soal imei

  • 18 Januari 2023 - (15:28 WIB)
    Permalink

    Jangan tergiur harga lebih murah,ada harga ada kualitas.
    Jangan percaya seller yg ngasih garansi sinyal setahun/seumur hidup bagi handphone yg tidak terdaftar di Kemenperin/bea cukai,sekalipun toko besar. Karena dipastikan 100% hoax,,mentok 3 BULAN udah lost lagi sinyal nya. Karea seller ngakalin dgn registrasi sinyal wisata/khusus turis.
    Apalagi iPhone yg gak bisa diakalin imei nya secara hardware ataupun software
    So berhati hati beli iPhone,utamakan garansi resmi Indonesia,walau agak mahal tp tidak waswas dikendala sinyal

    • 18 Januari 2023 - (15:42 WIB)
      Permalink

      Penulis ini lucu cara pikirnya.
      Dia minta perlindungan hukum sebagai konsumen dengan melampirkan rujukan UU segala sementara dia sendiri secara sadar juga sudah melakukan tindakan melanggar hukum dengan membeli barang ilegal yang udah pasti “korupsi” pajak.
      Kamu ini bukan korban, tapi pelaku.
      Secara hukum, kalau kamu masuk ke polisi, kamu pun akan dijerat dengan pasal penadah / pengguna barang ilegal yang dalam hal ini merugikan negara.
      Masa setelah imeinya terblokir sekarang mendadak playing victim jadi korban? Kemarin waktu mau beli tergiur murah karena barangnya ilegal kan? Dan itu dilakukan secara sadar loh, tanpa paksaan, tidak bisa disebut sebagai korban. Sekali lagi, playing victim. Jadikan ganjelan pintu aja itu handphone.

      3
      1
    • 18 Januari 2023 - (17:02 WIB)
      Permalink

      @Hery Mulyanto
      iya, tadi pagi ada stoknya lebih dari 10. mungkin yg bersangkutan tau /ada yg beri tau tokonya dikomplen user

  • 18 Januari 2023 - (16:20 WIB)
    Permalink

    tahun kemarin emang banyak HP BM dan Exinternational yg lolos dr blokir EMEI walaupun blm terdaftar… tapi akhir tahun secara perlahan sudah mulai banyak HP exinter dan BM yg terblokir…

    ya skrg mungkin HP anda yang kena blokir…..

  • 18 Januari 2023 - (16:26 WIB)
    Permalink

    Wkwkwk beli iphone kok garansi internasional. Kalau belum mampu mending nabung dulu buat beli yang legal.

    Btw kayanya solusinya tinggal 2 sih, percuma ngarepin pertanggungjawaban seller kayanya:

    1. Jual tu iphone, tapi harga pasti drop banget
    2. Pergi keluar negeri yg deket2 aja, singapur/malaysia gitu. Trus daftarin ke bea cukai di bandara kedatangan. Bilang aja iphonenya beli disana. Karena ga bisa kita ujug2 datang ke kantor bea cukai / kemenperin buat minta daftarin imei, secara statusnya sekarang transaksimu itu illegal. Penjual dan pembeli sama2 salah dari sudut pandang aparat penegak hukum.

  • 18 Januari 2023 - (16:31 WIB)
    Permalink

    Dari pada Hp hanya bisa Wi-Fi atau kemana-mana mesti bawa 2hp untuk hotspot, lebih baik daftarin aja IMEI nya ke BEA CUKAI. Mahal nggak papa… Itung-itung anda bayar DENDA karena telah melanggar hukum.

  • 18 Januari 2023 - (18:40 WIB)
    Permalink

    Barang ilegal kok tetap d beli BLOK, wkwkwkwk
    Makan tuh gaya elit pikiran sulit wkwkw
    Blok

    6
    1
    • 20 Januari 2023 - (16:27 WIB)
      Permalink

      Gak sekalian kurir pengiriman dimintai tanggung jawab om? Karena terlibat dalam pengiriman barang ilegal. Saya rasa ketika anda berbelanja di tokopedia sudah jelas rule transaksinya, ketika anda merasa tertipu dengan seller ya masukkan aja laporan ke kepolisian. Karena tugas tokopedia selesai ketika anda menerima barang dan tidak mengajukan komplain selama 2×24 jam. Setelah itu klaim garansi anda hanya bisa lgsg ditujukan ke pihak penjual atau authorized dealer (ibox). Sayangnya barang yg anda beli adalah barang yg tidak masuk secara resmi ke indonesia dan anda secara sadar mengetahui ttg hal itu. Jadi kesimpulannya anda sengaja mengambil resiko untuk mendapat barang lebih murah, namun ternyata tertipu iming2 penjual. Karena bukan nominal kecil maka solusi yg bisa anda lakukan adalah melaporkan ke pihak kepolisian atas kasus penipuan. Siapa tau pihak penjual tergeretak dan mau mengganti barang anda, anda bisa mencabut laporan jika ada itikad baik dari penjual untuk menyelesaikannya.

      • 21 Januari 2023 - (09:49 WIB)
        Permalink

        Ga mgkn mau dia lapor polisi, dia jg akan pasal sebagai penadah dgn membeli barang ilegal.

  • 18 Januari 2023 - (19:31 WIB)
    Permalink

    Saya pernah alami persis spt kejadian itu dan banyak sekali pelajarannya dan lika liku prosesesnya.

    Intinya kasus mas mereka akan nembak IMEI sementara jika orang dalam Kemenperin bisa jika tidak sedang ada proses audit maupun pemeriksaan ketat. Kapan itu? Tidak bisa dipastikan. Jawaban seller akan selalu melempar ke pusat sebagai lepas tanggung jawab.

    Saya akhirnya mencari jasa daftar IMEI kemenperin permanen dengan biaya 1,2juta dan langsung terdaftar resmi diweb kemenperin dan sudah 7 bulan masih aman dan bulan kemarin saya jual buat tambahan beli seken ex ibox.

    Kesimpulannya KALAU MAU BELI IPHONE INTER WAJIB SUDAH TERDAFTAR DI KEMENPERIN. garansi seller terkait sinyal tidak akan pernah terjadi, jika terjadi pun akan sementara aktif sinyalnya dan tetap tidak tedaftar di kemenperin.

    • 23 Januari 2023 - (10:56 WIB)
      Permalink

      Lah kalo iPhone ex inter itu yah harus ny kalo mau aman terdaftar di bea cukai lah

      Lu kira dngn terdaftar di kemenperin menjamin sinyal aman selama nya

      IMEI terdaftar di kemenperin bisa di akali dengan suntik IMEI 90 hari buat,yang biasa di pke turis asing untuk terkoneksi dngn operator Indonesia selebihny dari 90 hari bakal ke blok lagi

      Kecuali lu beli iPhone seri 8 kebawah yang udh aktif sebelum kebijakan blokir imei September 2020

 Apa Komentar Anda mengenai Putra Group?

Ada 79 komentar sampai saat ini..

iPhone 14 Pro “No Service”, Penjual “Putra GroupR…

oleh Bayu dibaca dalam: 2 menit
79