Penyelesaian Masalah Pembeli dan Penjual di Tokopedia Tidak Adil

Saya membeli kue tampah di HEPY MART via Tokopedia. Awalnya penjual mengontak saya via Tokopedia chat, mengatakan bahwa barang akan dikirim oleh kurir toko, dan memberikan langkah-langkah untuk saya membayar di Tokopedia. Saya mengikuti dan penjual mengontak saya via WA. Saya tidak mengetahui jika hal ini dilarang oleh Tokopedia.

Namun pada hari H, ternyata kue tersebut tidak dikirim. Yang dikirim hanya invoice dan status di Tokopedia “Selesai”.

Saya mengontak penjual dan disampaikan bahwa barang lupa disiapkan. Saya memesan kue tersebut untuk rapat di kantor, dana gara-gara kelalaian penjual, saya harus membeli kue lain. Ini membuang waktu, uang dan tenaga, belum lagi saya harus kena teguran dari atasan. Penjual mau mengembalikan 2 kali lipat harga barang, tapi saya tolak karena kerugian yang saya alami jauh di atas nominal tersebut.

Saya kemudian kontak Tokopedia via Tokopedia Care, menceritakan kronologisnya. Namun, di akhir proses, Tokopedia mengembalikan dana saya hanya seharga barang dan langsung masuk ke account Tokopedia saya. Ini sangat tidak adil. Saya sudah menceritakan semua kerugian saya, namun Tokopedia tidak peduli. Malah tanpa seizin saya, langsung mengembalikan dana ke account saya.

Sangat sangat dirugikan. Padahal dengan penjual mengontak saya via WA saja, dia sudah melanggar aturan. Namun kompensasi yang diberikan ke saya, jauh di bawah kerugian yang saya alami. dan setelah dimoderasi, saya yakin penjual tetap bisa berjualan.

Tolong Tokopedia adil dalam menyelesaikan masalah pembeli dan penjual. Dan bukan malah merugikan pembeli.

Agnes Herawati
Jakarta Pusat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

33 komentar untuk “Penyelesaian Masalah Pembeli dan Penjual di Tokopedia Tidak Adil

  • 28 April 2023 - (14:55 WIB)
    Permalink

    Tokopedia mengembalikan dana saya hanya seharga barang dan langsung masuk ke account Tokopedia saya.

    tentu saja tokopedia hanya refund sebesar harga barang..

    9
    2
    • 28 April 2023 - (16:04 WIB)
      Permalink

      dia maunya 10x lipat lah, 2x lipat aja ditolak.

      what a greedy.

      seharusnya pembeli jg setidaknya mereminder H-1 ke penjual, jd tidak sampe kelupaan ini terjadi

      8
      3
    • 28 April 2023 - (16:23 WIB)
      Permalink

      Bersyukur dana masih bisa balek loh pdhl status sudah selesai. Byk modus serupa dijanjikan kurir toko yg akhirnya zonk (kasus beli genteng 28jt di tokopedia blm lama ini).

      3
      2
  • 28 April 2023 - (16:18 WIB)
    Permalink

    Tidak ada perjanjian H-1 untuk mengingatkan. Dan kerugian yg saya dapat, baik moril.maupun materiil sebesar itu.

    2
    16
    • 28 April 2023 - (16:36 WIB)
      Permalink

      Kalau kerugian immaterial bisa lewat pengadilan.

      Coba aja, barangkali dikabulkan tuntutannya.

      3
      1
    • 28 April 2023 - (20:49 WIB)
      Permalink

      walaupun tidak ada kesepakatan untuk reminder, setidaknya kalau kita merasa pesanan kita sesuatu yang penting banget, tidak ada salahnya juga kita mengingatkan penjual. Memang kesalahan penjual sangat fatal karena melupakan pesanan customer. Untuk tokopedia, jelas dia hanya mengganti sebesar transaksi, mau transaksi batal karna apapun, cuma itu kewenangannya.

      3
      2
      • 29 April 2023 - (07:11 WIB)
        Permalink

        1. Sdh berapa lama anda jd bawahan/karyawan? Ada kalimat, tdk ada aturan mengharuskan h-1 mengingatkan penjual dr anda. Hahahaha… sangat lucu. Lah kl jd bawahan, apa y tdk tahu dengan kata follow up. Jd office boy sekalipun tdk ada aturan menyeduh kopi berapa kali putaran sendok. Bos tahu nya sdh nyuruh, bawahan yg siap. Di Sisten Ecommerce manapun juga tdk tertulis dlm SK, krn mereka hanya jembatan antara penjual pembeli, dlm hal ini yg butuh barang pembeli, penjual butuh duit dr jualan. Jd yg kudu follow up itu pembeli kl msh jd bawahan alias org suruhan. Kl saya bos nya pasti saya omel2 juga kelas karyawan spt ini. Sdh tahu salah dr sisi karyawan msh cari pembenaran. 2. Dr seller memang salah, tapi ada itikad baik 2x penggantian artinya dia tdk nipu wl alasan lupa juga janggal. Intinya sdh ada solusi yg bisa diterima eh ditolak. Mengenai komunikasi lewat WA tidak ada yg salah kecuali hal2 yg crucial spt pembayaran, janji pengriman, kekurangan item dll. Konfirm bisa lewat WA tanya jawab tapi deal tetap di sistem Tokped. Saya sbg penjual dan selaku pembeli juga sering lewat WA hanya sebatas konfirm kurang item/ganti item biar lbh cepat tapi deal tetap di Sistem Ecommerce dgn konfirm ulang karena u komplain/tg jawab hanya berlaku di dlm aplikasi 3. Ini Buyer bikin ngakak. Refund lbh dr harga barang??? Sejak kapan bikin aturan sendiri sesuai anda, kerugian materill n moril ??? Ingin terlihat smart, tapi maaf spt kurang edukasi jatuhnya. Netizen/pembaca dan pihak Tokped jg pasti bisa memilah mana Surat Pembaca yg pantas u di support/dibantu mana yg tidak. Dan ini dgn pasti termasuk yg tidak. Saya agak keras dalam tulisan ini agar bisa dipahami, jadilah smart buyer n jangan apa2 dicurhatkan ke Media Konsumen u mencari pembelaan hal2 yg hanya menunjukkan kekurangan anda. Kl anda jd Procurement, dan kelas anda msh seperti ini saya jamin tdk akan bertahan lama. Smg kejadian ini mjd pembelajaran agar kelas anda naik, jangan sakit hati atas kata2 yg keras di sini. Saya yakin anda pekerja keras sampe kue tampah juga anda yg urusin, saya doakan kaeis anda meningkat n sukses.selalu

        5
        4
        • 5 Mei 2023 - (01:10 WIB)
          Permalink

          “Smg kejadian ini mjd pembelajaran agar kelas anda naik, jangan sakit hati atas kata2 yg keras di sini”.
          Alasannya : “Sdh tahu salah dr sisi karyawan msh cari pembenaran”, TS tidak mengatakan apa yang ditulis itu benar. Memberikan fakta bukan selalu boleh dianggap pembenaran, anda juga pernah belajar itu di dalam hukum. Justru ada permasalahan baru dimuat di MK. MK memang tempat untuk memberikan ulasan/ keluhan konsumen.
          Alih alih kalau memangTS dipindahtugaskan atau di pecat dari jabatan, lalu menulis keluhannya atas transaksi yang telah dilakukannya, itu adalah pembuktian, bukan pembenaran.
          “Saya agak keras dalam tulisan ini agar bisa dipahami, jadilah smart buyer n JANGAN APA2 DICURHATKAN ke Media Konsumen u mencari PEMBELAAN hal2 yg hanya menunjukkan kekurangan anda. Kl anda jd Procurement, dan kelas anda msh seperti ini saya jamin tdk akan bertahan lama”. TS tau MK bukan tempat curhat, Anda pun harus mengetahui dari jumlah harga barang seharga RP 289.300 itu betapa besarnya buat TS. Bahkan TS mengeluarkan uang lebih dari itu. Jadilah smart komentator

      • 29 April 2023 - (07:20 WIB)
        Permalink

        Wkekek lah kl dia jd procurement/purchasing dsn saya bos nya, auto saya omel2 sampe berbusa. Dimanapun tdk ada tulisan kewajiban follow up. Itu kan pengetahuan dasar kalau jadi bawahan/karyawan disuruh bos. Lah dibilangin malah ngeyel dia hahahha Njir bikin mules

        2
        3
      • 5 Mei 2023 - (11:42 WIB)
        Permalink

        @dhan nanti kalo maunya bener atau ga bener, ente semprot lagi ya ( memang tugas ente tuh)

  • 28 April 2023 - (16:25 WIB)
    Permalink

    Tuntut ganti rugi materiil dan moril nya langsung ke penjual . paling sudah masuk media konsumen ini nanti toko penjualnya akan dimoderasi oleh tokopedia

    5
    1
    • 28 April 2023 - (17:24 WIB)
      Permalink

      Toped cuma memfasilitasi tentang pejual yg buruk/bagus/nipu ya cari sendiri makanya ada badge oficial/pwr mercan review gold/silver/diamon kalo nuntut inmaterial ke toped ya salah alamat,,

      2
      2
      • 30 April 2023 - (13:45 WIB)
        Permalink

        Mirip banget sama kasus kremesan. Buyer: aku sakit hati lho mas! Sakitnya di sini! Kudu tanggung jawab kerugian moril dan sakit hatikuh!

    • 28 April 2023 - (19:40 WIB)
      Permalink

      Aturan mah ganti 2x lipat terima aja dari pada cuma di balikin sesuai harga yg di beli.. ga jdi cuan kan.. cuma draw doang 😀

      6
      2
    • 29 April 2023 - (15:59 WIB)
      Permalink

      Penjual yang salah sudah nawarin ganti rugi 2x lipat tapi anda tolak. Tokped sudah refund seharga barang, katanya gak adil. Trs maunya gimana? Ganti rugi dari penjual 10x lipat plus Tokped larang penjual selamanya dagang kue tampah di Tokped gitu kali ya? Saya kok jd kasian banget sama officer Tokopedia Care yang nangani konsumen belibet ky gini.

      1
      4
  • 28 April 2023 - (21:46 WIB)
    Permalink

    sukur masih direfund saya malah ditipu blanja 2 jt ngakunya ori gak tahunya kw gak direfund

    1
    2
    • 28 April 2023 - (22:57 WIB)
      Permalink

      Apa definisi Adil buat Anda? Dalam hal ini Tokopedia tidak salah.. Penjual yang salah pun sudah beritikad baik untuk mengganti 2 kali lipat dari harga awal saja itu sudah bagus, kenapa Anda tolak toh?
      Anda berharap penjual mengganti seluruh kerugian Anda sesuai tuntutan Anda?? Rumusnya ga bisa kaya gitu boss..
      Penjual yg salah mungkin mengakui kesalahannya, makanya mencoba beritikad baik.. Tapi inget mereka juga sedang sama-sama mencari uang..
      Egois banget yah, kalo semua harus berjalan sesuai tuntutan Anda..

      1
      3
      • 29 April 2023 - (05:36 WIB)
        Permalink

        Udah tau penting, bukannya reminder H-1 ke penjual apalagi pembeli udah tau no wa penjual. Mau minta ganti rugi berkali kali lipat. Rugi ini dan rugi itu. Kalau ga merasa puas laporkan dulu ke polisi kronologinya. Jangan lapor ke tokopedia. Tokopedia hanya mengembalikan dana sesuai nilai harga barang bukan kerugian lainnya

        1
        3
  • 28 April 2023 - (21:49 WIB)
    Permalink

    saya rasa ga ada pengaruhnya sama tokopedia, karena transaksi di luar ke tentukan MP masih syukur itu di balikin.

    itu lgsg ke penjual judulnya bisa lebih bijak lagi ini bikin kita ragu pas baca judulnya hehe

    tapi semoga masalahnya clear dengan kesepakatan bersama

    2
    2
    • 29 April 2023 - (14:20 WIB)
      Permalink

      Pihak penjual rasanya sudah baik sekali sampai mau diganti 2x lipat.

      Kalau masih minta lebih, malah menurut saya apakah ada perjanjiannya?

      Karena biasa kalau batal ya paling dikembalikan saja uangnya, mana ada sampai 2x lipat atau lebih kecuali sudah ada perjanjian sebelumnya.

      1
      1
  • 28 April 2023 - (23:29 WIB)
    Permalink

    TS ingin dana kembali berkali-kali lipat? Saya bisa bantu. Nanti saya upayakan kirim kontak WA mbah Slamet. Gut lak.

    1
    3
  • 29 April 2023 - (01:41 WIB)
    Permalink

    1. Kesalahan pertama ada di anda karena tidak mengikuti SOP jadi anda tak bisa salahkan tokopedia

    2. Penjual kurang integritas karena “lupa”… jika sudah chat harusnya sudah tau situasi jd alasan lupa itu terlalu remeh.

    3. Penjual sudah ada itikad baik tp anda abaikan ya sudah jd rugi sendiri dan juga jika memang penting anda harusnya sudah tau resikonya beli online apalagi jika bukan pengiriman instant

    4. Paling langkah terbaik anda selanjutnya hanya masukan penjual ke daftar hitam toko online utk anda berbelanja.

    5. Menurut saya dalam transaksi ini anda tidak rugi karena duit kembali bahkan untung seharusnya jika mau terima tawaran penjual. Lagipula jika pesan langsung ke toko kue manapun lalu anda sudah bayar dan saat akan diambil besoknya tp ternyata lupa paling hanya akan dikembalikan duitnya. Ga bakalan diganti sampe 2x atau harus memenuhi sesuai permintaan anda.

    2
    2
    • 29 April 2023 - (05:00 WIB)
      Permalink

      Dikira dipengadilan bisa nuntut sesuai keinginan dia sewa pengacara dulu sana kalo mau nuntut itu juga kalo menang ?

      3
      3
      • 29 April 2023 - (06:28 WIB)
        Permalink

        Iya… mintanya yg aneh² saja, mana ngurusin soal kerugian immateril toped dikira lembaga hukum… sudah transaksi di luar ketentuan malah minta yg aneh²…. ini bisa loh klo mau dituntut toped atas dasar pencemaran nama baik. Karena judulny aja terkesan menyerang tokopedia.

        3
        3
  • 29 April 2023 - (16:56 WIB)
    Permalink

    #Lucu#sadis#kesempatan dalam kesempitan#tidak ada toleransi#sangat tidak pemaaf.
    1. Namanya manusia buat salah itu hal biasa,,, kamu sebagai manusia juga akan buat salah.
    2. Penjualnya juga udah mau bertanggung jawab dgn mengganti rugi 2x lipat, trus kerugian kamu apa yg lebih lebih itu??? Bisa dijelaskan?? Karena hitungan saya kamu untung malah, beli kue lagi pakai uang perusahaan,,, dpt kompensasi uang seharga kue tersebut dr seller yg pastinya masuk dompet kamu…
    3. Atas dasar apa tokopedia kasih kamu kompensasi?
    AKHIR KATA SAYA MENILAI KAMU INI TYPE ORANG YG SUKA CARI KESEMPATAN DALAM KESEMPITAN UNTUK MEMERAS ORANG YG TIDAK SENGAJA BUAT SALAH

    5
    1
  • 30 April 2023 - (14:12 WIB)
    Permalink

    Kerugian materil sdh dibalikin toped dan seller mau ganti 2 lipat. Kenapa hak diambil???? Kalau immaterial itu harus lewat pengadilan dan diputuskan oleh hakim anda berhak atau tidak mendapatkan ganti rugi immaterial.

 Apa Komentar Anda?

Ada 33 komentar sampai saat ini..

Penyelesaian Masalah Pembeli dan Penjual di Tokopedia Tidak Adil

oleh Agnes Herawati dibaca dalam: 1 menit
33