Surat Pembaca

BRI Mendebit Saldo Hingga Menutup Rekening Tanpa Klarifikasi Masalah

Sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada Media Konsumen, yang telah menayangkan surat ini. Adapun kejadian ini sangat merugikan buat saya, karena harus pergi kesana kemari tanpa kejelasan.

Pada hari Rabu 1 November 2023, saldo di aplikasi BRImo saya terdapat tanda seru merah (saldo tertahan) dan tampilan saldo Rp0. Saya segera menghubungi layanan WhatsApp Sabrina BRI untuk mengeluhkan perihal tersebut. Lalu melalui pesan chat di WA tersebut, saya diarahkan untuk datang ke unit BRI pembukaan rekening awal.

Kamis tanggal 2 November 2023, saya ke BRI Unit Pos Pengumben, dengan CS Sdri. N**** untuk menanyakan mengapa saldo rekening saya menjadi Rp0, sedangkan per tanggal 1 November 2023 saya masih memiliki saldo Rp2.056.071. Saya pun memberikan keterangan atas pertanyaan CS, bahwa saya tidak memiliki pinjaman BRI / menunggak tagihan apa pun. Dari hasil keluhan saya, kemudian dibuatkan aduan dengan nomor tiket: 48686822.

Jumat tanggal 3 November 2023, keluhan dengan nomor tiket 48686822 tampil di aplikasi BRImo hanya beberapa saat, kemudian hilang tanpa bekas. Akhirnya saya memutuskan kembali BRI Unit Pos Pengumben untuk kedua kalinya, meminta kejelasan masalah.

Adapun jawaban dari Customer Service, menjelaskan bahwa kantor BRI Pusat telah memblokir dan mendebet saldo rekening saya sebesar Rp2.056.071, dengan keterangan koreksi setor 281023. Karena pada tanggal 28 Oktober 2023, nasabah gagal transaksi setor tunai di mesin CRM dan uang kembali ke nasabah.

Namun hal itu saya sanggah, karena uang sebesar Rp2.300.000 yang saya setorkan masuk ke dalam mesin. Saat itu saya bertransaksi normal dan uang tidak kembali ke saya. Atas jawaban saya, kemudian disarankan agar datang ke Unit Ciputat, tempat saya melakukan setor tunai dengan ID CRM 560383 atau ke Kantor Cabang Sudirman. Lalu kembali saya dibuatkan nomor tiket baru 48706780 dan tampil hanya sesaat kemudian hilang tanpa bekas kembali di aplikasi BRImo.

Jumat tanggal 10 November 2023, saya pergi ke kantor BRI Cabang Sudirman dan dilayani oleh CS Kanca BRI (Sdr. R***). Setelah itu saya diberikan pertanyaan yang sama dan saya memberikan jawaban yang sama. CS memberikan saran agar datang langsung ke BRI Unit Ciputat agar permasalahan cepat ditangani, dengan rekaman CCTV bahwa transaksi nasabah normal tidak ada kejanggalan.

Senin 13 November 2023, saya pergi ke kantor BRI Unit Ciputat dan menjelaskan kembali ke Customer Service (Sdr. A**). Namun yang bersangkutan tidak berwenang mengakses. Hanya orang bagian IT yang bisa/dapat mengakses, dengan syarat ada surat keterangan dari kepolisian untuk melihat rekaman CCTV tanggal 28 Oktober 2023 atau opsi lain bertemu dengan Spv. Bapak A*** setelah selesai cuti.

Rabu 29 November 2023, bertemu dengan Bapak A*** SPV Unit ciputat dan menjelaskan kembali permasalahan saya. Dengan rasa pesimis, yang bersangkutan akan meminta CCTV dari vendor terlebih dahulu untuk melihat rekaman tanggal 28 Oktober 2023.

Total kerugian saya atas keterangan koreksi setor Rp2.131.071 dan rekening saya 331501013****37 sudah ditutup oleh BRI, serta saya dicatat masih memiliki saldo hutang – Rp168.292.

Entah ke mana lagi saya harus mengadu. Entah bagaimana BRI akan mengembalikan uang hasil keringat saya, karena nomor rekening sudah ditutup oleh BRI. Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih.

Sigit Priyanto
Jakarta Barat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Bagikan

Tanggapan Atas Surat Pembaca Ini

Tanggapan perihal “BRI Mendebit Saldo Hingga Menutup Rekening Tanpa Klarifikasi Masalah”

Sebelumnya kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada BRI dan mohon maaf atas ketidaknyamanan yang Bapak Sigit...
Baca Selengkapnya

Komentar

  • Semoga cepat kelar masalahnya.Setidaknya bukan masalah BRI CERIA lagi yang di up di Media Konsumen.Bank plat merah dengan banyak problem ya cuma BRI aja

      • Kalau sudah ke setor biasanya ada stuk bukti setor tunai dan bisa jadi bukti kuat buat ke bank.coba buktikan aja.kalau uang tersebut masuk.

        • Setiap penyetoran uang tunai di mesin ATM pasti keluar kertas struk bukti setoran.itulah sebabnya kertas struk itu harus tetap diambil dan disimpan.selanjutnya,setelah yakin setoran di mesin ATM berhasil langsung cek di aplikasi mobile apakah setoran dan saldonya sesuai.

          • Saya bisa beragumen sistem bank untuk salah itu sulit karena mesin ATM itu pakai vendor bukan bank yg turun langsung malah bisa jadi memang itu uang gk ke setor.kalau pun gk ke setor gk ada yg di rugikan.saya punya pengalaman uang ke setor tapi gk masuk di sistem bca komplen sebelum 7hari kerja sudah langsung masuk dana di rekening.

        • Bukan hal yg aneh bank BRI,,saya mengalami sendiri dan sudah berulang kali,, saldo tiba" Di blokir bank dgn nominal jutaan tp memang dikembalikan setelah 2 minggu... Dan pernah tiba" Rek dibrimo minus 15jt pas laporan masa tiba" Langsung berubah minusnya jd 750rb..ditanya knp bisa begitu gak ada penjelasan malah mengalihkan pembicaraan.. Pd akhirnya saya gak menggunakan lg rec BRI .KECEWA

  • Permisi ni, kalo kendalanya emang setor tunai prefer harus cek rekaman buat pastiin uang masuk atau keluar lagi/gagal. Kalo saya di posisi mas sanggupi dulu syarat yg diperlu buat dapat rek. tsb walaupun harus dari izin pihak kepolisian jadi masalah bisa clear 2 pihak

  • Laporan kepolisian tapi tidak ada jaminan uang saya kembali, menurut hemat saya internal BRI harus lihat cctv mereka sendiri baru ambil tindakan ke saya. Bukan memutuskan berdasarkan asumsi. Terima kasih sudah membaca surat saya bang.

    • betul, ga ada hub nya sama surat kepolisian. bank yg bersangkutan lah yg memang berkewajiban utk melihat cctv tsb. Kalo sy definisikan: Bank BRI menahan saldo tidak berdasar cctv, tp hanya berdasar tebak2 buah manggis, kira2 siapa nih pd hr itu yg setor tunai tp uang ga masuk ke atm. Main simple aja, yg ini nih, Langsung bekuin aja rekeningnya. Ckckckck investigasi ngasal2an dari bank plat merah yg satu ini. Pokoknya parah deh sdm yg ngurusin yg satu ini

  • kirain tinggal di pelosok banknya cuma bri, bank laen aja lah pak, bri problematic

  • Bank india ini memang kualitasnya zonk sampah total, kalau bukan bumnn ya sudah bangkrut dari zaman batu, saldo saya pernah kepotong sendiri 450k, setelah di telusuri ada kesalahan di sistem bank sampah ***** ini, untung gue cek mutasi, kalau enggak ya bank ***** sampah ini untung, lumayan buat bayar hutang ke bank cina, KAPOK PAKAI BANK INDIA

  • Kalau gitu sangat rawan dong uang kita yang disimpan di BRI.. jika kita menggunakan ATM setor tunai.. sebab bisa bisa tabungan kita raib...
    Parah betul ni BUMN... Kalau gak hilang karena peretas ternyata bisa juga Bank sendiri pelakunya

  • Kalau gw duit segitu lumayan bnyk,dan akan mengadukan ke pihak kepolisian,kalah menang urusan belakangan,kalau perlu sewa pengacara , bagaimanapun kalau kita benar dan duit kita tersedot mesin tapi gak bisa diambil kembali maka mau cctv mana pun akan melihat kalau kita emang benar dan akan menang kalau sampai ke pengadilan,jadi kalau tidak ada orang yg memberikan pelajaran maka sewaktu waktu pihak bank akan sangat gampang memngambil hak kita dan memblokir atau menutup sepihak

  • Gagal paham sama bri ini.
    Dia yang punya cctv, dia minta surat kepolisian buat diri sendiri.
    Kan kocak.
    Mestinya sebelum lakukan blokir dan debit, bri yang selidiki, bukan nasabah yang suruh sana sini.
    Sangat berkelas sekali