Rekor! Case di UOB Belum Juga Teratasi Hingga 5 Bulan dengan 6 Tiket Pengaduan

Sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada Media Konsumen yang sudah memuat surat saya.

Saya mengikuti program Waktu Indonesia Menabung (WIN) Bank UOB pada periode Agustus dan September. Berdasarkan ketentuan, saya juga eligible menerima Reward Rajin Makin Cuan Level Your Majesty sebesar Rp247.500, sehingga total rewards yang seharusnya saya terima adalah Rp598.750 dengan rincian sbb:

  1. WIN Bulanan September: Rp145.000
  2. WIN Duluan Lebih Cuan September: Rp206.250
  3. WIN Rajin Makin Cuan: Rp247.500

Namun reward yang saya terima pada tanggal 26 Januari 2024 baru Rp410.000. Sehingga, rewards yang saya terima kurang Rp188.750. Saya sudah menanyakan hal ini via email berkali-kali sejak 29 Januari, tetapi seperti biasa CS UOB (sengaja) tidak memahami perhitungan di atas dan hanya menjawab bahwa sudah mengkreditkan reward senilai Rp410.000.

Padahal perhitungan di atas adalah simple math yang diajarkan di bangku SD dan seharusnya bisa diselesaikan dalam waktu kurang dari 1 minggu, jika UOB memang memiliki komitmen untuk menepati promonya sendiri dan bisa berhitung.

Seperti biasa juga, CS UOB selanjutnya (sengaja) memberikan kode tiket yang berbeda-beda, yaitu sebanyak 6 tiket: 240130107930, 240206134768, 240212101050, 240219105326, 240220125809, 240220126036.

Saya harap dengan dimuatnya surat ini, UOB bisa berhitung dan memberikan apa yang menjadi hak konsumen. Terima kasih.

Clara Cyntiarini
Tangerang Selatan, Banten

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tanggapan perihal “Rekor! Case di UOB Belum Juga Teratasi Hingga 5 Bulan dengan 6 Tiket Pengaduan”

No. 24/CAD/0207 Jakarta, 28 Mei 2024 Kepada Yth., Redaksi Surat Pembaca Mediakonsumen.com Perihal : Tanggapan terhadap Keluhan Ibu Clara Cyntiarini...
Baca Selengkapnya

10 komentar untuk “Rekor! Case di UOB Belum Juga Teratasi Hingga 5 Bulan dengan 6 Tiket Pengaduan

  • 17 Mei 2024 - (09:33 WIB)
    Permalink

    Bank digital ini lama-lama memang nyebelin emang.Kalo kasus saya di Maret kemarin dpt notif lakukan 2x transaksi Qris masing2 50rb,dapat reward 20rb dikreditkan 4 April.Karena tdk kunjung diberikan,saya protes tgl 10 April dan diberitahukan jika akun saya tdk eligeble untuk ikutan promo tersebut.Lah nyebelin banget,padahal jelas2 saya dpt notif promonya sampe saya capture.Tapi setidaknya sejak saya maki-maki telemarketing asuransi mereka,sudah gak lagi ditelp tawaran produk2 mereka.

    • 21 Mei 2024 - (09:09 WIB)
      Permalink

      Reward sering baru cair jika sudah dimuat di MK. Yang paling menyebalkan terutama karena CSnya tidak paham TnC programnya sendiri. Kalau baca di Instagram yang postingan tentang reward, banyak yang mengeluhkan juga.

  • 17 Mei 2024 - (16:13 WIB)
    Permalink

    ini sepertinya internal mereka saja. tiap dept sepertinya bukan bagian yang sama di dalam satu uob ibarat kepala dimana kaki dimana tangan dimana.

    contoh simpel saja yg baru saya alami sendiri. beberapa waktu lalu minta kartu jenis lain. diarahkan ke web. pas isi web, dihub sales, ternyata udah ada kartu uob ya otomatis percuma diajukan. tak lama masuk telepon dari line 021-31178166 telemarketing uob, info mencengangkannya ketika saya infokan sudah pemilik kartu, tinggal minta cs saja sebenarnya tidak perlu pengajuan lagi dan malah si marketing mengatakan jgn2 cs tersebut masih baru. selang 2 hari saya penasaran. telpon kembali cs uob dan benar diarahkan ke pengiriman sms penawaran. langsung saya infokan saja,kata2 cs telemarketer 2 hari sebelumnya berikut saya infokan tgl telepon dan nomor diatas. tak lama dia kemungkinan tanya ke spv diberi nada tunggu dan dibikin nomor pelaporan. singkat cerita tak sampai 7 hari kerja kartu lain sudah ditangan.

    intinya kita yang nasabah aja ribet melihatnya. apalagi internal mereka jangan2. ditunggu saja rewardnya. kalau sesuai pasti nongol.

  • 17 Mei 2024 - (21:24 WIB)
    Permalink

    Betul. Makin ke sini, UOB makin ke sana. Kalau tidak berniat menepati programnya, lebih baik tidak usah mengadakan program saja. Reward juga sering baru cair jika sudah dimuat di MK.

    • 17 Mei 2024 - (21:26 WIB)
      Permalink

      Masalahnya UOB kalau tidak dikomplain via MK tidak pernah anggap serius. Saya sudah menunggu 5 bulan dan jawabannya template.

      • 20 Mei 2024 - (21:02 WIB)
        Permalink

        Masih percaya uob ???šŸ¤£šŸ¤£šŸ¤£
        Saya ex pemegang citibank, cc uob tidak pernah dipakai dan tidak pernah aktif tiba tiba muncul iuran tahunan, minta ditutup malah disuruh lunasin, parah bank malay yang satu ini , pakai bca saja sudah pasti aman dan lancar

        • 21 Mei 2024 - (09:11 WIB)
          Permalink

          Saya juga ex Citibank. Masih pakai UOB karena ada autodebit asuransi di CC tsb. Tapi memang pelayanannya bumi dan langit šŸ¤£

  • 19 Mei 2024 - (20:06 WIB)
    Permalink

    Bonus Reward Rajin Makin Cuan ada syarat lain yaitu mempertahankan atau menambah saldo di hari terakhir bulan Oktober dibandingkan saldo akhir September.
    Apakah sudah dicek posisi saldo kedua akhir bulan tersebut?
    100 juta kalau dibelikan SBN retail (contoh ST012 yang saat ini sedang ditawarkan) bisa dapat 480 ribu nett rutin per bulan selama 2 tahun šŸ˜…

    • 21 Mei 2024 - (09:05 WIB)
      Permalink

      Saya sudah mempertahankan hingga Oktober dengan nominal lebih besar daripada bulan September. Dan di salah satu email jawaban (tidak saya upload di sini), UOB juga menyatakan saya eligible, tetapi mereka menyampaikan bahwa Reward Rajin Makin Cuan itu sudah dikreditkan tanggak 26 Januari (padahal nominalnya kurang).

      Dananya sudah saya pindahkan ke Reksadana sekarang. Saya dulu pernah beli SBN tapi kurang suka karena tenornya jangka panjang. Kalau dicairkan sebelum jatuh tempo ketika nilai pasar turun, jadi rugi šŸ˜…

  • 26 Mei 2024 - (16:47 WIB)
    Permalink

    Saya punya pengalaman sama, pada tgl 26 Februari 2024 saya lakukan penggantian kartu UOB Stash saya, dan di tanggal 29 Februari saya didebet biaya ganti kartu 50ribu oleh UOB dan setelah saya konfirmasi ke Live Chat, mereke info biaya hanya 10ribu, sesuai yang ada di situs UOB https://www.uob.co.id/personal/simpanan/stash.html , akhirnya di hari itu juga dibuatkan laporan dan katanya 40ribu akan direfund, disuruh tunggu 2-3 hari kerja, dan hingga saat ini masih “FOLLOW UP” dengan nomor laporan kesekian kalinya, kemudian di tanggal 5 maret saya ada transaksi di merchat QRIS beli jus, pertama 15ribu loading lama dan akhirnya status muncul GAGAL, saya cek mutasi belum terpotong, saya coba kembali dan masih sama, loading lama lalu gagal, kemudian akhirnya saya bayar cash. Di hari berikutnya saya cek di UOB TMRW saya, ada debet 2x QRIS masing-masing 15ribu, setelah saya konfirmasi ke Live Chat, mereka info bahwa transaksi QRIS tersebut 2x 15ribu berhasil pada 23:59, sedangkan saya beli jus di jam 6 sore, lalu dibuatkan laporan disuruh tunggu maks 17 hari kerja dan hingga hari ini, hanya “Dipercepat ya Pak” dengan nomor laporan kesekian kali, BANK UOB sepertinya meremehkan nilai TRUST dalam dunia keuangan.

 Apa Komentar Anda mengenai Bank UOB Indonesia?

Ada 10 komentar sampai saat ini..

Rekor! Case di UOB Belum Juga Teratasi Hingga 5 Bulan dengan 6 Tiket Pā€¦

oleh clarac dibaca dalam: 1 menit
10