Soal Penukaran Poin, BNI Ingkar Janji (Lagi)

Program apa yang hanya mengumbar janji? Biasanya program-program yang hanya diwacanakan oleh oknum penguasa atau pejabat yang mengincar surat suara rakyat; tapi kali ini salah satu bank BUMN, PT Bank Negara Indonesia (BNI), juga masuk dalam daftar tersebut.

Saya sebagai nasabah dan juga konsumen dari Bank BNI, merasa ditipu dua kali oleh program besutan BNI. Yang pertama adalah program JCB BNI Ultimate, yang menjanjikan cashback maupun tiket pesawat, yang tiba-tiba syarat dan ketentuannya diubah dengan kuota. Yang kedua adalah program HUT-nya sendiri, yang mana konsumen dapat menukarkan BNIPOINPLUS mereka dengan voucher ataupun tawaran lainnya.

Kronologinya adalah saat program tersebut berlangsung, tawaran penukaran poin sebesar 780 poin menjadi 20.000 miles Citilink. Program tersebut sungguh sangat royal dan benar-benar BEST DEAL banget, pikir saya. “Mungkin ini strategi marketing peluncuran Wondr yang menurut saya bagus sekali.”

Sesegera mungkin saya tukarkan poin tersebut, dan tidak ada masalah sama sekali dalam penukaran. Secepat mungkin, resi pun sudah saya terima (betapa bahagianya mengetahui sudah diproses poin tersebut).

Selang beberapa lama, saya mendapatkan kabar bahwa web-nya mulai down dan opsi penukaran tersebut dihilangkan (adik saya tidak dapat menukarkan opsi tersebut karena hilang). Namun, pikir saya, resi penukaran saya tersebut adalah BUKTI TRANSAKSI bahwa itu sudah berhasil.

Tanggal 7 kemarin, saya mendapatkan kabar bahwa BNI melakukan ingkar janji sekali lagi, karena miles yang sudah dikirim ke konsumen mulai ditarik kembali. Saya pun sesegera mungkin mencari tahu apakah miles tersebut sudah masuk ke dalam akun saya. Dan ternyata ZOONK lagi.

Lebih parahnya, kali ini penipuan penukaran program tersebut dilakukan di hari ulang tahunnya sendiri, hari peluncuran aplikasi barunya sendiri, hari saya dan beberapa rekan yang diinjak-injak dan dikhianati oleh bank tersebut LAGI.

Sebelum menulis di sini, saya juga melakukan komplain di WhatsApp dan ditanggapi secara template: KUOTA SUDAH HABIS. Lho? Saya punya bukti transaksi kalau penukaran tersebut berhasil. Kali ini saya menulis di kolom Media Konsumen dengan harapan yang lebih baik untuk bank tersebut.

Saya juga telah berencana melaporkan kejadian tersebut kepada pihak BPKN-RI dan juga Bareskrim, karena ini sudah melampaui Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Demikian keluh kesah saya melalui Media Konsumen, dengan harapan BNI bisa beritikad baik kali ini. Karena saya merasa dirugikan sekali akan kasus ini dan tidak akan tinggal diam.

Junisar Vicini
Jakarta Utara

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

5 komentar untuk “Soal Penukaran Poin, BNI Ingkar Janji (Lagi)

  • 9 Juli 2024 - (14:55 WIB)
    Permalink

    Di prank (LAGI).
    Butuh berapa lubang lagi sampai siuman dan sadar program menggiurkan seperti itu adalah cabang ilmu janji suci caleg?

  • 9 Juli 2024 - (15:08 WIB)
    Permalink

    “Saya juga telah berencana melaporkan kejadian tersebut kepada pihak BPKN-RI dan juga Bareskrim, karena ini sudah melampaui Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.”

    laporin aja, jangan cm ngomong doang seperti penguasa dan pejabat yg cm mengincar suara rakyat.

  • 9 Juli 2024 - (15:55 WIB)
    Permalink

    BNI lagi BNI lagi
    Orang lamar kerja ke Perusahaan,dan datanya dipake buat bikin rekening BNI,dan bisa? Bikin rekening perlu foto muka,megang ktp kalo online,ampe tanda tangan loh bahkan video call.Lah BNI gimana konsepnya itu,data orang disalahgunakan buat rekening baru sama oknum HRD?

  • 9 Juli 2024 - (16:23 WIB)
    Permalink

    @penulis, jangan mau kalau dibilang kuota habis, jelas2 transaksinya sukses. Kecuali kalau sudah tidak muncul opsi penukaran baru kuotanya habis (seperti adik penulis). Apalagi katanya kuotanya 5.474 mana ada yang tukar sudah 5.474 ke linkmiles. Kalau perlu kita layangkan gugatan secara kolektif ke bank bni

 Apa Komentar Anda?

Ada 5 komentar sampai saat ini..

Soal Penukaran Poin, BNI Ingkar Janji (Lagi)

oleh Junisar dibaca dalam: 2 menit
5