Tidak Punya Kartu Kredit Maybank tapi Ditagih Collector Maybank

Saya ingin menyampaikan bahwa pada tanggal 5 Juni 2024, rumah saya didatangi oleh petugas field collector dari Maybank dan saya telah menerima surat tagihan atas kartu kredit Maybank dengan total tagihan Rp50.981.139.

Berdasarkan hal tersebut, saya menyatakan bahwa saya tidak pernah melakukan proses pengajuan aplikasi kartu kredit Maybank dan juga tidak pernah memperoleh kiriman kartu kredit dari Maybank.

Pada tanggal 3 Juni 2024, saya juga sudah mencoba menelepon pihak Maybank Customer Care di nomor 1500611, untuk meminta klarifikasi akan hal ini dan mendapat nomor: laporan C00DPKL. Customer Care atas nama Bapak Ibra berjanji akan menelusuri tindak pencurian identitas saya yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Pada saat saya melakukan konfirmasi dengan pihak Maybank terdapat keanehan, yang mana di data kartu kredit tersebut tercatat status saya sebagai karyawan PT Adi Jaya Perkasa. Padahal saya tidak pernah bekerja di perusahaan tersebut dan tidak mengetahui lokasi perusahaan tersebut berada, termasuk setelah saya konfirmasi mengenai nomor HP dan email yang tercantum juga beda dengan data yang saya miliki.

Atas laporan tersebut, pihak Maybank berjanji akan melakukan investigasi atas kasus saya ini. Namun yang membuat saya kecewa, ternyata pada tanggal 8 Juli 2024, saya mendapat telepon dari pihak Maybank dan ternyata proses penagihan saya tetap berjalan.

Saya sangat terkejut akan hal ini padahal pada saat konfirmasi saya bersedia untuk membantu pihak Maybank untuk menjadi saksi atas kasus kejahatan pencurian data ini. Untuk itu, saya minta penjelasan dari pihak Maybank mengenai hal tersebut.

Untuk itu, saya meminta pihak Maybank agar benar-benar serius melakukan investigasi atas kasus saya ini dan mengungkap pihak yang secara tidak bertanggung jawab melakukan pencurian data pribadi saya dan tanpa izin dan sepengetahuan saya menggunakan data pribadi saya untuk mengajukan aplikasi kartu kredit Maybank. Akibat hal ini, saya dan keluarga saya merasa sangat tidak nyaman dan terganggu.

Mohon perhatian pihak Maybank agar dapat menyelesaikan masalah ini.

Terima kasih.

Adi Wijaya
Tangerang Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tanggapan perihal “Tidak Punya Kartu Kredit Maybank tapi Ditagih Collector Maybank”

Kepada Yth. Penanggung Jawab Redaksi Mediakonsumen.com Perihal : Tanggapan atas pengaduan Bapak Adi Wijaya Dengan hormat, Menanggapi pengaduan yang disampaikan...
Baca selengkapnya

41 komentar untuk “Tidak Punya Kartu Kredit Maybank tapi Ditagih Collector Maybank

  • 9 Juli 2024 - (17:04 WIB)
    Permalink

    wah kmrn mandiri, skrg maybank, besok dc dr bank mana lagi.

    org yg sama yg masukin data si om ke mandiri, baiknya laporkan ke polisi saja om, serta ojk biar diusut juga mandiri dan maybank mengenai oknumnya, mungkin juga data si om dijual oleh oknum tesrsebut.

    • 9 Juli 2024 - (19:19 WIB)
      Permalink

      Ya pak Mandiri kemarin udah selesai. Management nya cukup fair sudah kirim permintaan maaf. Sekarang maybank dan komplotan sindikatnya kayak nya masih sama

    • 9 Juli 2024 - (19:28 WIB)
      Permalink

      Iya respon lama . Sampai hari ini saya tidak dihubungi sama investigator yg ada nyuruh collector nagih ke saya. Hari ini malah saya sampai nyamperin itu kantor collectionnya buat verifikasi. Saya juga udah buat lapotan ojk kita liat aja feedbacknya. Bank ngga mau susah bongkar fraud yg ada tetap nagih ke korban

  • 9 Juli 2024 - (18:22 WIB)
    Permalink

    Saya liat respon bank, jadi curiga banyak yang kena sama dan banyak yang ngak mau pusing bayar aja. Maybank ternyata bank busuk yah.

    1
    2
    • 9 Juli 2024 - (19:26 WIB)
      Permalink

      Iya payah ini maybank saya sebelumnya kena kasus yg sama dgn bank mandiri tapi bank mandiri penanganan cukup cepat kirim investigator dan sudah keluar permintaan maaf dari VP mandiri. Tapi ini maybank sampai hari ini ngga ada kabar tetap aja nyuruh collector nagih. Saya hari ini sampai harus datang ke collection division nya maybank buat klarifikasi. Bingung saya gimana ini bank saat verifikasi awal data palsu kok bisa approve

  • 9 Juli 2024 - (19:04 WIB)
    Permalink

    Apakah sebelumnya ada kartu kredit maybank jenis yg lain? Pihak bank mandiri juga hari ini datang untuk investigasi, smoga bisa segera dibereskan. Pusing banget data kita disalahgunakan.

    • 9 Juli 2024 - (19:22 WIB)
      Permalink

      Iya pak. Kemarin saya juga kena kasus mandiri tapi mandiri cukup cekatan langsung kirim petugas dan sudah kirim surat permintaan maaf ttd nya langsung VP mandiri. Maybank cukup lama responnya tetap aja ngirim collector

        • 9 Juli 2024 - (19:33 WIB)
          Permalink

          Tagihan mandiri saya sudah diputihkan pak cepet kelar penanganan profesional. Ini maybank saya padahal duluan bikin sanggahan tapi sampai hari ini ngga ada tuh investigatornya kontak saya yg ada collectornya yg kontak nagih utang atas kartu kredit dgn data fraud

          • 9 Juli 2024 - (19:39 WIB)
            Permalink

            Syukurlah pak sudah beres yang mandiri. Sy juga lg menunggu investigasi dari mandiri (cm belum sy up ke media konsumen). Smoga tanpa perlu sy up ke sini, pihak mandiri bisa kelarin case sy juga.

        • 9 Juli 2024 - (20:54 WIB)
          Permalink

          Pak klo bapak kena masalah sama seperti saya lebih baik up aja di media konsumen sama lapor OJK biar cepet diselesaikan biar dibaca sama pihak management bank. Kayak maybank ini tadinya saya anggap dapat selesai cukup dengan sanggahan saja ngga tau nya konfirmasi pun tuh pihak maybank sampai hari ini tidak ada yg ada ngirim collector. Sekalian kita bongkar jeleknya management bank dalam hal verifikasi calon nasabah kartu kredit. Saya yakin diluar sana banyak juga korban yg mengalami nasib seperti kita

          • 9 Juli 2024 - (20:59 WIB)
            Permalink

            Thank you atas sarannya pak. Untuk ojk pak adi lapor via email ya?

        • 9 Juli 2024 - (22:22 WIB)
          Permalink

          bapak lapor buat tiket aja pak di website : kontak157.ojk.go.id sekalian up aja pak di media konsumen buat sharing pasti banyak yang mengalami kasus seperti kita ini

          • 10 Juli 2024 - (11:35 WIB)
            Permalink

            pak adi, utk di ojk permasalahan yang dipilih itu fraud external atau penyalahgunaan data pribadi atau apa ya pak?

    • 10 Juli 2024 - (05:21 WIB)
      Permalink

      Yang lucu nya lagi saat saya telepon ke customer care maybank pihak Maybank klaim klo kartu dikirim ke PT Adi Jaya Perkasa tgl 25 Maret 2024 dan diterima petugas satpam bernama Iwan tgl 2 April 2024.bagaimana mungkin saya terima itu kartu wong seumur hidup pun saya tidak pernah bekerja dan menjadi karyawan di PT Adi Jaya Perkasa tsb

      • 10 Juli 2024 - (08:44 WIB)
        Permalink

        Pernah setor CV dan data ke PT ini? Kalo sy liat di ulasan google nya, sering buka lowongan dan terima segala jurusan. Curiga ada modus pemanfaatan di balik itu. Kemarin ini baca ada toko ponsel yg pake cara ini, puluhan org yg lamar didaftarin pinjol sampe terjerat milyaran. Mau cari kerja aja sekarang perlu hati”.

  • 10 Juli 2024 - (09:33 WIB)
    Permalink

    iyaa bener , saya pernah baca kok tulisannya hampir mirip yaa , ternyata baca komen itu kasus di CC mandiri..celaka pak, identitas sudah bocor..semoga tidak ada lagi kasus selanjutnya mudahan di bank ini kasus terakhir dan tidak ada lagi selamanya.

    • 10 Juli 2024 - (11:09 WIB)
      Permalink

      iya semoga ini yang terakhir pak , yang celakanya lagi pihak maybank ini tidak punya empati tetap aja nagih ke saya, jadi saya ini korban dari komplotan kejahatan pencurian identitas dan korban dari pihak bank yang ngirim collector buat nagih. padahal yang salah ya bank kenapa kok data fraud bisa di approve ,kadang sebagai org awam kok bisa ya gimana ini proses analis kreditnya dan proses audit calon nasabah nya kenapa bisa segampang itu sindikat pencuri data masukin aplikasi kartu kredit pake data fraud., akhirya gara gara hal ini kita masyarakat kecil yang jadi korban.

      • 10 Juli 2024 - (11:39 WIB)
        Permalink

        Sejauh ini 2x laporan kamu, statusnya sbg karyawan PT Adi Jaya Perkasa. Artinya HRD nya sangat patut dicurigai, ntah dpt data identitas kamu dr mana (mgkn HRD pindahan dr PT mana yg dulu pernah kamu lamar, atau malah pernah kirim ke PT tsb). Kalo sy di posisi kamu sih, simple aja, datangi pihak Maybank, lapor & bawa polisi lsg samperin alamat di aplikasi PT itu, tangkep deh oknum nya.
        Karena bank hanya verifikasi gaji dan status karyawan dgn telp ke PT, dan biasanya dihubungkan ke pihak HRD… Apa bener atas nama ini bekerja di PT ini, gaji sekian, sudah berapa lama dll. Jadi ngga jauh”, pasti ada HRD atau manager sana yg apply kartu atas nama kamu.

        • 10 Juli 2024 - (11:44 WIB)
          Permalink

          saya sudah buat laporan ke ojk, juga sudah ke polisi, cuma pihak polisi minta saya harus koordinasi dulu sama ojk dan minta penyelesaian dengan pihak bank. saya tidak pernah kerja di PT adi jaya perkasa 17 TAHUN LEBIH saya cuma kerja di PT OTO MULTIARTHA. ini kasus udah yg kedua kali. pertama dengan CC mandiri dgn status sama persis nama saya di catut oleh sindikat sebagai karyawan DI PT adi jaya perkasa, cuma cara bank mandiri melakukan investigasi lebih profesional tidak butuh lama nama saya diputihkan dan saya dapat surat permintaan maaf langsung dari VP mandiri , tapi beda dengan kasus maybank ini udah lama prosesnya dan ngga jelas investigasinya sampai mana. padahal klo di website maybank mereka akan memberikan laporan proses investigasi udah gitu masih aja nugasin collector buat nagih

          • 10 Juli 2024 - (12:01 WIB)
            Permalink

            Memang mungkin sudah bocor. Cuma jangan bagi info beneran tentang anda di sini.

          • 10 Juli 2024 - (13:19 WIB)
            Permalink

            Selama oknum di PT tsb belum tertangkap, percayalah ngga akan berakhir hanya 2 bank saja, akan menyusul yg laen (CC, KTA, dsbnya yg nilainya lebih besar lagi). Kalau sblm ini masih cuma Mandiri, hanya bisa menebak nebak… Tapi ini sudah kedua kali dan dicantumkan sbg karyawan di PT yg sama, sudah terbaca problem nya di mana. Wkt itu laporan polisi apa ada sebutin (oknum) PT ini bermasalah? Harus ada yg laporin, korban nya sudah pasti bukan kamu aja. Hal ini jg hrs dijadikan perhatian ke pihak bank, biar mereka tau bahwa ada sindikat yg sudah bergerak dibawah naungan PT (makin pinter dan bermodal sewa kantor, bikin PT bodong, tempatin bbrp karyawan utk aksi tsb), ke depan nya verifikasi sudah tidak bisa lagi hanya via telp, harus lebih ketat.

        • 10 Juli 2024 - (12:19 WIB)
          Permalink

          setuju, dan ada keterangan yg menyatakan kalau cc sudah diterima oleh satpam pt adi jaya perkasa.

          logika sederhananya : satpam menerima dokumen/surat2/dsb dari kurir, lalu dokumen/surat2 tsb diberikan ke siapa?

          • 10 Juli 2024 - (12:43 WIB)
            Permalink

            Bener pak institusi sebesar maybank yg punya prasarana lengkap harusnya cukup mudah melakukan penelusuran kasus ini. Yg dibutuhkan cuma niat baik dari pihak bank

          • 10 Juli 2024 - (21:33 WIB)
            Permalink

            setuju pak, sebenarnya saya sudah buat surat pernyataan ke maybank agar kasus ini dilibatkan saya kepolisian , bahkan dalam surat pernyataan itu saya sudah state klo saya siap jadi saksi , kita tunggu saya itikad baik dari maybank buat membongkar kasus ini

  • 10 Juli 2024 - (12:46 WIB)
    Permalink

    menarik sekali, mana kasusnya ini yang kedua. dimana sebelumnya yang mandiri dah clear, muncul berikutnya. mudah2an kedepan tidak ada lagi.

    berarti secara tidak langsung data ts ketika pengajuan, diakui sebagai karyawan di pt tersebut dimana kantor pasti dihubungi pihak bank untuk crosscek, celakanya limit yang diberikan bank puluhan juta.

    kalau banyak waktu luang, samperin aja pt tersebut, dan bawa semua bukti. rasanya ada korban2 lain juga yang senasib dikerjainnya ntah sama siapa di pt tersebut, dan kemungkinan sudah resign. setidaknya tau siapa pelakunya

    • 10 Juli 2024 - (21:39 WIB)
      Permalink

      Pada saat saya di interview sama investigator bank mandiri , si investigator sempet ke ucap dia sudah coba cari itu PT tapi kesulitan menemukan PT tsb, semoga klo ada yang kenal wartawan kasus saya ini bisa diangkat di media massa karena saya yakin bukan saya saja yang bernasib seperti ini

  • 10 Juli 2024 - (21:18 WIB)
    Permalink

    Cb datangin ke PT sesuai tempat kerja terdaftar di bank dan mintakan surat keterangan klo tidak pernah kerja di PT dimaksud pak, kalau mereka susah bertele2 sekalian somasi 2pihak, bank dan tmpt kerja yg terdaftar

    • 10 Juli 2024 - (21:42 WIB)
      Permalink

      saya masih berharap kasus ini dapat segera selesai tanpa saya melibatkan pihak lain , semoga kasus ini cepet selesai karena terus terang ketentraman keluarga saya sangat terganggu

  • 13 Juli 2024 - (09:43 WIB)
    Permalink

    Kalau saya nggak usah repot repot nelpon ke Bank nya.
    SEDIA PARANG SEBELUM HUJAN.
    Saya juga ditelpon oleh seseorang yang mengaku bagian kredit dari suatu bank. Setelah cek per cek adalah annual fee dari kartu yang mereka sendiri sudah blokir dan juga sudah habis masa berlaku dan tidak ada pengiriman kartu baru. Kesimpulannya tidak ada, penelpon penelpon mengakui kalau memang kartu saya sudah berakhir dan belum dikirim kartu baru, malah hanya mengancam katanya akan berpengaruh penilaian BI Checking. Bodo amat.
    Dan sampai sekarang tidak ada pun niat mereka untuk mengirim kartu pengganti. Ya sudah tagih aja ke alamat saya kalau kamu berani. Kalau berani ngancam dengan BI Checking, saya juga berani ngancam dengan SEDIA PARANG SEBELUM HUJAN.
    Sejak itu tidak ada telepon lagi tapi tagihan annual fee masih masuk ke alamat email. Bodo amat!

  • 15 Juli 2024 - (14:16 WIB)
    Permalink

    ampun ini klo ada penyalahgunaan data si om…. semoga lekas kelar om bank begini di laporin ke OJK juga percm banyak ngeles nya

    • 15 Juli 2024 - (19:10 WIB)
      Permalink

      Iya pak . Tapi saat kasus di bank mandiri mereka mengakui kesalahannya . Kita lihat aja itikad baik dari Maybank ini . Saat nelp petugas maybank mereka mengakui CC dikirim ke PT adi jaya perkasa dan diterima satpam an pak iwan harusnya mereka klo niat baik telusuri aja itu CC kemana. Apalagi saya juga sudah memberikan surat keterangan kerja itu dari pengajuan sudah fraud TtD saya dipalsukan ini persis dgn kasus bank mandiri.

  • 4 Desember 2024 - (15:29 WIB)
    Permalink

    Pak adi, saya juga sama pak kena di bank mandiri dan sekarang cek skorlife kena di bank Maybank. Pak bole saya bisa hubungi kemana ya? Soalnya kok bisa 2 bank yg sama pasti sindikatnya juga sama. Mohon bantuan nya pak. Untuk Maybank sampe mana pak kasusnya? Terima kasih

  • 4 Desember 2024 - (19:57 WIB)
    Permalink

    klo kasus saya sudah selesai walaupun sangat menyita waktu, untuk menyelesaikan nya lakukan hal berikut:
    1. ikuti prosedur pengaduan bank mengenai penyalahgunaan identitas kita untuk pembuatan kartu kredit palsu siapkan semua berkas yang diminta bank (telp aja CS nya)
    2. setelah itu buat pengaduan juga ke OJK melalui https://kontak157.ojk.go.id agar bank segera melakukan investigasi. krn walau kita sudah lapor ke CS bank percayalah bank tidak akan serius menangani kasus kita selama kita tidak lapor OJK. siapkan semua barang bukti.selama kita tidak lapor OJK bank akan terus mengirim debt collector nya buat nagih dan nelp kita. jadi jangan percaya CS bank klo mereka akan menyelesaikan kasus kita dengan baik baik. segera lapor OJK
    3. segera juga buat tulisan kasus bapak ini di media konsumen persis seperti yang saya lakukan agar dapat atensi dari bank dan juga jaga jaga bila bank masih terus berlagak tidak mau tau soal penyalahgunaan identitas ini

    kasus ini sudah berulang terjadi dan akan terjadi terus walau kasus saya sudah selesai dan bank sudah kirim surat permintaan maaf tapi sampai hari ini bank tidak akan mau membawa kasus ini ke pihak berwajib karena mereka malu dan menyangkut kredibilitas dan nama baik bank bersangkutan jadi pelaku masih akan terus bergentayangan mencari data korban lainnya

    • 4 Desember 2024 - (20:45 WIB)
      Permalink

      Pak adi, apakah ada bank lain nya pak? Saya jd ga bisa hidup tenang karena pertama kena di bank mandiri jd suka ngecek skorlife sekarang kena di maybank.

  • 7 Januari 2025 - (11:16 WIB)
    Permalink

    Halo Pak Adi, saya Sheila dari Artemis salah satu PR Agency di Jakarta. Sebelumnya, saya turut prihatin atas musibah yang dialami bapak. Kebetulan saat ini saya sedang mencari korban-korban penipuan account takeover dan pemalsuan dokumen yang seperti Bapak alami ini untuk saya ajak diskusi terkait pentingnya menjaga keamanan data pribadi. Jika Bapak berkenan, mohon hubungi saya di 0851554540** ya pak. Terimakasih.

 Apa Komentar Anda?

Ada 41 komentar sampai saat ini..

Tidak Punya Kartu Kredit Maybank tapi Ditagih Collector Maybank

oleh ADI WIJAYA dibaca dalam: 1 menit
41