Surat Terbuka Meminta Tanggung Jawab atas Hadiah Danapoly S23 Ultra yang Diduga Hilang

Saya, Yogi, kembali meneruskan laporan saya di Media Konsumen dengan judul “Kecewa dengan DANA yang Tidak Kunjung Mengirimkan Hadiah Event Danapoly” pada tautan https://mediakonsumen.com/2024/09/04/surat-pembaca/kecewa-dengan-dana-yang-tidak-kunjung-mengirimkan-hadiah-event-danapoly, yang mana sekarang malah semakin menjadi drama.

Keluhan ini tidak hanya saya tujukan pada pihak DANA (PT Espay Debit Koe Indonesia), melainkan juga kepada SAPX (SAP Express) selaku kurir pengiriman.

Berikut singkat kronologi:

  • 11 September, paket saya terima dari kurir SAPX, namun ada yang aneh. Pada email lanjutan dari pihak DANA, yang juga dikirim pada hari yang sama, tertulis bahwa pengiriman paket dipisah menjadi dua dengan resi CGK1400178210 untuk hape dan resi CGK8132156711 untuk emas. Pada email ini, saya baru membacanya setelah membuka paket seperti yang tertulis di poin kedua. Ketika saya lakukan pelacakan paket di situs SAPX, memang benar barang mulai masuk ke SAPX pada 6 September 2024.
  • 11 September, paket datang dengan ukuran lumayan besar dengan packing kayu, cukup muat untuk diisi 1 gram emas dan handphone Samsung S23 Ultra (foto saya lampirkan). Namun setelah saya pegang, paket terasa kopong dan hanya berisi ringan. Setelah saya cek email, ada informasi bahwa terdapat dua resi terpisah. Saya anggap wajar karena pada lembar resi yang tertempel di kayu tertulis isinya hanya emas. Jadi, saya berasumsi bahwa Samsung S23 Ultra memang dikirim terpisah, meskipun tetap aneh mengapa pengirimannya dipisah, padahal pengirimnya sama.
  • Setelah saya buka paket, benar isinya emas 1 gram. Saya pun mencoba melacak nomor resi yang berisi handphone Samsung S23 Ultra seperti yang tertulis di atas. Hal yang aneh, paket masuk di kurir yang sama (SAPX) pada hari yang sama, namun statusnya tidak ada pergerakan (stuck) di Jakarta dan tertulis “tahap verifikasi.” Logiskah selama itu, padahal emasnya saja sudah sampai?
  • Pada 13 September, saya melakukan upaya pencarian kebenaran dengan menghubungi CS SAPX melalui chat dan telepon. Sebelumnya, pada 12 September, saya juga sudah melakukan komplain ke pihak DANA melalui email yang berisikan resi pengirimannya. Saat itu, CS SAPX hanya berkata, “Akan kami koordinasikan dengan tim terkait, mohon menunggu 2×24 jam.” Di sini tidak ada nomor tiket laporan yang diterbitkan oleh CS, karena menurut mereka, cukup sebutkan nomor resi pengiriman jika ingin menindaklanjuti.
  • Beberapa jam setelah laporan di SAPX, ada pihak dari SAPX yang mengirim pesan WhatsApp kepada saya, menanyakan terkait paket tersebut, sembari melampirkan bukti chat dari (mungkin) atasannya untuk perwakilan SAPX wilayah Jawa Tengah. Saya pun kooperatif memberikan informasi yang dibutuhkan. Namun, ada yang janggal, pada screenshot chat yang berisi perintah dari atasan kurir yang mengirim pesan WhatsApp kepada saya untuk mengecek kasus ini, ada kalimat yang berbunyi, “Yang diterima ke CH (saya) fisik ada berapa? Karena ini infonya dia komplain belum terima HP-nya namun di POD (Proof of Delivery) jelas ada POD kotak HP.” Di sini saya bingung. Mungkin yang dimaksud adalah POD tersebut berupa dimensi paket dalam packing kayu yang lumayan besar, yang mana saya sebutkan sebelumnya, cukup muat diisi HP dan emas. Namun, tetap saja ini terbantahkan dengan adanya dua nomor resi yang berbeda yang dikirim oleh pihak DANA, dan pada paket berisi emas yang saya terima pun, pada deskripsi resinya hanya tertulis emas saja, tidak ada informasi deskripsi isi paket berupa HP. Screenshot saya lampirkan.
  • Hingga puncaknya, setelah 2×24 jam, tidak ada kabar baik dari pihak SAPX, dan pihak DANA pun tidak membalas email saya. Kemudian, saya kembali mengajukan komplain melalui live chat di situs SAPX, dan saya hanya dimintai nomor WhatsApp yang bisa dihubungi tanpa tindak lanjut. Bahkan, hingga saya menulis surat terbuka ini (17 September 2024), tidak ada itikad baik dari pihak SAPX dan DANA untuk menyelesaikan masalah ini.

Kepada pihak DANA dan SAPX, mohon dicari sumber permasalahan ini, mungkin dengan melihat rekaman CCTV di konter penerimaan kiriman dan memantau saat karyawan/petugas packing SAPX memproses pengiriman tersebut.

Yogi Maredha
Boyolali, Jawa Tengah

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

12 komentar untuk “Surat Terbuka Meminta Tanggung Jawab atas Hadiah Danapoly S23 Ultra yang Diduga Hilang

  • 18 September 2024 - (16:04 WIB)
    Permalink

    Ketika mengirim paket dan isinya dicantumkan pada label, maka pengiriman dengan jasa ekspedisi biaya rendah menjadi kombinasi mematikan.

        • 21 September 2024 - (14:33 WIB)
          Permalink

          Banyak kasus klo hp mahal ditilep sama oknum.. Karena ukurannya kecil mudah masuk jaket..
          Mereka siap ganti rugi ongkir x 10 lewat potong gaji.. Karena worth dapat s23ultra.

          Dana ceroboh kirim paket mahal tanpa asuransi isinya

  • 19 September 2024 - (13:16 WIB)
    Permalink

    Siap siap cuma diganti 10X ongkir ini si
    Sapx bagian gudang transit banyak oknum panjang tangan

  • 19 September 2024 - (21:55 WIB)
    Permalink

    Jelas itu pihak ekspedisi yg bermain ada 2 resi tapi satu foto POD.. Coba di cek lagi POD nya seharusnya ada GPSnya menunjukkan lokasi & waktu penerimaan barang kpd customer.. Jika masih berbelit ancam saja sampai menemui titik terang kita sebagai customer harus memperjuangkan hak kita.

 Apa Komentar Anda?

Ada 12 komentar sampai saat ini..

Surat Terbuka Meminta Tanggung Jawab atas Hadiah Danapoly S23 Ultra ya…

oleh Yogi dibaca dalam: 3 menit
12