Kesalahan Sistem Aplikasi Grab: Makanan yang Tidak Diinginkan Justru Terpesan

Singkat cerita, pada tanggal 8 Februari 2025 sekitar pukul 11.00, saya melakukan pemesanan makanan lewat aplikasi Grab. Seperti biasa, saya mencari makanan-makanan yang diinginkan sebelum memilih salah satunya. Banyak makanan yang tidak jadi saya beli, hanya masuk dalam keranjang. Akhirnya, saya menemukan makanan yang saya inginkan, yaitu di penjual CFC RSUD Undata Palu. Lalu saya mengeksekusi pesanan tersebut.

Setelah menunggu beberapa menit, akhirnya makanan yang saya pesan pun datang. Namun, hanya selang beberapa menit sebelum membuka isi pesanan, saya dikejutkan dengan notifikasi bahwa pesanan dari Richeese Factory Sudirman sudah tiba di tempat saya.

Saya pun memeriksa aplikasi apakah terjadi dobel pesanan. Ternyata tidak. Beberapa menit kemudian, saya ditelepon oleh driver Grab yang menanyakan titik tepat alamat saya. Kepada Grab, saya mengatakan bahwa saya merasa tidak memesan makanan itu. Saya hanya memesan makanan yang pertama dan sudah diantar oleh driver lain barusan.

Namun, driver tersebut tetap bersikeras mengatakan bahwa saya telah memesan makanan ini juga. Karena tidak ingin memperpanjang perdebatan, akhirnya saya menerima pesanan itu juga dengan pertimbangan kasihan kepada driver-nya yang sudah jauh-jauh mengantarkan makanan ke tempat saya.

Yang menjadi keheranan saya di sini adalah, bagaimana bisa pesanan saya menjadi dobel dan terjadi dalam waktu yang hampir bersamaan?

Memang tadi, sebelum memutuskan makanan mana yang saya beli, saya sempat melihat-lihat menu di merchant Richeese Factory Sudirman hingga pada tahap checkout saja, untuk melihat diskon/promo dan total harga. Namun, saya tidak sampai mengklik tombol “Pesan” dan kemudian berpindah lagi mencari menu lain tanpa menghapus isi keranjang tadi. Sampai akhirnya, saya memutuskan untuk memesan di CFC RSUD Undata.

Jika seandainya tadi tanpa sengaja saya mengklik “Pesan” pada outlet Richeese Factory Sudirman, tentu notifikasinya akan langsung muncul di layar HP dengan tanda “Dapur segera mempersiapkan makanan.” Namun, sama sekali tidak ada notifikasi seperti itu. Justru pada pesanan kedua, saya mengklik “Pesan” dan itulah yang muncul tanda jadinya serta menunggu driver untuk pengantaran.

Setelah itu, saya tidak lagi memesan makanan lain kecuali hanya menunggu dan melacak perjalanan driver. Saya pun memastikan tidak ada dobel pesanan pada waktu yang bersamaan.

Keheranan lainnya, bagaimana bisa kedua pesanan ini datang hampir bersamaan, hanya selisih 5 menit saja? Padahal jarak kedua merchant ini berjauhan. Merchant CFC RSUD Undata hanya berjarak sekitar 15 km dari tempat tinggal saya, sementara merchant Richeese Factory Sudirman berjarak sekitar 20 km dari tempat tinggal saya.

Mohon kepada penyedia aplikasi Grab untuk memperbaiki sistem aplikasi, khususnya dalam pemesanan makanan, dan bertanggung jawab atas kasus saya ini.

Munzir
Palu, Sulawesi Tengah

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

6 komentar untuk “Kesalahan Sistem Aplikasi Grab: Makanan yang Tidak Diinginkan Justru Terpesan

  • 4 Maret 2025 - (11:44 WIB)
    Permalink

    lah dr jam terlihat jelas, pesanan cfc itu jam 11.53, pesanan richeese jam 13.09, bedanya 1 jam 16 menit

    8 feb 2025 kenapa baru nulis skrg?

  • 4 Maret 2025 - (18:47 WIB)
    Permalink

    Menumpuk produk yang menarik di keranjang belanja itu kebiasaan buruk. Lebih buruk lagi jika checkout langsung bayar tanpa cek dan ricek lagi daftar belanjaan di keranjang. Di kasus ini ada indikasi lalai, tidak tahu, dan tidak mau tahu. ✌️

  • 5 Maret 2025 - (00:38 WIB)
    Permalink

    lah, yanh saya binggung tiap pesanan ada ongkos parkir nya ya??? sedanglan saya driver ….bor02…mana ada dapat ongkos parkir !!!

    • 5 Maret 2025 - (01:30 WIB)
      Permalink

      Mungkin sudah diteruskan ke ormas dan preman sekitar untuk pungli. Biasanya sih saya di Jakarta kena biaya parkir kalau pesan makanan dari restoran mall-mall tertentu saja.

 Apa Komentar Anda?

Ada 6 komentar sampai saat ini..

Kesalahan Sistem Aplikasi Grab: Makanan yang Tidak Diinginkan Justru T…

oleh Munzir Akbarwan dibaca dalam: 2 menit
6