Shopee Masih Menahan Saldo Saya dan Sekarang Akun Saya Tidak Bisa Digunakan Sama Sekali

Jujur saya capek menulis ini di HP kentang saya dan sudah saya panjang lebar tapi tidak ada tanggapan sebelumnya (harusnya saya tulis di notes dulu).

Shopee semena-mena blokir toko dan sekarang saldo dibekukan, akun nggak bisa dibuat beli juga. Padahal barang yang dituduh melanggar HAKI itu belum pernah ada yang order dan uang hasil toko saya murni saya jualan baju preloved.

Sampai sekarang uang 90k ini nggak ada kejelasan, nggak bisa dipakai, dan akun Shopee saya sekarang tak bisa dibuat pesan barang walaupun saya pilih COD.

Saya kecewa karena mungkin buat Shopee apa sih uang 90k, bagi saya itu berarti, ya. Lalu saya lihat YouTube, ternyata banyak juga penjual yang mengalami kasus seperti saya. Malah mereka saldo tertahan puluhan juta dan belum pernah ada kejelasan sampai 2 tahun.

Kok bisa Shopee seperti itu? Apa memang menahan uang penjual dengan semena-mena tanpa aju banding dulu blokir, sedangkan ada lapak lain entah bagaimana bisa menjual barang yang jelas-jelas dilarang di platform mereka.

Mohon kejelasannya.

Tifany
Malang, Jawa Timur

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.

Surat pembaca ini belum mendapatkan tanggapan dari pelaku usaha terkait. Jika Anda adalah pelaku usaha yang terkait dengan pertanyaan/permohonan/keluhan di atas, silakan berikan tanggapan resmi melalui tautan di bawah ini:

Kirimkan Tanggapan

13 komentar untuk “Shopee Masih Menahan Saldo Saya dan Sekarang Akun Saya Tidak Bisa Digunakan Sama Sekali

  • 2 Agustus 2025 - (11:47 WIB)
    Permalink

    Kalau informasi bocoran dari orang dalam omset shopee sekarang anjlok krna banyak seller yang kecewa dengan kebijakan shopee kemudian pindah fokus dagang ke marketplace lain. Jadi selama ini memang shopee memanjakan pembeli dan menjadikan penjual sebagai budak. Shopee lupa kalau penjual itu bukan karyawan shopee, Jadi seharusnya jangan terlalu ditekan dengan beragam peraturan yang gak masuk akal. Karyawan asli shopee aja nggak mau ditekan apalagi seller kan ?? Ketika banyak toko hijrah ke marketplace lain, otomatis perputaran uang jual beli di shopee sendiri ikut menurun, sementara salah satu penghasilan utama shopee adalah dari hasil mengutip komisi setiap transaksi. Akhirnya sekarang Sofi kalang kabut berusaha meningkatkan penghasilan dengan cara “merampok” dana seller dengan beragam cara. Misalnya kalau dulu barang retur itu gratis ongkos retur, sekarang kalau barang retur ongkos returnya ditanggung oleh penjual. Saya sendiri pernah nanggung ongkos retur senilai rp200.000 dari pembeli di Kalimantan yang cancel COD. Padahal kalau barang itu laku terjual Untung saya sebenarnya cuma rp25.000 bersihnya, tetapi gara-gara barang COD di cancel oleh pembeli ongkos kirimnya ke Jakarta kurang lebih rp200.000 ternyata harus ada yang tanggung. Mau untung malah buntung. Belum lagi pasang iklan sampai jutaan pun percuma karena itu ngowos, dijamin pasti boncos, karena iklan ini juga memang hanya trik shopee aja untuk mengambil saldo seller. Intinya ini sudah tahun 2025 kita sebagai penjual harus cerdas, janganlah mau kita dikelecekin terus-menerus. Kan masih ada marketplace lain, sudah saatnya kita tinggalkan shopee. Nggak usah takut rezeki berkurang kalo kita cabut dari shopee, karena rezeki itu sudah diatur sama sekali tidak akan tertukar, tapi memang rezeki bisa “digarong” oleh pihak tidak bertanggung jawab kalau kita salah memilih berjualan di marketplace yang bermental jahat hahaha

    2
    4
    • 2 Agustus 2025 - (20:27 WIB)
      Permalink

      Saya ketawa ngakak di bagian “bnyak seller pindah ke marketplace lain” sdngkan Lazada sama Tokopedia udah bnyk kasus nya yg gak jelas yg juga mempermainkan seller, gak usah pake kata bnyk seller pdhl itu data lu sendiri yg ngarang, kalo objektif mah semua marketplace bnyk yg bobrok, bahkan Tokopedia jauh lebih dulu semenjak pake kebijakan 1 akun 1 alamat
      Kalo soal iklan berarti ketauan belum pernah bisnis di luar marketplace (Offline), iklan cuma bantu promosi jadi gak menjamin bakal bnyk pembeli, di keluarga udah bertahun2 buka usaha pake brosur cetak ribuan dan nyewa orang buat bagiin depan kampus, iklan di sosmed sana sini dr 2014-2017 yg biaya gak main2 tapi gak ada penjualan yg signifikan giliran nambah usaha yg lain gak perlu iklan malah cuma butuh 1/2 tahun langsung bnyk pembeli

      • 4 Agustus 2025 - (19:35 WIB)
        Permalink

        Buat para penjual ato pembeli toko online mnding blik lg ja jual beli sprti dlu secara manual dtg langsung k toko nye dr pd merasa d tipu n menipu trs

    • 3 Agustus 2025 - (15:42 WIB)
      Permalink

      Gw customer sekaligus seller lebih suka shopee, gak terlalu bny aturan. Kalo ada seller yg ngerasa rugi artinya seller itu gak bisa memanfaatkan, memahami aturan, fitur dan fasilitas yg ada dishopee

  • 2 Agustus 2025 - (13:26 WIB)
    Permalink

    Sepaham saya klo akun dibatasi memang tidak bisa buat beli barang, tapi saldo yang tersisa bisa di pindahkan via transfer bank atau akun shopee lain

    • 4 Agustus 2025 - (05:57 WIB)
      Permalink

      di shipcomet.com ada affiliates program dibayar dalam US $, bila teman kita, family , seseorang order membuat toko online pakai referral link kamu. Toko online nya pembeli bayar langsung ke penjual. shipcomet.com tidak pegang uang transaksi . Tidak ada biaya per transaksi, tidak ada komisi

  • 5 Agustus 2025 - (21:45 WIB)
    Permalink

    Tiktok tokped lazada tidak lbh baik dari shope. Yang saya rasakan tiktok lbh parah dr shope. Baru sdar shope masih terbaik . Dgnkebijakan baru maksimal sebulan 2x pengembalian barang di shope . Smogalbh baik lg shope

 Apa Komentar Anda?

Ada 13 komentar sampai saat ini..

Shopee Masih Menahan Saldo Saya dan Sekarang Akun Saya Tidak Bisa Digu…

oleh Tifany dibaca dalam: 1 menit
13