Kinerja Divisi Kartu Kredit Bank Mega Tidak Profesional

Kepada Yth. Divisi Kartu Kredit Bank Mega,

Melalui surat ini saya ingin menyampaikan keluhan dan kekecewaan atas kinerja divisi kartu kredit Bank Mega beserta team penagihnya.

Kejadian ini dimulai pada tanggal 10 Juni 2025 sekitar pukul 7 malam ketika saya sedang di rumah, saya mendapatkan notifikasi WhatsApp yang memberitahukan bahwa adanya transaksi beruntun (yang sama sekali tidak saya lakukan) dengan keterangan lengkap sebagai berikut:

  1. HILTON ADVPURCH800 10/06/25 19:10 USD 733
  2. HILTON ADVPURCH800 10/06/25 19:10 USD 1,082
  3. HILTON ADVPURCH800 10/06/25 19:12 USD 1,146

Pada saat itu juga saya langsung menelepon CS kartu kredit Bank Mega (08041500010) untuk melaporkan kejadian ini sekaligus melakukan sanggahan transaksi dan pemblokiran kartu kredit yang menghasilkan nomor laporan REV 2032 0197 dan REV 2032 0206.

Selang 1 minggu setelah saya melaporkan kejadian tersebut, pada tanggal 18 Juni 2025 saya kembali menelepon CS kartu kredit Bank Mega untuk menanyakan progres laporan tersebut. Namun CS menginformasikan nomor laporan sanggah transaksi berubah menjadi REV 2035 1895 dan sedang dalam proses investigasi.

Pada tanggal 20 Juni 2025, saya mulai mendapatkan tagihan kartu kredit Bank Mega yang berisi transaksi fraud tersebut dan sempat saya abaikan karena info dari CS bisa untuk sementara mengabaikan pembayaran, karena seluruh tagihan berasal dari transaksi yang disanggah dan juga saya merasa sangat keberatan untuk membayar minimum.

Lalu pada tanggal 6 Juli 2025 saya menghubungi CS kartu kredit Bank Mega (Ibu Mis***) untuk membuat laporan “hold tagihan” atas transaksi tersebut dan muncul nomor laporan REV 2047 2562 yang kemudian dibatalkan keesokan harinya (tanggal 7 Juli 2025) karena katanya tagihan belum jatuh tempo, maka harus buat laporan lagi sehari setelah jatuh tempo.

Tanggal 8 Juli 2025 saya lagi-lagi menghubungi CS kartu kredit Bank Mega (dengan Ibu Ek***) dan dibuatkan kembali laporan hold tagihan dengan nomor REV 2048 4114. Namun sangat disayangkan, setelah saya buat laporan ini siang menjelang sore saya ditagih oleh pihak collection kartu kredit Bank Mega melalui WhatsApp, sampai ada 3 nomor berbeda yang menagih berikut dengan beberapa teror telepon misscall.

Lalu keesokan harinya (tanggal 9 Juli 2025) saya kembali menelepon ke CS kartu kredit Bank Mega dan dilayani oleh Ibu Mel***. Saya menyampaikan keluhan bahwa masih ditagih setelah melakukan laporan permintaan hold penagihan. Lalu kembali dilaporkan dengan nomor laporan REV 2049 3344.

Setelah tanggal 9 Juli ini saya terus melakukan follow up melalui telepon Bank Mega mengenai laporan kasus sanggah transaksi dari 10 Juni dan juga kasus laporan hold penagihan, di mana tagihan masih terus dilakukan pihak collection Bank Mega terhadap saya.

Beberapa hari setelah laporan ini, saya pikir masalah hold penagihan tersebut sudah ditindaklanjuti. Namun saya sangat kecewa, tanggal 20 Juli 2025 saya kembali mendapatkan lembar tagihan yang ditambah denda dan bunga dari tagihan sebelumnya.

Pada tanggal 27 Juli 2025 saya lagi-lagi menelepon CS kartu kredit Bank Mega untuk melaporkan penagihan yang masih terus dilakukan, bahkan mulai adanya pengancaman akan mendatangi domisili saya. Sehingga dibuatkan laporan lagi dengan Ibu Nad*** di nomor laporan REV 2058 8504.

Saya sangat terganggu dengan masalah ini dan juga penanganan pihak investigasi kartu kredit Bank Mega yang sangat lamban. Saya sempat diinformasikan bahwa estimasi investigasi transaksi fraud tersebut akan berakhir pada tanggal 2 Agustus 2025.

Namun per hari ini, tanggal 1 Agustus 2025, saya kembali menelepon CS kartu kredit Bank Mega untuk menanyakan progres sanggah transaksi fraud yang menimpa saya, namun tetap mendapatkan jawaban bahwa laporan sanggah transaksi saya “masih dalam proses investigasi” dan kembali dibuatkan laporan hold penagihan REV 2062 6643.

Dan lagi-lagi, setelah saya membuat laporan hold penagihan tersebut, tagihan tetap dilakukan pihak collection ke WhatsApp saya dengan tetap ada notice akan datang menagih ke domisili saya.

 

Segala bukti sudah saya lampirkan untuk memperjelas.

Saya sangat kecewa sekali dengan kinerja Bank Mega yang sangat lamban, tidak profesional, dan tidak sinkron antar divisi seperti ini. Kurang lebih sudah 1 bulan lebih masalah ini tidak kunjung selesai dan tidak tertangani dengan baik.

Saya berharap dengan adanya surat di Media Konsumen ini, pihak Bank Mega yang bertanggung jawab dapat menindaklanjuti dan menyelesaikan segala laporan yang sudah saya lakukan.

Terima kasih.

Mario
Jakarta Pusat

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
Tanggapan perihal “Kinerja Divisi Kartu Kredit Bank Mega Tidak Profesional”

Kepada Yth. Redaksi mediakonsumen.com Sehubungan dengan surat keluhan yang disampaikan oleh Bapak Mario A. S. melalui mediakonsumen.com pada Hari Sabtu,...
Baca Selengkapnya

10 komentar untuk “Kinerja Divisi Kartu Kredit Bank Mega Tidak Profesional

  • 3 Agustus 2025 - (05:23 WIB)
    Permalink

    Iyah sm sy selalu tulis buku pengeluaran tapi sy cek pembyaran kok bisa gede.. bisia diliat coba cc ga dipake tes deh

    • 3 Agustus 2025 - (06:59 WIB)
      Permalink

      Ngeri ya…..mending nggak usah pakai kartu kredit… kalau kebobolan kaya gitu bikin pusing

      • 5 Agustus 2025 - (11:01 WIB)
        Permalink

        Sepertinya bukan bank Mega sja, saya pun bbrpa kali kebobolan OTP yg bukan transaksi saya, lsg syg blokir ganti baru & anehnya ada OTP lagi dg nomer cc baru, yg saya pertanyaan semudah itu ya data bisa diakses, tetapi jawaban bank hnya masih dalam pendalaman krn ini transaksi scam msih dlm tahapan penelusuran. Huftt….

  • 3 Agustus 2025 - (09:22 WIB)
    Permalink

    Punya ortu gue aja kk bank B** yg notabene bank swasta terbaik lah saat ini bisa dijebol juga dengan transaksi tanpa pin dan otp buat belanja di marketplace LN. Udah disanggah dan untungnya disetujui dengan nominal sejuta kurang dikit. Gue ngebayang coba aja nominal yg dijebol puluhan juta dan setelah sanggah gak di ACC pihak bank bisa modar bediri kitanya. Makanya setelah cicilan lunas beberapa bulan lagi udah berniat pengen ditutup aja biar aman dan nyaman. Tapi sebelumnya buat ngawasi kalo takut2 dijebol lagi sekarang ini setiap hari saya sering2 buka email liat dilaman promosi karena setiap transaksi pasti ada notifnya jadi kalau ada transaksi mencurigakan bisa kita ketahui dihari itu juga.

  • 4 Agustus 2025 - (10:38 WIB)
    Permalink

    Saya pikir, memang semua bank berpotensi mengalami pembobolan seperti ini dan seharusnya Bank sudah mempersiapkan team yang SANGAT KOMPETEN untuk menghadapi kasus pembobolan agar tidak merugikan nasabah dengan prosesnya yang lama, tidak profesional dan terkesan menyepelekan.

    Perlu saya tambahkan, bahwa sebelumnya (tanggal 21 July 2025) saya juga melaporkan kasus ini melalui https://kontak157.ojk.go.id/appkpublicportal/ dan pada tanggal 1 Agustus 2025 malam hari tim kartu kredit Bank Mega langsung menyatakan kasus ini selesai dan dana atas transaksi FRAUD tersebut sudah di kreditkan. Jadi saya simpulkan penyelesaian masalah ini akhirnya melalui laporan aplikasi OJK

    Dan masih ada bunga dan denda atas transaksi FRAUD tersebut yang di bebankan ke saya.

    Tanggal 2 Agustus saya kembali membuat laporan untuk penghapusan denda dan bunga tersebut dan keluar nomor laporan baru dengan estimasi proses 5 – 10 hari.

    Tentunya dari hal-hal yang saya alami, kita dapat menyimpulkan bagaimana kualitas manajemen Bank Mega.

  • 6 Agustus 2025 - (07:04 WIB)
    Permalink

    Saya juga sempet punya CC Bank Mega namun karena biaya tahunanya sangat besar dan outlet outlet banyak yang tidak bisa langsung cicil makanya saya tutup

 Apa Komentar Anda?

Ada 10 komentar sampai saat ini..

Kinerja Divisi Kartu Kredit Bank Mega Tidak Profesional

oleh mario dibaca dalam: 2 menit
10