Ilustrasi Keluhan Surat Pembaca Gojek Mempersulit Pelanggan, Saldo GoPay Tidak Dikembalikan 9 Agustus 2025 sWeetantie 8 Komentar Bukti transaksi, Call Center, Cashless Payment, Customer complaint handling, Customer Service, Dompet Digital, Fintech, GoPay, Histori transaksi, Mutasi Rekening, Payment Gateway, Saldo terpotong, Top up, Top Up Saldo, Transfer Dana Ikuti di Google Berita Sumber Pilihan di Google Pada hari Sabtu, 2 Agustus 2025 pukul 15.50 WIB, saya melakukan top up saldo GoPay sebesar Rp157.275 ke akun GoPay saya. Namun, nomor yang saya gunakan untuk akun tersebut sudah tidak aktif atau hangus. Menyadari kesalahan ini, saya segera menghubungi call center Gojek dan berbicara dengan agen bernama Erl***. Sayangnya, agen tersebut tidak menunjukkan itikad baik untuk membantu menyelesaikan masalah saya. Saya hanya diarahkan untuk menggunakan menu bantuan di aplikasi Gojek, tanpa adanya usaha lebih lanjut dari pihak call center. Tidak menyerah, saya kemudian menghubungi layanan live chat melalui aplikasi Gojek. Namun, hasilnya justru semakin mengecewakan. Agen yang melayani saya malah memberikan informasi yang berulang-ulang, membingungkan, dan terkesan memperlambat proses penyelesaian masalah. Bukannya membantu, saya merasa dipingpong dan dipersulit. Saya sangat menyayangkan sikap Gojek dalam menangani keluhan ini. Sebagai pelanggan, saya hanya meminta kejelasan dan penyelesaian terkait saldo saya yang hilang akibat pengisian ke nomor yang sudah tidak aktif. Namun, hingga kini tidak ada solusi atau kompensasi yang diberikan. Perlu diingat bahwa uang yang ditransaksikan oleh pelanggan bukanlah angka semata, tapi nilai yang seharusnya dilindungi dan dihargai. Jika masalah seperti ini saja tidak bisa ditangani dengan cepat dan profesional, bagaimana nasib pelanggan lain yang mungkin mengalami kasus serupa? Saya berharap Gojek bertanggung jawab, segera mengembalikan saldo saya, dan memperbaiki sistem layanan pelanggan yang saat ini terkesan abai dan tidak berpihak pada konsumen. Agustina Dyah Bekasi, Jawa Barat Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.
madman9 Agustus 2025 - (10:32 WIB)Permalink Karena punya habit susah fokus dan kurang minum, sebaiknya nominal topup juga yang mbulet aja, nggak ngotak gitu. 😂 1 Login untuk Membalas
albert9 Agustus 2025 - (14:10 WIB)Permalink apa gunanya nama gp disensor ? kalau no hp terpampang nyata utuh di no VA atasnya ? wkwkwkw shin think. 2 Login untuk Membalas
Usep10 Agustus 2025 - (14:06 WIB)Permalink binggung, top up kok kaya bayar judoll🤣… belakang nya di ganjil, dan aneh nya “nama penerima kok nomer hp??? biasa klo verif akun nya “itu nama orang ????? nah loh klo lohh😱 1 Login untuk Membalas
Asep Rohimat10 Agustus 2025 - (16:31 WIB)Permalink Aku baca kemaren dana nomor susah diganti sekarang, Gopay uang tidak dikembalikan namun aku Allhamdulillah Ka di Gopay uang pernah kejadian, tapi dikembalikan. Semoga uang kaka segera dikembalikan secepatnya pasti mungkin ada sedikit trouble. Login untuk Membalas
Dermawan12 Agustus 2025 - (15:15 WIB)Permalink Kalau masih ingat password gopay no tidak aktifnya, login aja pakai nomor itu, saldo nya bisa buat beli pulsa. Login untuk Membalas
novi channel11 Agustus 2025 - (07:44 WIB)Permalink Top up tp transfernya pke 3 nomer ganjil di belakangnya..biasanya klo transfer sprti ini pemain judi online Login untuk Membalas
Sri12 Agustus 2025 - (02:44 WIB)Permalink Memang benar sy saja sudah capek customernya kalau nanganin kasus uang kita yg hilang udah kaya mesin otomatis jawab,,,berulang2 dan bukan menyelesaikan masalah tapi malah bikin emosi…akhirnya uang saya hilang…SDH cukup buat semua yg ingin taruh uangnya di gopay berfikirlah 11 trilyun kali…bohong itu slogan gopay uang hilang kembali… Login untuk Membalas
Sri12 Agustus 2025 - (02:49 WIB)Permalink Ga tau apa Nadiem Makarim Mendikbud kita periode yg lalu masih sebagai owner gopay atau tidak…yg jelas beliau LG diperiksa KPK sebagai saksi atau koruptor sy jg ga tau…kalau memang benar terbukti sebagai koruptor ya berarti mmg managemen nya mungkin dapat didikan seperti itu,,,hahahaha mudah2 an beliau bukan sebagai koruptor dan management gopay jg bukan dididik utk korup…semoga komentar saya yg pedas ini JD bahan evaluasi gopay utk merekrut karyawan atau membuat management gopay menjadi lebih baik…trmksih Login untuk Membalas